Petani Cabai di Kabupaten Konawe Hasilkan 19 ton per Hektare

Petani Cabai di Kabupaten Konawe Hasilkan 19 ton per Hektare

685 views
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Konawe. Hasil panen komoditas petani cabai di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, sangat menjanjikan. Dalam sekali panen mampu menghasilkan 19 ton per hektare.

Saat ini, permintaan pasar akan pasokan cabai yang dihasilkan dari petani di Konawe ke daerah lain juga terus meningkat. Diantaranya, Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan hingga Kabupaten Kolaka.

Gunawan Samad Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe mengatakan, sebagian wilayah di Konawe saat ini menjadi kawasan pengembangan budidaya cabai. Daerah itu diantaranya, kecamatan Abuki, Uepai dan Onembute, Pondidaha, Wonggeduku, serta kecamatan Lambuya. Katanya, harga cabai hingga saat ini masih dalam kondisi baik. Pemasarannya pun ke beberapa daerah di Sultra tidak mengalami kendala berarti.

Gunawan Samad juga mengatakan, kami menyalurkan hasil panen cabai itu di pasar tradisional di Konawe. Bahkan sampai keluar daerah seperti Kendari, Konsel, dan Kolaka. Produksi cabai di Konawe cukup tinggi. Setiap panen, kita langsung suplay kebutuhan dibeberapa daerah di Sultra, Rabu lemarin (27/07-2022).

Lanjut Gunawan Samad, selain padi, tanaman cabai saat ini kian dilirik masyarakat petani di Konawe untuk digarap sebagai penopang ekonomi. Merespon hal itu, Pemkab Konawe juga terus memberikan stimulan,baik berupa bibit maupun pestisida bagi petani cabai di wilayah setempat. Ia pun mengaku, peningkatan produksi cabai di Konawe tidak terlepas dari konsep pertanian terpadu yang diadopsi pemkab. Yang mana, konsep itu mengkombinasikan tanaman cabai bersama beberapa komoditas lainnya.

“Selain di lahan terbuka, pekarangan rumah warga juga bisa ditanami cabai rawit. Ini juga sangat berkontribusi dalam peningkatan produksi cabai di daerah kita,” imbuhnya. (Red SI)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY