0

Suara Indonesia News – Jakarta, Acara mediasi ke-2 hari ini (Kamis,5/3) sebagaimana hasil kesepakatan kami bertiga, yaitu: kami sebagai Kuasa hukum WB, PT.SS – Produsen Minuman Terkenal dan pihak Disnaker Kota Bekasi, batal, menunggu jadwal kemudian lagi”,  demikian Imzen Sitorus,SH dan Harjanto Wijaya SH, kepada suaraindonesianews.com melalui seluler.

Sebelumnya, kata Imzen, pihak PT.SS mengirimkan Surat dengan nomor 110/HC/HO/II/2020 kepada Disnaker Kota Bekasi yang meminta pengunduran waktu yang awalnya pkl.10.00 hari ini menjadi pkl.14.00.

“Sejak  awal kami sudah kecewa, namun kami harus terus ‘fight, menjelang pkl.14.00, pihak mediator (Disnaker Kota Bekasi) yang meminta penundaan lagi karena alasan sakit. Akan di re-schedulle”, kata Imzen alumni Universitas Sumatera Utara tahun 1994.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hasil mediasi ke-1 (18/2) Lalu ‘pointers pertemuan Itu, sebagai berikut , “(Pertama), pihak PT. SS – produser minuman nasional dalam kemasan botol, kotak, sachet dsb ini disarankan  untuk membayarkan yang menjadi hak klien para Advokat muda sekaligus kuasa hukum  initial WB  mantan karyawan PT SS. (Kedua),  Pihak PT.SS diminta melengkapi bukti2 terkait. Contoh SK pembatasan pembayaran Jamsostek, (Ketiga) Pihak kuasa hukum diminta menghadirkan klien pada pertemuan mediasi ke-2 sekitar  sekitar 5 maret 2020 yad, (Ke-empat) Para pihak diminta menyampaikan kronologis kejadian, dsb. “Kami sudah siap semua, maka sangat kecewa saat Ada penundaan ini”, tambah Harjanto.

Selanjutnya Imzen Sitorus,SH menambahkan “Sebagaimana yang telah ditayangkan diberita sebelumnya, bahwa orang baik jika tidak melakukan apapun, maka apapun tidak ‘menjadi’ apapun. Kami selaku kuasa hukum WB akan optimal berjuang kalau pun  yang kami hadapi Itu adalah perusahaan besar, namun kami yakin Allah SWT – Tuhan YME Akan mengabulkan  doa klien kami dalam mendapatkan haknya, mendapatkan kebenaran dan mendapatkan harapan keluarga’ besar dan handai-taulan klien serta harapan publik yang banyak menghubungi kami setelah mereka tahu bahwa kami adalah kuasa hukum WB, termasuk anda dan rekan Pers lainnya”, demikian Imzen.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Imzen Sitorus,SH  dan Harjanto Wijaya SH, tengah menangani kasus  kliennya bernama (initial)  WB, keseriusan klien ini tertuang dalam surat kuasa khusus tanggal 6 Desember 2019 lalu.

WB adalah karyawan PT. SS yang berkantor pusat di Jalan Sultan Agung KM. 28, Kota Bekasi sejak tahun 1992. Pada Januari 2018 pensiun,  namun kemudian dipekerjakan kembali  sampai Desember  2018. Posisi terakhir sebagai Wakil Direktur Keuangan, dengan upah terakhir sekitar sebesar Rp. 74.000.000.

Dan setelah pensiun pada Januari 2018 JHT BPJS Ketenaga kerjaan Klien hanya  membayar sejumlah Rp. 90 juta menurut yang dilaporkan PT. SS ke Pihak BPJS Ketenagakerjaan.

 

Namun menurut catatan pembukuan Klien sesuai perhitungan JHT menurut perundang-undangan terkait JHT seyogianya JHT Klien sekitar sebesar Rp. 600 juta. Oleh karena itu ada dugaan ‘kurang bayar’ JHT klien ke BPJS Ketenagakerjaan oleh PT. SS. Oleh karenanya Klien belum bersedia menerima JHT dimaksud.

“WB, mantan Wakil Direktur Keuangan PT.SS, yang telah menyerahkan masalahnya dengan PT.SS ini adalah orang baik, hanya menuntut kebenaran dan kejujuran. Hak klien kami yg kami tuntut hanyalah ‘Small- money buat PT.SS, jadi berpikir ulang saja untuk bertahan dan merasa benar.  Kami akan berjuang terus, dan selama klien kami belum terpenuhi tuntutannya dan mereka ‘ingkar, media pun berlarut-larut Dan berjilid-jilid ,Ahahah.. selama Itu pula kami ‘tidak akan dulu’ minum dan menggunakan semua produk PT.SS”, kata Imzen dan Harjanto kemudian menutup seluler.  (PpRief/RL)

0

Suara Indonesia News – Palimanan, Reses atau Masa Reses adalah masa di mana DPR melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota secara perseorangan maupun secara berkelompok. Masa reses ditiadakan pada persidangan terakhir dari satu periode keanggotaan DPR. Dan juga menyerap aspirasi masyarakat yang akan di sampaikan melalui nota dewan hasil reses nya. Kamis, 05/03-2020.

Seperti yang di laksanakan oleh anggota dewan dari anggota dewan komisi I DPRD Kabupaten Cirebon ibu Suryantu dari fraksi Nasdem Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini di hadiri oleh Muspika kecamatan Palimanan dan warga desa kepuh kecamatan. Perwakilan dari Rt /Rw desa kepuh yang hadir cukup antusias untuk mengikuti acara tersebut, dan banyak dari warga menyampaikan aspirasi nya dalam acara reses yang di ada kan oleh partai nasdem ini. Tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Ibu Suryanti anggota dewan komisi I DPRD kabupaten Cirebon mengatakan kepada awak media ” bahwa dirinya hadir di Desa ini dalam rangka menjadi jembatan aspirasi masyarakat desa kepuh kecamatan palimanan, dan juga mendorong kegiatan positif masyarakat desa kepuh agar desa kepuh bisa maju kedepan nya” ungkapnya kepada awak media yang meliput.

Kepala desa kepuh Maskari merasa tersanjung akan kedatangan ibu Suryanti dan di sambut hangat oleh semua perangkat desa dan masyarakat desa kepuh, dan berharap setelah acara ini di harapkan semua aspirasi masyarakat desa kepuh tersalurkan dan terlaksana semua program –  program nya secara nyata dan bukan hanya sekedar janji – janji saja atau seremonial yang masyarakat butuhkan adalah bukti nyata nya.

Setelah acara selesai ibu dewan Suryanti, tidak langsung pulang ke rumah beliau menyempatkan untuk meninjau lokasi TPA gunung santri tempat pembuangan sampah akhir, menurut kepala desa kepuh Maskari bahwa banyak janji – janji dari pihak PEMDA  yang belum terealisasikan hak – hak warga nya yang terdampak dari limbah dan aroma bau sampah yang di hasilkan oleh TPA gunung santri. Diri nya berharap ibu dewan bisa memberikan atensi khusus atas permasalahan ini. (SENDI)

0

Suara Indonesia News – Labuha, Terkait dengan dugaan pencairan dana fiktif oleh Kepala Puseksmas (Kapus) Bajo Sangkuang Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut), Toni D Mahmud, akan di Panggil oleh komisi A Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Halmahaera Selatan, Dalam waktu yang dekat.

Meski begitu,  Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Halsel juga mengatakan dalam waktu dekat ini akan meng agendakan surat pemanggilan oleh Kakindes Kapus Bajo, dalam Waktu Dekat, Komisi A DPRD Halsel Akan Panggil Kadinkes dan Kapus Bajo Sangkuang.

Selain itu yang bersangkutan di ketahui baru di percayakan sebagai Kepala Puskesmas Bajo Sangkuang oleh Bupati Halsel Bahrain Kasuba baru beberapa bulan ini, yang bersangkutan di sebut-sebut oleh sejumlah stafnya sebagai Kepiting kata Udang karena Kapus Bajo Sangkuang di ketahui tidak transparan dalam pengelolaan dalam penggunaan Dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Pada Puskesmas Bajo Sangkuang pada triwulan 4 Tahun 2019 ratusan juta rupiah.

Keluhan ini di sampaikan langsung  oleh para staf Kapus Bajo yang enggan di beritakan namanya kepada wartawan, (04/03/2020). Ia mengaku kesal dengan sikap tak terpuji di tunjukan oleh Kapus Bajo Sangkuang Toni D Mahmud, melakukan proses pencarian Dana BOK triwulan Tahap 4 itu dinilai fiktif, karena proses pencarian anggaran tersebut tanpa di sertai dengan bukti realisasi kegiatan Tahap 4 tahun 2019, karena laporan belum di masukkan oleh staf Puskesmas karena anggaran yang di berikan oleh Kapus tidak sesuai dengan kegiatan yang di kelola oleh masing masing pengelola kegiatan.

Padahal total anggaran Dana BOK untuk triwulan 4 Tahun 2019 pada Puskesmas Bajo Kecamatan Botang Lomang sebesar Rp. 231. 20. 40.000,-  dengan Program kegiatan KIA KB, PROMKES, TBI, SURVEY dan kegiatan Puskesmas lainnya, dan pencairan anggaran tersebut di ketahui fiktif, namun Kepala Dinas Kesehatan  (Kadinkes) Hj. Hasna Muhammad diduga kuat suda kong kalikong dengan Kepala Puskesmas Bajo Sangkuang, sehingga anggaran dana BOK Tahap 4 Tahun 2019  memberanikan diri memberikan rekomendasi pencarian Dana BOK Puskesmas Bajo, selain itu Kapus Bajo Sangkuang juga memberhentikan 2 orang tenaga medis pada Puskesamas Bajo oleh Kapus Bajo.

Sementara itu, Bendahara Puskesmas Bajo Sangkuang Asmawati Amin saat di hubungi wartawan Rabu, (04/03/2020) melalui telepon selulernya belum dapat di Hubungi, dan untuk Kapus Bajo Toni D Mahmud juga di hubungi melalui WhatsApp, yang bersangkutan hanya membaca namun tidak membalas wawancara wartawan.

Selain salah seorang staf Puskesman Bajo sangkuang. Hal ini juga di kecam oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Halsel  melalui Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Bacan Amrul Dotoru, mendesak Bupati Halsel Bahrain Kasuba agar segera mencopot Kapus Bajo Sangkuang.

Meski begitu, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halsel kepada wartawan SuaraIndonesia.com Kamis, (05/03/2020) mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini akan melakasanakan agenda pemanggilan Kadis Kesehatan dan Kapus Bajo Sangkuang atas dugaan pencairan Dana Fiktif tersebut.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan agendakan pemanggilan Kadis Kesehatan dan Kapus Bajo Sangkuang, Toni D Mahmud mantan Kapus Larombati Kecamatan Kayoa Utara Kabupaten Halsel itu untuk mempertanyakan atas persoalan tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh Kapus Bajo Sangkuang terhadap pemberhentian beberapa Stafnya dan dugaan pencairan Dana fiktif itu, tegas Komisi A Dewan perwakilan rakyat (DPRD) Halsel. Apabilah Salah dalam menyalahgunakan anggaran tersebut maka Komisi A tidak segan-segan akan mendesak Bupati Halmahera Selatan agar mencopot dari Jabatan tersebut, Jelas. (Sam)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam, Dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR), giat melaksanakan perawatan jalan. Suatu hal yang wajib dilakukan untuk perawatan jalan baik dari dinas terkait, pemerintahan, elemen masyarakat.

Ruas jalan tersebut menjadi perioritas utama masyarakat. Di kuwatirkan bila badan jalan di tumbuhi rumputan liar, akan sangat sulit untuk dilalui.

Saat media suaraindonesianews.com melintasi ruas jalan tersebut, di temukan suatu kegiatan dari dinas PUPR.

Saat di konfirmasi, kepala dinas PUPR melalui Benni Berutu mengatakan, Kami dari dinas PUPR melakukan perawatan ruas badan jalan kota subulussalam, dikarenakan badan jalan yang sering kita lalui sudah terlalu bersemak, banyak di tumbuhi rumput liar, sehingga tidak terlihat batas pinggir jalan, kamis (05/03/20).

“Karena itu kepala dinas PUPR , menginstruksikan harus membersihkan badan jalan tersebut, dari jln lae oram, kecamatan simpang kiri, sampai ke kecamatan penanggalan,” ujar Benni Berutu.

Pak Abu salah satu warga setempat mengatakan, selaku masyarakat Desa Lae Oram, merasa bangga dengan adanya kegiatan dari dinas PUPR yang giat melakukan perawatan badan jalan ini. Tiap tahunnya dinas PUPR melakukan kegiatan perawatan  ruas badan jalan,”

“Saya pribadi sangat mengapresiasi kegiatan perawatan badan jalan ini dari dinas PUPR tersebut,” ungkap Abu masyarakat Desa Lae Oram. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam, Akibat adanya kandang ayam ternak di dekat pemukiman masyarakat, seperti di Desa Suka Makmur dan Desa Sekelondang, Kecamatan Simpang Kiri dan banyak lagi Kecamatan lain dalam wilayah Pemkot Subulussalam, mengakibatkan banyaknya lalat berkeliaran disekitar areal kandang ayam hingga menyebar ke pemukiman masyarakat.

Hal ini sudah menjadi perbincangan masyarakat sekitar karena warga  sangat resah akibat banyaknya kerumunan lalat di pemukiman masarakat sekitar dan masyarakat menghawatirkan akan timbulnya berbagai penyakit dan bau yang dihasilkan terasa menyengat dan tidak sedap.

Salah satu warga seklondang berinisial SN, kepada awak media suaraindonesianews.com mengatakan sangat kecewa karena lalat sangat banyak sampai ke rumah nya dan dia memintak obat kepada pengawas lapangan namun tidak di indahkan pungkasnya. (04/03-20)

Terpisah saat awak media konfirmasi kedinas kesehatan melalui kabit kesmas Dinas Kesehatan Kota Subulussalam di hari yang sama, Kabit Kesmas menyampaikan bahwa lalat itu bisa mendatangkan banyak macam penyakit yang dibawa dari kotoran ayam,

Bisa menimbulkan penyakit seperti diare, apa lagi untuk kesahatan anak anak karena lokasi kandang ayam yang dekat permukiman warga itu sangat mempengaruhi kualitas udaranya, bisa menimbulkan penyakit, tegasnya.

Awak media suaraindonesianews.com, menghubungi melalui via telpon kepada pengawas lapangan peternak ayam Iwan, tanggapan nya menunggu jawaban dari kelompok peternak ayam. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam, Ratusan generasi milenial Kota Subulussalam, mendapat kesempatan mengikuti seminar nasional yang dilaksanakan Wirausaha Muda Nusantara (Winmus) Cabang Provinsi Aceh di Hotel Hermes One, Kota Subulussalam, Selasa, 3 Maret 2020.

Seminar dengan tema “Youth Power” Menjadi Pemimpin Kelas Dunia menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda dan menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka”,  juga dihadir mahasiswa dari Kabupaten Aceh Singkil.

Ketua Panitia Septry Maharani Rinal kepada wartawan, Rabu, 4 Maret 2020 memaparkan, seminar motivasi tersebut dihadiri sekira 800 peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar SMA sederajat.

Seminar Youth Power ini dihadiri Motivator dan Trainer Muda, Syafii Efendi selaku Ketua Umum DPP Wimnus mengajak dan memotivasi anak-anak muda di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil, agar menjadi generasi sukses di masa mendatang.

Pelaksanaan seminar Yourt Power tersebut, dibuka langsung oleh Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., turut dihadiri Wakil Wali Kota Drs. Salmaza, M.A.P., Waka Polres Subulussalam Kompol Muslim, perwakilan dari Kejari dan Ketua KNPI Kota Subulussalam, Edi Sahputra, S. Sos.

Wali Kota Affan Alfian Bintang mengatakan, melalui seminar character building yang dilaksanakan Wimnus Cabang Aceh ini, diharapkan bisa memotivasi seluruh peserta yang hadir untuk membangun karakter bagi generasi milenial di Kota Subulussalam.

Bintang menyebutkan anak-anak muda harus menjadi agen perubahan, memiliki kekuatan moral dan kontrol sosial yang kuat, sehingga bisa berperan untuk kemajuan dan pembangunn daerah serta berguna bagi masyarakat.

Pelaksanaan seminar Yourt Power ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Subulussalam, ratusan pemuda di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini mendapat kesempatan mengikuti seminar motivasi dari disampaikan langsung Presiden Pemuda Organisasi Kerjasama Islam Dunia (OIC)/OKI Perwakilan Indonesia, Syafii Efendi.

Bintang berharap Wimnus agar lebih meningkatkan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan edukasi-edukasi serta meningkatkan perannya dalam mengisi pembangunan di segala bidang. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Mandau, Ditengah malam sekira pukul 23:30 dimana saat sebagian orang sudah terlelap dengan tidurnya dan sebagian baru beranjak mau tidur tiba-tiba dikejutkan dengan amukan si jago merah, kali ini tetjadi di Jalan Sultan Bathuah RT 04 RW 01, Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis Rabu 4 Maret 2020.

Peristiwa itu menimpa satu unit rumah milik Ahmad Juhris , sontak membuat kaget warga, namun tidak ada korban jiwa ,tapi semua peralatan habis terbakar.

Sepert yang di dampaikan kepala damkar mandau Melalui Danru joko kepada awak media suaraindonesianews.com rumah yang terbakar milik Ahmad juhris 40 th , sementara penyebab kebakaran belum diketahui , dan diperkirakan kerugian mencapai puluhan juta karna barang-barang didalam rumah tidak dapat diselamatkan, ucap nya

Dijelaskan Joko kebakaran itu berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.20 wib setelah 2 unit mobil damkar mandau diturunkan kelokasi kejadian dan bantuan dari anggota Polsek Mandau. Terangnya. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Lampung, Bakal Calon Bupati Lampung Selatan H. Tony Eka Candra (TEC) tampil Prima saat menyampaikan Visi-Misi Calon Kepala Daerah di kantor DPD Partai Demokrat setempat, Rabu (4/3/2020).

Hadir mendampingi dalam pemaparan Visi-Misi tersebut Wakil Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung I Made Bagiasa, dan Darlian Pone, Fungsionaris Partai Golkar Lampung H.Riza Mihardi, Bambang Purwanto, I Gede Jelantik, Yusro Hendra Perbasya, H. Benny HN Mansyur, Reza Pahlevi, Aripin Indrajaya, Sugeng Kristianto, Supriyanto Erwandi, Yudha Sukarya, Unsur Akademisi Riza Yudha Patria dan Arian, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lampung Selatan Sidik Mariyanto lengkap bersama 7 Anggota Fraksi yakni Agus Susanto, Syaiful Azumar, A.Muslim, A. Benny Raharjo, Maria Agatha Wartinem, Made Sukintre, serta para Relawan Pemenangan yang kompak berbaju putih berlogo “TEC TEAM”.

Diketahui, Kedatangan TEC dan rombongan disambut hangat penuh kekeluargaan oleh Ketua Tim Penjaringan M.Athor, Sekretaris Penjaringan Esmail Nawawi, Kodri dan Panelis Visi-Misi yakni Jengiskan Haikal, serta para jajaran Pengurus DPD Partai Demokrat Kabupaten Lampung Selatan lainnya.

Saat pemaparan Visi-Misi Bakal Calon Kepala Daerah, H.Tony Eka Candra menjelaskan beberapa program Pro Rakyat yang diterjemahkan dalam 6 Visi dan Janji Kerja yakni Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera, Berkeadilan, Berdaya Saing dan Bermartabat.

“Bersama Bangun Desa, Untuk Lampung Selatan Berjaya”. Kami punya Misi, bahwa tidak boleh ada masyarakat Lampung Selatan yang tidak bisa berobat karena tidak punya biaya, maka kami punya program cukup dengan membawa KTP Lampung Selatan masyarakat dapat dilayani ‘berobat gratis’ di Puskesmas maupun di Rumah Sakit Daerah, termasuk rawat inap. Menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat tidak mampu, maka kami siapkan ‘lumbung pangan’. Kemudian tidak boleh ada masyarakat Lampung Selatan yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya, maka kami siapkan ‘Beasiswa’ bagi siswa yang tidak mampu dan siswa yang berprestasi hingga tingkat Perguruan Tinggi,” jelas TEC.

Politisi senior yang dibesarkan dari lingkungan Keluarga Besar TNI-POLRI ini menjelaskan, Pemerintahan dapat berjalan dengan baik dimulai dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik, karena ASN adalah Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang akan menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, oleh karenanya apabila terpilih sebagai Bupati Lampung Selatan, hal utama yang akan dilakukan adalah melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih atau dikenal dengan istilah Good And Clean Governance.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), kami bertekad untuk meningkatkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi ASN, dan meningkatkan penghasilan Tenaga Honorer, serta bertekad untuk menghilangkan dugaan maraknya “Jual Beli Jabatan,” termasuk wajib menghilangkan dugaan “Fee Proyek” dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” imbuh TEC.

Kemudian dalam rangka memperpendek rentang kendali pemerintahan, TEC memiliki program, akan menjadikan seluruh Kantor Kecamatan sebagai pusat pelayanan administrasi pemerintahan bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Insya Allah saya terpilih menjadi Bupati Kabupaten Lampung Selatan, saya akan berkantor di Kecamatan dan Desa selama 3 hari setiap pekan, dalam rangka silaturahmi untuk menemui dan mendengar secara langsung keluhan dan aspirasi masyarakat, dan segala keluhan serta aspirasi yang ada dapat dieksekusi secara langsung pada hari itu juga,” imbuh TEC.

Pria yang lebih dari separuh hidupnya mengabdi di Legislatif (DPRD), serta aktif di berbagai Organisasi Sosial, Kepemudaan, Kemasyarakatan, Profesi, dan Organisasi Olah Raga ini menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi sangat luar biasa serta paling lengkap yang tidak dimiliki oleh Kabupaten lainnya di Provinsi Lampung. Potensi potensi tersebut apabila digali dan dikelola dengan baik oleh pemimpin yang inovatif dan visioner, maka yakin dan percayalah Kabupaten Lampung Selatan akan menjadi Kabupaten ‘Termaju’ di Provinsi Lampung.

“Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Sumber Daya Energi, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan Darat dan Perikanan Laut, Kehutanan, Pariwisata (Laut, Gunung, Bukit dan Daratan), Kawasan Industri Tanjung Bintang, Katibung dan Ketapang, Pelabuhan dan Bandara, serta memiliki Bentangan Pantai terpanjang di Provinsi Lampung yang bila dikelola dengan baik akan mampu menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai tempat tujuan wisata unggulan di Sumatera bahkan di Indonesia. Sehingga membangun Kabupaten Lampung Selatan apabila hanya mengandalkan APBD saja, sampai kapanpun Kabupaten Lampung Selatan akan tetap tertinggal seperti sekarang ini,” urai TEC.

Tony yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, dan peraih suara tertinggi dari seluruh Caleg DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Selatan pada Pileg 2019 yang lalu ini optimis, bila terpilih sebagai Kepala Daerah pada Pilkada Kabupaten Lampung Selatan 2020 mendatang, bersama Partai Politik dan seluruh elemen Masyarakat, akan membawa Kabupaten Lampung Selatan sebagai Kabupaten ‘Termaju’ dari Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Lampung.

“Saya punya filosofi, seorang Pemimpin harus bisa seperti awan, yang menaungi dan menjadi peneduh bagi seluruh masyarakat. Pemimpin harus bisa seperti lautan, yang menampung seluruh aspirasi masyarakat yang berkembang, dan mampu memberikan solusi terbaik bagi masyarakat, dan seorang Pemimpin harus bisa saling sayang menyayangi dan saling mencintai terhadap sesama umat manusia.Yakin dan percayalah apabila saya terpilih menjadi Bupati Lampung Selatan, saya akan menghibahkan waktu, pikiran dan tenaga lahir dan bathin, serta memberikan pengabdian terbaik dalam rangka menjadikan Kabupaten Lampung Selatan menjadi Kabupaten ‘Termaju’ di Provinsi Lampung yang Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera, Berkeadilan, Berdaya Saing, dan Bermartabat.” Pungkas. (Seno Aji)