0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Team Khusus Gurita Polres Tanjungbalai, kembali berhasil meringkus pelaku curanmor di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Karena melawan anggota, Team Sus Gurita terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. Kejadian tersebut pada Kamis 01/11/2019 sekitar pukul 13.30 Wib, di Jalan Durian Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, didampingi Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP D.K Harefa, Melalui Kasubbag humas Polres Tanjungbalai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, penangkapan Surya Dharma Sinaga Alias Bagong (34), warga Jalan Sudirman No.216 Keluran TB Kota 2 Kecamatan Tanjung Balai Selatan (TBS), Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan Laporan dari Turisman (54) seorang PNS, warga Jalan Melati Lingkungan 1 Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai. Laporan Polisi Nomor : LP /23/X/2019/SU/Res T.Balai, tgl 31 oktober 2019.

“Begitu mendapat laporan tersebut, Teamsus Gurita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Bagong di Jalan Durian Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai saat berada di depan rumah warga bersama sepeda motor hasil curiannya”, dikatakan Humas Minggu 03/11/2019.

“Setelah diamankan, lalu Team sus gurita melakukan pengembangan namun tersangka melawan personil dan meneriaki anggota Team Sus Gurita serta meminta tolong kepada masyarakat sekitar walaupun demikian, tersangka masih berhasil di amankan angota Timsus”, tambah Iptu Ahmad Dahlan

“Timsus gurita kembali melanjutkan perjalanan untuk melakukan pencarian BB lainnya namun untuk kedua kalinya Bagong kembali melawan personil dan melukai 3 orang anggota timsus gurita, sehingga anggota timsus gurita melakukan tembakan peringatan sebanyak dua kali namun tidak di hiraukan, lalu dilakukan tindakan tegas /terukur yaitu menembak kaki sebelah kanan Bagong. Kemudian setelah tersangka berhasil di lumpuhkan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atau tindakan medis”,  beber Humas

“Selanjutnya tersangka menjalani proses penyidikan di unit Reskrim Polsek Tanjung Balai Selatan Polres Tanjungbalai, Bagong mengakui pernah melakukan pencurian sarang walet, kayu bekas bongkaran rumah di Jalan Abadi Kota Tanjungbalai namun korban tidak ada membuat Laporan ke Kantor Polisi”, terang Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan

Tambah Humas “Tiga orang Personil Team sus Gurita yang mengalami luka lecet dan keseleo tangannya pada saat tersangka melawan petugas di lakukan VER Luka di IGD Rumah Sakit Umum Kota Tanjungbalai”,

“Berdasarkan bukti yang cukup dan tersangka tidak Kooperatif/ diduga keras melarikan diri dilakukan penahanan di RTP Polsek t.m.t 02 Nopember 2019. Berkas perkara siap diajukan ke JPU. Atas perbuatan nya Bagong, diancam dalam pasal 363 ayat 1 ke 3e subs 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana 7 Tahun penjara”, pungkas nya. (Taufik)

 

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Pada kesempatan Apel Jam Pimpinan dilapangan Apel Mapolres Cirebon, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto S.I.K., M.Si., menyampaikan 7 progam Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Aziz. M.Si yaitu :
1. mewujudkan SDM yang unggul, 2. pemantapan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibnas), 3. penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, 4. pemantapan manajemen media, 5. penguatan sinergi polisi, 6. penataan kelembagaan,7. penguatan pengawasan. Senin (04/11/2019)

Kapolres Cirebon menyampaikan, pemberian hadiah umroh tersebut agar anggota Polres Cirebon lebih terpacu lagi dalam pelaksanaan tugas pemberian pelayanan kepada masyarakat dalam Pemeliharaan Kamtibmas.

Selanjutnya Kapolres Cirebon mengundi 27 Anggota Polres Cirebon yang Berdedikasi Tinggi dari masing-masing bag dan Sat Polres Cirebon, dan yang beruntung mendapatkan hadiah umroh kepada anggota yang berdedikasi tinggi dalam berdinas di Polres Cirebon yaitu BRIPKA Rudi Rudiansyah S.H Anggota Bag Sumda Polres Cirebon.

Rudi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Cirebon, atas pemberian hadiah umroh yang didapatnya, dan akan berusaha lebih baik lagi dalam menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. (Fi)

0

Suara Infonesia News – Cirebon, M.Ibrahim R.E, S.IP, atau biasa akrab dipanggil dengan Kang Aris Esdo dengan usia yang terbilang begitu muda 27 tahun dengan segudang prestasi banyak yang diraih di dunia olah raga dan pernah mengabdi di pemerintahan desa sebagai Kadus 1 selama 4 tahun. Sosoknya yang masih muda, smart, inovatif, religius dan bermasyarakat dirinya tampil maju di pertarungan Pilkades secara serentak di Desa Rajagaluh Lor Kab. Majalengka. Sabtu (2/11/2019)

Dukungan serta doa dari tokoh ulama, tokoh masyarakat, ibu-ibu muda kekinian dan anak-anak muda milenial terus mengalir dan siap mengantarkan sampai terpilihnya Aris Esdo jadi Kades Rajagaluh lor.

Dikediaman Kang Aris Esdo saat ditemui awak media disela-sela kesibukannya menuturkan, semua masyarakat terus terbuka terhadap masyarakat dari kalangan-kalangan milenial juga kesepuhan didampingi oleh para alim ulama yang mendukung yang ikut sukseskan yang ikut berjuang juga tidak lepas dari dewan kemenangan termasuk keluarga dan bantuan dari pihak-pihak yang lain itu sehingga menjadi motivasi bagi saya untuk memberanikan diri mencalonkan diri menjadi kepala desa Rajaguh Lor.

Persiapannya Tiga bulan itu memang dengan waktu yang singkat, dan didorong oleh dewan pemenangan mungkin persiapan itu sangat dewan kemenangan menanyakan kepada pelaku yang sedang menjabat sekarang gimana mau mencalonkan diri lagi menjadi kepala desa ternyata jawabannya tidak karena memang tidak direstui oleh anaknya itu dan memang kondisi ibu kuwu yang masih sakit sehingga ngasih amanat dan mandatnya kepada saya untuk maju mencalonkan kuwu.

visinya cukup simpel untuk saya hanya ARIS, Aspiratif, Religius, Inovatif, Sejahtera.
Aspiratif di mana saya tidak ingin mendengarkan lagi masyarakat yang di susahkan atas adanya informasi-imformasi keterangan surat menyurat di desa dan lain sebagainya sehingga program- program unggulan saya akan langsung terjun ke lapangan bersama pamong-pamong desa yang lain. Religius pemerhati terhadap lembaga-lembaga pendidikan keagamaan kegiatan-kegiatan keislami karena disini basisnya pesantren. Inovatif tentu di dalam bahasa inovatif ini butuh sekali kerjasama antara pemerintahan desa dengan masyarakat baik yang kaum milenial maupun kasepuhan yang mempunyai ide atau gagasan peluang-peluang dalam bidang teknologi, bidang sosial untuk memajukan Desa Rajagaluh Lor contoh apa yang dikemukan oleh dewan kemenangan bagaimana caranya kita bisa menjadikan sampah menjadi berkah yaitu dengan teknologi masaroh manajemen sampah zero itupun memang butuh tahapan waktu yang tidak sebentar. Dan Sejahtera untuk semua masyarakat Rajagaluh Lor.

Harapannya kang Aris bagaimana caranya kuwu terpilih bisa menyatukan kembali ekpestasi politik yang ada pilkades pada saat ini.

Lebih lanjut kang Aris, bagaimana caranya saya bisa mengemban amanah ini dengan baik dan lancar kedepan tentu dengan kerjasama, dengan komunikasi musyawarah mufakat dengan masyarakat dan didukung oleh tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan semua lapisan masyarakat.” Terang Aris.

Ditempat yang sama Ketua Tim kemenangan Kang Aris Esdo Drs H. Damuri Mag mengatakan, saya selaku sebagai ketua tim kemenangan kang Aris Esdo berusaha memanager tentunya karena masyarakat yang heterogen masyarakat yang beraneka macam latar belakangnya ini perlu adanya managerial yang profesional sehingga kami sangat profesional ketika menentukan tahapan-tahapan bagaimana untuk memenangkan Kang Aris Esdo dari semenjak merekrut para relawan kemudian sampai menyiapkan administrasi kelengkapan sampai kepada pendaftaran dan penetapan di akhir-akhir untuk kemenangan kita selalu mengadakan konsolidasi dari semua relawan yang ada di lapangan.

Saya dengan Kang Aris Esdo ini secara darah tidak punya hubungan keluarga tetapi karena saya punya kewajiban untuk mengawal agar pemerintahan desa ini di pimpin oleh generasi milenial yang memiliki kualifikasi pendidikan yang mumpuni apalagi kang aris ini sarjana ilmu politik sehingga saya jauh-jauh hari ketika dari tokoh-tokoh masyarakat yang berdatangan untuk mendaftarkan diri memilih Kang Aris Esdo karena satu-satunya ini adalah generasi muda yang diharapkan ke depannya nanti bisa memimpin Desa Rajagaluh Lor sesuai dengan visinya yang aspiratif, kreatif, religius inovatif dan mensejahterakan masyarakat.

Saya sebagai ketua Tim Pemenangan Kang Aris Esdo yang pertama mungkin saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat terutama yang telah mendukung doa memberikan dukungan suara sehingga Kang Aris Esdo ini menang menjadi kepala desa Rajagaluh Lor. Yang kedua kami kepada temen-temen yang ada di lapangan para simpatisan euforia kemenangan kang aris esdo ini tidak untuk berlebihan tapi untuk disyukuri kita ingin menyapa masyarakat yang kemarin juga berseberangan dengan kita. Kita rangkul kembali mudah-mudahan nanti masyarakat Rajagaluh Lor ini menyatu kembali tidak mempunyai dendam yang sangat lama tapi mudah-mudahan kita ini kan aris didampingi dengan para kiai dengan para ulama dengan para tokoh masyarakat nanti bergandengan tangan untuk memajukan Desa Rajagaluh Lor karena satu kita ingin menjadikan Rajagaluh Lor ini yang aspiratif, religius, inovatif dan sejahtera.

Dalam pertarungan Pilkades Desa Rajagaluh Lor, ada 4 kandidat cakades dari berbagai latar belakang berbeda mewarnai pesta demokrasi Pilkades secara serentak di Rajagaluh Lor Kec. Rajagaluh Kab. Majalengka.

Ketua panitia 11 Desa Rajagaluh lor Nenca Spd mengatakan, ada 4 cakades di Desa Rajagaluh Lor :
1. Udin tajudin
2. Aziz siswanda
3. M. Ibrahim R.E, S.IP
4. Rohendi

JUMLAH total DPT (daftar pemilih tetap) warga masyarakat Rajagaluh Lor adalah 2826 suara yang laki-laki 1424 dan Perempuan 1402.

Untuk perolehan suara dalam pilkades Rajagaluh lor adalah:
1. Udin Tajudin = 1005
2. Aziz Siswanda = 16
3. M. Ibrahim R.E, S.IP = 1112
4. Rohendi = 88
Surat suara yang tidak sah 16, untuk jumlah total suara yang masuk 2237 suara.

Dan yang menang dalam Pilkades Rajagaluh Lor secara sah dan terpilih adalah M. Ibrahim R.E, S.IP.

Harapannya semoga semua bisa legowo dan bersatu lagi dan membangun Rajagaluh Lor. Pilkades ini berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif. (Fi)

0

Suara Indonesia News – Majene Sulbar,
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat Darno Majid, hadir selaku pembicara pada pameran SOSORANNA TO MANDAR DAN PAGELARAN SENI BUDAYA dengan tema” MEMBADZA AMESANGAN ME’URA ‘ATONGANAN. (03/11-19)

Kegiatan ini dihadiri pemerhati keris, tombak pisau jambia dan beberapa peninggalan pusaka dari Makassar, Bone, kalimantan, sebagai alat pemerhati bangsa.



Kegiatan ini dibuka oleh bupati Majene, dihadiri beberapa petinggi pemda Majene, Mayor Jenderal PURN S, SALM MENGGA, yang paling banayak dipamerkan adalah kris dan tombak.

Menurut nara sumber tentang besi Darno majid menyatakan, selain besi tua banyak juga besi baru hasil kereasi para pandai besi dari tanah Mandar yg tidak kala hebatnya dari jawa. (Hamma,S.sy)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Sosok perempuan dalam segala aktifitas, profesi dan komunitasnya, kadang masih dipandang sebelah mata, perempuan masih dianggap sebagai aksesoris. Apa memang demikian?, sengaja kali ini kami tayangkan dua orang narasumber perempuan untuk menjawab hal diatas.

Prof.Dr.Sri Adiningsih,Msc.
Ketua Watimpres RI. “TIPIKAL PEREMPUAN INDONESIA MAJU”

Indonesia saat ini sedang berkembang, maka dalam memaksimalkan itu diharapkan semua elemen bangsa ikut mendukungnya dengan susana damai, nyaman dan kondusif tanpa mengurangi hak kritis obyektif dan positip. Termasuk atas peran para perempuan Indonesia dalam segal bidang dan profesi. Dimana mempunyai kesamaan pandangan dalam satu tujuan terselenggaranya pemerintahan Indonesia Maju sebagaimana tertuang dalam visi misi yang kemudian menjadi RPJMN untuk dilaksanakan dengan baik oleh stake-holder, yaitu: Pemerintah pusat, legislatif, eksekutif, yudikatif, utusan daerah (DPDRI), pemda, parpol & Private sector.

Peran perempuan Indonesia hingga saat ini sudah baik, mereka tersebar di eksekutif, legislatif , yudikatif, private sector, dsb. Termasuk sudah ada perempuan yang menjadi presiden, wakil presiden, legislatif, ketum parpol, menko perempuan, menteri kabinet, kepala daerah, Bumn/d, bisnis-women, pendidik, pekerja media (pers), dsb. Kalau pun masih perlu ditingkatkan persentase jumlahnya. Karena jumlah penduduk perempuan pun sama besarnya dengan laki laki.

Saya merasa bangga atas hal itu , banyak perempuan yang berjasa bagi bangsa dan negara besar ini, sejak pra-kemerdekaan hingga saat ini. Dan dalam mendukung program Pemberdayaan SDM di th.2019-2024 mendatang, hendaknya para perempuan desa jangan lagi malu untuk berkreasi. Tentunya semua ini sesuai dengan aturan, hukum, norma dan kepantasannya sebagai perempuan istri dan ibu dari anak anaknya.

Indonesia masih mengharapkan kontribusi aktif perempuan Indonesia Maju th.2019-2024. Terus berkreasi dan inovatif tanpa melupakan kodratnya. Perempuan bukan hanya sekedar aksesoris kini mereka telah tampil dengan dahsyatnya, kita tunggu lagi kemunculan mereka. Yang terakhir, salam untuk perempuan perempuan hebat Indonesia Maju.
.
Roxana R.’Riry’ Silalahi Marcom Mgr Casio Singapore PTE LTD Jakarta Rep.Office “JANGAN CEPAT MENYERAH DAN PUAS DIRI”

Dalam era keseteraan gender banyak perempuan Indonesia yang kemudian bekerja dengan ‘high risk kekerasan kriminal, terutama perempuan pekerja malam
(buruh pabrik/garmen, dsb) bagaimana menurut anda?
_Tuntutan masa kini memang seringkali memaksa perempuan untuk mengambil shift malam atau bekerja hingga malam hari. Hal ini tidak ideal, selain karena mengganggu kesehatan, namun juga berbahaya. Sebaiknya, perusahaan bisa memenuhi Keputusan Menteri Kep.No.224/men/2003 pasal 2 yaitu menyediakan angkutan antar jemput bagi pekerja/buruh perempuan yang berangkat/pulang kerja di antara pukul 23.00 hingga 05.00._

-Data KPAI 2018 lalu kekerasan kepada anak2 usia sekolah banyak dilakukan oleh guru dan kepseknya sendiri,pendapat anda?
_Pendidikan dan proses belajar adalah dua hal yang merupakan hak warga Negara, dan ketika hak tersebut dilanggar dengan ketidak-nyamanan bahkan bahaya yang ditimbulkan oleh tenaga pengajar dan pendidik, tentunya harus diberikan tindakan sekeras-kerasnya. Pengawasan dan tindakan dari pemerintah sangat dibutuhkan di sini. Untuk menghindarinya, orangtua dan guru-guru harus membangun kedekatan dan hubungan yang sangat baik, sehingga ketika ada masalah (ataupun calon masalah) bisa segera ditindaklanjuti._

-Kebutuhan usia millenial kadang ‘high cost sehingga banyak membuat orang tua yg klas ‘midle down depresi bagaimana menyiasatinya?
_Saya tumbuh di keluarga dengan ekonomi yang pas-pasan. Ketika semua teman-teman saya punya uang jajan 100 rupiah per hari, saya hanya mendapat 50 rupiah per minggu. Setiap hari saya diberi bekal supaya tidak lapar oleh ibu saya. Saya sangat menghargai pemberian orangtua saya yang saya tahu sangat menyayangi saya dan memberi apa yang mereka bisa (dan mereka rasa baik) untuk saya. Saya rasa penjelasan dan kedekatan antara orangtua dan anak adalah kuncinya. Jika anak jelas merasa disayang dengan pelukan, perhatian, nasihat dan penjelasan yang baik, materi tidak akan menjadi sesuatu yang harus dipenuhi orangtua demi si anak bisa “sama” dengan teman-temannya.

Sejauh apa Casio memberikan kesejahtraan untuk pegawai perempuannya?
_Casio sangat memperhatikan kesejahteraan untuk pegawai perempuan. Jika kami terpaksa pulang di atas jam 9 malam, maka disediakan pengantaran ke rumah. Jika ada pekerjaan yang memaksa kami tinggal di kantor/lokasi acara hingga terlalu larut malam (di atas jam 12 malam), kami dipersilakan untuk membuka penginapan sederhana untuk meminimalisir kemungkinan kejahatan._

Apakah Casio ada membuat semacam short course untuk pemberdayaan perempuan usia muda?
_Casio di Indonesia berfokus kepada peningkatan ‘awareness pelanggan Indonesia terhadap produk-produk kami, juga atas penjualan. Kami ingin setiap pelanggan kami memiliki pengetahuan yang baik terhadap produk kami sehingga ketika terjadi pembelian, pelanggan bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhannya._

Dalam era tekhnology, sosial media (Ig,Fb,Youtube, WA,dsb) demikian memegang peran penting termasuk dalam memasarkan satu produk (new business) mau pun pemeliharaan pelanggan (old business/quality service), bagaimana untuk casio khususnya untuk mensupport penjualan G-shock 140?
_Casio sangat mengerti perkembangan dunia digital, dan digital marketing tentunya memiliki peranan penting dalam mensosialisasikan produk-produk kami. Namun demikian, kami juga mengerti bahwa pemeliharaan pelanggan juga sangat penting. Maka dari itu kami melatih semua staf kami di toko supaya bisa memberikan pelayanan terbaik bagi semua pelanggan kami, dan kami juga memastikan bahwa pelanggan bisa memiliki informasi terbaik dan secepatnya dari media sosial yang kami kembangkan.
.
Riry menambahkan dalam segala aktifitasnya hendaknya perwmpuan Indonesia jangan cepaf menyerah dan cepat puas diri.

Para pembaca yth, dari dua pernyataan – pernyataan perempuan dahsyat diatas, jelas pesan tersirat bahwa Indonesia sesungguhnya banyak memiliki perempuan perempuan dahsyat dalam rutinitas dan profesinya. Yang profesional, inovatif, kreatif dan cerdas tanpa harus mengurangi kodrat dan norma yang ada. Dan Indonesia masih membutuhkan banyak lagi perempuan perempuan seperti mereka. ‘How about you!? (PpRief/Rahma)

0

Suara Indonesia News – Bengkalis, Telah dilakukan Pengungkapan Kasus Tindak Pidana (TP) Narkotika jenis Sabu-sabu oleh team Opasnal Unit Reskrim Polsek Mandau, pada hari Minggu tanggal 03 November 2019 sekira pukul 00.20 wib.
Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Duri – Dumai Km.18, Pasar Sidomulyo Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Identitas Pelaku adalah DS, 26 thn, Laki-laki, Wiraswasta, Alamat Jalan Tegar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Tersangka patut diduga Memiliki, menyimpan, menguasai atau sebagai perantara dalam jual beli Narkotika jenis sabu sabu.

Turut diamankan Barang bukti berupa 1).
2 (dua) paket besar diduga narkotika jenis sabu sabu dengan berat kotor 57.9 gram yg ditemukan di dalam mobil Toyota Rush yg dikendarai Tsk.
2). 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu sabu dengan berat kotor 3.7 gram yg dibungkus dengan plastik rokok dan dibungkus tisu yg ditemukan di dalam mobil Toyota Rush yg dikendarai Tsk.
3). 1 (satu) unit mobil Toyota Rush warna merah hati yg dikendarai Tsk.
4). 1 (satu) set alat hisap sabu sabu (bong) milik Tsk yg ditemukan didalam mobil Toyota Rush yg dikendarai Tsk.
5). 2 (dua) buah mancis untuk mengisap sabu sabu milik Tsk.
6). Uang sejumlah Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) diduga hasil penjualan sabu sabu.

Kronologis Pengungkapan yang dilakukan Opsnal Unit Reskrim Polsek Mandau, pada hari Minggu tgl 03 November 2019 pukul 00.20 wib Team Opsnal Polsek Mandau melakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama DS, yang berdasarkan penyelidikan sering malakukan transaksi narkotika jenis sabu sabu di TKP.

Setelah beberapa jam mengikuti tersangka yang mengendarai mobil Toyota Rush warna merah, akhirnya Tsk berhasil ditangkap saat berhenti di Jalan Lintas Duri – Dumai Km.18, Pasar Sidomulyo Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis (TKP).

Sedangkan 2 (dua) orang teman Tsk yang bernama SB dan AN berhasil melarikan diri (DPO), setelah dilakukan penggeledahan terhadap Tsk, ditemukan 2 (dua) paket besar diduga narkotika jenis sabu sabu, serta 1 (satu) paket kecil di dalam plastik rokok yang dibungkus lagi dengan tisu, serta 1 buah alat hisap (bong) yang ditemukan di dalam mobil yang dikendarai Tsk tersebut. Adapun narkotika jenis sabu sabu tersebut diperolehnya dari Sdr. AN (DPO).

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Mandau untuk penyidikan lebih lanjut. (Musrialdi)

0

Suara Indonesia News – Bukit Tinggi, “Ranah Bundo” Sumatera Barat, yang beradat dan beradab kembali tercoreng atas dugaan asusila yang dilakukan oknum eks Pimpinan Cabang Pembantu (Pincapem) KCP BRI Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatera Barat berinisial DHN terhadap bawahannya. Sebenarnya kasus tersebut sudah berjalan hampir 2 tahun lebih, mulai dari somasi oleh kuasa hukum korban kepada pelaku lalu pelaku sudah mengakui perbuatannya dan minta maaf serta tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Korban juga sudah melaporkan ke internal Bank BRI dan korban dijanjikan akan diangkat jadi karyawan. Bahkan korban tetap menerima gaji selama 3 bulan walaupun tidak masuk kerja.  Setelah itu korban melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian sampai pelimpahan ke pengadilan. Tapi sampai sekarang pihak korban masih mencari keadilan atas kasus tersebut. Pasalnya terdakwa masih bebas berkeliaran dengan alasan subjektif oleh majelis hakim, padahal ketika menjalani proses persidangan juga sudah dihadirkan saksi adat untuk memberikan pendapat dan sudah jelas adat menentang keras pelecahan seksual.

Melihat kondisi tersebut, Yudi salah seorang pemuda pariak paga nagari Minangkabau, sangat menyesalkan dan menyanyangkan perbuatan asusila tersebut terjadi di Minangkabau.

“Kita sangat menyesalkan dan menyanyangkan masih terjadinya perbuatan asusila di Minangkabau ini. Apalagi ini dilakukan oleh seorang atasan bank BUMN terhadap bawahannya. Sungguh tidak mencerminkan kepribadian masyarakat Minangkabau yang sangat religius dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Di Minangkabau perempuan begitu di istimewakan, sebagai lambang kehormatan dan kemuliaan seorang perempuan akan menjadi bundo kanduang. Tentu ini bukan sekedar hiasan dalam bentuk saja, tapi juga harus tergambar dari kepribadiannya, begitu adat kami mengajarkan. Jadi alangkah malu dan marahnya kami sebagai laki-laki minang jika Bundo Kanduang kami dilecehkan” ujar yudi. (03/11-19)

Yudi juga meminta kepada majelis hakim untuk lebih objektif lagi dalam melihat dan memutuskan perkara ini. “Kami juga meminta kepada majelis hakim untuk lebih objektif lagi dan bekerja secara profesional. Karena dalam proses persidangan banyak hal-hal yang janggal. Majelis hakim dalam mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum harus memperhatikan perma nomor 3 tahun 2017 tentang pedoman mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum dalam salah satu pasalnya yaitu pasal 4 majelis harus perhatikan keadaan psikologis korban sesuai fakta persidangan. Fakta persidangan jelas terdakwa di dakwa oleh JPU dengan dakwaan alternatif ke satu melanggar pasal 294 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun, korban telah mengirimkan surat permohonan kepada majelis hakim agar majelis mengeluarkan penetapan penahanan terhadap terdakwa dikarnakan ada gangguan psikologis yg dialami oleh terdakwa akibat opini-opini yang dibangun oleh pihak yg tidak bertanggung jawab dengan mengatakan tidak terjadi apa-apa di bank BRI KCP Aur Kuning saat itu. Hal itu lurus dengan tidak ditahannya terdakwa” sesal yudi.

Lebih lanjut yudi menyampaikan Jika majelis berpegang pada perma 3 2017 tersebut sudah barang tentu majelis akan mengabulkan permohonan korban. Diskresi hakim yg dijelaskan oleh humas pengadilan negeri bukittinggi beberapa hari yg lalu itu dibatasi oleh perma ini, karna perma ini khusus pedoman hakim dalam mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum, maka dengan adanya perma ini kami berharap agar majelis hakim betul-betul memperhatikan psikis korban. Jangan sampai alasan terdakwa kooperatif, tidak akan mengulangi perbuatan dan tidak akan menghilangkan barang bukti yg dijadikan dasar pertimbangan karna sekali lagi perma ini berlaku khusus untuk menjamin hak perempuan berhadapan dengan hukum. Jangan sampai perkara ini bergulir seperti bola salju yang nantinya akan meledak ketika ketidakadilan itu tidak kunjung didapatkan.

“Kami pemuda minang akan terus mengawal perkara ini sampai ada keputusan hakim. Kami tidak mau perkara ini menjadi preseden buruk untuk penegakan hukum di pengadilan Negeri Bukit Tinggi kedepannya” Tutup Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Kelahiran Sumatera Barat ini dengan tegas. (Rocky)

0

Oleh : HAMMA, S,Sy/Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum

Suara Indonesia News – Sulawesi Barat, Harta warisan baik bergerak maupun tak bergerak seperti tanah dan rumah, sering kali menjadi masalah ketika tidak ada keterangan jelas mengenai pembagian dan siapa saja kah pewaris harta tersebut. Terlebih lagi jika tanah warisan tersebut hendak dijual di kemudian hari.  Jika semua hak dan nama-nama ahli waris sudah jelas, tapi ada satu ahli waris yang tiba-tiba menjual seluruh bagian tanah waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, maka perbuatan itu adalah melanggar hukum.

Dalam Pasal 1471 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer), dinyatakan bahwa : “Jual-beli barang orang lain adalah batal, dan dapat memberikan dasar untuk penggantian biaya kerugian dan bunga, jika si pembeli tidak telah mengetahui bahwa barang itu kepunyaan orang lain”. Pasal tersebut telah menegaskan bahwa proses jual beli itu tidak sah atau batal, dan si penjual harus melakukan pengembalian uang dan barang, dalam hal ini tanah warisan kepada para ahli waris. Namun tanah tersebut sudah terjual dan sulit untuk dikembalikan, maka para ahli waris dapat memintakan ganti rugi atas aset tersebut dalam bentuk lain dengan nilai yang setara.

Keseluruhan proses penggantian rugi para ahli waris yang haknya diingkari oleh penjual tentunya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Tapi jika sampai sang penjual tidak beritikad baik menyelesaikan perkara tersebut, itu berarti ia telah melakukan tindakan pidana penggelapan. Hal ini diatur dalam Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang menyatakan:“Barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi berada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan, diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana dendan paling banyak sembilan ratus rupiah”.

Para ahli waris yang merasa haknya dilanggar karena tanah milik mereka dijual tanpa persetujuan dari mereka pun dapat melakukan gugatan perdata atas dasar perbuatan melawan hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPer, yang berbunyi: “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut”.

Namun, sebelum para ahli waris membawa perkara tersebut ke dalam ranah pidana, mereka harus terlebih dahulu membuktikan  bahwa masing-masing dirinya adalah ahli waris yang sah atas harta peninggalan pewaris.