0

Suaraindonesianews – Jakarta, Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Pasukan 02 tengah mempersiapkan deklarasi dukungan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Ditemui dikantornya, Komandan Pasukan 02, DR (Cand) Ansori mengatakan bahwa Pasukan 02 dilahirkan dengan tujuan utama mengganti kepemimpinan nasional melalui pilpres 2019. Dengan tidak mengurangi apresiasi atas upaya Presiden Jokowi selama menjabat, namun Pasukan 02 banyak kegagalan. Dalam prinsip demokrasi kegagalan tersebut harus mendapatkan hukuman dengan tidak memilihnya kembali diperiode berikutnya, sebaliknya jika berhasil akan mendapat reward berupa dukungan untuk melanjutkan.

Prabowo diharapkan untuk menambal banyak lubang yang akan ditinggalkan oleh rezim saat ini, janji-janji pemilu 2014 yang gagal dipenuhi oleh  Jokowi semoga dapat ditunaikan oleh Prabowo & Sandi Uno.

Menurut Ansori kebiasaan berhutang menjadi masalah utama yang akan menjadi PR besar bangsa ini. “rumus hutang dalam skala apapun, baik rumah tangga, usaha atau negara tetap sama, hutang membuat kehidupan jadi sempit, itulah mengapa ketika sekolah dulu kita selalu diingatkan dengan pribahasa lebih besar pasak dari pada tiang sebagai pembelajaran hidup agar selalu seimbang antara pemasukan dan pengeluaran.

Ditambahkan Ansori sangat banyak contoh negara bangkrut dan gagal akibat kesalahan manajemen hutang. “Kita tak anti hutang, namun jangan seperti yang ditunjukkan saat ini penuh ambisi dan mengganggap hutang adalah sebuah prestasi, ucapnya.

Lebih lanjut Ansori mengatakan Pasukan 02 adalah organisasi mandiri yang akan berupaya menjadi bagian dari kemenangan Prabowo-Sandi untuk menyelamatkan bangsa. Saat ini kita tengah melakukan konsolidasi menghimpun kekuatan di seluruh Indonesia yang memiliki visi sama atas kondisi bangsa.

“Pasukan 02 meyakini dengan izin dan ridho Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, Prabowo – Sandi akan dapat memenuhi harapan hadirnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur” pungkasnya.(Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Setelah meghadiri acara Sertijab Bupati Konawe, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konawe terpilih Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara,ST.MM, langsung menuju Kantor DPRD Kab.Konawe guna menghadiri rapat paripurna penyampaian pidato Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe masa jabatan 2018 – 2023 di ruang rapat paripurna DPRD Kab.Konawe (25/09-18)

Rapat paripurna penyampaian Visi dan Misi Bupati konawe terpilih ini, di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab.Konawe DR.H.Ardin,S.Sos,M.Si, Wakil Ketua DPRD Kab.Konawe Rusdianto,SE.MM dan H.Alaudin,SH. Dan di hadiri segenap anggota DPRD Kab.Konawe.

Dan di hadiri juga oleh Kajari Konawe, Kapolres Konawe AKBP Muh Nur Akbar, Ketua Pengadilan Negeri Kab.Konawe, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkorpimda ), Ketua dan anggota KPUD Konawe.

Bupati Konawe di dampingi Wakil Bupati Konawe menyampaikan Visi dan Misi yaitu :

Visi “Konawe Yang Maju dan Mandiri Di Tahun 2023

1. Konawe yang maju, artinya semua potensi daerah di konawe termasuk ASN selalu bergerak dan memiliki daya saing kompetitif dan komperatif sebagai satu kekuatan nyata untuk membangun daerah.

2. Konawe yang mandiri, yaitu kemampuan produktifmasyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar baik material, intelektual dan kemandirian pembinaan sehingga hakekat otonomi daerah itu dapat terlaksana.

Misi :
1. Menjadikan bidang kesehatan, pendidikan, usaha pertanian, peternakan, perikanan serta kawasan industri sebagai program utama pembangunan.

2. Menjadikan bidang insfrakstruktur , lingkungan, kebudayaan, serta usaha ekonomi sebagai program pendukung utama pembangunan konawe.

3. Menjadikan pembangunan birokrasi yang handal dan pelayanan publik yang efesien, efektif dan akuntabel sebagai program pendukung wajib.

4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas program jaminan sosial.

Program Utama.

1. Pembangunan sektor kesehatan.
a. Meningkatkan kualitas pelayanan BLUD rumah sakit menjadi rumah sehat melalui One Stop Service dan Smart Service.
b. Membuat dan menyiapkan inprastruktur layanan Call Center tanggap darurat di BLUD RSUD serta di setiap puskesmas.
c. Memberikan subsidi bagi semua layanan yang tidak di tanggung oleh program nasional dan provinsi di puskesmas dan BLUD RSUD.
d. Memberikan jaminan asuransi kematian dan kecelakaan kerja.

2. Pembangunan bidang pendidikan.
a. Memberikan beasiswa berprestasi bagi putra/putri konawe, yang berkuliah di universitas Negeri dan Swasta.
b. Memberikan beasiswa bagi pitra/putri konawe yang kuliah di jurusan kedokteran dan jurusan peternakan.
c. Memberikan bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa yang kurang mampudalam rangka penyelesaian kuliah.
d. Mempersiapkan dan mengikutkan pelajar konawe dalam lomba – lomba ilmu pengetahuan dan sains di tingkat Nasional.
e. Membangun inprastruktur dan kelembagaan bidang PAUD di setiap desa dan kelurahan.
f. Menyiapkan anggaran pelaksanaan riset unggulan terapan bidang pertanian dan peternakan.

3. Usaha bidang pertanian dan peternakan.
– Bidang Pertanian
a. Revitalisasi sarana dan prasarana sumber air.
b. Mekanisme pertanian.
c. Intensifikasi / ekstenfikasi pertanian.
d. Penguatan kelembagaan ekonomi petani serta menyediakan akses permodalan melalui lembaga keuangan.
e. Menyediakan insentif khusus bagi petani berprestasi.
f. Mempatenkan / memproteksi produk beras unggulan konawe.

– Bidang peternakan
a. Memberikan bantuan sapi kepada keluarga pra sejahtera. (Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Tampuk kepemimpinan Kab.Konawe berganti, dengan dilakukannya serah terima jabatan Bupati Konawe, dari Pj.Bupati Konawe Drs.H.Tasman Taewa ke Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kery Sayful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara,ST.MM, di pelataran gedung kantor Bupati Konawe – Sulawesi Tenggara.(25/09-18)

Acara sertijab Bupati Konawe ini, dihadiri Ketua DPRD Konawe Dr.H.Ardin,S.Sos. M.Si, dan anggota DPRD Kab.Konawe, Kejari Konawe, Kapolres Konawe AKBP Muh Nur Akbar, Ketua Pengadilan Negeri Kab.Konawe, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkorpimda ), Ketua dan anggota KPUD Konawe,Camat dan Lurah Se Kab.Konawe serta undangan lainnya.

Mantan Pj.Bupati Konawe Drs.H.Tasman Taewa mengatakan, saya mengucapkan terima kasih kepada ketua DPRD dan anggota DPRD Kab.Konawe, segenap perangkat daerah pemda konawe, seluruh camat dan lurah Se Kab.Konawe, atas segala atensinya, segala bantuannya selama saya menjalankan amanah sebagai Pj. bupati konawe selama tiga bulan ini. Saya tidak mungkin bisa berbuat dan melaksanakan dengan baik tanpa dukungan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat kab.konawe.

Lanjutnya, saya hanyalah manusia biasa yang menjalankan amanah sebagai Pj.Bupati dan tugas seorang Pj hanyalah dua, pertama memfasilitasi prasaranan pelaksanaan Pemilukada dan kedua menjalankan roda pemerintahan dan Alhamdulillah semuanya dapat berjalan dengan baik.

Bupati terpilih Kery Saiful Konggoasa dalam sambutannya usai sertijab mengatakan, dengan rahmat dan karunia Allah saya bersyukur sekali yang telah mengizinkan saya dan memberikan kepercayaan untuk memimpin konawe lagi dan hari ini tidak ada lagi kalimat yang kurang bagus yang ada adalah kalimat bekerja dengan cerdas dan saya membutuhkan ASN yang betul betul bisa bekerja, kepada para pejabat ASN agar tidak kawatir akan isu mutasi dikarenakan saat ini kami sangat membutuhkan ASN yang dapat bekerja cepat agar dapat mewujudkan program Visi dan Misi kami dan saya ucapkan terima kasih kepada Pj.Bupati Drs.Tasman Taewa yang telah menjalankan amanah tugasnya dengan baik, pilkada sukses dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Saya hanya berpesan kepada ASN ” Jangan saya berubah karena kalian yang rubah saya”.

Sementara itu Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, ST.M.Si juga dalam sambutannya mengatakan, Seorang pemimpin yang baik itu pastilah berasal dari bawahan yang baik. Jadi pada saat kita jadi bawahan, tidak loyal terhadap pimpinan maka jangan pernah kita harap akan menjadi pemimpin yang baik dan bawahan yang baik itu adalah bawahan yang bisa meringankan beban pikiran pimpinannya,

Lanjutnya, seorang pemimpin itu ada dua hal pokok yang paling sederhana yang perlu di pahami. Pertama kita harus tulus dengan sikap tulus akan menmbangkitkan keihlasan kita, kekuatan kita dan kesabaran kita. Yang kedua adalah sederhana karena kesederhanaan itu akan memaksa kita untuk berlaku jujur, kedua hal itu merupakan hasil dari pembelajaran saya selama masih jadi bawahan pak Kery selama 3,5 tahun beliau menjadi Pimpinan DPRD Konawe dan insyahAllah kedepan saya sebagai Wakil Bupati yang mendampingi beliau dalam menjalankan tugas Negara demi menuju Konawe gemilang untuk membangun masyarakat konawe yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing.

Mewakili Gubernur Sultra yang tak sempat hadir dalam acara Sertijab ini, Kepala bidang Hukum Pemrov Sultra mengatakan, Bapak Gubernur Ali Mazi,SH menitip salam dan permintaan maaf kepada masyarakat konawe karena tidak hadir dalam acara ini karena kesibukan dan tugas lainnya. Ia menitip salam dan terima kasih kepada masyarakat konawe yang telah berhasil menjaga kondisifitas daerah selama berlangsungnya pemilukada sampai dengan terpilihnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konawe yang defenitif dan berterima kasih juga kepada aparat keamanan yang telah berhasil mengawal proses demokrasi di Kab.Konawe dan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru di lantik agar segera bekerja dan menjabarkan Visi dan Misi untuk kemakmuran masyarakat konawe.

Kepada bapak mantan Pj Bupati Konawe Drs.H.Tasman Taewa, Gubernur Sultra menitipkan pesan, selamat dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama tiga bulan melaksanakan tugas sebagai Pj.Bupati Konawe, prestasi yang di dapatkan selama kurang lebih tiga bulan cukup membanggakan dan akan menjadi tonggak kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk melanjutkannya.

Usai acara Sertijab dilaksanakan, mantan Pj.Bupati, Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan segenap tamu undangan melaksanakan sesi foto bersama. (Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Kendari, Bupati dan Wakil Bupati Konawe terpilih Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara,ST.MM resmi dilantik Gubernur Sulawesi Tenggara H.Ali Mazi,SH, hasil pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2018 di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. (24/09-18)

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Konawe bersamaan dengan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, berdasarkan surat keputusan (SK), Menteri Dalam Negeri Tahun 2018, dengan nomor 131.74-6070 dan 132.74-6071 serta 171.74-6064 dan 132.74-6065.

Dalam sambutannya usai melantik kedua kepala daerah tersebut, Gubernur Sultra Ali Mazi,SH meminta, agar kedua Kepalah Daerah yang telah resmi dilantik agar menyesuaikan diri dengan pemerintah lainnya dan segera bekerja sesuai dengan program unggulan yang di utarakan pada saat kampanye.

“Ini kan sudah dilantik, saatnya berkolaborasi untuk membangun daerah dan mewujudkan janji janji kemarin saat kampanye dan bekerja lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujar Gubernur Sultra.

Gubernur juga meminta agar kedua Kepala Daerah yang baru dilantik, agar dapat mencari cara kongkrit untuk menuntaskan atau mengurangi angka kemiskinan di daerahnya masing-masing.

“Saatnya kerja siang malam untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan pemerintah dalam menemukan langkah kongkrit menuntaskan kemiskinan,” tutupnya.(Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyelesaikan tahapan pengundian nomor urut pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, di kantor KPU Pusat, Jumat (21/09-18) malam.

Pasangan Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin mendapatkan nomor 01, sedangkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mendapatkan nomor 02.

Penggunaan nomor 01 dan 02 bukan 1 dan 2 itu merupakan kesepakatan kedua pasangan calon dalam mengatasi kemungkinan benturan dengan nomor Partai Politik Peserta Pemilu.

Hasil undian nomor urut itu menjadi dasar Keputusan KPU No. 1142/PL.02.2-KPT/06/KPU/IX/2018 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2019 yang dibacakan langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman.

Sahabat-Sahabat Sejak Lama

Joko Widodo yang mewakili pasangan calon nomor urut 01 dalam sambutannya mengajak pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk melakukan kontestasi politik dengan beradu program, ide, rekan jejak dan prestasi.

Ia berharap dalam kompetisi politik ini menjauhkan diri dari saling memfitnah, saling menghina, saling mencemooh karena hal itu bukan nilai-nilai yang kita anut, nilai ke-Indonesia-an.

“Saya ingin meskipun kita berkompetisi, saya masih bisa bertelepon dengan Pak Prabowo, dengan Pak Sandiaga Uno karena mereka adalah sahabat-sahabat saya sejak lama,” pungkas Jokowi.

Sementara Prabowo Subianto dalam sambutannya menyambut baik ajakan pasangan Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin untuk melaksanakan Pemilu dengan sejuk, dengan damai, dengan semangat kekeluargaan untuk mencari yang terbaik buat bangsa.

“Kita semua adalah keluarga besar NKRI, karena itu kita semua harus menyikapi persoalan bangsa sebagai persoalan kita bersama,” kata Prabowo.

Tampak hadir dalam kesempatan itu seluruh Komisioner KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), para Ketua Umum Partai Politik pendukung masing-masing Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, serta Tim pemenangan kedua pasangan calon.

Selanjutnya penyelenggaraan Pemiliham Umum 2019 akan memasuki tahapan kampanye mulai Minggu (23/9) mendatang.(ES/SI)

0

0

Suaraindonesianews – Konawe, Rapat dengar pendapat (hearing) terbuka untuk umum, di gelar Komisi I DPRD Kab.Konawe – Sulawesi Tenggara, atas surat permintaan hearing dari Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kab.Konawe terkait pengelolaan dana desa (DD) desa Humboto Kec.Uepai Kab.Konawe Tahun anggaran 2018 tahap II.(17/09-18)

Rapat dengar pendapat ini di pimpin oleh Jumrin Haba,SH, Drs.H.Karim Dama dan Samsudin sebagai anggota di hadiri pihak GMPK, Camat Uepai, Kepala Desa Humboto dan segenap pengurus dan Pendamping DD desa humboto.

Sumantri L Ketua GMPK Kab.Konawe mengatakan, penggunaan dana desa pada desa humboto kami anggap menyalahi aturan yang ada karena tidak sesuai dengan hasil rapat desa (musdes) dan tidak masuk ke RKP tahun 2018. Adapun poin yang kami laporkan adalah, Pertama pembangunan satu buah dueker pada desain awal pembangunan itu seharusnya pembangunan deuker baru tapi pada kenyataannya hanya di rehabilitasi dengan anggaran Rp.21 juta, Kedua Insentiv kader posyandu 7 orang sebanyak Rp.24 juta, Tiga penyediaan makanan sehat untuk balita dan anak sekolah Rp. 3 juta, yang kesemuanya itu tidak masuk dalam musyawarah desa (Musdes).

Sementara itu kepala desa Humboto Sardi dalam klarifikasinya mengatakan, bahwa pembangunan plat dueker anggarannya kami alihkan ke pembangunan talud dikarenakan kondisi dueker masih sangat kuat dan masalah insentif kader posyandu, kami merasa prihatin terhadap kader posyandu yang selama ini bekerja akan tetapi tidak mendapatkan insentif dan mengenai penyediaan makanan sehat untuk balita untuk memenuhi gizi bagi anak balita dan kesemuanya itu sudah masuk ke dalam RAB desa dan semuanya di kerjakan oleh TPK dan sudah sesuai dengan praturan yang ada.

Pendamping lokal desa Sarpin mengatakan, Hasil musyawara desa tidak memuat masalah insentif kader posyandu dan pembangunan dueker plat itu sesuai hasil musyawara desa di sepakati pembangunan dueker baru.

Jumrin Haba,SH pimpinan sidang hearing, setelah mendengar keterangan dari berbagai pihak mengatakan, kedepannya kita harapkan agar penggunaan dana desa harus sesuai dengan mekanisme yang ada, kita harus bersyukur kepada bapak jokowi yang mengadakan dana desa ini jadi harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat desa itu sendiri dan kesimpulan masalah yang di laporkan oleh GMPK Kab.Konawe mengenai Dana desa itu kami simpulkan sudah clear dan sudah terserap semua sesuai mekanisme dan kedepan di harapkan kepala desa lebih memperhatikan mekanisme administrasi sesuai dengan aturan perundang undangan.

Sumantri L ketua GMPK Kab.Konawe mengatakan, bahwa sehabis hearing ini kami akan meneruskan laporan ini ke pihak kepolisian.(Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Untuk menciptakan pemilu yang aman, damai dan sejuk pada pemilihan tahun 2019 mendatang, Polres Konawe, Dandim 1417/ Kendari, Pemda Konawe, Kejari Konawe, PN Konawe, KPU dan Bawaslu Konawe bersama seluruh Parpol peserta pemilu tahun 2019 menggelar Deklarasi Bersama, Senin ( 17/9/2018 ) di Aula Mapolres Konawe.

Dalam Deklarasi Bersama itu, Dandim Kendari yang diwakili perwira penghubung ( Pabung ) Mayor Petrus H, Kapolres Konawe, AKBP Muh Nur Akbar, Pj Bupati Konawe, H.Tasman Taewa, Kajari Konawe yang diwakili oleh Gede Ancana, Kepala PN Unaaha, Hasanuddin, Ketua KPU Konawe, Muh Azwar, Ketua Bawaslu Konawe, Sabda dan Parpol peserta pemilu 2019 menandatangani lima poin kesepakatan bersama.

Sebelum dilakukan penandatanganan Deklarasi Bersama, terlebih dahulu, Ketua Pengadilan Negeri Konawe, Hasanuddin membacakan isi kesepakatan Deklarasi tersebut.

Adapun kelima kesepakatan Deklarasi Bersama tersebut yakni :

1. Menjunjung tinggi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Tunduk dan patuh terhadap hukum dan peraturan perundang undangan yang berlaku.

3. Menolak isu SARA, HOAX dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

4. Siap menciptakan pemilihan umum Legislatif dan Pilpres tahun 2019, yang Berintegritas, Aman, Damai dan Sejuk.

5. Menyampaikan isi kesepakatan bersama kepada seluruh pendukung Parpol, dan Pendukung Paslon Presiden dan wakil Presiden tahun 2019.

Diketahui, sejak penadatanganan Deklarasi Bersama tersebut maka sejak itu pula Polres Konawe bersama seluruh komponen masyarakat Kabupaten Konawe siap mengamankan pemilihan umum tahun 2019 demi terciptanya pemilu yang AMAN, DAMAI dan SEJUK.(Red.SI)