0

Suara Indonesia News – Labuha, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TTMD) akan dilaksanakan pada 5 Desa yang berada di Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan.

Program TTMD imbagan akan dilaksanakan  pada 5 Desa yaitu Desa Waigitang, Desa Walo, Desa Samsuma, Desa Wailoa dan Desa Gurua Kecamatan Pulau Makian Halsel.

Hal ini Letu Inf Aga Galela menjelaskan bahwa kegiatan pra TTMD imbangan telah berlangsung di 5 Desa sebagai objek target program TTMD direspon baik dan penuh antusias oleh warga 5 Desa tersebut, Ucap Letu Inf Aga Galela selaku Pasiter Kodim/1509 Labuha  pada media ini, Kamis 12/3/2020.

Danramil 1509-05 Kayoa Kapten Inf Salim selaku koordinator di lapangan juga menyampaikan sejauh ini pra TTMD didukung dengan antusias warga dalam bergotong-royong untuk memberikan semangat atas program TTMD ini, Ucapnya.

“Masyarakat sangat bersemangat dalam menghadapi pelaksanaan kegiatan TMMD, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang terlibat dalam melaksanakan pekerjaan selama tahapan Pra TMMD ini, sesuai info yg kami terima dari penyelenggara kegiatan ini yaitu Pasiter Kodim 1509/Labuha Lettu Inf Aga Galela bahwa kegiatan pembukaan akan dijadwalkan pada hari Senin tanggal 16 Maret 2020 dan akan dibuka oleh Bahrain Kasuba Bupati Halmahera Selatan, namun semangat masyarakat sudah nampak jelas saat pelaksanaan Pra TMMD berlangsung” Tutur Inf Aga Galela

Terpisah kepada awak media Dandim 1509/Labuha, Letkol Inf Imam Kanafi S.Sos, M.M menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini merupakan ajang menyatukan hati antara TNI dan Rakyat sehingga selalu satu dalam rangka menciptakan Keamanan negara serta kesejahteraan masyarakat  dan juga sebagai upaya menghidupkan semangat Gotong royong dalam membangun bangsa.  (Sam)

0

Suara Indonesia News – Maluku Utara, SOFIFI Kegiatan sosial dalam rangka meringankan beban kepada warga yang bersatatus janda dan kurang mampu di wilayah Hukum Polda Maluku Mtara (Malut) Personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor SatBrimob Polda Malut Melaksanakan kegiatan Program rutin Dansat Brimob polda Malut dalam rangka sambang masyarakat dan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu dan janda tua berupa sembako di sejumlah Desa di sofifi ibu kota Provinsi Maluku utara.

Sambang Masyarakat dan Berbagi sembako kepada janda dan warga kurang mampu  yang di lakukan oleh Personel Kompi 3 Bataliyon A pelopor SatBrimob Polda Maluku Utara di sejumlah Desa di Sofifi diantaranya, Desa Balbar, Desa Hijrah dan Desa Galala pada Jumat (13/3/ 2020) ini merupakan program rutin Dansat Brimob Polda Malut Kombespol Muhammad Erwin dan Danyon A Pelopor AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso SH, S.I.K, M.Si kepada Danki 3 Bataliyon A Pelopor IPTU M.

Ihsan Kadir saat di konfirmasi wartawan jumat (13/3/2020) mengatakan, tentang Brimob Berkamtibmas dan pemberian bantuan berupa sembako bagi masyarakat yang kurang mampu, Janda Tua dan anak yatim ini merupakan kegiatan sosial Rutin yang di lakukan Sat Brimob Polda Maluku Utara.

Dikatakannya, kegiatan social dalam rangka menyambangi masyarakat dan pemberian santunan kepada warga kurang mampu dan para janda dan anak yatim ini di lakukan oleh personil Kompi 3 Batalion SatBrimob Polda Malut, diantaranya, Brigpol Hari, Briptu Yendi dan Bripda Weli yang ikut serta dalam  kegiatan berbagi sembako dan di terima langsung oleh yang menerima bantuan Warina Burhan Usia 38 Tahun Alamat Desa Hijrah yang tergolong masyarakat Kurang mampu, Martinus Usia 79 Tahun Alamat Desa Galala bersatatus Lanjut Usia dan Kurang mampu, Jumrah Usia           67 Tahun Alamat Desa Hijrah yang berstatus Janda Tua , Mimi Usia 90 Tahun Alamat Desa Balbar Belakang Kantor DPR bersatus Lanjut Usia dan Kurang mampu.

Pihaknya berharap kepada para penerima bantuan ini untuk tidak melihat besar nilai yang di berikan oleh Kompi 3 Bataliyon A Pelopor, namun nilai dari keikhlasan yang di berikan tersebut dan apa yang di berikan tersebut dapat meringankan beban para penerima bantuan dan dapat bernilai ibadah.

“Selain bernilai ibadah, namun dapat mempererat hubungan masyarakat dengan Korps Brimob Polda Maluku Utara,” Harapnya. (Sam)

0

Suara Indonesia News – Purwakarta, Ratusan siswa UPTD SMPN 4 Darangdan, Purwakarta Jawa Barat terlihat antusias memperingati isra mi’raj tahun 1441 H. Kegiatan ini  dilaksanakan Jumat (13/3/2020) dipusatkan di halaman “Sanggar Literasi” sekolah, yang beralamat di Jalan Desa Pasirangin Kecamatan Darangdan.

Pada giat ini pihak sekolah Menghadirkan penceramah Ustadz Anzas Al Cholis, yang juga pengasuh ponpes Citalaga.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Anzas antara lain menyampaikan bahwa peristiwa isra mi’raj merupakan kejadian luar biasa yang tidak terjadi kepada para nabi sebelum Nabi Muhammad SAW. Peristiwa isra mi’raj Nabi Muhammad SAW, intinya adalah diterimanya perintah sholat oleh baginda Nabi Muhammad SAW langsung dari Allah SWT  tanpa perantara Malaikat Jibril.

Ustadz Anzas juga mengatakan, begitu pentingnya perintah shalat, sehingga baginda Rasulullah SAW diundang langsung oleh Allah SWT untuk menerima perintah tersebut melalui peristiwa yang kita peringati setiap tanggal 27 Rajab. Beliau juga mengajak seluruh siswa yang hadir untuk senantiasa menjaga waktu shalat dengan tepat waktu.

“Mari jaga shalat kita. Karena kelak shalat menjadi amalan pertama akan dihisab di yaumil akhir. Jika shalatnya baik, maka baik pulalah seluruh amalan yang lainnya. Sebaliknya, jika amalan shalatnya kurang sempurna, maka akan mempengaruhi amalan yang lainnya,” nasihat Ustadz Anzas kepada seluruh Siswa SMPN 4 Darangdan.

Informasi terkait kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD SMPN 4 Darangdan, Agus Mulyana, M.Pd. via WhatsApp, Jumat (13/3/2020). Disampaikan Agus, bahwa kegiatan tersebut merupakan program sekaligus agenda rutin sekolahnya. Melalui peringatan isra mi’raj, diharapkan terbentuk peserta didik yang Rancage (Religius, Amanah, Nasionalis, Cekatan, Adab, Giat, dan Edukatif) selaras dengan visi sekolah. (fuljo)

0
Foto tersangka Sopi saat berada di Mapolres Tanjungbalai berikut barang buktinya.

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Apes nasib Sopi Suganti (35), yang bekerja sebagai nelayan, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Kapias Pulau Buaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. Niat nya ingin berjualan sabu terpaksa harus menjadi penghuni dinginnya dibalik terali besi Polres Tanjungbalai.

Sebab Sopi keburu di tangkap personil Satres Narkoba Polres Tanjungbalai, Kamis 12/3/2020 sekitar pukul 19.00 Wib. Di Jalan Yos Sudarso Simpang Sikocik Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai.

Dari tangan Sopi Sugandi petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak Tiga bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,23 gram dan Satu buah dompet warna hitam.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan bahwa penangkapan Sopi berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa di Jalan Yos Sudarso simpang Sikocik Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Atas informasi tersebut Unit I Opsnal Satres Narkoba melakukan penyelidikan dan langsung mendatangi TKP dan melihat seorang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang di informasikan sedang berdiri di pinggir jalan menunggu pembeli sabu, lalu dilakukan penangkapan” Kata Humas Jumat 13/3/20

“Melihat petugas yang datang, tersangka langsung membuang sesuatu ke atas tanah, yang setelah di cek petugas ternyata Tiga bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis sabu,” Beber Iptu AD Panjaitan .

“Selanjutnya petugas menginterogasi tersangka dan tersangka menerangkan bahwa Tiga bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya.

Selanjutnya tersangka berikut  barang buktinya di bawa ke Mapolres Tanjungbalai guna pemeriksaan lebih lanjut,” Terang Humas.

“Atas perbuatan nya tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang No.35 Tahyn 2009 Tentang  Narkotika, ancaman hukuman  Lima Tahun maksimal Dua Puluh Tahun,” Pungkas Iptu AD Panjaitan. (Taufik)

0

Suara Indonesia News  – Jakarta, PB ForMaluku Utara Jakarta (Jabodetabek), menggelar aksi menolak pembuangan limbah tailing di perairan Maluku Utara, sekaligus meminta audit seluruh tambang di wilayah Maluku Utara.

Dalam dua dekade terakhir, daratan dan perairan Maluku Utara tengah di gempur habis – habisan oleh aktivitas industri ekstraktif, mulai dari pertambangan, perkebunan sawit, hingga hutan tanaman industri (HTI). Akibatnya, lahan pertanian dan perkebunan bagi petani, juga pesisir dan laut bagi  nelayan, terus tergerus di hadapan  ekspansi industri ektraktif tersebut.

Dalam sektor tambang, misalnya, terdapat setidaknya 313 jumlah izin tambang yang aktif berproduksi, yang  tersebar di daratan Halmahera, serta pulau – pulau kecil seperi Pulau Pakal, Mabuli, Gee, Gebe  dan Kepulauan Obi.  Ini belum termasuk pabrik pengolahan dan permurnian (smelter dan PLTU), serta pabrik pengolahan baterei listrik yang semuanya beraktivitas di atas negeri rempah-rempah itu.

Hamdi Jalil, Kordinator Aksi menyampaikan bahwa eksploitasi habis – habisan oleh korporasi tambang  yang terus berlangsung masif itu, telah membuat daratan dan pesisir Maluku Utara sekarat. Penambangan telah mengupas vegetasi dan membongkar isi perut pulau, sehingga kerusakannya tak hanya wilayah daratan, tapi juga wilayah laut yang rentan tercemar material tambang. Penambangan juga telah menyebabkan alihfungsi lahan dalam skala besar, menghancurkan kawasan hutan, menghilangkan dan mencemari sumber air, bahkan tak sedikit warga akan tergusur, Ungkap Hamdi , (12 Maret 2020)

“Fakta eksploitasi besar – besaran Maluku Utara di atas, berikut cerita penghancuran ruang hidup warga, diperparah dengan rencana pemerintah untuk membuang limbah tailing nikel di perairan Maluku Utara, melalui proyek Deep Sea Tailing Placement  atau ‘pembuangan limbah nikel ke laut dalam’ untuk pabrik hidrometalurgi, hal ini akan berdampak Ekosistem laut akan rusak, baik dati terumbu karang, rumput laut, ikan dll, Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara sangat mengecam rekomendasi Gubernur Abdul Gani Kasuba terhadap Kementrian Kelautan & Perikanan” Tuturnya.

Empat (4) perusahaan yang sudah dan tengah mengurus rekomendasi dan perizinan dari pemerintah, antara lain PT Trimegah Bangun Persada, PT Trimegah Bangun Persada sendiri telah mengantongi izin lokasi perairan dari Gubernur Maluku Utara, dengan No SK 502/01/DPMPTSP/VII/2019 pada 2 Juli 2019 lalu olehnya itu kami dengan Tegas Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara Jabodetabek merasa ada ketidak beresan yg mana kami duga AGK Gub Malut ikut serta mencari keutungan tanpa mempertimbangkan kehidupan Nelayan di perairan Provinsi Maluku Utara, ” Dengan tegas kami menolak Taling”  Tegas Alimun.

Menurut Hamdi proyek pembuangan tailing ini, secara tidak langsung tengah mematikan sumber penghidupan masyarakat Maluku Utara, terutama dari 3000 keluarga nelayan perikanan tangkap yang menjadikan laut sebagai satu-satunya tempat mencari nafkah. Bahkan, proyek pembuangan limbah taliling ini berisiko besar bagi kesehatan masyarakat, baik karena terpapar secara langsung akibat beraktivitas di laut, maupun terpapar secara tidak langsung akibat mengonsumsi pangan laut (seafood).

Yang perlu diketahui bahwa  Perda No 2 Tahun 2018  tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Maluku Utara, alokasi ruang perairan kepulauan Obi tidak dialokasikan untuk pembuangan limbah tailing, tetapi merupakan zona perikanan tangkap untuk ikan yang di permukaan hingga di dasar laut. Selain itu, perairan kepulauan Obi masuk dalam alur migrasi mamalia laut.

Dengan demikian, dugaan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah memberikan surat rekomenasi pemanfaatan ruang laut, berikut kebijakan Gubernur Maluku Utara yang nekat menerbitkan izin lokasi perairan kepada trimega persada tersebut, mencerminkan sikap dan posisi pemerintah yang secara terbuka menjadi pengabdi  korproasi, lalu secara sadar abai, bahkan “membunuh” sumber penghidupan masyarakat

Untuk itu, kami yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Maluku Utara di Jakarta, mendesak:

  1. Mendesak Gubernur Maluku Utara untuk mencabut SK 502/01/DPMPTSP/VII/2019 yang diterbitkan pada 2 Juli 2019 lalu tentang Izin Lokasi Perairan PT Trimegah Bangun Persada
  2. Mendesak KKP untuk mencabut dan atau membatalkan rekomendasi pemanfaatan ruang laut di Perairan Kepulauan Obi bagi PT Trimegah Bangun Persada.
  3. Mendesak KKP untuk segera lakukan evaluasi dan audit seluruh tambang di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Maluku Utara, lakukan penegakan hukum, dan pulihkan kerusakan sosial-ekologis yang sudah terjadi.
  4. Mendukung gerakan penolakan RUU CILAKA yang terbukti sebagian besar pasalnya hanya untuk memenuhi kepentingan oligarki tambang.
  5. Kutuk Kebijakan Gubernur AGK yang di duga antek kekuasaan Capitalis.

Aksi ini akan terus berlanjut sampai tuntutan kami dapat direalisasi oleh pemangku kepentingan dalam hal ini Gubernur Maluku Utara, Pungkas Hamdi. (Sam)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri,  Mengatasi permasalahan musim kemarau di Kelurahan Sei Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur, Polsek Bintan Timur mendatangkan 14 ton air bersih buat warga, Jum’at (13/3/2020).

Personil Polsek Bintan Timur yang membawa stok air bersih langsung disambut masyarakat.

Antusias masyarakat Sei Enam Laut terlihat ceria saat Truk yang membawa air bersih memasuki perkampungan. warga cukup menyediakan ember, baskom dan drum kosong dipinggir jalan dan  personil Polsek Bintim langsung mengisinya.

Kapolsek Bintan Timur Kompol Krisna Ramadhani Y.A.L SIK melalui Wakapolsek Bintan Timur AKP R.M Isa menyampaikan,” Salah satu program Kapolres Bintan adalah  pendistribusian bantuan air bersih pada warga pada saat memasuki kemarau.

Disini kita menanggapi jika ada masyarakat yang kekurangan air bersih dan membutuhkannya silah menghubungi Bhabinkamtibmas setempat.

Salah satu warga Sei Enam Laut Awang mengatakan,” Alhamdulillah air bersih bantuan Polsek Bintim akhirnya datang. setelah sekian lama daerahnya kesulitan air bersih sehingga denggan bantuam air bersih dari Polsek Bintim warga sangat terbantu.

“Terimakasih pak Polisi sudah memberikan bantuan air bersih ke daerah kami ucapnya,”

Pembagian air beraih kepada warga langsung disaksikan langsung Lurah Sungai Enam Riduan A.Md didampingi Waka Polsek Bintim AKP R.M Isa dan personil Polsek Bintan Timur. (OBET)

 

0

Suara Indonesia News – Cirebon,  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler atau TMMD adalah operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan Kementerian/LPNK, Pemda, dan segenap unsur termasuk dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat sebagai upaya membantu Pemda dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah.

Pada hari Jumat, 13 maret 2020 pukul 09.00, Wib, kegiatan Geladi Upacara Pembukaan TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa ) Ke 107 TA. 2020 di lapangan bola Desa Wiyong Kec. Susukan Kab. Cirebon. acara ini juga di lengkapi dengan Demontrasi tarian tradisional, Drum band AKMI Cirebon dengan antusias memberikan Dedikasinya kepada Kodim 0602/Kab. Cirebon.

Kodim 0620/Kab. Cirebon Geladi Upacara Pembukaan  TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa ) Ke-107 TA.2020 Merupakan Persiapan Akhir dalam rangka Pembukaan TMMD ke-107 pada hari sabtu tgl 14 Maret Ta 2020.

Pasi Pers Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Kapten Arh Puji menggelar susunan Upacara yang terdiri dari Instansi-Instansi Kabupaten Cirebon.

– 1.SSK  KODIM 0620 Kab Cirebon

– 1.SST Arhanudse 14/PWY

– 1.SST TNI AL

– 1.SST TNI AU

– 1.SST BRIMOB

– 1.SST SATSABARA POLRES

– 1.SST Pol PP kab cirebon

– 1.SRR  linmas Kec Susukan

– 1.SSR  Tagana Kab Cirebon.

– 1.SSK 0rmas & anak sekolah.

– 1.Team kendaraan Bermotor  Gab Koramil & Kodim 0620 Kab Cirebon.

Masyarakat Wiyong khususnya sangat mengharapkan untuk segera terlaksana TMMD memperkembang perekonomian yang lebih maju dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan Upacara Pembukaan TMMD ke 107 TA. 2020. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Kab. Bandung Barat, DPC Manggala Garuda Putih Kabupaten Bandung Barat mempersatukan beberapa ormas setingkat cabang di KBB pada acara silaturahmi berbagi informasi kebencanaan. Hadir diantaranya adalah Pemuda Pancasila, Gibas, GMBI, LMP, Paku Pajajaran. Sedangkan untuk keseluruhan gabungan ormas di KBB yang tergabung dalam GOALS KBB akan dibuatkan khusus dalam waktu dekat dengan alasan keterbatasan kapasitas ruang pada acara hari ini. Kamis, 12/03/20.

Kang Cakra sebagai Ketua Badan Penanggulangan Bencana DPP Manggala Garuda Putih  memberikan sosialisai tentang ancaman potensi bencana di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan memberikan penyuluhan khusus untuk antisipasi COVID-19 yang baru saja statusnya ditingkatkan oleh WHO menjadi pandemic. Selaras dengan hal ini, DPC MGP KBB juga menyediakan 1 unit ambulan lengkap dengan petugas medis yang siaga hingga acara berakhir sebagai komitmen menjalankan salah satu protokol penyelenggaraan acara yang dirilis pemerintah.

Sosialisasi program “Siap Siaga Selamat Darurat Bencana 72 Jam” dibawakan oleh Ketua Badan Penanggulangan Bencana MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat. Kang Rezal Walyan menyampaikan bahwa pemahaman tentang program ini sangatlah penting dan dapat diaplikasikan oleh semua masyarakat “lintas-strata”. Beliau juga memberikan pengenalan awal tentang Tim Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan CERT.

Kang Cakra dan Koordinator 1 Badan Penanggulangan Bencana  DPP Manggala Garuda Putih  (Kang Obe) yang juga sebagai peserta ToT CERT Angkatan Pertama tahun 2020 memberikan tips peragaan beberapa modul First Responder yang dengan antusias disimak oleh seluruh peserta acara hari ini.

Saat jamuan makan malam di kompleks perkantoran Bupati Bandung Barat, Rezal Walyan menyampaikan apresiasi kepada Kang Usep selaku Ketua DPC MGP KBB dengan mulai dibiasakannya memberikan informasi Safety Induction (Induksi Keamanan) di acara-acara yang digelar di KBB. Induksi Keamanan adalah hak visitor yang berkunjung untuk mengetahui potensi ancaman bencana apa saja yang ada di tempat itu dan bagai mana berekasi jika terjadi sebuah bencana, sekaligus itupun menjadi sebuah kewajiban tuan rumah untuk menjelaskan kepada visitor.

Secara khusus, Rezal Walyan melihat bahwa mitigasi dalam jenis bencana sosial sesuai UU No 27 Tahun 2007 tentang kebencanaan, telah dilakukan oleh Kang Usep dengan merangkul semua unsur lintas ormas. Hal ini menjadi suatu kekuatan dalam kebersamaan memerangi kebencanaan di Kabupaten Bandung Barat. Adapun Kang Cakra sangat mendukung rencana DPC MGP KBB untuk membuat acara lintas ormas di KBB yang rencananya dalam bulan ini akan dilaksanakan. (Sendi)