SITUS MAKAM CIUNG WANARA BOGOR BELUM MENJADI CAGAR BUDAYA

SITUS MAKAM CIUNG WANARA BOGOR BELUM MENJADI CAGAR BUDAYA

128 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Bogor Sienta, jumat, 18 September 2019 di sebelah tangan lapang dan taman Palupuh Bantar jati kelurahan Tegal gundil, Bogor utara, kami menghampiri bangunan menyerupai mesjid kecil, dibawah rindangnya pohon cemara, terdapat  patung Ayam jago dan seonggok padi sebagai simbol sejarah masa lalalu,

Ya… Inilah sebuah petilasan

” EYANG PRABU CIUNG WANARA/PRABU MANARAH, RAJA GALUH KE VIII DAN  KANJENG IBU RATU NAGA NINGRUM, ISTRI DARI PRABU ADIMULYO SANGHYANG CIPTA PERMANA KUSUMAH Merupakan turunan dari RAJA GALUH KE VI.

Disebelah ruangan makam, terdapat sumber air kahirupan yang dibuat oleh Raja tersebut dan di dalam ruangan kecil berukuran 3 x 3 m2,  terdapat 2 buah  makam  yang tertutup kelambu dengan wangi ciri khas dengan nisan beraksara Sunda Kuno yang menandakan identitas keberadaan dua tokoh kerajaan jaman Padjajaran tegak berdiri.

Dari mana Asal mula kedua tokoh kerajaan Padjajaran tersebut hingga sampai dimakam kan di Wilayah tegal Gundil Bogor Jawabarat tersebut?

Dalam Penelusuran, terdapat tulisan yang mengandung pepatah atau pangeling ngeling, ” Cintailah sesama manusia sebagai sebagai mana engkau  mencintai dirimu sendiri, hormatilah kesopanan dan berlaku sopanlah kepada siapapun juga,

Janganlah kamu membenci kepada sesama manusia jika kau ingin dicintai, lenyapkanlah perasaan dan perbuatanmu yang hiri dengki, taanamlah perasaan yang welas asih dalam sanubari mu “,  begitutulah pesan kutipan pesan moral yang sempat ditulis olehnya. Agar selalu di ingat oleh anak cuci dan keturunan.

Sampai saat ini,  petilasan tersebut memang agak aneh,  selain keberadaanya tersembunyi dan jarang banyak dikunjungi, keberadaan lokasi dibelakang komplek,  sangat menyulitkan informasi, bahkan hampir tertutup akses jalan perumahan.

Namun,  di tepat didepan makam terdapat taman yang dibangun oleh pemerintah,  sedangkan keberadaan situs tersebut belum ter akomodir malah terkesan benar benar tertutup,  padahal,  ini merupakan salah satu aset Cagar budaya sekaligus salah satu sejarah kerajaan di Kota Bogor Dimanakah peran Dinas pemerintah kota bogor khusunya dinas pendidikan pariwisata dan Budaya kota Bogor. (Sep)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY