0

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Demi pulau tercinta dan penuh sejarah perjuangan, hingga hari ini masih berdiri kokoh menjadi sebuah kabupaten yang terkenal di berbagai Pelosok bahkan di beberapa Negara, yang  khususnya pecinta Selancar dan pesisir pantai (Kabupaten Simeulue). Oleh karena itu tugas kita selaku pemuda dan masyarakat khususnya penduduk pulau untuk merawat di berbagai sisi.

Setia Kurniawan,SH mengatakan, dinamika apapun yang terjadi pada hari ini, saya kira ini adalah hal yang tak terlepas dari kehidupan sehari hari.

Kepada Pemerintah Harapannya, tetaplah fokus kepada pembangunan dan menyejahterakan masyarakat pulau ini sesuai dengan Visi dan Misi. Biarlah keritikan terus berjalan tapi pembangunan dan kemajuan Simeulue juga harus tetap berjalan, kritikan mereka juga wajib di dengarkan namun ada juga yang tak wajib di dengarkan dan tak wajib di tanggapi, apa bila itu berpotensi menunda kemajuan pulau kita. Prestasi prestasi yang sudah kita dapatkan marilah kita pertahankan dan yang belum marilah kita raih Secara bersama sama.

Kepada mitra kritik pemerintah, marilah sekali kali kita berikan jalan, ide ide Cemerlang, dan solusi solusi cerdas kepada pemerintah kita demi kemajuan bersama, jangan kita hanya memberikan kritikan, saya yakin juga pemerintah kita mau melayani apabila kita ingin beraudiensi dengan cara baik dan benar sesuai prosedur.

Inti nya adalah pembangunan harus tetap berjalan, Visi Misi pemerintah harus tetap kokoh dan konsisten untuk di jalankan sebab ada masyarakat dan rakyat miskin yang harus di pikirkan, ucap Kurniawan. (Manzahari)

0

Suara Indonesia News – Aceh Timur, Sekolah Lapang IPDMIP (Integrated Participatory Development and Managemen of Irigasion Program), merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk keberlanjutan sistem irigasi, sebagai wujud kontribusi sektor pertanian bagi ketahanan pangan. Sekolah Lapang dilakukan di Desa Snb. Jalan Kecamatan Idi Tunong, dengan jumlah peserta 25 orang diantaranya laki-laki sebanyak 18 orang dan perempuan 7 orang. Sekolah Lapang dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan Dengan konsep KKP (Kajian Kebutuhan dan Peluang). (26/11-19)

Tujuan kegiatan sekolah lapang (SL) adalah :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan kegiatan budidaya dan pengelolaan usaha tani.
  2. Meningkatkan kemampuan dan kesadaran petani dalam memanfaatkan lahan usaha taninya secara produktif.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengadopsi praktek-praktek budidaya dan pengelolaan usaha tani yang lebih baik dan.
  4. Membangun kemandirian petani dalam pengelolaan proses pembelajaran dari, oleh dan untuk petani.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan SL ini adalah :

  1. Produktivitas padi di daerah irigasi meningkat.
  2. Intensitas tanam di daerah irigasi meningkat.

Dalam kegiatan sekolah lapangan ini, petani mendapatkan materi mengenai budidaya padi sawah mulai dari pengolahan tanah sampai pasca panen.

Adapun yang mengisi materi Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur. (Saiful)

0

Suara Indonesia News – Muara Enim SumSel, Polsek Tanjung Agung Melaksanakan kegiatan dengan tema “COMING to DESA MAS” (Coffee Morning Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) Senin (25/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai di Kantor Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

Beberapa personil polri yang ikut terlibat langsung diantara nya Bripka Hendri Yadi Ps, Kasihumas Bhabinkamtibmas Bripka Coyan Enzani, Brigpol Bustanil Arifin, Brigpol Irwansyah dan Brigpol Tetra Agus.

Kegiatan yang dilakukan yakni memberi himbauan kepada warga Desa Tanjung Karangan Tentang Ops Senpi Musi 2019 melalui Kepala Desa dan menerima serahan senpira dari warga sebanyak 3 (tiga) Pucuk.

Himbauan tersebut di sampaikan oleh Tiga Pilar yaitu, TNI (Babinsa) Sertu Robinson, Polri (Para Bhabinkamtibmas), PLT Kepala Desa Sabril beserta perangkat desa lainnya.

Tujuan dengan diadakannya kegiatan ini menunjukkan sinergitas dan soliditas TNI POLRI serta Kades (3 pilar) di desa, serta memberikan kesadaran masyarakat tentang larangan menggunakan, memiliki dan menyimpan senjata api yg tidak memiliki ijin atau dokumen yang sah.

Penyerahan senpira tersebut dilakukan dikantor Desa Penyandingan melalui Kepala Desa dan diserahkan kepada Bhabinkamtibmas dan disaksikan oleh Babinsa. (Candra)

0

Suara Indonesia News – Dompak Tanjungpinang Kepri, Plt Gubernur Kepulauan Riau H.Isdianto S.Sos.MM, menyerahkan secara simbolis lahan hibah guna pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Makogabwilhan) I kepada Panglima TNI Marsekal TNI Dr (H.C) Hadi Tjahjanto S.I.P, senin (25/11/19) di Kantor Gubernur Kepulauan Riau.

Hadir dalam penyerahan lahan hibah di Kantor Gubernur Kepri antaranya, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono SE MM, Asrenum Panglima TNI Laksda Agung Prasetiawan M.A.P, Aslog Panglima TNI Marsda Kukuh M Ali SE MM, Pangkopsau I Marsda TNI M. Khairil Lubis, Dankormar Mayjen TNI (Purn) Suhartono M.Tr (Han). Kapolda Kepulauan Riau Irjen POL Andap Revianto serta Forkopindo Prov Kepri.

Panglima TNI Marsekal Dr (H.C) Hadi Tjahjanto S.I.P mengatakan, Lahan hibah yang diserahkan dari Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau Plt H Isdianto S.Sos MM di daerah Dompak Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, guna pembangunan Makogabwilhan.

Dengan adanya Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan di Kepri, dapat meningkatkan dalam stabilitas keamanan diwilayah perbatasan semakin kondisif.

“Panglima TNI Marsekal Hadi juga menambahkan,” Jika nantinya ada timbul krisis diwilayah tersebut Panglima TNI langsung membuat Komando pembentukan segera dalam mengatasi krisis yang terjadi bahkan ketika ada ancaman serta gangguan diwilayah itu Pangkobwilhan dapat langsung mengambil alih dan menindak lanjuti sebut Panglima Marsekal TNI Hadi.”

Wilayah Kogabwilhan terdiri dari 3 (tiga) wilayah yang meliputi Darat, Laut dan Udara.

Untuk wilayah Darat meliputi Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Untuk wilayah Laut terdiri dari Perairan sekitar Sumatera, Kalbar, Kalteng, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan AlKl – 1 berserta perairan sekitarnya.

Sedangkan untuk wilayah Udara terdiri dari Sumatera, Kalbar, Kalteng. DKI Jakarta, Jawa Barat Banten dan AlKl – 1. Tiga wilayah ini merupakan jalur pengamanan Makogabwilhan I Provinsi Kepri. (OBET)

0

Penulis: Sofyan Ahmad

Suara Indonesia News, 12 Robiul Awwal dalam hitungan Hijriyah menjadi hari bersejarah dengan lahirnya sang REVOLUSIONER dunia bernama MUHAMMAD SAW .

Seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia memperingati hari besar tersebut, lantas apa yang bisa kita refleksikan dari keteladanan beliau?

Tentu banyak yang harus kita refleksikan di berbagai bidang polek Sosbud dan yang terkait. dalam  meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, serta  menjadi penyemangat dalam mencontoh manusia terbaik di muka bumi ini.

Banyak buku yang mengulas tentang kepribadian beliau, Putra terbaik Abdullah ini mendapat julukan AL amin (orang yang dapat di percaya) dan hal itu harus di contoh oleh para politisi Indonesia saat ini.

Amanah sebuah jabatan menjadi polemik akut para pemangku jabatan di Republik ini, Kasus korupsi yang menimpa hampir seluruh pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif menjadi cerminan betapa mahalnya sifat jujur di negeri ATLANTIS INI.

Pahitnya menjadi orang di jujur ditengah kehidupan pragmatis dan syarat material menjadi pemicu para pejabat menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta, demi meraih simpati oleh para kelompok dan orang terdekatnya.

Politik menjadi panglima sering disalahgunakan oleh para penguasa, dengan peringati maulid nabi kita bisa meneladani beliau dengan segala kerendahan hatinya.

Banyak diskusi yang penulis ikuti di kalangan intelektual kericuhan, pemberontakan yang terjadi sebenarnya salah dalam memahami arti kata syukur. Selalu ketakutan akan hari esok, kalau saya tidak begini apakah besok saya akan makan apakah hidup anak istri saya akan tercukupi.

Seperti kita ketahui Tuhan itu maha kaya kenapa harus takut akan hilangnya Rejeki, jangan takut akan hal dunia saudaraku karena kita Hamba dari yang maha paling kaya diantara yang kaya.

Keberkahan hiduplah yang harusnya kita tuju untuk memenuhi syarat material duniawi ini, selama kita terus berusaha pasti Rejeki akan kita dapatkan. Dalam karya Michael H Hart menempatkan Nabi Muhammad SAW pada posisi pertama diantara pemimpin dunia yang lain, tutur pengamat sosial, Sofyan Ahmad.

Dia merangkap menjadi pemimpin politik, panglima perang dan Nabi. semua jabatan penting dunia serta manusia pilihan Tuhan ketika diangkat nabi dan rasul menjadi tugasnya.

Bahkan satu satunya pemimpin dunia akhirat hanyalah seorang NABI MUHAMMAD SAW tanpa terkecuali, dan itu sudah ada di dalam AL’quran dan hadis.

Maka dari itu  saya mengajak para pemangku jabatan di Republik ini teladanilah Nabi Muhammad SAW, niscaya kehampaan dan ketakutan akan hilangnya  jabatan dunia tidak terjadi.

Hidup berkah akan selalu nikmat, harta dunia di ibaratkan seperti air laut semakin banyak kita minumnya akan ketagihan. Itulah dunia yang bersifat Fana, usia manusia modern saat ini paling tinggi di usia 90 tahun, maka dari itu “Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan”, tutur Sofyan Ahmad.

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Saat ditanyakan pro- kontra pemilihan 7 Stafsus Presiden berasal dari Millenial , Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdlatul Ulama (NU-Circle), Gatot Prio Utomo, menjawab.

Apa yg dilakukan oleh Jokowi dalam pengangkatan Stafsus milenial adalah bagian dari revolusi mental. Tak terbayangkan sebelumnya akan ada tindakan revolusioner seperti ini. Tujuan Jokowi menandakan beberapa hal,

Pertama, bahwa Jokowi sangat menghargai karya, prestasi, dan inovasi, terutama dari kaum muda. Ini sesuai dengan visi SDM unggul. Wujud nya adalah diapresiasi dengan masuk ke lingkungan Pemerintahan sebelum diambil oleh sektor swasta lain terutama asing. Ini semacam penyelamatan brain drain.

Kedua, Jokowi ingin menunjukkan bahwa zaman sudah berubah. Era digital sedang menjadi semangat zaman. Bagian terbesar rakyat Indonesia adalah generasi milenial sehingga harus didekati dengan teknologi yang smart Dan itu diharapkan mampu dilakukan oleh stafsus2 ini.

Ketiga, di era keterbukaan seperti ini yang bersifat flat dan non hierarkis, siapapun bisa berkarya tanpa kenal umur, klas, maupun asal usul. Yang utama adalah berbuat untuk bangsa dan Perikemanusiaan. Perbedaan umur pun tidak relevan.

Keempat, bagi Jokowi ini adalah model regenerasi politik bangsa. Yang seharusnya memang sudah sejak 2014, karena pertumbuhan bonus demografi yang tak terelakkan. Anak2 ini akan menjadi calon pemimpin2 bangsa di masa depan sesuai zaman digital yang menjadi trend utama.

Terakhir, Jokowi sedang lakukan pendidikan politik bangsa. Bahwa cara-cara lama yang tak menghasilkan perbaikan harus ditinggalkan begitupula orang2 lama yang tak mau berubah. Mereka menjadi tidak relevan kalau tidak mau berubah. Ini penting bagi perubahan cara berpikir, cara kerja, dan Cara hidup baru.

Namun demikian, selain SDM unggul seperti milenial diatas, perlu terus menerus penguatan ideologi Kebangsaan agar tetap sesuai visi dan misi Negara Kesatuan Republik Indonesia. (PpRief/Rahma)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe, Acara Seminar dan rapat kerja regional FoSSEI Sumbagut Langkat (23-24/11/19).

FoSSEI Sumbagut (Forum silaturahim, studi ekonomi islam sumatera bagian utara) bekerja sama dengan  Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, menggelar acara rapat kerja regional dan acara seminar dalam rangka meningkatkan literasi ekonomi syariah di masyarakat, terutama di beberapa kampus di Sumatera bagian Utara dan Aceh tentang Inovasi dalam Industri Halal menuju Indonesia sebagai Pusat Gaya Hidup Halal Dunia kegiatan ini dalam rangkaian acara Rapat kerja Regional Forum silaturahim studi ekonomi islam sumatera bagian utara.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi dan seminar, pelantikan, kerja sama antara ksei Alfath STAI -JM dengan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam Sumatera Bagian Utara di Gedung Aula Syekh H Muhammad Ziadah STAI-JM Tanjung Pura Langkat, Sumatera Utara, Sabtu, 23 November 2019 dan dilanjutkan rapat kerja regional di aula PKK stabat pada hari minggu nya dan diakhiri dengan acara Fieldtrip ke wisata tangkahan.

Seminar yang bertemakan “Inovasi dalam Industri Halal menuju Indonesia sebagai Pusat Gaya Hidup Halal Dunia” ini menghadirkan pembicara Muhri Fauzi Hafiz M.A. (Anggota DPR Sumatera utara yang juga Ketua MES Binjai), DR.Salman Nasution M.A. (Akademisi Pakar Ekonomi islam dan dosen), dan Muhammad Hafizh, SE.ME (Dosen, Researcher dan Entreprenuer) yang juga alumni FoSSEI

Anggota DPR Sumatera utara yang juga Ketua MES Binjai, Muhri Fauzi Hafiz mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan dalam rangka upaya mengenalkan ekonomi syariah kepada masyarakat dan mahasiswa di sumatera utara tentang penting nya ekonomi syariah dan halal life style.

Menurutnya, sosialisasi dan gerakan literasi seperti ini menjadi strategi yang efektif dalam memberikan penyadaran agar masyarakat belajar dan memahami ekonomi syariah seutuh nya dan bisa mengaplikasikan nya.

Dalam Seminar yang dihadiri 200 peserta dari berbagai kampus di sumatera utara dan aceh ini, DR.Salman Nasution memaparkan bahwa FoSSEI  merupakan salah satu lembaga yang konsen dan konsisten mengembangkan ekonomi syariah di tingkat mahasiswa, baik di masyarakat umum, lingkungan kampus, dan kalangan akademisi serta profesi.

Salman berharap, dengan gerakan yang dilakukannya tersebut, negara Indonesia dapat menjadi bangsa dengan tingkat kesadaran ekonomi syariah yang tinggi dan kuat di dunia, dan menjadi pusat kekuatan ekonomi dan keuangan syariah serta Global Value Chain Center di Dunia.

Faktor tersebut, kata dia, diantaranya perkembangan regulasi yang diikuti oleh peningkatan ekosistem industri perbankan dan keuangan syariah, dukungan politik yang kuat dari pemerintah, dan juga potensi besar yang ditawarkan ekonomi syariah.

“Tentu ini merupakan suatu yang sangat membanggakan, mengingat tahun sebelumnnya Indonesia berada di peringkat keenam,” tambahnya.

Senada dengan itu, Muhammad Hafizh SE.ME Dosen yang Juga researcher  Lebih lanjut ia mengatakan, populasi Muslim Indonesia menempati porsi 13% dari total penduduk Muslim global atau setara dengan 215 juta jiwa.

Potensi besar ini, kata hafiz, sangat disadari oleh pemerintah, sehingga mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dan industri halal dalam rangka mendukung ekonomi nasional. halal lifestyle merupakan salah satu gerakan kecil dari rumah tangga untuk menghadapi revolusi 4.0. menuju indonesia sebagai kekuatan halal life style dunia.

Di samping itu, Ketua Regional Fossei sumbagut irfan maulana sangat bersyukur dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan seminar tersebut. Ia berharap apa yang dilakukan KSEI STAI-JM ini sebagai langkah awal yang kelak dapat melahirkan generasi pembawa spirit pergerakan dalam usaha membumikan ekonomi dan keuangan syariah di sumatera bagian utara dan sekitarnya.

Begitu juga dengan Bapak Muhammad Saleh M.A yang juga Ketua STAI JM tanjung pura langkat sangat mengapresiasi dan mendukung penuh acara Kegiatan seminar dan rakereg fossei sumbagut ini, dalam pidato singkatnya ditutup dengan dukungan dan nota kesepahaman mendukung ekonomi sayriah dan halal life style untuk indonesia yang lebih baik.

Kolaborasi ini diharapkan bisa membawa ekonomi syariah di sumbagut  menjadi lebih baik dan berkemajuan dengan semangat ekonom rabbani. (Manzahari)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Terkait penahanan Polsek Tambelan Ongki Pernando Bin Sutarman dalam perkara percobaan persetubuhan anak di bawah umur senin, (25/11/19) pukul 08:00 wib di kirim ke Mapolres Bintan.

Kapolsek Tambelan IPDA Missyamsu Alson, saat di Konfirmasi menggunakan Via Whastaap membenarkan adanya pengiriman tahanan Polsek Tambelan ke Mapolres Bintan pada hari ini.

Tujuan pengiriman tahanan tersebut guna proses penyidikan perkara anak lebih akurat. karena seluruh unsur untuk memenuhi proses penyidikan berada di Kabupaten Bintan, seperti BAPPAS, KPAI, dan PEKSOS.

Tersangka Ongki kita bawa dengan menggunakan kapal Sabuk Nusantara 83 dari pelabuhan Tambelan menuju pelabuhan Sri Bintan Pura Kota Tanjungpinang,  diperkirakan perjalanan memakan waktu sebanyak 24 jam.

Pengiriman tahanan Polsek Tambelan dalam pengawalan ketat, langsung dipimpin Kapolsek Tambelan IPDA Missyamsu Alson, dan dua orang personil Polsek Tambelan Brigadir Syerly selaku Bhabinkamtibmas dan Bripda Rahmad Dana. (OBET)