0

Suara Indonesia News – Cirebon, Sertijab Kuwu hasil Pilwu serentak lalu di kecamatan Plumbon dilaksanakan di Desa Purbawinangun, yang diadakan di aula kantor desa (Jum’at kemarin, 3 Januari 2020). Acara dihadiri unsur Muspika, M. Ferry Afrudin, S.STP Camat Plumbon, AKP Sakur Kapolsek Depok, Kapten Arm. Karsim Danramil 2007 Plumbon, juga Ketua BPD dan unsur lembaga desa.

Dalam sambutannya M. Ferry Afrudin Camat Plumbon mengingatkan supaya Tuti Widiastuti, SPd. Kuwu Purbawinangun bisa merangkul semua warganya tanpa ada sekat-sekat pasca Pilwu supaya mereka bisa bersama-sama membangun desanya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan sesama warga yang berdampak akan terhambatnya pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa.

Usai acara sertijab Kuwu, Tuti Widiastuti, SPd., menjelaskan pada media kalau dirinya akan melakukan transparansi Anggaran kegiatan yang ada, dan akan merangkul semua komponen dalam membangun desanya sesuai pesan dari camat ferry. Juga akan menggratiskan mobil siaga desa, kalau selama ini warga dikenakan biaya bensin saat menggunakan mobil siaga.

Juga perbaikan pelayanan akan ditingkatkan supaya warga menjadi mudah dalam mendapatkan akses ke pemerintah. Untuk perangkat desa, dirinya belum memikirkan tapi tetap akan melakukan evaluasi untuk perbaikan pelayanan pada masyarakat, ungkap Kuwu Tuti mengakhiri perbincangan. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Banda Aceh, Direktur Eksekutif Kampus Aceh, Alfaraby menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh gagal mensejahterakan rakyatnya.

“Melihat angka kemiskinan yang kian meninggi, saya menyimpulkan bahwa Pemerintah Aceh gagal dalam mensejahterakan rakyat,” katanya saat berdiskusi, senin, (06/01/2020).

Mahasiswa yang aktif di UIN Ar-Raniry ini juga menyatakan, sebelumnya saat kampanye, pemerintah berjanji akan mengentas kemiskinan di Aceh. Namun ketika angka kemiskinan kian meningkat, maka tentu disimpulkan gagal. “Berarti janji saat kampanye adalah kebohongan semata mata,” tambahnya.

Selain pembangunan yang tidak berdampak ekonomis pada pendapatan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup sejahtera, dia juga menyoal sikap apatis pemerintah terhadap sarana transportasi untuk kepentingan kesehatan masyarakat.

“Pernah dikabarkan bahwa di Pulo Aceh, di sana orang sakit dibawa ke Banda Aceh harus naik perahu,” ujarnya. Lanjut dia, “Apa salahnya uang sebanyak itu dibeli ambulans laut atau kapal rakyat untuk memberikan transportasi yang lebih memadai”.

Beliau juga menilai bahwa pemerintah kini seperti sedang bingung mau berbuat apa untuk kemajuan Aceh sendiri. “Selogan Aceh Hebat, seperti sekadar simbolis semata. Tidak benar – benar direalisasikan,” cetusnya.

Alfaraby juga menyatakan kinerja pemerintah daerah dianggap cacat atau buruk. Demikian itu juga tampak pada kasus pengadaan fasilitas Kadin Aceh, Pesawat Aceh dan Mobil Dinas pejabat yang mahal harganya sangat mudah dan cepat direalisasikan, dibandingkan rumah fakir miskin maupun fasilitas publik milik rakyat seperti jalan, jembatan, kampus dan lainnya.

Seperti diketahui, data BPS (Badan Pusat Statistik) l 2019 menyebut Aceh menduduki peringkat 6 termiskin se-Indonesia.

“Siapa yang tidak berang jika mendengar hal itu, apalagi Aceh punya dana Otsus berlimpah, tapi Aceh semakin tinggi angka kemiskinan seperti yang dipaparkan oleh BPS,” tutur dia.

Ketidakseriusan pemerintah dalam mengentas kesmiskinan ini, Alfaraby juga meminta generasi muda agar jangan menjadi generasi yang apatis ditengah sikap abainya Pemda terhadap rakyat. “Untuk apa ilmu setinggi langit jika tidak punya kepedulian terhadap bumi Aceh,” cetusnya.

“Jangan sampai Aceh dijual, barulah generasi muda sadar,” tutupnya. (Sulthan)

0

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat, Gerakan tanam pohon guna hijaukan alam, jajaran polsek Waesala kabupaten Seram Bagian Barat Maluku, laksanakan penanaman 25 anakan pohon, terbagi atas lima anakan pohon nangka, dan 20 anakan pohon mahoni.

25 anakan pohon ditanam pada areal Polsek Waesala dengan luas areal 50×50 m2 yang dipimpin langsung oleh kapolsek Waesala Ipda Irsan.

Kapolsek Waesala kabupaten Seram Bagian Barat Ipda Irsan, kepada media ini senin 6/1/2020 dikatakannya, tujuan penanaman pohon kali ini adalah salah satu langkah mengantisipasi semakin tingginya dampak pemanasan global, serta kembalikan penghijauan alam untuk kehidupan masyarakat, sehingga perlu mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

Karena itulah seluruh jajaran Polres Waesala melaksanakan kegiatan penanaman pohon di areal polsek waesala” Ungkap Irsan.

Kapolsek Waesala berpesan, kegiatan penanaman pohon  jangan hanya berhenti pada proses penanamannya saja, tetapi juga harus ditindaklanjuti dengan gerakan pemeliharaan tanaman, yang sudah bersama – sama kita tanamkan dan terutama anggota polsek harus menjaga dan merawatnya pula.

“Dijaga dan di rawat itu sangatlah penting, agar pohon yang ditanam ini tumbuh berkembang dan bermanfaat mencegah terjadinya kekeringan krisis air bersih dan untuk menjaga lingkungan mako polsek agar tetap menjadi hijau”. ” Pungkasnya. (Suneth)

0

Suara indonesia News – Jakarta, Artis Cinta Prabowo (ACP) dan Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) menyalurkan bantuan dan menggelar bakti sosial (baksos) kepada korban bencana banjir. Relawan yang terdiri peremuan ini turun langsung ke lokasi penampungan korban banjir di Rawa Buaya, Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (05/01/2020).

“Adapun bantuan dan sumbangan yang diberikan berupa makanan, pempres, air mineral, mie instan, sabun mandi, obat-obatan dan pakaian layak pakai. Tidak banyak yang kami berikan, namun paling tidak bisa membantu kepada sesama,” kata Bunda Rany Penggagas Baksos Korban Banjir ACP/GNCP kata ditemui di tempat baksos.

Didampingi, Ketua Umum ACP/GNCP Aries Marsudianto, Ketua Baksos Erlyn Suzan dan Humas Baksos Putri Nefertiti, Bunda Rany mengatakan, bahwa musibah ini adalah Rahmat dari Allah SWT. Kami, tidak pernah menyalahkan siapa-siapa, agar tetap semangat, sabar tetap tabah dalam menjalani musibah ini.

“Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Pengasih akan mengganti dengan yang lebih baik. Apabila kita sabar dalam menghadapi cobaan, seperti bencana banjir kali ini,” ujarnya.

Menurutnya, saat bantuan diberikan pada korban bencana banjir, tampak wajah-wajah mereka sedikit bisa tersenyum. Sebab katanya, masih ada saudara-saudara se bangsa dan se tanah air yang peduli pada mereka.

“Kami ACP/GNCP ikut juga merasakan kepedihan dan kesedihan yang dialami para korban banjir. Sudah waktunya kita saling bahu-membahu membantu sesama walau beda pilihan politik, beda agama dan beda etnis,” pungkasnya. (Putri)

0

Suara Indonesia News – Mandau, Bupati Bengkalis beserta rombongan Stafnya, jenguk pasien yang berada di ruang Hemodialisa (HD) RSUD Mandau pada 6 januari 2020 di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Rombongan Bupati yang datang sekira jam 10:45 di RSUD Mandau, langsung didampingi direktur RSUD Mandau Sri Sadono Mulyanto.

Didalam ruang tunggu Bupati Bengkalis menyempatkan diri melihat para pasien dan menyalaminya.

Dalam wawancaranya dengan awak media, Bupati siap membantu RSUD Mandau menambah fasilitas untuk lebih maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kita akan tambah beberapa fasilitas yang kurang, seperti di ruang Hemodialisa, sekarang ada 4 tempat tidur pasien kita akan tambah 4 lagi biar lebih maksimal dalam pelayanan”, ujar Bupati.

Disamping itu, Bupati menyampaikan, kepada direktur RSUD agar dapat mempersiapkan obat obatan yang dibutuhkan  oleh pasien.

“Kita harapkan kedepan RSUD Mandau dapat melayani pasien dengan maksimal, kepada direkturnya agar mempersiapkan obat obatan yang di butuhkan, terutama kepada pasien yang ganti darah agar lebih serius perhatiannya, InsyaAllah kedepannya RSUD Mandau akan dilengkapi juga dengan ruang spesialis penyakit jantung ” Tutupnya.

Rombongan Bupati meninggal kan RSUD, dan kemudian mengcroscek beberapa peroyek jalan diantaranya Jalan Hotmik didepan Kantor Samsat lama dan pembangunan jalan Jendral Sudirman depan Jalan Babussalam yang masih terbengkalai. (Musrialdi)

0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara, Musyawarah Besar (MUBES) untuk pemilihan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (DEMA FSH) yang diselenggarakan selama tiga hari, yaitu dimulai dari Kamis, Jumat dan berakhir pada hari Selasa, 31 Desember 2019, menimbulkan beberapa polemik tidak menyenangkan di kalangan mahasiswa FSH serta timbul masalah besar di berbagai pihak.

Pihak yang dimaksud merupakan pihak yang tidak menerima hasil keputusan yang ditetapkan oleh Presidium Sidang. Salah satu permasalahannya adalah perlakuan yang tidak adil dari Presidium Sidang serta Panitia Komisi Pemilihan Raya (KPR) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Ar-Raniry terhadap pemberlakuan ketentuan pasal 4 mengenai lanjut atau tidaknya persidangan mubes, karena tidak hadirnya delegasi di forum.

Terjadi keanehan dimana kejadian tidak hadirnya sebagian delegasi terjadi pada hari Jumat (27 Desember 2019), dan Selasa (31 Desember 2019). Pihak delegasi 01 tidak berhadir pada hari Jumat dan Presidium Sidang tidak melanjutkan mubes dengan berbagai alasan. Akan tetapi, ketika pada hari Selasa pihak delegasi 02 Ikbal Afzal belum berhadir di forum, dan Presidium Sidang melanjutkan Mubes tanpa sepengetahuan semua pihak, ujar Mahlil Ridwan

Kesalahan yang sangat fatal dilakukan oleh panitia KPR dan Presidium Sidang, terutama mengenai keadilan dalam mengambil keputusan serta ada permainan yang diperagakan oleh Presidium Sidang dan Panitia KPR. Sampai akhirnya, KPR mendeklarasikan kemenangan pihak 01 Fharis Alfaizar tanpa sepengetahuan pihak 02. Selanjutnya, pihak 02 dari pihak yang dirugikan ini akan menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur hukum yaitu menggugat ke Wakil Dekan (Wadek) 3 FSH dan selanjutnya Senin, 06 Januari 2020, Wadek 3 FSH pun menunda MUBES FSH, dikarenakan ada polemik yang terjadi yang dianggap keputusan sebelah pihak ini dengan tanpa ada persetujuan dari pihak 02 dan Wadek 3 FSH sendiri.

Penulis: Mahlil Ridwan (Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry)

0

Suara Indonesia News – Baturaja OKU, Bupati OKU Pimpin Apel Gabungan Perdana Pada Tahun 2020 Bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bertempat di Halaman Pemkab OKU, Senin (06/01/2020).

Hadir pada acara ini Sekda OKU, OPD, Kabag, Camat, Lurah, Pejabat Struktural, dan Fungsional, ASN, dan TKS dilingkungan Pemkab OKU.

Apel gabungan dilaksanakan setiap satu bulan sekali ini, adalah untuk bersilaturahmi dan juga sebagai wadah penyampaian informasi dan bahan evaluasi pada setiap bulan.

Mengawali apel gabungan perdana di tahun 2020 ini, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis, mengatakan Pemkab OKU memberlakukan pemberian tunjangan kinerja atau TPP kepada ASN, untuk itu ASN dituntut untuk meningkatkan disiplin kinerja, tidak ada lagi ASN yang bermalas-malasan. Masalah disiplin ini juga bukan semata-mata bertujuan pemberian Tukin tetapi yang lebih penting lagi menyangkut disipiln kerja sesuai peraturan pemerintah yang berdampak pada pemberhentian ASN itu sendiri.

Berkaitan masalah tunjangan kinerja lebih lanjut, Bupati menghimbau bagi ASN Pemkab OKU yang diperbantukan pada kantor Imigrasi Muara Enim, mengenai administrasi  kepegawaian, agar tetap mengisi absensi tetap di OPD masing-masing.

Pada awal tahun 2020 ini, bagi semua OPD dapat secepatnya  melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik. Untuk itu kepada LPSE dan Pokja-pokja agar dapat bersinergi dengan OPD yang terkait.

Begitu juga kepada Dishub dan POLPP agar menjalankan tugas dengan baik, terutama tugas dilapangan untuk pelayanan  masyarakat dengan baik.

Seperti kita ketahui bersama di tahun 2020 ini, adalah tahun politik, dimana Kab OKU dan 6 Kab/kota di Sumsel melaksanakan Pilkada serentak, diharapkan kepada seluruh ASN dapat menjaga netralitas dan menciptakan  suasana yang kondusif di Kabupaten OKU.

Pada bagian akhir sambutannya, Bupati minta kepada seluruh ASN agar sama-sama bekerja dengan baik, meningkatkan prestasi kerja yang membanggakan untuk kemajuan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat Provinsi.

Hadir pada acara ini Sekda OKU, OPD, Kabag, Camat, Lurah, Pejabat Struktural, dan Fungsional, ASN, dan TKS dilingkungan Pemkab OKU. (Oky)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Kapolsubsektor Kecamatan Mantang IPTU Mayson, senin pagi jadi Inspektur upacara di Sekolah Menengah Pertama (SMA) Negeri 1 Mantang. Senin (06/01/2020)

Upacara senin pagi di SMAN 1 Desa Mantang Besa di ikuti seluruh Guru Pendidik, para siswa Serta Bhabinkamtibmas Mantang Besar Bripka M Bimbo Vorrio SH, Bhabinkamtibmas Desa Dendun Bripka Setiyoko. Pelaksanaan upacara senin pagi di SMAN 1 Kecamatan Mantang  berjalan tertib dan hikmat.

Kapolsubsektor Kecamatan Mantang IPTU Mayson, dalam amanatnya menyampaikan,”Terima kasih saya ucapkan kepada pihak Sekolah SMAN 1 Mantang yang telah memberikan ruang waktu serta kepercayaan kepada Polri sebagai Inspektur Upacara senin pagi ini, Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolsubsektor Kecamatan Mantang menghimbau pada seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 1 Mantang agar selalu jaga kesehatan dan giat dalam belajar, sebab saat di bangku SMA inilah merupakan tempat para siswa akan menentukan arah tujuan yang akan dilanjutkan setelah tamat SMA.

“Saya berharap, kedepannya para seluruh siswa SMA Negeri 1 adalah generasi penerus Bangsa yang cemerlang sehingga suatu saat nanti akan mengantikan posisi saya berdiri di mimbar upacara selaku Inspektur Upacara.

Sekali lagi saya himbau tetap semangat dalam belajar karena masa depan para siswa masih panjang dan jangan sampai disia siakan begitu saja. Apa lagi tentang masalah kenakalan remaja, Narkoba, serta berita Hoax yang saat ini sangat beredar di media sosial.

Dari pada menghabiskan waktu yang tidak bermanfaat sebaiknya para siswa sudah bisa menentukan langkah yang baik dan bijak dalam menentukan masa depan sehingga bisa menjadi teladan di sekolah dan dirumah, ucapnya.

Usai pelaksanaan upacara senin pagi Kapolsubsektor didampingi Bhabinkamtias Mantang Besar dan Bhabinkamtibmas Desa Dendung, memberikan memotivasi kepada seluruh siswa dan siswi SMAN 1 Mantang agar giat belajar dan sekaligus meminimalisir kenakalan remaja khususnya di Kecamatan Mantang. Serta meningkatkan silahturahmi yang baik antara Polri dan Guru. (OBET)