0

(Menjawab Kontras dan Haris Azhar terkait pemberian rumah untuk keluarga korban Trisakti)

Oleh : Adian Napitupulu

Suara Indonesia News. Tulisan ini tidak untuk membela Erick Thohir, Agus Gumiwang atau Airlangga tetapi meluruskan cerita, setidaknya sebagai salah satu pengusul maka saya perlu menyampaikan nya secara kronologis agar tidak muncul dugaan dan spekulasi sebagaimana pernyataan Kontras, Rivanlee, yang mengatakan bahwa *pemberian rumah dan bantuan modal untuk keluarga korban Trisakti menjadi jualan politik, atau pernyataan Haris Azhar yang menyebut hal itu sebagai Sparing Action menuju 2024. sebagaimana di beritakan di banyak media.

Awal cerita bermula dari tahun 2018 saat pembicaraan dengan Presiden di hotel Salak, kota Bogor 4 tahun lalu. Saya mengulang kembali pembicaraan Presiden Jokowi dengan beberapa aktivis 98 terkait Rumah untuk keluarga mahasiswa korban Trisakti. Presiden setuju lalu meminta saya mengkoordinasikan hal itu dengan Mensesneg.

Hari berganti minggu berganti bulan namun tidak ada kabar apapun dari Mensesneg. Disisi lain Pandemi Covid 19 yang berlangsung lebih dua tahun membuat komunikasi terhambat, prioritas bergeser dan banyak hal lain yang semula di rencanakan tidak sesuai dengan jadwal yang di targetkan, termasuk rumah itu.

Akhir 2021, dalam satu kesempatan makan siang di ruang makan Komisi VII saya ngobrol ringan dengan Maman Abdurachman (Waket Kom VII). Dalam obrolan ringan itu kembali terlontar wacana rumah untuk keluarga Korban Trisakti. Mungkin karena Maman juga terlibat aksi aksi saat itu dan ia juga alumni Trisakti maka Maman merespon dengan antusias. Singkat cerita Maman akan berusaha meyakinkan Menteri Perindustrian siapa tahu mau ikut berapartisipasi.

12 Januari 2022, Daniel Wewengkang, staff khusus Erick Thohir bertemu saya di Desa Wisata Lebak Wangi Parung. Kita ngobrol ngidul dari soal pohon, danau, ikan termasuk juga ngobrol tentang rumah untuk keluarga korban Trisakti. Saya katakan ke Daniel “Kalo bisa lo obrolin deh sama Erick, dia mau kontribusi berapa, syukur syukur bantu rumahnya” Daniel tidak menjanjikan apa apa selain akan membicarakannya ke Erick Thohir.

18 Januari 2022, saya dan Maman bertemu Hendro, Iwan dan Mustar di hotel Mulia untuk mematangkan rencana tersebut termasuk kemungkinan dari Erick Tohir atau Agus Gumiwang. Hendro dan Iwan sangat bersemangat dan akan membicarakan kembali hal tersebut pada keluarga korban. Setidaknya walau sudah berlalu 4 tahun tapi janji rumah itu harus di perjuangkan. Bukankah gagal lebih baik dari tidak mencoba sama sekali.

6 Maret 2022 Daniel Wewengkang menghubungi saya dan menyampaikan kemungkinan Erick Thohir berpartisipasi.

9 Maret 2022, saya bertemu Usman Hamid di salah satu Cafe di kota Bogor. Dalam pertemuan itu Usman berharap ada pengusutan tuntas terhadap kasus penembakan Mahasiswa Trisakti tapi saya jelaskan pada Usman Hamid bahwa, rumah ini lebih pada persoalan kemanusiaan dan upaya menepati janji pada keluarga korban khusus nya para orang tua korban yang semakin uzur walaupun tentunya pemberian rumah ini bukanlah upaya untuk meniadakan pengusutan.

14 Maret 2022 Hendro, Iwan dan perwakilan 4 keluarga korban, beberapa alumni Trisakti bertemu dengan saya dan Daniel Wewengkang di Desa Wisata Lebak Wangi untuk membicarakan rumah tersebut. Dari pembicaraan itu di dapat informasi bahwa Erick bersedia menyiapkan 4 rumah.

Sekitar tanggal 20 Maret di mulailah pencarian rumah untuk keluarga korban. Kementrian BUMN menunjuk BTN melalui Dirut dan Wadirut nya untuk memberi alternatif perumahan di Jabodetabek. Berikutnya keluarga korban di dampingi Mustar, Hendro dan Iwan mensurvey lokasi. Setelah membandingkan, keluarga Korban memutuskan di Cibubur 3 unit dan 1 unit di Tangerang dengan nilai tiap rumah berkisar Rp 1 Milyar hingga Rp 1,2 Milyar atau total sekitar Rp 4 milyar hingga Rp 4,5 Milyar.

19 April 2022 saya dan Maman Abdurachman bertemu dengan Agus Gumiwang. Dalam kesempatan itu saya sampaikan bahwa Erick Thohir sudah menyiapkan 4 rumah. Agus Gumiwang lalu menyatakan bahwa karena rumah sudah ada maka lebih baik ia membantu modal usaha untuk keluarga korban masing masing Rp 750 juta atau total Rp 3 Milyar.

Seluruh perjalanan pencarian rumah dan permodalan usaha dibicarakan secara terbuka dengan keluarga korban dan beberapa alumni Trisakti termasuk perwakilan rektorat Trisakti saat berbuka puasa bersama di Restoran Pulau dua tanggal 22 April 2022.

Tanggal 23 April 2022 pihak BTN dan keluarga Korban tandatangani serah terima surat rumah. Tanggal 25 April 2022 saat acara buka puasa, secara simbolis Erick Thohir serahkan kunci rumah pada keluarga korban yang di hadiri juga perwakilan dari alumni, Rektorat dan Yayasan Trisakti. Tanggal 26 April di Universitas Trisakti bantuan permodalan usaha di berikan oleh Airlangga Hartarto di dampingi Agus Gumiwang seusai acara kuliah umum Airlangga di universitas Trisakti.

Dari proses yang saya ikuti hari demi hari tidak ada satupun pembicaraan apalagi komitmen terkait politik khususnya terkait 2024 apakah itu ajakan memilih atau tidak memilih seseorang. Kalau dilihat dari angka nya dan kepentingan politik maka Erick Thohir dan Agus Gumiwang tentu bodoh jika memberikan 4 rumah senilai Rp 4 Milyar atau Modal usaha senilai Rp 3 Milyar hanya kepada 4 keluarga.

Kalau ada kepentingan politik sekedar mendongkrak popularitas maka bukankah akan lebih Efektif jika uang itu dibuat 150.000 hingga 200.000 kaos untuk dibagikan ke 150.000 hingga 200.000 orang atau mencetak 300.000 hingga 400.000 kalender yang bisa di pasang di 300.000 hingga 400.000 rumah, bukan hanya 4 rumah.

Perlu di catat dan di garis bawahi bahwa Rumah tersebut tidak diberikan tiba tiba tapi di perjuangkan bersama kawan kawan korban sesama aktivis 98 sejak 4 tahun yang lalu.

Dengan demikian, jika kontras dan Haris Azhar menganggap hal tersebut adalah kesalahan, maka timpakanlah kesalahan tersebut 100% pada saya, bukan Erick atau Agus Gumiwang atau Airlangga. Jika itu salah maka yang salah adalah komitmen saya dan kawan kawan untuk menepati janji, rasa peduli serta keberpihakan pada korban, tidak ada motif lain, tidak ada tujuan lain.

Saya berharap agar Kontras maupun Haris Azhar tidak hanya mengkritik tapi jika bisa tolong ajarkan saya agar ketika terjadi hal serupa, saya tahu memilih waktu kapan bantuan bisa di berikan.

Apakah awal periode pemerintahan? Atau seperti saat ini di Pertengahan periode atau nanti di akhir periode pemerintahan. Karena menurut saya, kapanpun waktu pemberiannya tapi jika dipandang dari kaca mata konspiratif dan tendensius bukankah tetap saja selalu bisa dianggap ada kepentingan politik di balik itu?

Jakarta 17 Mei 2022

Hormat Saya

Adian Napitupulu

Anggota DPR RI

Fraksi PDI Perjuangan –

Sekjen PENA 98

Publisher: RB. Syafrudin Budiman SIP

0

Suara Indonesian News – Konawe. Kolaborasi program antar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Konawe bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) cabang Konawe akan menyasar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi salah satu tujuan pada rantai distribusi terbawah dari barang kebutuhan pokok dan penting untuk hajat hidup orang banyak.

Hal itu diungkapkan Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar Papua, ST saat audiensi bersama Kepala Dinas Perindustrian (Disperindag) Konawe, H Jahiuddin, S.Sos, M.Si dan Kepala Cabang Perum Bulog Konawe,Yusran Yunus di Kantornya di Unaaha, Kamis (19/5/2022).

Menurut Yusran, bahwa dengan kehadiran Perum Bulog terkait upaya stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok dan penting (Bapokting) di daerah relatif efektif untuk meredam gejolak yang ada saat melonjaknya harga dan terjadinya kelangkaan barang kebutuhan pokok di masyarakat, akibat dari mekanisme pasar yang berujung dengan terhambatnya distribusi yang mengakibatkan pasokan ke pedagang dan pengecer melambat.

“Seperti kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng yang baru saja terjadi. Itu sangat terasa pada pendapatan pedagang dan pengecer. Konsekuensinya, berdampak pada menurunnya pendapatan pedagang yang menjadi bagian dari UMKM kita serta berpengaruh terhadap daya beli masyarakat akibat kelangkaan pasokan minyak goreng bersubsidi,” ujar Ketua Kadin Konawe.

Dari sinilah, Kata Yusran bahwa jalinan kolaborasi program antara Kadin dan Bulog Cabang Konawe diperkuat agar bisa lebih memposisikan peran UMKM sebagai pelaku usaha yang ada di dalamnya melalui skema yang disepakati bersama dan akan  tertuang dalam nota kesepahaman (MOU).

“Tidak hanya sebatas minyak goreng saja, tetapi komoditas lainnya pun akan kita sinergikan dalam program kolaborasi ini. Seperti beras, gula pasir, daging sapi serta beberapa komoditas dari 12 bahan pokok penting sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi bagian dari perhatian Kadin Konawe,” ungkap Yusran.

Sementara itu Kadis Perindustrian Konawe H Jahiuddin, S.Sos, M.Si mengatakan, kita sangat menyambut baik program yang akan dilaksanakan Kadin Konawe yang nantinya bakal lebih meningkatkan peran serta UMKM yang ada di Kabupaten Konawe dan tentunya harapan kami dapat lebih meningkatkan ekonomi UMKM kita, tutupnya. (Red SI)

0

Suara Indonesian News – Aceh Singkil. Masyarakat Malaysia, sumbangkan pembangunan tempat wudhu, mandi cuci dan kakus (MCK) serta sumur untuk santri Darul Hikmah Al-Hidayo di Desa Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (18/5/2022).

Fasilitas tersebut dapat digunakan oleh 120 santri yang mondok di pesantren Al-Hidayo.

“Anggaran pembangunan merupakan hasil penggalangan dana Sumbangan.com melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Subulussalam oleh warga Negeri Jiran kepada santri di Indonesia,” kata Kepala Cabang ACT Subulussalam Munandar.

Sumbangan tempat wudu, MCK dan sumur disambut gembira ratusan santri.

Maklum sebelumnya santri yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim, berwudhu menggunakan air berwana kuning dan tidur di asrama panggung rentan roboh.

“Amanah sahabat dermawan dari Malaysia ini sangat luar biasa, walau berbeda negara, bantuan tidak putus untuk membantu saudara sesama muslim,” ujar Munandar.

Munandar menjelaskan, proses pembangunan mendapat dukungan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Singkil.

Para relawan tanpa pamrih memantau pengerjaan pembangunan sumur, tempat wudhu dan MCK hingga tuntas.

“Ini hasil perjuangan kita yang selalu ikhtiar wujud air bersih bagi santri, di pesantren para santri mulai terlihat bahagia atas bantuan warga Malaysia,” tukasnya.

Sementara itu, Pimpinan pesantren Al-Hidayo Ustadz Sahibun sampaikan terima kasih kepada seluruh dermawan di Malaysia.

Ia mengaku, senang mendapat perhatikan walau berada di daerah pelosok. (Salomo)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Ratusan personel Polresta Cirebon mengikuti kegiatan pembinaan rohani mental di Masjid Syarif Hidayatullah Aspol Kaliwadas, Kamis (19/5/2022). Kegiatan yang dipimpin Wakapolresta Cirebon, AKBP Teguh Triwatoro, S.I.K, M.H, tersebut diawali dengan apel pagi.

Kasi Humas Polresta Cirebon, ITPU Moch. Fadholi, mengatakan, kegiatan pembinaan rohani mental di Masjid Syarif Hidayatullah Aspol Kaliwadas juga dihadiri Para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira Staf, Anggota Polri, dan ASN Polresta Cirebon.

“Pelaksanaan kegiatan pembinaan rohani mental bagi personel Polresta Cirebon di Masjid Syarif Hidayatullah Aspol Kaliwadas tersebut diawali dengan pembacaan asmaul husna dan surat yasin serta tausiah yang dipimpin oleh Ustadz Abdullah,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk Sarana Silaturahmi Personil Polresta Cirebon dan meningkatkan keimanan, ketaqwaan Personil Polri Polresta Cirebon kepada Tuhan YME serta sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri.

Selain itu, seluruh Polsek jajaran Polresta Cirebon juga secara serentak melaksanakan kegiatan pembinaan rohani mental. Kegiatan tesebut dilaksanakan di Mushola Mako Polsek Jajaran Polresta Cirebon.

“Kegiatan pembinaan rohani mental di tingkat Polsek diikuti oleh Kapolsek dan seluruh Personel Polsek Jajaran Polresta Cirebon. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” katanya. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Konawe. Rencana pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) disambut antusias Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Upaya pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe yang akan memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) terus didengungkan.

Kendati tak memporsikan dana TPP pada tahun 2022 ini maupun tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kabupaten Konawe menjanjikan pembayaran TPP bagi abdi negara (ASN) tersebut ditahun anggaran 2023 mendatang.

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Dr Ferdinand Sapan, SP, MH., mengatakan, TPP ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe dapat dibayarkan pada tahun 2023 mendatang. Saat ini, pemkab Konawe tengah menyiapkan formulasi yang tepat untuk menilai kompensasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara proporsional.

“Sehingga nantinya, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang akan kita berikan bagi para ASN dapat benar-benar mendorong kompetisi kinerja dilingkungan kerja aparatur daerah,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Lanjut sekda Konawe, mengenai regulasi tentang pembayaran TPP ASN yang tengah dirancang pemkab Konawe itu, nantinya akan dikonsultasikan pula dengan pihak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara. Konsultasi itu terkait penentuan indikator penilaian kinerja ASN sebagai dasar perhitungan nilai pembayaran TPP ASN lingkup pemkab Konawe.

“Jumlah keseluruhan ASN kita di kabupaten Konawe kurang lebih 6.000 orang. Sejumlah itulah yang harus kita berikan TPP dengan maksud untuk lebih meningkatkan kinerja pegawai nantinya,” ungkap mantan Kepala BPKAD Konawe itu.

Ferdinand Sapan juga menyebut, pembayaran TPP ASN Kabupaten Konawe nantinya bakal berbeda dengan pembayaran TPP ASN daerah lain. Yang mana, TPP di Kabupaten Konawe dinilai bukan berdasarkan indikator kehadiran semata. Namun, dihitung pula berdasarkan indikator kinerja aparat ASN kita,

“Sehingga bisa jadi dalam satu ruangan itu, TPP-nya berbeda – beda antara sesama pegawai ASN. Pegawai yang kerjanya bagus dan pegawai yang masuk kantor hanya tidur-tiduran, TPP-nya pasti tidak sama,” imbuhnya. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Pekanbaru. MI 42 tahun, warga asal Medan Sumut yang merupakan Otak pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sempat melarikan diri dari pengejaran Polisi di tempat persembunyiannya di Jalan Nuansa, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil, Kamis (27/1/2022) lalu sekitar pukul 00.30 WIB.

Diketahui, MI melakukan aksi kejahatan dengan melakukan penjualan narkotika jenis sabu di wilayah Riau. mI yang merupakan warga asal Sumatera Utara mengendalikan peredaran narkotika di Bumi Lancang Kuning Riau.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Tabana Bangun mengungkapkan kronologis kejahatan TPPU tersebut saat konferensi pers di Mapolda Riau.

“Pada hari Kamis, 27 Januari 2022 lalu, tim Gabungan Polda Riau melakukan penggerebekan di sebuah rumah Jalan Nuansa, Desa Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil,” ujar Brigjen Pol Tabana B, Kamis, (19/5/2022).

Saat menerobos masuk, tim mengamankan dua orang pelaku yang diduga menjadi kaki tangan MI berinisial SAD dan RID, sedangkan MI berhasil melarikan diri.

“Dari tangan kedua pelaku, tim menyita barang bukti berupa berupa 8 (delapan) bungkus plastik bening yang masing – masing didalamnya berisikan serpihan kristal diduga narkotika jenis shabu,” terang Wakapolda.

Selanjutnya, sekira pukul 00.30 WIB, tim kembali mengamankan seorang laki-laki inisial HEN yang merupakan saudara kandung MI.

Saat digeledah, tim menyita barang bukti berupa handphone merek samsung, serta satu buah slip transfer BNI dengan nominal transfer Rp 40 juta.

“Saat diintrogasi, HEN mengaku disuruh oleh MI untuk mentransfer uang sebanyak Rp. 40.000.000 (empat puluh juta rupiah) untuk pembayaran pembelian sabu oleh DPO MI dan meminta mentransfer uang tersebut ke rekening bank BRI atas nama Febrya Gita Nurani.”

Tidak tinggal diam, tim kemudian menyita sejumlah aset milik MI yang diduga hasil penjualan dari narkotika berupa 4 unit mobil, 4 lembar SKGR dan 3 unit sepeda motor.

“Pada hari Selasa, 15 Maret 2022 sekira pukul 16.54 WIB, tim akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO atas nama MI di dalam sebuah ruko LISA QUEEN yang terletak di Jalan Lintas Sumatra, Bambu Kuning, Desa Bahtera Makmur Kec. Bagan Sinembah Kabuapten Rohil,” lanjut Tabana B

Dari MI, tim menyita barang bukti berupa 2 lembar kartu ATM serta uang Tunai Rp 700 juta lebih.

“Para pelaku akan dijerat psal 3, 4 dan 5 Ayat (1) UU TI No 8 Tahun 2010 tentang TPPU dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun,” pungkasnya.(Mus)

0

Suara Indonesia News – Nias Selatan. Puluhan warga Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, korban arisan  mendatangi Mapolres Nias Selatan untuk melaporkan kasus penggelapan dan  uang arisan sebesar Rp 11,99 Miliar yang dilakukan oleh Fendiawati Maduwu alias Ina Imel berstatus ASN menjabat sebagai Kepala Sekolah SLTP Negeri I Somambawa.

Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP), Nomor: STLLP/B/154/V/2022/SPKT/POLRES NIAS SELATAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 17 Mei 2022, dengan nama pelapor Everianus Laia,” Kamis, (19/5/2022).

“Everianus Laia salah satu korban kepada awak media menyampaikan, hari ini kami telah melaporkan Fendiawati Maduwu alias Ina Imel ke Polres Nias Selatan, atas kasus dugaan penggelapan uang arisan sebesar Rp. 11.991.400.000, dan laporan kami tersebut telah diterima,” Ungkapnya.

“Secara singkat Everianus Laia mewakili korban lainnya kepada wartawan menyampaikan, terkait arisan yang di ketuai oleh Fendiawati Maduwu. Bahwa pada tahun 2017, Fendiawati Maduwu mendirikan arisan dengan nama Perkumpulan Arisan dan selanjutnya pada tahun 2018, ia mendirikan lagi arisan dengan nama Perkumpulan Arisan Ibu-Ibu.

“Lanjut Everianus, anggota arisan tersebut berasal dari Kecamatan Lahusa dan dari Kecamatan lain. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi, ada yang berprofesi sebagai penggalas, pedagang, petani, PNS, bahkan termasuk anggota dewan.

Jumlah anggota yang ada data sama kita kurang lebih 60 orang, dan masih ada lagi yang belum terdata. Masing-masing anggota ada yang membayar sebesar Rp 1.000.000 per bulan, dan ada juga yang membayar Rp 200.000 per minggu kepada Fendiawati,” Jelas Everianus.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pada awal bulan Maret 2022, kami mulai curiga terhadap Fendiawati. Sehingga pada tanggal 5 Maret 2022, Fendiawati dan keluarganya tidak diketahui lagi keberadaanya hingga sekarang.

Diketahui Fendiawati Maduwu alias Ina Imel merupakan ASN aktif yang bertugas sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Somambawa,” Tambahnya.

Mengakhiri penyampaian kepada sejumlah wartawan, Everianus berharap agar laporannya dapat segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, serta berharap agar ada niat baik dari saudari Fendiawati Maduwu untuk mengembalikan semua kerugian anggota arisan.

Sementara Fendiawati Maduwu saat dihubungi melalui via telepon seluler dan chatting WhatsApp tidak ada jawaban maupun balasan chatting hingga berita ini ditayangkan. (Herman Telaumbanua)

0

Suara Indonesia News – Rote Ndao. Mikris Ruy (34) keseharian berprofesi sebagai jurnalis media online, dikeroyok sekelompok muda-mudi yang sedang konsumsi minuman lokal (Milo) Jenis Sopi.

Menurut Mikris, Kronologi kejadian, Awal dirinya pulang dari acara pesta nikah di baeoen desa hundihopo sampai di simpang tiga SD EAHUN, Inyo lauwoe bersama rekan-rekanya dari oeboloklain desa matanae, sedang duduk mengkonsumsi minuman Lokal (Milo) Jenis Sopi di simpang tiga,

Mikris sempat berhenti pelaku ( Inyo lauwoe ) kasih tau bandar untuk tuang kasih sopi, tapi dirinya menolak untuk tidak minum tapi si Inyo lauwoe ini berkeras harus kasih sopi kata Dia bahwa tuang kasih Mekris Ruy.

Menurut Mikris, pelaku berbicara ulang-ulang tapi dirinya menolak, lalu datanglah si Mario lauwoe sepupunya Inyo lauwoe, datang dan menghadap dirinya lalu angkat baju ke atas menonjolkan perutnya ke saya,

Lalu Mikris dorong dia lalu saya omong maksud apa kau tonjolkan perut ke saya, saat itu saya sedang berada di atas motor lalu dia (Mario lauwoe) kembali untuk melakukan dorong terhadap saya lalu saya lompat dari motor dan motor saya terjatuh

Saat itu dirinya gerakan untuk mengambil HP dan mau foto mereka tapi tiba-tiba si Mario rampas Hp mikris dan dia langsung berjalan menuju arah SD EAHUN sambil omong LU Mau vidio2 apa? tapi saya berteriak kembalikan HP saya dan maksud apa kamu ambil HP saya,

lalu dia (MARIO LAUWOE) kembali dan kembalikan HP Mikris lalu saya ambil SAYA langsung Vidio motor saya yang semntra terjatuh di bawah lalu tiba2 Datang lah si Inyo lauwoe dan Mario lauwoe menuju saya ada gerakan untuk mw pukul saya tapi sempat di hadang oleh Yefta Daud lalu si inyo berkata lu Mekris Ruy lu wartawan Tolo, maipungpuki selama ini b te’e Lu tolo tapi saya tidak tanggapi.

Karena merasa di serang dan tidak nyaman saya langsung telfon salah satu anggota Polsek Rotim Kanit INTEL Dedy Umbulado selang beberapa waktu datang lah pak Kanit INTEL di KTP lalu saya langsung ambil motor dan pergi ke Polsek Rotim untuk membuat LP siktar hampir jam 3 dini hari.

Harapan saya kalau bisa pihak kepolisian Polsek Rotim bisa mengambil sikap dan proses sesuai dengan Hukum yang berlaku.

Atas peristiwa itu, mikris melaporkan ke polsek Rote Timur dengan NOMOR: STLP / 28 / V /2022/ SPKT/Sek Rotim/Polres Rote Ndao /Polda NTT, Melaporkan bahwa telah terjadi Tindak Pidana “PENGANCAMAN” yang terjadi pada hari Kamis , tanggal 19 Mei 2022, sekitar pukul 02.46 wita, sesuai dengan Laporan Polisi : LP/28/V/2022/SPKT/Sek Rotim/Polres Rote Ndao/Polda NTT yang menerima Kanit SPKT II IGNATIUS .

Reporter : Dance Henukh