0
Foto: ketua dan wakil sedang ikrar sumpah jabatan di kantor DPRK Aceh Utara.

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Utara, pengucapan sumpah ketua DPRK Aceh Utara Periode 2019 – 2024 yang dibuka oleh Ketua Sementara, Arafat Ali.Pengucapan sumpah dan janji Ketua DPRK Aceh Utara yang definitif periode 2019-2024 yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara. Wendra Rais SH.(25.10/19)

Prosesi sumpah/janji dimulai pukul 15.00 wib. Untuk Ketua, Arafat Ali (Partai Aceh) dan wakil, Hendra Juliansyah (Partai Demokrat).di hadapan para anggota Dewan,para undangan dan masyarakat yang menyaksikan prosesi sumpah jabatan beberapa hal yang di ikrarkan demi Allah akan memenuhi kewajiban sebagai ketua dan wakil ketua DPRK Aceh Utara dengan sebaiknya dan seadilnya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan dengan pedoman Pancasila UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Dalam ucapan sumpah komitmen akan menjalankan tugas dengan baik dan adil, komitmen bekerja dengan sungguh-sungguh serta mengutamakan kepentingan bangsa dari pada kepentingan pribadi maupun golongan. Kemudian juga komitmen dalam memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya dari setiap kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara.

Pengukuhan keduanya dibacakan Sekwan DPRK Aceh Utara Azhari Hasan, SH, berdasarkan SK Gubernur Aceh Nomor: 171.11/1713/2019 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRK Kabupaten Aceh Utara masa jabatan 2019-2024. SK tersebut tertanggal 23 Oktober 2019.

“Setiap anggota DPRK harus benar-benar konsisten terhadap setiap kalimat sumpah jabatan yang telah diikrarkan, jangan sampai sumpah jabatan hanya menjadi formalitas semata,” ucapnya.

Pada acara tersebut turut dihadir mewakili Polres Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe forkopimda aceh utara, para camat, Kejaksaan, Danlanal, Danrem 011 Lilawangsa dan Dandim 0103 Aceh Utara, Tgk pimpinan Dayah dan masyarakat. (man)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Muhammad Yusuf Bayu (Anggota DPRK Aceh Utara), Mengunjungi korban kebakaran di Gampong Keude Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at 25 Oktober 2019.

Sebagaimana diketahui, kebakaran yang terjadi sekitarpukul 03.00  wib dini hari tadi yang menghaguskan 19 ruko dan 1 rumah.

Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Yusuf menyerahkan bantuan masa panik berupa beras, telor, indomi dan sembako lainya untuk meringankan beban korban kebakaran.

Bantuan di terima langsung oleh geuchik keude paya bakong beserta tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu dalam hal ini,anggota dprk baru saja dilantik, menyampaikan bahwa ikut berduka cita atas kejadian tersebut. Kepada masyarakat keude paya bakong yang terkena musibah, ia berharap semua masyarakat dapat bersabar, karena semua ini datangnya dari Allah, tentu kembalinya kepada Allah.

“Kita berharap semoga Allah SWT kembali menggantinya yang lebih baik kepada kita semua,” katanya. (Manzahari)

0

Suara Indonesia News – Gresik, Komunitas yang berlokasi di kota Gresik, Komunitas ini terbentuk berlandaskan kepedulian terhadap isu sosial, bertujuan untuk menyatukan berbagai ragam elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan sosial, tanpa membedakan usia, profesi, dan domisili. Anggota dari Komunitas GRESIK DAMAI sudah mencapai 2.000 orang, Jumlah ini pun diharapkan terus bertambah seiring dengan adanya beberapa program kerja yang sedang disiapkan oleh Komunitas GRESIK DAMAI. Jum’at (25/10/2019)

Salah satu bentuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh Komunitas GRESIK DAMAI adalah berbagi Nasi Gratis setiap hari jum’at, sesuai dengan Nama DAMAI (Dekat, Aman/Amanah, Maju, Aktif & Imajinatif). Jumlah nasi yang dibagikan mencapai kurang lebih 150 nasi, tergantung dengan jumlah donasi pada minggu ketika nasi akan dibagikan, oleh para Komunitas GRESIK DAMAI ke seluruh kota Gresik. Targetnya adalah orang-orang yang dinilai perlu untuk mendapatkan, seperti tukang sapu jalan, tukang becak, pengemis, penjual barang yang sudah renta, dan masih banyak lagi orang yang bisa diberikan Nasi Bungkus setiap minggunya.

Selain berbagi Nasi Bungkus secara rutin setiap minggu, Komunitas GRESIK DAMAI juga kerap melakukan Pengumpulan Donasi untuk Masyarakat/Warga yang kurang mampu di wilayah Kota Gresik, Komunitas GRESIK DAMAI biasanya mengunjungi tempat kejadian untuk kemudian memberikan dukungan moril, bantuan sembako untuk warga, sumbangan yang sudah dikumpulkan.

Jika ingin memberikan donasi lewat Komunitas GRESIK DAMAI, bisa mengunjungi Admin FB Komunitas Kami. Hari Riswanto (KORWIL GRESIK DARI SAHABAT M.A.S POLRES LUMAJANG & PENGURUS KOMUNITAS GRESIK DAMAI)

Kontributor: Hari Riswanto

0
Foto: Jadwal pelaksanaan penerimaan CPNS 2019 (Int)

Suara Indonesia News – Bengkalis, Sebagaimana Siaran Pers Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 086/RILIS/BKN/X/2019, pada tahun 2019 ini ada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 197.117 formasi.

Rinciannya, Instansi Pusat 37.854 formasi (74 Kementerian/Lembaga) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemerintah Daerah).

Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis di pusat).

Mengutip jogja.tribunnews.com, ada lima formasi untuk CPNS 2019. Kelima formasi tersebut adalah guru, dosen, pegawai kesehatan, pegawai fungsional, dan pegawai teknis lainnya.

Rinciannya, guru 63.324 formasi, dosen 2.194 formasi, pegawai kesehatan 31.756 formasi, pegawai fungsional 28.767 formasi, dan pegawai teknis lainnya 2.194 formasi.

Jika tak ada perubahan pengumuman pendaftaran dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2019.

Masih menukil Siaran Pers BKN, berikut jadwal rekrutmen CPNS 2019, yakni, pengumuman pendaftaran dijadwalkan berlangsung di bulan Oktober hingga awal November 2019, yang diawali dengan penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, Penyerahan formasi telah berlangsung pada Kamis, 17 Oktober 2019 di Jakarta.

Di sejumlah media online atau dalam jaringan (daring), pengumuman pendaftaran tersebut diberitakan dimulai hari ini, Jumat, 25 Oktober 2019. Lalu, pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring pada November 2019.

Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020.

Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020.

Berapa jumlah formasi rekrutmen CPNS untuk tahun 2019 ini? Itulah pertanyaan yang diajukan sejumlah masyarakat. Khususnya calon peserta rekrutmen.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri mengatakan, sejauh ini dia belum memperoleh informasi resmi dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Namun, imbuh Johan, sesuai keterangan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY, di beberapa media daring, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini, menerima 83 formasi CPNS.

“Terdiri dari 39 tenaga medis dan 44 tenaga teknis”, jelas Johan di ruang kerjanya, mengutip pernyataan Sekda H Bustami HY di beberapa media daring tersebut, Jumat, 25 Oktober 2019.(Musrialdi/Diskominfotik)

0
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan & Perikanan Prov. Papua Barat : Samuel Konjol, S.IK.

Suara Indonesia News – Manokwari, Bidang Perikanan Tangkap jelaskan terkait fungsi atau kinerja dari pada bidang perikanan tangkap. Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Papua Barat, Yakobis Ayomi. M.Si, melalui Kabid Perikanan Tangkap Samuel Konjol, S.IK, menyampaikan kepada media saat ditemui diruang kerjanya. (25/10-19)

Samuel, sapaan akrab Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan & Perikanan Prov Papua Barat, mengatakan tetang tugas serta fungsi bidangnya, pertama kami menyusun rencana dan program kerja yakni mengkordinasi kegiatan kerja dan melakukan pembinaan pembinaan teknis operasional, memantau perikanan bidang perikanan tangkap serta melaporkan hasil kerja atau pelaksanaan tugas Dinas Kelautan & Perikanan Prov Papua Barat.

Bidang Perikanan Tangkap membawahi tiga seksi, masing masing adalah Seksi Pengendalian Penangkapan Dan Sumber Daya Ikan yg salah satunya menangani masalah perijinan yakni chek fisik kapal perikanan, kemudian memberikan pertimbangan teknis dalam rangka penerbitan SIUP, SIPI Bukti Pencatatan Kapal Perikanan (BPKP), selain itu pengendalian penangkapan ini juga membuka potensi sumber daya ikan yang ada di Papua Barat, kedepannya semua nelayan yang tergolong nelayan kecil wajib memiliki BKP (Buku Kapal Perikanan) dan BKP ini adalah salah satu syarat untuk dapat memiliki SIUP dan SIPI atau merupakan bagian yang tak terpisahkan

Kemudian Seksi Kenelayanan yakni, yang mengurus masalah asuransi, koperasi kelembagaan terkait dengan para nelayan, selanjutnya Seksi Sarana & Prasarana perikanan tangkap yg menyankut Syahbandar Pelabuhan Perikanan Tangkap dan ditahun 2019 ini program kerja kita di bidang ini cukup banyak, pertama dari sumber dana DAK (Dana Alokasi Khusus) kemudian dari dana OTSUS (Otonomi Khusus), untuk dana otsus sesuai dengan arahan Gubernur Papua Barat yakni memberdayakan nelayan asli Papua dan untuk anggaran keseluruhan dalam program kegiatan ini mencapai milyaran rupiah, untuk pelabuhan perikanan direncanakan tahun depan sudah dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang nantinya akan membawahi beberapa pelabuhan perikanan di Provinsi Papua Barat dan diharapkan untuk kelembagaannya dapat dibentuk dengan Peraturan Gubernur (Pergub) dan alangkah baiknya di (Perda) kan.

Penguatan kelembagaan tahun ini kita sedang mendorong terbentuknya koperasi nelayan di Kabupaten Sorong Selatan, dari 2 KOB yang ada kita akan tingkatkan statusnya menjadi Koperasi Perikanan, kami berharap dengan adanya koperasi ini agar dapat mengakses bantuan baik dari Pemerintah Provinsi maupun Kementerian Kelautan & Perikanan, kami mendorong bagaimana menyiapkan administrasinya yang berbadan hukum yakni mempunyai nomor induk koperasi.

Hampir 70% nelayan kita di Papua Barat berjalan dengan skala kecil, dengan menggunakan perahu kecil yakni motor tempel 15.PK Viber dan pakai alat tangkap seperti pengadaan peralatan tangkap haneline dan lain2 sebagainya itu yang selalu kita bantu serta diperioritaskan, untuk masyarakat pesisir yg memiliki laut kita dorong dan bantu mereka para nelayan diberikan berupa perahu motor tempel viber 15.PK juga peralatan tangkap dan ada juga seperti daerah pegunungan Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Maybrat yang tidak memiliki laut kita bantu, mereka punya sungai, danau dimana sungai tersebut memiliki sumber ikan air tawar, jadi tetap kita bantu sesuai arahan Gubernur.

Banyak profosal profosal bantuan dari nelayan yang masuk dan kami juga terbatas melayani dalam hal bantuan profosal tersebut, tapi kami berharap rekan rekan yg berada di dinas kabupaten/kota terkait dana otsus serta kebijakan Gubernur dimana 90% dana tersebut bisa menjawabnya khususnya permasalahan nelayan OAP, karena  kebijakan tersebut sudah diserahkan ke Kab/Kota dan itu sudah dilakukan dalam rapat kordinasi dinas kelautan & perikanan se Papua Barat di bulan maret 2019.

Ada banyak profosal dari nelayan yang kita selektif betul betul apakah nelayan dan kita juga selalu kordinasi dengan rekan rekan dinas di kab/kota jangan sampai ada yang sudah terima double sampai dua kali terima, ditahun ini kebijakan Kepala Dinas sesuai arahan Gubernur dalam hal membagikan bantuan sarana perikanan tangkap langsung turun lapangan serta melibatkan rekan rekan penyuluh perikanan yang tau tentang kelompok kelompok nelayan, dalam hal penyerahan bantuan tersebut kami dari provinsi yang menyerahkan.

Memasuki akhir tahun 2019 terkait program kerja kegiatan fisik telah mencapai 70 hinga 80% dan kami yakin akan rampung 100% tahun ini, kami juga telah menyusun program rencana kedepan untuk tahun 2020 nanti dan mekanismenya masih sama yaitu melihat kebutuhan nelayan terutama sarana dan prasarana perikanan tangkap tetap akan didorong, bantuan terhadap nelayan tahun ini ditahun depan kita akan chek kembali kelokasi sudah sampai atau sejauh mana dipergunakan bantuan ini baik perkembangannya maupun  dampaknya serta hasil dari pada nelayan, program tersebut telah berjalan sejak tahun ini.

Maksud dan tujuan program ini guna peningkatan perubahan terutama perubahan ekonomi masyarakat nelayan yang harus ditingkatkan, jika tahun ini para nelayan mendapatkan bantuan 1 paket perahu motor tempel serta alat tangkap jika dimanfatkan dengan baik maka dalam program berikutnya akan lebih ditingkatkan lagi dan ini kita akan terus mendorongnya.

Oleh karena itu kami menyampaikan serta mengingatkan kembali, kami dari Dinas Kelautan & Perikanan Prov Papua Barat dalam hal ini Bidang Perikanan Tangkap sangat berharap bagi para nelayan yang telah mendapatkan bantuan agar dapat memanfaatkan atau dipergunakan dengan sebaik mungkin dan juga dapat menjaganya, jangan sampai disaat kami chek kembali bantuannya sudah tiada atau sudah dijual jatuh ketangan orang lain kemudian buat profosal bantuan lagi, kami harapkan semoga tidak demikian, rencana kedepan kita akan memiliki tim verivikasi profosal bantuan dan survey turun langsung ke lapangan untuk melihat, jika benar benar nelayan akan dibantu.’tutup Samuel’. (Sam’Mad/SI)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Aktifis 1998 pastinya selalu mempunyai added value untuk teman teman media apalagi para aktifis, selalu berlainan arah dengan teman kebanyakan.

Hari ini Jumat, (25/10-19) bertempat di depan istana Merdeka, taman pandang, Jakarta. Aznil Tan mewakili ratusan mungkin ribuan aktifis 1998 melakukan aksi duduk dan tidur yang intinya menolak Prabowo masuk Kabinet Indonesia Maju 2019 – 2024 apalagi selaku Menhan RI.

Bagi mereka Prabowo sarat dengan kasus pelanggaran HAM, pecatan tentara dan pewaris orde baru.

Aznil Tan meminta Presiden Jokowi, untuk segera memecat Prabowo tanpa reserve, “Pecat Prabowo sekarang juga !”, Aznil menambahkan bahwa ini gerakan awal dan dia akan terus menggerakkan teman temannya hingga Prabowo dipecat. “Kami tetap konsisten menolak penjahat HAM masuk kabinet!!” (PapaRief)

0

Suara Indonesia News – Cilegon, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), melakukan survey verifikasi yang ke-2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon, yang dilaksanakan di Aula RSUD Kota Cilegon, Rabu, (23/10/2019).

Hadir pada acara tersebut, Plt. Direktur RSUD dr. Hana Johan. S, Ketua Akreditasi RSUD Kota Cilegon, dr. Meisuri, MM, beserta jajarannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, dr. Arriadna, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Rasdiana Zega, S.Kp. M.Kep.

Plt. Direktur RSUD Kota Cilegon dr. Hana Johan. S, mengatakan akreditasi rumah sakit merupakan pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi dalam hal ini KARS yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

“Setelah dinilai bahwa rumah sakit itu memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan sebagaimana disebutkan dalam Permenkes RI Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Akreditasi Rumah Sakit,” katanya.

Menurutnya, rumah sakit wajib melakukan akreditasi dalam upayanya meningkatkan mutu pelayanan secara berkala setiap 3 (tiga) tahun sekali.

“Pada intinya seluruh rumah sakit harus terakreditasi, dimana semua pelayanan itu harus terstandar, dimana standar itu ditetapkan oleh komite akreditasi untuk meningkatkan mutu pelayanan pada pasien dan keselamatan pasien,” kata Plt. Direktur RSUD Kota Cilegon dr. Hana Johan. S. Mars.

Sebelumnya, pada tahun 2017 RSUD Kota Cilegon telah meraih akreditasi dengan hasil penilaian paripurna. Akreditasi wajib bagi semua rumah sakit baik rumah sakit publik milik pemerintah maupun rumah sakit privat milik swasta atau BUMN.

“Setiap tahun kita di verifikasi, 2018 sudah di verifikasi, nah sekarang verifikasi di tahun 2019 yaitu yang kedua untuk menghadapi akreditasi tahun 2020. Nanti di cek semua berdasarkan standarisasi yang telah ditetapkan. Artinya jika ada penurunan, kemungkinan akreditasinya bisa di cabut,” katanya.

Sementara itu, Ketua Akreditasi RSUD Kota Cilegon, dr. Meisuri. MM, menyampaikan indikator yang dinilai pada verifikasi yang dilakukan KARS ini yaitu terkait dengan bidang manajemen, bidang perawatan, dan bidang medis.

“Ini kan untuk meningkatkan mutu di rumah sakit, jadi sebenarnya verifikasi ini adalah hasil dari apa yang kita kerjakan,” tuturnya.

Lanjut, dr. Meisuri, Akreditasi seharusnya bukan merupakan momok bagi setiap rumah sakit yang merupakan tempat pelayanan publik.

“Akreditasi ini untuk mengevaluasi dan melihat apa yang sudah kita kerjakan, sudah sesuai dengan standarisasi atau belum. Hal ini justru membantu memberikan penilaian dalam peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit,” ungkapnya. (Dhe)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Ir.H.Joko Widodo dan  KH.Maruf Amin telah dilantik selaku Presiden & Wakil Presiden RI  2019 – 2024, bahkan susunan Kabinet Indonesia Maju pun mulai bekerja di pos-kerjanya dengan ancaman tegas, mereka harus siap dicopot Presiden Jokowi kapan saja jika tidak ‘chemistry alias’ ndablek.

Hal ini diperkuat dengan statemen DR.H.Marzuki Usman, SE,MBA, yang mengatakan jika komposisi kabinet cukup solid, berwarna dan matang selayaknya bekerjalah dengan baik, amanah dan tidak gaduh. “Betul itu, yang ada hanya visi misi Presiden, bukan visi misi menteri-menterinya seperti di Nawacita jilid- I lalu.

Adapun hadirnya Prabowo sebagai Menhan RI menurut saya ya cukup baik, pastinya tidak juga disertai untuk pembelian kapal selam dan alat tempur lainnya. Kita negara aman, untuk apa itu dibeli. Pemerintah harus lebih mengutamakan bagaimana pemberdayaan SDM hingga desa desa terpencil sebagaimana program utama Nawacita jilid- II tentang Pemberdayaan SDM. Infrastruktur sudah , tinggal SDM-nya yang dibenahi.  Sehingga biaya yang telah dikeluarkan tidak mubazir. Stop hutang luar negeri, agar kita tidak cepat puas diri dan jadi bangsa pengemis. Pemberdayaan SDM yang sederhana adalah pemerintah banyak melakukan diklat gratis bagi rakyat desa, termasuk penggunaan dana CSR swasta/BUMN harus kesana”.

Mantan Sesmeneg BUMN-RI, Menparsenibud RI, Menhut RI, Meneg Investasi/BKPM, mantan Preskom BEJ dan ‘seabreg jabatan lainnya ini juga mengatakan bahwa era th.1990 lalu, China sangat terbelakang. Di tahun 2019 kemudian China telah menjadi negara nomor dua terkaya didunia. Semua kaget ya, ini seolah membenarkan pernyataan Napoleon Bonaparte – Kaisar Perancis tahun 1811 yang mengatakan, “Let China Sleep Forever !, Because When China Wakes Up, China Will Govern The World” (Red: Biarkanlah (negara) China tidur selamanya, karena begitu China terbangun dari tidurnya maka China akan menguasai dunia)

Dengan berakhirnya Pilpres 2019, maka berakhir juga semua kegaduhan yang menghalalkan segala  cara dan tidak ada rumusnya dalam politik kebangsaan kita untuk terus gaduh. Kita punya Pancasila, maka bangsa dan negara ini adalah milik semua orang maka bekerjalah para menteri dengan baik. Jangan ada lagi menteri yang tertangkap KPK karena korupsi,  itu sangat tercela dimata Allah. Dan bukankah mereka saat disumpah jabatan menggunakan kitab suci?, kita sudah terlalu lama sibuk urusan duniawi sehingga lupa urusan akhirat. Tentang radikalisme itu ada menteri dan instansi yang mengurus,  awasi saja apa mereka bekerja dengan baik?.

Saya berpesan khusus kepada Menteri Maritim & Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, agar lebih berhati-hati disektor daulat maritim nasional dan investasi, kita harus berani katakan tidak kepada investor negara lain terutama China agar tidak terjebak kepada aturan dan permainan mereka. Jika ada lagu Bengawan Solo yang menyatakan Bengawan Solo riwayatmu dulu, kemudian jika tidak hati hati lagu itu akan berganti menjadi ‘Indonesia riwayatmu dulu. Jika kita haramkan Indonesia bubar tahun 2030, maka bekerjalah dengan baik. Jika ada menteri yang tidak mampu mengikuti irama presiden, lebih baik mundur sebelun di-resuffle, jadi jangan biarkan (negara) China bangun dari tidurnya. Begitu aja kok repot, ahahah..”

China mampu menyulap Padang pasir menjadi hutan, maka jangan kita sebaliknya, kata Mister MOE lagi. Banyak hutan  menjadi padang pasir.

“Tahun 1932 kawasan ekosistem Leuser adalah harapan terakhir hutan Sumatera, karena hijau royo-royo. Kini apa yang terjadi?, disana kini terbentang padang pasir. Siapa yang  harus disalahkan?”, tanya beliau yang akrab kami panggil ‘Mister MOE dikantornya (Kamis, 24/10-19) lalu.

Kata Mister MOE lagi,”China cepat bangkit kalaupun dijegal AS menjadi founder dan member dari WTO/OPD- Organisasi Perdagangan dunia sejak tahun 1932-2002. Mereka tidak diam, mereka  menciptakan sebanyak mungkin tenaga muda menjadi doktor setiap cabang ilmu pengetahuan ke kampus kampus di AS. Hampir sekitar 500.000 orang muda China pertahun bermunculan dari lulusan Harvard University, Yale, Massachusetts,Duke,dsb.Berarti saat ini mereka mempunyai lebih dari 10,5 juta doktor muda lulusan AS. Ini belum yang lulusan dari Canada, Australia, Europa dsb ya?. di Nawacita jilid-II ini, presiden Jokowi harus lebih berhati-hati atas kinerja Kabinet Indonesia Maju-nya. Sebagaimana diamanahkan dalam Alquran, ‘Kalau engkau bersyukur maka akan aku tambah kenikmatannya. Namun kalau engkau tidak bersyukur maka azabku adalah sangat pedih”,

Maka jangan biarkan (negara) China bangun dari tidurnya, apalagi kita yang menyediakan tempat tidurnya. Dan, ingatlah jangan sampai kita nyanyikan lagu ‘Indonesia riwayatmu dulu..!”

Mari kita mulai semua itu  dengan kerja dan  politik gagasan, bukan ephoria jabatan menteri, harus konsisten dan mencapai target serta  program  yang berpihak pada rakyat  agar bangsa dan negara besar ini  tidak akan bubar di tahun 2030. Amin (PapaRief/foto.ist)