0

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Anggota DPR Aceh Muslim Syamsuddin,ST.M.AP, mengadakan Reses kunjungan kegiatan kerja ke Kecamatan Bandar Baro, Kabupaten Aceh Utara, bertempat di Madrasah Tsanawiyah Swasta Darul Ma’rifah (Dayah Tgk.Abdullah Muda), Jln. PT.KKA Km.08, Gampong Ulee Nyeeu, Kamis,(19/12-19).

Kegiatan tersebut dihadiri Seluruh Elemen Masyarakat yang acara dimulai pada pukul 14.00 wib s/d selesai diruang kelas Madrasah setempat.

Dalam kegiatan itu juga Turut dihadiri oleh Ulama, Para Pemuda, dan Beberapa Kepala Desa, Serta Tokoh Masyarakat, juga Para Tim Pemenangan pada Masa Pileg dari Berbagai Partai yang ada di Kecamatan Banda Baro.

Dalam Kesempatan itu Muslim Memaparkan, kegiatan reses ini selain untuk menampung aspirasi dari masyarakat sekaligus memecahkan masalah yang muncul pada pemilihan legislatif kemarin, berbeda pendapat agar bisa bersatu dalam tujuan membangun daerah, semua aspirasi akan ditampung untuk bahan pertimbangan dan pembahasan di DPR Aceh, yang tujuannya membangun Aceh untuk lebih baik.” ucapnya.

“Dia juga mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Banda Baro, yang sudah meluangkan waktu untuk hadiri di acara reses tersebut, tidak lain maksud dan tujuan yakni untuk sama-sama memberi saran dan masukan sebagai bahan utama yang akan menjadi tupoksi pembahasan nantinya ketika beliau kembali lagi ke DPR Aceh.

Sementara itu, ketua tim pemenangan barisan muda banda baro Mukhsin, bersama dengan Tokoh Masyarakat, meminta Anggota DPR Aceh agar menyelesaikan pembangunan dan permasalahan yang ada di waduk teupin keubeu, yang terletak di Gampong Jamuan Kecamatan Banda Baro, karena ini merupakan hal pokok yang diinginkan sejak dahulu oleh seluruh elemen masyarakat setempat, untuk kelancaran proses pertanian di kecamatan itu.

Dalam kunjungan resesnya, Muslim Syamsuddin, ST.M.AP, yang juga Ketua Partai SIRA Kabupaten Aceh Utara, juga menyempatkan diri melihat proses tahapan bantuan untuk pembangunan asrama santri yang ada didalam Komplek Dayah Darul Ma’rifah, melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang Anggarannya bersumber dari APBA-P 2019.

Dalam kegiatan kerjanya Muslim Syamsuddin, juga didampingi Anggota DPRK Aceh Utara, Al Ghazali,  asal Partai SIRA juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas serta Waduk Teupin Keubeu yang ada di Kecamatan tersebut. (Ibnu H)

0

Suara Indonesia News – Kendal, Memperingati hari Infanteri TNI ke -71, Tentara Nasional Indonesia Distrik Militer Kendal, Koramil Patebon dan Masyarakat Desa Kartika Jaya, laksanakan penanaman 300 pohon jambu, sengon dan salam, di kawasan Sungai Lingen Wisata Susur Desa Kartika Jaya, kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Jumat (20/12/2019).

Acara pada hari ini mengambil tema, “Karya bakti TNI bersama Masyarakat dalam rangka hari infanteri TNI yang ke -71” dan dihadiri puluhan anggota TNI, Perangkat desa, serta masyarakat.

Kepala Koramil Patebon Kapten Infanteri Sudyatmoko mengatakan, “Harapannya pohon ini bisa tumbuh besar sehingga tempat bisa menjadi rimbun, adem, sejuk dan sehingga mengurangi pemanasan global”.

Kepala Desa Kartika Jaya bapak Budi Hartono menambahkan, “Dengan adanya program ini, kami bersyukur dan banyak terima kasih kepada TNI. Ini sangat bermanfaat bagi kami dari segi penghijauan, nantinya bisa jadi tempat wisata yang asri, kebetulan penanamannya di tempat wisata susur sungai. (NK)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Polri beserta Jajaran siap kembali menggelar Operasi Lilin jelang Hari Raya Natal 2019 dan tahun baru 2020, seperti  Polres cirebon Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, yang di laksanakan di lapangan parkir  GOR bima Kota Cirebon. Kamis, (19/12/2019).

Sebagai Irup dalam Apel Tersebut Kapolres Cirebon Kota  AKBP Roland Ronaldy, SH S.Ik M.Pict, M.Iss,  dan di hadiri Oleh Unsur Forkopimda Kota Cirebon, serta Instansi terkait.

Apel Gelar Pasukan diikuti oleh anggota Polres Cirebon Kota, anggota Kodim 0614 Kota Cirebon, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran.

Dalam Apel Gelar Pasukan untuk Operasi Lilin Lodaya Tahun 2019, Kapolres Cirebon Kota membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Pol Drs  Idham Azis. M.Si. Yakni “Fokus pengamanan adalah 61.308 objek di seluruh Indonesia. Baik di gereja, tempat wisata pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kerta api dan bandara.

Operasi ini akan melibatkan 191.807 personel gabungan, yang terdiri atas 121.358 personel polri, 17.190 personel TNI, serta 54.259 berasal dari instansi terkait antara lain Pol PP, Dishub, Diskes, Pemadam Kebakaran, Linmas, dan lain sebagainya.

Ops Lilin akan digelar selama 10 hari, mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020, Kapolres menjelaskan apel gelar pasukan diselenggarakan dalam rangka memastikan kesiap siagaan personel dan peralatan pengamanan.

“Serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman masyarakat dalam merayakan Natal 2019 dan tahun baru 2020, Ungkap AKBP Roland saat membacakan amanat Kapolri. (Fi)

 

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Dalam teori dasar penegakan hukum itu ada 3 (tiga) pilar utama yang sangat perlu diperhatikan dan komplementer analogis, yaitu, Substansi, Lembaga, dan Budaya (Culture). Ini bisa berlaku secara khusus dan general dalam arti bisa disasarkan kemana saja, sesuai tujuan kita.

Demikian hal ini berlaku disaat diperlukan untuk atau sebagai solusi kepentingan  penyelamatan/ penegakan kembali BUMN yang sedang mempunyai masalah keuangan, bahkan diambang Pailit atau “bankrut” apalagi kemudian menjadi masalah hukum”, jawab Jahmada Girsang, SH,MH,CLA, saat diminta tanggapan tentang permasalahan yang  sedang dihadapi PT. Asuransi Jiwa Jiwasraya (PT.AJJR), yang diduga merugikan keuangan Negara lebih dari total 13 Trilyun karena “miss-investment” selama 10 tahun belakangan ini.

Bang Jagirs, panggilan akrab kami untuk beliau, meneruskan lagi pandangannya. Saya tidak bilang ini secara lex specialis untuk kasus itu (PT.AJJR) ya, ini kita bicara “general case dan  general solution” jangan salah tulis kamu ya!. Secara umum saya yakin BUMN sampai cucu2nya substansi bisnisnya pasti ada atau setidaknya line bisnisnya ada yang diharapkan, hanya bagaimana mengelolanya?.Terus secara kelembagaan (structure) juga  pasti sudah diatur sedemikian rupa, artinya tidak sembarang membuat/menyusun struktur managemen yang ada di BUMN, karena itu menyangkut uang Negara dan memakai pakar-pakar di bidangnya.

Nah jika substansi dan strukture nya sudah, jangan lupa ada pilar ketiga yang tidak kalah penting, yaitu menyangkut budaya atau “culture” (atau kultur) yang menjalankan substansi dan struktur diatas yaitu manusianya berikut budayanya. Nah, disini justru muncul penyakitnya “The Man Behind The Gun”. Nah disinilah titik kuliminasi dan krusialnya, sebab sebaik apapun substansi bisnisnya, dan secanggih apapun strurtur managemennya kalau budaya dan mental pelaksananya bobrok/ bermental korupsi/ tidak berintegritas kebangsaan, maka BUMN akan rontok dengan sendirinya sebagai pilar keuangan Negara”, kata bang Jagir lagi.

Jadi menjawab bagaimana menyelamatkan BUMN, yah lebih utamanya harus rombak budaya kerjanya, etos kerjanya dan potong “The Man” yang bermental jelek dan tidak berbudaya mumpuni ( korup, dll). Oleh sebab itu kita berterima kasih kepada Pemerintah sekarang, dengan Visi & Misi Presiden & Wakil Presiden, dimana jelas disitu tidak ada visi Menteri, semua terpimpin dari dan oleh Presiden Jokowi, yang telah memahami bahwa banyak BUMN yang bobrok dalam segala hal, khususnya pengelolaan Keuangan. Sistem yang telah dibangun, sistem yang ada di BUMN manapun Itu sudah bagus, hanya “The Man”nya Itu yang bobrok. Kita lihat saja apa yang terjadi dengan Dirut Garuda dari waktu ke waktu, sangat mengerikan !”, katanya lagi.

Dengan memilih pendekar muda Erick Tohir sebagai Menteri BUMN, tambah bang Jagir, Itu merupakan langkah cerdas Presiden Jokowi. “Ibarat catur, skak-ster itu, mati langkah. Erick telah membuktikan kerjanya bagaimana dia melakukan kerja nyata untuk “bersih bersih” di BUMN.

Menteri Erick Itu pengusaha Swasta kelas international, dia sudah paham, khatam dia, dengan segala “kebobrokan di-BUMN yang dipimpinnya”. Mengerikan, Menteri Erick itu dengan segala resikonya. Dia sudah kalkulasi matang, sudah banyak himpun data dia, tinggal eksekusi sana-sini saja.

Termasuk dengan masuknya lagi si tukang eksekusi Basuki Tjahya Purnama alias Ahok di Pertamina. Ahok Itu ibarat bola panas yang menggelinding deras. Duet Menteri Ercik dan Ahok sangat diluar dugaan. Setidaknya membuat ketir pejabat yang bermental dan budaya korupsi selama ini, tutup bang Jagir, Advokat& Kurator/Legal Auditor ternama ini kepada suaraindonesianews.com. karena ada giat lain. Mauliate !. (Pprief/RL)

0

Suara Indonesia News – Mamuju, Kepala Kantor Kemenag Sulbar HM. Muflih B Fattah, dan Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sulbar berbaur dengan sejumlah ASN, Pramubakti, melakukan  senam sehat di Halaman Kantor Kanwil agama Jalan Abdul Malik Pattana Endeng. Jumat, (02/08/19).

Senam ini dilakukan demi membina kesehatan dan menjaga kebersamaan, dengan senam segala beban kerja dapat teratasi,” pesan Muflih.

Menurut orang nomor satu dari Kementerian agama sulbar ini, “Dengan berolahraga secara rutin di setiap pagi jumat, akan memberikan energi positif baik dalam bekerja maupun aktivitas lainnya, juga merekatkan tali silaturrahim antar sesama ASN “, imbuh Muflih dengan senyum khasnya, penuh kesahajaan. Setelah itu bergegas keruang kerjanya menyelesaikan semua rutinitas pelayanan untuk kemenag lebih baik, lalu memenuhi panggilan adzan shalat jum’at.

Kesempatan bergabung dengan ASN Kanwil kemenag ini, guna menyegarkan tubuh setelah sepekan melakukan aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran.”  terang Muflih.

Dan terakhir “Kegiatan ini, selain berolahraga, juga merupakan upaya bagaimana kita dapat berbaur dan lebih dekat dengan ASN,” jelas HM. Muflih. (Hamma)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, kembali berhasil mengamankan seorang pria pemilik Narkotika jenis sabu, di Jalan Teuku Umar Gang Matahari, Lingkungan IV, Kelurahan TB Kota II, Kecamatan Tanjung Balai Selatan (TBS), Kota Tanjungbalai. Kamis kemarin, (19/12/2019), sekitar pukul 18.45 Wib.

Tersangka Ridwan Butar-butar (24) seorang Wiraswasta, warga Jalan Teuku Umar, Lingkungan IV Kelurahan TB Kota II, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjungbalai, diboyong petugas ke Mapolres Tanjungbalai dengan barang bukti satu bungkus sabu-sabu seberat 0,15 gram.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, melalui Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak di percaya, mengatakan bahwa di daerah Jalan Teuku umar Gang. Matahari, Lingkungan IV Kelurahan TB Kota II, sering terjadi transaksi narkoba.

“Atas informasi tersebut Kanit I dan anggota Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan, Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personil langsung mendatangi TKP dan melihat seorang didalam gang dibelakang sebuah rumah sedang berdiri menunggu pembeli,” dikatakan Humas Jumat, 20/12/2019.

“Melihat ada seorang pria  yang sesuai dengan ciri-ciri yang di katakan, petugas langsung melakukan penangkapan. Melihat Polisi yang datang, tersangka sempat membuang sabu tersebut dengan tangan kanan nya,” beber AD. Panjaitan

“Setelah diinterogasi, tersangka  menerangkan bahwa narkotika jenis sabu-sabu tersebut benar milik nya, selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Mapolres Tanjungbalai guna pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Kasubbag Humas Polres Tanjungbalai. (Taufik)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Usai dilakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, Kapolres Kota Tanjungbalai juga melakukan Konfrensi Pers terhadap ungkapan kasus narkoba selama satu Tahun yaitu sepanjang Tahun 2019.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan oleh Polres Tanjungbalai selama 1 tahun yaitu sepanjang tahun 2019, Kamis (19/12/2019).

“Tangkapan selama satu tahun, ada sejumlah 229 tersangka yang berhasil kita tangkap, terdiri dari 224 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Kemudian 1 laki-laki anak dibawah umur, Kemudian untuk klasifikasi tersangka berdasarkan umur, ini didominasi tersangka berusia di atas 30 tahun yaitu sejumlah 153 orang. Apabila klasifikasikan berdasarkan pekerjaan, dominan atau terbanyak adalah wiraswasta yaitu sebanyak 17 %,” ucap Putu Yudha Prawira.

“Klasifikasi status tersangka yaitu paling banyak yang kita tangkap adalah distribusi orang yang menjual atau memasarkan itu sebanyak 215 tersangka, kemudian konsumen atau pemakai adalah 14 tersangka, kemudian klasifikasi jenis barang bukti yang paling banyak atau dominan adalah jenis sabu sebanyak 186 tersangka,” kata Putu Yudha Prawira.

Lanjut Kapolres, “jumlah barang bukti sesuai dengan jenisnya yang paling banyak yaitu sabu sebesar 88 gram, kemudian diikuti oleh ekstasi ganja dan ekstasi itu jumlahnya kecil”

“Kemudian untuk perbandingan pengungkapan kasus narkoba dari tahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2019 itu, tahun 2018, sebanyak 280 kasus yang berhasil ditangkap, tahun 2019 sebanyak 196 kasus artinya jumlah kasus dari tahun 2018 dibandingkan dengan 2019, mengalami penurunan 30%,” kata AKBP Putu Yudha.

“Jumlah tersangka dari tahun 2018 dibandingkan dengan 2019 mengalami penurunan sebesar 26,8%, jumlah barang bukti Apabila dibandingkan 2018 dengan 2019, untuk ganja seberat 975,88 gram atau turun 80%. Jenis Sabu meningkat 41, 26% untuk jumlah barang buktinya, ekstasi di tahun 2019 sangat drastis meningkat yaitu 92, 33% , untuk barang buktinya kemudian naik sebesar 6, 91 gram.”

“Polres Tanjungbalai akan terus berperang dan sudah perang-perang terhadap peredaran narkoba yang terjadi di kota Tanjungbalai, kami juga berharap pada pemerintah kota dan instansi terkait di seluruh stakeholder untuk turut membantu, begitu juga tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda ikut membantu dalam hal Polres Tanjungbalai memerangi peredaran narkoba di kota Tanjungbalai,” tukas AKBP Putu  Yudha Prawira. (Taufik)

0

Suara Indonesia News – Subulusalam, Dalam rangka melaksanakan tugas reses, anggota DPR Aceh Ibu Hj.Sartina Na,SE,Msi, sambangi kampung Tualang kecamatan Runding, Kota Subulussalaam.

Kedatangan Ibu Hj.Sartina Na,SE,Msi, disambut dengan hiburan tarian Tradisional suku singkil  “DAMPENG “, dan diterima oleh Camat Runding Irwan Faisal,SH, serta beberapa perwakilan Geccik dari kecamatan Runding, beberapa tokoh masyarakat dan lapisan masyarakat setempat.

Dalam sambutan Irwan Faisal,SH, sebagai camat mengatakan, kami atas nama masyarakat runding sangat berterima kasih atas kedatangan Ibu sebagai anggota DPRA dari dapil 9,  di dalam kesempatan yang baik ini , kami bisa menyampaikan beberapa usulan kepada ibu demi peningkatan pembangunan di kota subulussalam, khusus nya kecamatan Runding ini.

Ibu hj Sartina, menyambut dengan senang hati tokoh masyarakat yang memberikan beberapa proposal bantuan dan usulan, baik dari rombongan Ibu – ibu, perwiritan dari setiap desa.

Ibu Hj. Sartina, berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan usulan masyarakat kepihak Pemerintah Aceh, melalui Feraksi Golkar .

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD 2 Golkar Kota Subulussalam H.Merah Sakti, SH, juga dalam kata sambutannya yang didampingi oleh Muhammad Saddam Husen, anggota DPRK Kota Subulusaalam juga dalam kata sambutannya mengatakan, sangat berterima kasih kepada masyarakat kota subulussalam, kususnya masyarakat kecamatan Ronding Kota, yang telah memberi amanah kepada kader golkar sehingga duduk di DPRA dan DPRK kota Subulussalam,

Guna memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh khusus di Dapil 9, dan Kota Subulussalam. dan kami berjanji melalui kader kita diGolkar, kita akan berjuang terus untuk kepentingan masyaratkat kecil, tanpa mengenal pilih kasih, baik suku ras dan Agama atau membuat petak – petak terhadab masyarakat pemilih. Dan saya tidak terima terhap perlakuan oknum yang sangat sampai hati memakan hak rakyat miskin, pungkas bapak mantan wali kota dua periode ini. (Syahbudin  Padang)