0

Suara Indonesia News – Cilegon, Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon masa bakti 2019 – 2024, secara resmi dilantik oleh Ketua Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya, di The Royal Krakatau, Kota Cilegon, Selasa, (17/12/2019).

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Ketua Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya, Ketua DPRD Cilegon, Endang Effendi, Dandim 0623/Cilegon, Letkol. Arm. Rico Ricardo Sirait, Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana, para pengurus Kadin Banten dan pengurus Kadin Cilegon.

Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya berharap agar kinerja Kadin Cilegon ke depan dapat lebih ditingkatkan.

“Dengan kepemimpinan Sahruji yang kedua periode kali ini, mudah-mudahan bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dulu. Dan Ketua terpilih tadi sudah siap. Cilegon ini kan punya potensi yang luar biasa, tapi kita jangan inginnya sendiri, sinergilah dengan seluruh pengusaha, karena yang terpenting pekerjaan itu ada dan ekonomi bertambah,” ucapnya.

Lanjut, JB sapaan akrabnya, mengatakan untuk jajaran pengurus masa bakti 2019-2024, agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan dengan cara bersinergi dengan para pengusaha di wilayah Kota Cilegon.

“Kadin Cilegon itu memiliki potensi yang luar biasa, tapi jangan ego sendiri harus bersinergi dengan pengusaha, supaya tercipta lapangan pekerjaan dan perekonomian berkembang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Cilegon, Sahruji mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja, yang nanti nya akan membahasa program kadin untuk lima tahun ke depan. Dalam raker tersebut, pihaknya akan mengutamakan dalam memperbaiki pelayanan sesuai aspirasi dari para anggota Kadin.

“Saya juga akan membangun fungsi Kadin sesuai dengan undang-undang, yakni sebagai fasilitator, mediator, dan advokasi untuk melayani para investor,” katanya.

Lebih lanjut, Sahruji menjelaskan pihaknya juga akan membuat Memorandum Of Understanding (MoU) dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun anak usaha BUMN yang ada di Kota Cilegon, agar menjadi anggota Kadin. Hal tersebut  sesuai dengan tindak lanjut  kesepakatan Kadin Pusat dan Menteri BUMN.

“Kami juga akan membangun komunikasi dengan BUMN maupun anak usahanya, sebagai tindak lanjut dari MoU antara Kadin Pusat dan Menteri BUMN, dimana MoU pusat tersebut teknis dan tindak lanjutnya adalah daerah. Dan didalam MoU tersebut nanti tertuang agar BUMN memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal,” ungkapnya. (Dhe)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Sejumlah mahasiswa Subulussalam yang tergabung dalam Solidaritas Independen Mahasiswa Anti Korupsi (SIMAK), menggelar aksi damai di depan kantor KPK Jakarta Pusat, Rabu 18 Desember 2019.

Dalam aksi damai mahasiswa, mereka berorasi secara bergantian meminta agar KPK mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di kota Subulussalam, yang mereka anggap tidak menemukan titik terang, padahal menurut mereka isu tersebut sudah begitu viral di media sosial.

Kordinator aksi Adi Asmara dalam orasinya, menyebutkan bahwa kasus dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme itu harus di usut tuntas di tanah Syekh Hamzah Fansuri Kota Subulussalam, apalagi katanya ini menyangkut tentang hak masyarakat yang di rampas oleh para mafia berkedok pejabat.

Pemuda asal Dusun Rahmah itu juga begitu lantang meneriakkan, “Tangkap Mafia Berdasi Di Kota Subulussalam” tidak terlihat raut wajah lelah di mukanya, apalagi menyangkut tentang tanah kelahirannya.

Setelah berorasi hampir kurang lebih 1 Jam, mereka pun di panggil oleh pihak KPK untuk masuk kedalam gedung sembari membawa dokumen pengaduaan untuk diserahkan ke KPK. Adi bersama satu rekanya Muzir, masuk mewakili para aksi mahasiswa untuk menyampaikan dugaan kasus yang meraka bawa.

Setelah kurang lebih setengah jam berada di dalam gedung, Adi dan Muzir pun akhirnya keluar dengan membawa map yang tidak diberi perlihatkan ke awak media karena menurut mereka rahasia.

Namun saat kami wawancarai usai aksi, Adi mengatakan, anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 10 Miliar yang semestinya untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, di duga mengalir ke beberapa penjabat di Subulusalam, begitu juga dengan proyek fiktif dengan dalih Kas Bobol 2 miliar, ia meminta untuk di proses hukum para pelakunya, dan yang terbaru adalah tentang Rumah Tidak Layak Huni di Dinas Sosial (RTLH) dimana di kabarkan terjadi pungli oleh Dinas Sosial melalui konsultan.

“Tadi kita sudah langsung jumpa dengan pihak pengaduan, karena dokumen pengaduaan memang sudah ada sama kita, ya langsung kita laporkan, di dalam gedung tadi sudah kita jelaskan semua, siapa yang membawa dana tersebut dari pusat, lalu dinas apa yang mengelola kita sudah sampaikan, ya, harapan kita semua segera terungkap, sebab korupsi ini adalah musuh bersama maka setiap warganegara apa lagi pelajar, mahasiswa dan pemuda, sudah selayaknya berani menuntut tegaknya hukum. Pungkas Adi.

Kegiatan aksi tersebut berjalan lancar dan tertib, dengan pengawalan pihak kepolisian Polda Metro Jaya. (Syahbuddin)

0

Suara Indonesia News – Mandau, Dr H Sunaryo DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), melakukan Reses di RT 03 RW 20 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis pada Rabu, 18 Desember 2019.

Dalam sambutan Sunaryo mengatakan, saat sekarang saya merupakan wakil dari bapak ibu semua, kita tidak lagi berpatokan kepada pileg kemaren. Sebagai anggota DPRD suatu keharusan untuk menjumpai konstituennya yaitu melalaui Reses, Ujar Sunaryo.

Diteruskan Sunaryo, Reses buat anggota Dewan untuk menjemput aspirasi ditengah masyarakat yang kemudian akan dibawa ke rapat paripurna untuk diperjuangkan, tentu kita yang di Provinsi akan bekerja sama dengan DPRD Kabupaten, manakala ada aspirasi yang terkendala di Kabupaten kita akan teruskan ke Provinsi. Imbuh Sunaryo ditengah warga digedung SMP/TK Yayasan Ridha Insani.

Dalam acara Reses tersebut, warga sampaikan beberapa aspirasi dari pengembangan dunia pendidikan dengan penambahan gedung sekolah, serta peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan pembangunan rumah ibadah.

Terlihat Hadir dalam acara Reses, Sekretaris DPC PAN Mandau Hendri Yanto, Ketua Yayasan Ridha Insani Hj. Jurianti, Ketua RW 20 Kelurahan Air Jamban Muhklis, Kepala Sekolah SMP/TK Yayasan Ridha Insani, serta warga RT/RW 03/20 Kelurahan Air Jamban. (Musrialdi)

0

Suara Indonesia News – Indramayu, Kabupaten Indramayu kembali mendapat penghargaan, kali ini penghargaan yang diterima yaitu karang taruna award 2019. Penghargaan diberikan kepada Camat Jatibarang Indra Mulyana dan Kuwu Desa Wanantara Kadir. Penghargaan diserahkan pada malam puncak Anugerah Karang Taruna Award 2019, Selasa malam (17/12/2019) di Kota Bandung.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Saefudin mengatakan, Camat Jatibarang dan Kuwu Wanantara Kecamatan Sindang, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh pihaknya merupakan pembina Karang Taruna terbaik di masing-masing tingkatan. Pembinaan Karang Taruna di wilayah tersebut sangat baik sehingga Karang Taruna mendapat tempat sebagai wadah aktivitas para pemuda.

Saefudin menambahkan, setiap tahun pengurus Karang Taruna Jawa Barat memberikan penghargaan kepada pembina Karang Taruna baik tingkat kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.

“Alhamdulillah untuk tahun ini kita mendapatkan 2 kategori penghargaan pembina terbaik kecamatan dan desa. Semoga penghargaan ini memotivasi desa dan kecamatan untuk terus memberikan tempat kepada Karang Taruna dalam beraktivitas,” tegas Saefudin.

Sementara itu Ketua Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Subchan Daragana mengatakan, penghargaan Karang Taruna Award Adhitya Karya Mahatva Yodha diberikan kepada mereka yang peduli terhadap pengembangan Karang Taruna di daerahnya masing-masing.

Menurutnya, revitalisasi organisasi Karang Taruna di Jawa Barat saat ini tengah dilakukan. Saat ini secara kerja keras para pengurus Karang Taruna di Jawa Barat tengah menyusun program kerja yang bisa diterima oleh anggotanya dan bertekad untuk menjadikan Karang Taruna sebagai organisasi yang menyenangkan bagi para pemuda. (Dais)

0

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat, Sekretariat Daerah kabupaten Seram Bagian Barat Mansur Tuharea, hadir mewakili Bupati SBB Moh Yasin Payapo, pada safari natal tahun 2019 di desa Nuniali, kecamatan Taniwel, kabupaten Seram Bagian Barat.

Safari perayaan natal merupakan program tahunan yang selenggarakan oleh pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ). Peranyaan safari natal bertempat di Gereja Nunuali yang dihadiri Jemaat Nuniali, OPD, dan forkapimda SBB. Rabu 18/12/2019.

Sekda SBB Mansur Tuharea dalam sambutannya pada safari natal dikatakannya. Natal itu berarti kelahiran selaras dengan makna perayaan tahun baru yaitu menyongsong kehidupan dimasa mendatang. oleh sebab itu, setiap kali perayaan keagamaan jangan hanya sekedar bersifat seremonial belaka.

“Dalam konteks natal dan tahun baru, yang perlu dilakukan adalah introsfeksi diri dan refleksi, agar tahun depan lebih bermakna positif bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” Ungkap Tuharea.

Ditambahkannya, maka untuk menyongsong kehidupan dimasa mendatang, mari kita berbenah mempersiapkan diri dan untuk mampu memperbaharui semagat penghargaan dihati sanubari masing-masing, mampu merefleksikan iman dan kasih tuhan dalam pelayanan dan tugas sehari-hari.

Perayaan natal juga harus disikapi sebagai upaya memotivasi pembaharuan iman, cinta kasih, kesederhanaan, solidaritas dan loyalitas sebagai cerminan kepatuhan.” Pungkas.

Menurut Tuharea, semangat ini hendaknya dapat diabadikan, bukan hanya untuk umat Kristiani saja, tetapi lebih jauh untuk bangsa dan negara serta untuk umat manusia didunia.” Jelas Tuharea.

Saya minta kepada saudara umat nasrani, agar kesempatan natal tahun ini dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas diri.

Dan mari kita jaga kebersamaan dan sikap tolong menolong dalam berbuat kebajikan dengan umat yang berlainan agama, kembangkan toleransi dan saling menghormati agar dapat hidup berdampingan secara damai, Ajak Tuharea. (Suneth)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam Rundeng, Muspika Kecamatan Rundeng Kecewa kepada  pimpina PT MSSB yang tidak mengindahkan undangan dari pemerintah, senin 16/12/2019.

Camat Rundeng Irwan Faisal menyampikan dalam siaran pers, “saya sangat kecewa atas ketidak hadiran pihak menejemen PT MSSB,

Karna jauh sebelum acara rapat tentang tindak lanjut konfelik sengketa  lahan yang ada di empat Desa ini kami dari pihak pemerintah  sudah lanyangkan undangan ke PT MSSB untuk membahas tentang tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan masyarakat dengan pihak perusahaan.namun pada hari ini pihak PT MSSB tidak satu pun yang hadir. Memang secara pribadi tadi malam saya dikirim pesan melalui WhatsApp. Bahwa meneger  PT MSSB tidak hadir tapi itu secara pribadi bukan secara pemerintahan.ujurnya

Kepala desa Sepadan Elianto juga kesal “saya sangat kecewa kepada PT MSSB, kami merasa tidak dihargai oleh pihak PT MSSB,  kami sudah susah payah meredam amarah masyarakat didesa malah mereka sepele sama kami. Padahal acara rapat hari ini adalah untuk menidak lajuti rapat 17 oktober bulan lalu, didalam kesepakatan itu, pihak Perusahan berjanji dan meminta waktu selam tiga bulan untuk menyelesaikan semua permasalahan konflik sengketa lahan yang ada di empat desa,

Berhubung tanggal yang di sepakati sudah berjalan dua bulan, masyarakat sanggatlah menungu nungu waktu penyelesaian itu, kami berharap kepada  pihak PT MSSB, apa bila nanti  tanggal  yang di sepakit itu sudah sampei, maka jangganlah lagi banyak alasan untuk menyelesaikannya.

Tambah Elianto, “Tanah kami didesa Sepadan adalah Tanah Transmigrasi yang dibuka tahun 1986 an, sudah puluhan tahun kami memiliki tabah tersebut, masak masuk pula  kedalam  HGU PT MSSB. Ini sangat aneh sedangkan PT MSSB Dibuka tahun 2008, tanah kami tidak bisa di ganti rugi, tanah kami harus dikembalikan kemasyarakat saya. ungkapnya. (syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Merauke, Karantina Pertanian Merauke melaksanakan sosialisasi Agrogemilang dengan tema “Pemanfaatan Teknologi Informasi Mendukung Ekspor Produk Pertanian dan Peternakan di Kabupaten Merauke”, di Universitas Musamus, Selasa (17/12-19).

Dalam sambutannya, Kepala Karantina Pertanian Merauke, Sudirman SP mengatakan, lalu lintas perdagangan berjalan cepat, karena sudah terkoneksi dengan internet.

“Tren belanja melalui online cepat sekali. Kita harus mewaspadai apabila ada yang ingin memasukkan benih-benih, hewan dan produk hewan yang berpotensi merugikan petani lokal” ujarnya.

Karantina Pertanian Merauke memiliki tupoksi mencegah tersebarnya Hama dan Penyakit Hewan Karantina dan Organisme Pengganggu Tumbuhan dari luar ke dalam negeri, antar area dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, Karantina harus mendorong produk-produk pertanian lokal agar bisa mencapai pasar luar negeri (ekspor). Maka perlu kerjasama dengan Pemda, Universitas, masyarakat, gapoktan, dan terutama pemuda. “Agrogemilang (Ayo Gerakkan Ekspor Generasi Milenial Bangsa) hadir mendorong pemuda-pemuda berani memasarkan produk pertanian. Selain itu, mengajak generasi milenial menjadi bagian dari GRATIEKS ‘Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian” tambah Sudirman.

Dalam meningkatkan pembangunan pertanian, Kementerian Pertanian memiliki program andalan yang nantinya akan menyentuh petani sampai tingkat kecamatan. Program tersebut akan memberikan data dan informasi pertanian secara akurat. “Program Konstratani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian) untuk membangun pertanian lokal. BPTP, BPP, dan Gapoktan akan didorong proaktif untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional” pungkasnya.

Koresponden: Harry Sinaga.

0
Sekretaris Komisi A DPRD SBB Eko Budiono.

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku di tahun 2020 mendatang akan menggelar pemilihan kepala desa secara serentak, moment tersebut disambut baik oleh beberapa desa yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat.

Salah satunya Desa Waimital, yang ikut jemput dan sambut pemilihan kepala desa secara serentak pada tahun 2020 mendatang di beri apresiasi oleh anggota DPRD SBB Eko Budiono.

Saat di mintai tanggapannya, Eko Budiono selaku sekretaris komisi A DPRD Seram Bagian Barat kepada media ini dikatakannya, saya memberi apresiasi yang cukup luar biasa kepada desa yang sudah sambut Pilkades serentak tahun 2020, “Khususnya masyarakat, pemerintah desa, dinas pemberdayaan masyarakat dan desa, serta pemerintah daerah kabupaten SBB”.

Ditambahkannya, kata Budiono, ini adalah harapan yang sangat lama diimpikan, diibaratkan kata masyarakat waimital khususnya masyarakat SBB secara umum, seperti merasakan dahaga yang panjang lalu dapatkan seteguk air

“Ini yang dinanti – nantikan masyarakat desa untuk memiliki kepala desa yang divinitif ” Jelasnya.

Lanjut Budiono, mudah – mudahan agenda Pilkades serentak ini dapat berjalan lancar sehingga menjadi kado terindah dari Bupati untuk desa di tahun baru 2020 nanti,

“Jika berjalan lancar, maka inilah kado terindah Bupati SBB kepada desa yang jalankan pilkades, karena sudah menciptakan keamanan dan kenyamanan” Imbuhnya.

Menurut Budiono, hal ini mengingat alokasi anggaran yang sudah di setujui dan agar dapat digunakan secara maksimal demi kelancaran proses Pilkades nanti.

Dan saya menghimbau kepada masyarakat dan seluruh stakeholder yang ada di desa agar dapat bersikap sportif dan mengedepankan azas kebersamaan, karena walaupun kecil ini juga moment politik yang tidak terlepas dari trik – trik politik dari masing-masing kandidat,

Jadi siapapun nanti yang terpilih dia adalah kepala desa dari semua warga masyarakat yang tujuannya hanya satu mensejahterakan masyarakat desa itu sendiri, Cetusnya. (Suneth)