0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara, Aktivis korupsi Aceh Tenggara Amri Sinulingga senin, 9/12/2019, melakukan aksi berjalan kaki dari kantornya menuju Mapolres Aceh Tenggara, kejaksaan Negeri Aceh Tenggara, dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia, Amri sinulingga mengusung spanduk bertuliskan stop kriminalisasi Anti korupsi dan saat ini saya dijajah oleh bangsa sendiri.

Dalam aksi tunggal jalan kaki tersebut, Amri Sinulingga meminta Kapolres Aceh tenggara, dan kajari Aceh tenggara, agar segera menuntaskan kasus jalan muara situlen, pembakaran rumah Asnawi Luwi wartawan serambi Indonesia aceh tenggara, kasus monografi desa, kasus bantuan hukum Bupati Aceh tenggara, kasus gaji PPS KIP Aceh tenggara yang belum tuntas dan terjadinya kriminalisasi terhadap aktivis Anti korupsi dirinya dan beberapa rekannya.

Amri sinulingga, melakukan aksi jalan jaki tunggal setelah beberapa waktu silam Amri sinulingga menyambangi KPK dijakarta dengan memakai pakaian adat alas dan menuntut dituntaskan berbagai kasus korupsi di Aceh tenggara. (Ysf)

0

Suara Indonesia News – Maluku, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar sekolah legislator dan rapat koordinasi wilayah PKB provinsi Maluku di hotel Amaris Ambon, Maluku, Senin (9/12/2019).

Kegiatan yang dihadiri seluruh pimpinan DPC PKB dan anggota DPRD PKB Se Maluku dibuka langsung oleh Abdul Malik Harmain, Sekretaris bidang Legislatif dan eksekutif DPP PKB.

Malik Haramain dalam sambutannya menyampaikan, bahwa fungsi pelaksanaan sekolah legislator untuk memperkuat sekaligus mempertegas tiga agenda perjuangan PKB dalam lima tahun mendatang.

Ketiga agenda perjuangan PKB tersebut, yakni pendidikan, pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM), dan sosial, budaya, serta dakwah.” Urai Haramain.

Ditambahkannya, dalam hal pendidikan, PKB berharap ke depan subsidi untuk sekolah – sekolah yang sudah berkualitas dicabut. Hal ini dimaksudkan agar pemerintah lebih bisa fokus membangun sekolah – sekolah yang masih tertinggal.

Sementara dalam hal pemberdayaan UKM, PKB menilai sangat penting agar perekonomian rakyat semakin membaik. Terutama yang berkaitan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

Ketiga, di bidang sosial, budaya dan dakwah merupakan satu kesatuan yang harus terus dijaga dan dilestarikan eksistensinya. Terutama dakwah untuk membangun kesadaran ieislaman dan keindonesiaan yang kuat dan kokoh.” Jelasnya.

Sementara itu, Basri Damis ketua DPW PKB Maluku dalam sambutanya, mengingatkan pada seluruh ketua DPC PKB se Maluku dan para anggota DPRD asal PKB agar kembali bekerja, fokus untuk melakukan konsolidasi membesarkan PKB pada daerah masing – masing.

Pria yang akrab disapa Basri tersebut, juga menyatakan agar selain lakukan konsolidasi internal, kader PKB Maluku yang duduk diparlemen diharapkan mampu melayani dan bekerja untuk rakyat.

Ia, juga berharap agar para peserta sekolah legislator PKB untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, 9 – 11 Desember 2019 hingga selesai dan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di Masyarakat. ( Suneth, Sumber PKB Maluku)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Untuk bernegara kita tidak semata bicara pergantian kepala negara 5-tahunan, namun berapa tahun dan berpuluh tahun kedepan bahkan hingga akhir zaman. Mau jadi apa bangsa dan negara besar ini, anak cucu kita di masa yang datang. Kalau tidak ada Garis Besar Haluan Negara yang tegas dan diputuskan bersama oleh Para Pemimpin Bangsa ini. Sehingga tidak terjadi setiap ganti Presiden, kemudian membuat kebijakan hanya sesuai yang menjadi visi misinya ketika berkampanye, tanpa berpatokan pada Garis Besar,  Arah dan Tujuan Jangka Panjang untuk Persatuan, Ketahanan, dan Kemajuan Bangsa ini secara berkesinambungan.

Tentu diperlukan musyawarah mufakat mencapai titik temu terkait pro dan kontra terhadap Amandemen terbatas UUD 1945, sebagaimana yang diusulkan PDI Perjuangan. Bagi PDI Perjuangan, sikap politik tentang amandemen terbatas UUD 1945 sudah ditegaskan dalam salah satu rekomendasi sikap politik PDIP pada saat Kongres V PDI Perjuangan di Denpasar bulan agustus 2019.

Untuk NKRI, PDIP Harga Mati “, demikian Dwi Ria Latifa, SH, M.Sc, politisi kelahiran Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, 2 Desember 1966, yang merupakan anggota DPR RI periode 1999 – 2004 dan juga periode 2014 – 2019, dan selalu bertugas di  Komisi III bidang Hukum dan HAM, dan terakhir sempat duduk di komisi II yang mengurusi bidang Politik Dalam Negeri, pertanahan dll, saat menyampaikan keseriusan PDIP dalam segala agenda politik nasional. (09/12-19)

“Presiden Jokowi adalah kader PDIP sejati, beliau sudah mengikuti semua jenjang rekruitmen, semua jenjang proses politik di PDIP baik ketika mencalonkan diri menjadi walikota solo, cagub DKI Jakarta, bahkan kemudian menjadi Presiden RI dengan dua periode. Semua proses rekruitment tersebut dimulai  dari bawah yaitu dari DPC, DPD, baru kemudian tingkat pusat DPP. Ini sebagai pembuktian  juga bahwa Jokowi ketika mencapai posisi puncak sebagai pemimpin bangsa ini jauh dari Oligarki Politik (OLPol). Beliau bukan terlahir dari keturunan darah biru dan dinasti partai. Beliau sebagai masyarakat sipil. Nyata sekali beliau teruji, terbukti dalam semua jabatan yang diembannya”, tambah Dwi Ria Latifa saat diskusi mengarah kepada tema OLPol.

“Demikian halnya dengan ibu Puan Maharani, semua jenjang dilalui dengan baik dan maksimal. Adapun beliau kini menjabat Ketua DPR RI itu pun merupakan hasil kerja politik yang dimulai dari bawah. Ibaratnya bayi dimulai dari merangkak, berdiri  dan berjalan semua jenjang kepengurusan di partai dimulai dari bawah, begitu juga dalam karier politiknya tidak langsung aji mumpung karena ibundanya sebagai Ketua Umum Partai. Tetapi mulai dari sebagai anggota DPR RI dulu, baru ketua fraksi dan semua dilakukan berjenjang  dan apa ini juga bisa disebut sebut OLPol?”, tanya Kader militan ini saat ada wartawan yang nyeleneh soal diatas.

Hubungan baik antara presiden Jokowi dan PDIP tetap terjaga, satu sama lainnya saling hormat menghormati dan saling support. Ibarat ikan dan airnya. Ini yang pastinya membuat ada saja pihak pihak yang ingin memancing di air keruh, mencoba mengadu domba pak Jokowi dan PDI Perjuangan. Tak heran bila bola bola liar pun dilempar. Masih banyak yang belum move on ya?”, demikian Dwi Srikandi Banteng mulut putih dengan tersenyum.

Dilanjutkan ‘mba Dwi, panggilan akrab kami, bukan perkara besar anak – anak politisi senior ikut berkecimpung dalam dunia politik Indonesia saat ini dengan label politisi muda dari darah politisi senior. “Sekali lagi ya, jangan begitulah. Tidak ada Oligarki Politik di PDIP, semua jelas dan sesuai kapasitas dan result kerja masing masing kader. Saya setuju dengan mas Arief, jangan  Paranoid Oligarki Politik. Jangan Parno !”, Demikian beliau bergegas keluar ruang,  kemudian menuju mobil yang menjemputnya dan mengacungkan jempol kepada saya. ‘Siap, mba ! (Arief/Rahma)

0

Suara Indonesia News – Muara Enim SumSel, Polsek Tanjung Agung melakukan kegiatan”PATEN MAS” (Polisi Ada Ditengah Masyarakat), sekaligus menindak lanjuti “COMMANDER WISH KAPOLDA SUMSEL” Polisi ada dimana-mana. Senin (09/12/2019) sekitar pukul 08.00 WIB di Pasar Tumpah atau kalangan di Desa Padu Raksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Seperti biasa kegiatan tersebut melibatkan beberapa Personil Polri diantaranya, Bripka Budi Haryanto (Ka SPK “B”), Bripda Wahyu ( Unit Sabhara), Briptu Okto P (Unit Reskrim), Bripda Alfi O (Unit Reskrim), Bripka Bambang B (Unit Intelkam), Bripka Andi P (BKO Lantas), Deni Ks (BKO Lantas).

Kegiatan ini meliputi pengaturan dijalan Umum dan sekaligus pengamanan Pasar Tumpah atau Kalangan di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, serta titik-titik yang rawan kemacetan dan sekaligus antisipasi copet dan jambret juga tempat-tempat yang membutuhkan kehadiran Polisi.

Dengan adanya kegiatan semacam ini Kapolsek Tanjung Agung mengatakan, “jika Polisi berseragam ada dimana untuk menciptakan situasi yang nyaman dan aman bagi masyarakat yang berbelanja dan pengguna jalan serta yang terpenting, bahwa Polsek Tanjung Agung berkomitmen untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak”, ujar Arif.

Adanya keikut sertaan pihak polisi membantu kelancaran lalu lintas maupun keamanan sehingga tercipta situasi aman dan lancar. (Candra)

0

Suara Indonesia News – Subulusalam, Kejaksaan Negeri Kota Subulussalam, memperingati Hari Antikorupsi Sedunia dengan cara membagikan stiker kepada masyarakat dan pejabat yang bertuliskan “Stop korupsi di Bumi Syekh Hamzah Fansuri”, Senin, 9 Desember 2019.

Pihak Kejari mendatangi sejumlah kantor seperti PUPR, Disdikbud dan BPKD untuk bertemu langsung dengan kepala dinas dan pejabat di sana. Selain membagikan stiker, pihak Kejari juga mengimbau kepada pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam agar menghindari praktek korupsi.

Aksi bagi – bagi stiker ini dimulai di Simpang Tugu Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, sekira pukul 10:00 WIB, dilanjutkan berkunjung ke kantor-kantor pemerintah seperti PUPR, Disdikbud dan BPKD Kota Subulussalam.

“Aksi bagi – bagi stiker ini dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, “kata Kajari Kota Subulussalam, Muh. Alinafiah Saragih, S.H., M.H., melalui Kasi Intel Irfan Hasyri, S.H., kepada suara Indonesia news, di sela aksi bagi  stiker di Simpang Tugu sebelum bertolak ke instansi pemerintah.

Aksi bagi – bagi stiker ini melibatkan Kasi Pidsus Ika Liusnardo, Kasi BIN Yusril Ardi, Kasi Pidum Hendra Manik, dan sejumlah pegawai Kejari lainnya serta LSM Laskar Anti Korupsi (LAKI),  selanjutnya bertolak ke beberapa dinas untuk membagikan stiker imbauan pencegahan praktek korupsi.

“Kami dari Kejari Subulussalam merayakan Hari Antikorupsi Sedunia, imbauan kami kepada PUPR untuk menghindari praktek korupsi. Mari bersama kita menjaga Bumi Syekh Hamzah Fansury ini, agar tidak terjadi prakek korupsi, kata Irfan saat berkunjung ke Dinas PUPR usai menyerahkan stiker antikorupsi kepada Sekretaris PUPR Kota Subulussalam, M. Musjoko Isneini Lembong, M.Pd.

Selanjutnya, rombongan Kejari bertolak ke Disdikbud disambut Sekretaris H. Harmaini S., S.Pd.I., M.M., bersama sejumlah pegawai lainnya. Usai menyerahkan stiker antikorupsi, Kasi Intel Kejari Irfan, mengajak pejabat di lingkungan Disdikbud agar turut serta memerangi dan menghindari praktek korupsi.

“Semoga Disdikbud menjauhi praktek korupsi, jangan sampai ada yang tersandung kasus korupsi,” ungkap Irfan.

Hal sama juga disampaikan Irfan saat bertemu dengan Kepala BPKD Kota Subulussalam, Drs. H. Salbunis, M.A.P., dan sejumlah pejabat di dinas keuangan terkait imbauan pencegahan praktek korupsi.

“Kami Kejari ikut memerangi korupsi, kami harap dinas keuangan, menjauhi korupsi, dan memerangi korupsi,” kata Irfan Hasyri sebelum meninggalkan kantor tersebut, pungkasnya (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Subulusalam, Sistim dalam penggunaan pengelolaan atas manfaat tentang Anggaran Dana Desa laelangge, kecamatan Sultan daulat, kota Subulussalam Aceh, adalah untuk Menurunkan angka kemiskinan terhadap banyaknya tantangan kehidupan sehari-hari masyarakat laelangge.

Kepala Desa laelangge  Ameran manik, di saat di kompirmasi dengan wartawan Suara Indonesia news di ruang tamu rumahnya mengenai program pengembangan dan pengelolaan tentang Anggaran Dana Desa dan kemajuan kehidupan masyarakat yang tertinggal daerah Lae langge berpenduduk suku Jawa. Termasuk sebagai buruh petani pekebun kelapa sawit, namun sekarang Alhamdulillah sudah mulai rata rata masyarakat tersebut produksi panen sawit kata Ameran manik,

Semenjak turunnya Anggaran Dana Desa  tahun 2015  sampai 2019, Desa Lae langge sudah terlihat jauh berkembang kehidupan masyarakat kita karena selama ini pemerintah desa terus mengarakan dan memberikan bimbingan kepada masyarakat.

Mengenai program Dana Desa yang bersumber dari Anggaran APBN, sesuai kepentingan masyarakat luas sudah kita buka jalan lahan produksi masyakarat, termasuk pembangunan fisik jalan dan berbagai kover Box dan jembatan untuk memperoleh akses jalan kebun sawit masyakarat. Untuk mendukung kelancaran keluar hasil produksi kebun sawit pribadi Warga dan pembagian seng dan kambing, kepada warga yang kurang mampu.

Bukan itu saja, juga pengembangan pelatihan sumber daya manusia (SDM) nya terus kita berikan melalui program secara pelatihan, baik secara kepemudaan dan pengajian, juga pembinaan wiritan kaum ibu dan juga pengembangan ekonomi masyarakat. Angka kemiskinan sudah mulai prediksi Berkurang dari 50% menjadi 30%, jelas kepala desa. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Batam Kepri, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., bersama Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny Musyarafah Ridwan, menghadiri Gerak Jalan Sehat Keluarga jelang Peringatan hari Ibu ke 91 tahun 2019. Berlangsung di Dataran Engku Putri Kota Batam Kepulauan Riau, minggu (08/12/19).

Gerak Jalan Sehat Keluarga peringati hari Ibu ke 91 tahun dibuka langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri mengatakan,” Ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang hadir terutama kepada kaum ibu yang sangat berantusias memeriahkan gerak jalan sehat keluargadi Provinsi Kepri.

“Dia berharap para ibu mampu menunjukkaneksistensinyadalam mendukung dan menyuport para suami serta upaya membesarkan putri putrinya sehingga pada akhirnya Indonesia menjadi maju, serta dapat mendukung dan mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia maju ucap Kapolda Kepri.

Plt Gubernur Kepri H Isdianto juga menambahkan,“Besar harapan Pemerintah kepada para ibu yang bisa membawa para anak-anaknya dan pada akhirnya menciptakan SDM yang unggul untuk Indonesia bisa maju ke depan, apresiasi juga dia ucapkan pada seluruh panita yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan acara ini sehingga dapat berjalan dengan tertib, aman dan meriah sebutnya,”

Disamping itu juga Plt Gubernur Porvinsi Kepri H. Isdianto, mengajak masyarakat bersama TNI – Polri untuk menjaga kedaulatan rakyat dan membangun Kepri dengan jiwa dan raga yang sehat sehingga Kepri menjadi Provinsi yang aman tentram dan kondusif.

Pelaksanaan gerak jalan sehat keluarga akhirnya tidak dapat di laksanakan dikarenakan cuaca pada pagi hari dalam kondisi hujan deras namun kegiatan tersebut tidak menyuruti para kaum ibu ibu untuk ikut menyemarakan acara tersebut. Setelah hujan mulai berhenti di lanjutkan dengan senam Sajojo serta pembagian Doorprize.

Hadir dalam acara tersebut Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema,S.Sos., berserta ibu, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, S.H., M.H., FKPD Provinsi Kepri, Kajati Kepri Edy Birton, S.H., beserta Ibu, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Ahlan Dahlan, S.H., M.Si. beserta Ibu, Danlanud RHF Kolonel PNB Andi Wijanarko beserta ibu, Kadispora Kepri Maifrizon, Sekdako Kota Batam Jefridin, PJ. Ketua Bhayangkari Daerah Kepri beserta Pengurus, Dharma Wanita Provinsi Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si., Forkopimda Kota Batam dan Pimpinan instansi terkait serta anggota TNI Polri dan masyarakat Kota Batam. (OBET)

0
Kepala Seksi Bimas Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat Abdul Gani Wael, Saat Melakukan Tes Wawancara Kepada Peserta Penyuluh.

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat, Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat lewat Seksi Bimas Agama Islam, melakukan tes tertulis dan wawancara kepada puluhan peserta yang ikut seleksi penyuluh agam islam.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat Abdul Gani Wael Kepada Media Ini dikatakannya, selain tes tertulis, puluhan peserta penyuluh agama islam jalani tes wawancara sesuai dengan juknis yang ada dan ada tiga tahapan dalam tes wawancara. Minggu (8/12/2019).

“Ada tiga tahapan wawancara membaca Al’Quran dengan fasih, ceramah dan tes wawancara pengetahuan umum” Ungkap Wael.

Ditambahkannya, Jadi ada pengetahuan umum mulai dari pancasila, undang-undang terus P4, bhineka tunggal ika materi yang di uji pada tes wawancara. Sementara kalau untuk bacaan Al-Quran ada dua yang sasarannya tentang baca Al-quran secara fasih, tapi ayat-ayat yang berkaitan dengan kepenghuluan dan kuasai Al’Quran bukan hanya saja pada baca tapi bisa pula terjemahan, ditafsirkan dan serta pula dijelaskan secara umum agar masyarakat dapat memahaminya.” Jelas Wael.

Dikatakannya, Sementara itu untuk penyuluh dengan dua pengtahapan dapat bercanda maupun berkhotbah secara sistematik dan memenuhi unsur khotbah seperti yang diajarkan dalam hukum islam dan untuk ceramah buat perempuan dan laki-laki, dan sebab perempuan juga memiliki kelompok penyuluhan” Katanya.

Untuk delapan orang yang dinyatakan lolos,akan ditempatkan pada delapan kecamatan, kecamatan Amalatu, Kairatu Barat, Kairatu, Seram Barat, Huamual Belakang, Huamual dan Taniwel – Timur, serta kepulauan Manipa.

“Kali ini diprioritaskan di manipa sesuai dengan kebutuhan disana, dari delapan, empat penyuluh kita akan tepatkan disana, dan empat penyuluh lainnya dilihat kecamatan yang mana kekurangan akan kita tempatku disitu,” Cetusnya. ( Suneth)