KONAWE, SUARA INDONESIA NEWS | Pelaksanaan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe membawa kabar baik bagi masyarakat. Stok pangan daerah dan stabilitas harga kebutuhan pokok dipastikan berada dalam kondisi aman serta terkendali.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Konawe ke-66 di Gedung DPRD Konawe, Selasa (03/03/2026).
Harga Pangan Paling Stabil di Sulawesi Tenggara
Berdasarkan rilis data statistik terbaru, Kabupaten Konawe mencatatkan prestasi gemilang dalam menekan laju kenaikan harga. Bupati Yusran mengungkapkan bahwa Konawe saat ini menjadi daerah dengan tingkat harga pangan terendah di Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Alhamdulillah, hasil rilis statistik menunjukkan Kabupaten Konawe yang paling rendah harga pangannya se-Sulawesi Tenggara. Ada beberapa barang kebutuhan yang naik, tetapi posisinya masih sangat stabil,” ujar Yusran Akbar kepada awak media.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan wilayah lain seperti Kabupaten Kolaka yang menyentuh angka 7,7%. Sementara itu, Konawe berhasil menjaga angka tetap jauh di bawah itu, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga menyambut hari besar keagamaan.
Intervensi Petani Jadi Kunci Keberhasilan
Kestabilan ini bukan terjadi secara kebetulan. Yusran menjelaskan bahwa Pemkab Konawe telah melakukan intervensi kepada para petani lokal sejak jauh hari. Strategi “jemput bola” ini memastikan rantai pasokan tetap terjaga.
Berikut adalah kondisi terkini beberapa komoditas di Konawe:
- Daging Sapi & Ayam: Berada dalam kondisi harga normal.
- Bahan Pokok (Sembako): Suplai terkendali berkat intervensi pemerintah.
- Hortikultura (Cabai, Tomat, Sayuran): Produksi petani lokal siap menopang lonjakan permintaan selama Ramadan hingga Idulfitri.
Sinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis
Langkah antisipatif ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga pasar, tetapi juga memiliki misi jangka panjang dalam mendukung kebijakan nasional. Bupati menegaskan bahwa ketahanan pangan lokal adalah fondasi utama keberhasilan program kesejahteraan masyarakat.
“Semua yang kita lakukan tujuannya cuma satu, agar Program Makan Bergizi Gratis bisa berjalan lancar dengan dukungan produksi pangan lokal kita sendiri,” tutup Yusran Akbar dengan optimis.
Dengan kondisi ini, masyarakat Konawe diharapkan dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa perlu khawatir akan kelangkaan maupun lonjakan harga pangan yang ekstrem. (Red SIN/YT)

















