0

Suaraindonesianews – Kuningan, Sosok Sederhana, luwes dan pekerja keras ini, bakal mewarnai kancah politik bursa pilcaleg DPRD Kab. Kuningan Pemilu 2019 mendatang.

Lela Nurlaela kelahiran kuningan, 2 maret 1976, mencoba memperjuangkan keinginan baiknya  melalui partai Perindo dalam kancah politik Kab.Kuningan. Anak terakhir dari  6 bersodara  pensiunan penilik kebudayaan ini, mempunyai cita cita dan misi memperjuangkan kesejahteraan para pekerja seni khususnya diwilayah kab. Kuningan.

Hal tersebut diungkapkan Lela,  ketika di wawancari media ditengah tengah  kesibukannya dalam hal penggalangan donasi bersama PWRI, Fajar toserba,  untuk bantuan  peduli palu, kamis 4 oktober 2018 dikawasan jalaksana.

Lebih lanjut Lela Nurlela Caleg dari Perindo no urut  1 , menyampaikan, Misi ini terdorong oleh keinginanya dalam hal bersosial kemasyarakatan, bahkan keinginannya Lela  hingga dapat benar benar terwujud  yang namanya keadilan dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan dimasyarakat khususnya untuk para pekerja seni,

Sosok ibu rumah tangga yang mempunya 2 orang anak ini, perjuangannya mulai  bergerak di wilayah dapil 2, dengan  nomor urut 1  yang meliputi 8 wilayah diantaranya  kec.kramat mulya, jalaksana, japara cilimus ciganda mekar mandirancan pasawahan dan pancalang.

Menurut Lela,  para pekerja seni  dikuningan belum  bisa terwadahi dengan  baik,  masih banyak pekerja seni  yang terabaikan dan konsumen lebih percaya kepada pekerja seni diluar kabupaten kuningan.

Untuk itu Lela berharap  kedepan, dengan terpilihnya kami menjadi wakil rakyat, kami dapat mempasilitasi dan mensejahterakan mereka tanpa memandang sebelah mata. Ujar Lela kepada wartawan. (Sep/Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Pasca kejadian gempa dan tsunami yang melanda Kab.Donggala – Sulawesi tengah dan sekitarnya, menimbulkan korban jiwa yang cukup besar. Saudara kita di daerah terkena dampak bencana sangat memerlukan bantuan logistik baik sandang maupun pangan.

Ketua DPRD Kab.Konawe DR.H.Ardin, S.Sos.M.Si, melalui Wakil Ketua DPRD Kab.Konawe Rusdianto,SE.MM di dampingi Ketua Komisi I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiani, menyerahkan bantuan kemanusian untuk korban pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala – Sulawesi Tengah.(02/09-18)

Penyerahan bantuan DPRD Kab.Konawe ini, diterimah secara simbolis oleh Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM, di pelataran kantor Bupati Konawe. Bantuan logistik terdiri dari 20 dos indomie, 60 karung Beras ukuran 50 kg untuk nantinya akan di kirim ke Palu dan Donggala – Sulawesi Tengah.

Gusli Topan Sabara,ST.MM mengatakan, Bantuan dari DPRD Kab.Konawe ini akan kita satukan dengan bantuan dari instansi Dinas Se – Kab.Konawe yang nantinya, besok kita akan berangkatkan lewat darat menuju Kab.Donggala untuk di distribusikan kepada masyarakat korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Lanjut Wakil Bupati Konawe, Ini sesuai instruksi Bapak Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, untuk membantu logistik sandang dan pangan dalam rangka membantu saudara saudara kita di Sulawesi Tengah yang terkena musibah pasca Gempa dan Tsunami. Kita harus berbuat untuk berupayah meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah, semoga bantuan ini dapat bermanfaaat nantinya.(Red.Si)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Kapolres Konawe AKBP Muh. Nur Akbar, SH,S.IK. menggelar acara Coffee morning dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi Nasional yaitu Pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden Tahun 2019 kedepan.

Acara coffee morning pagi ini di hadiri anggota Polres Konawe, Perwira penghubung TNI Kab.Konawe Mayor Petrus H dan rekan rekan media Kab.Konawe, di Mbakoi Kafe unaaha. (02/10-18)

Kapolres konawe Muh.Nur Akbar mengatakan, TNI, Polri dan media merupakan Tiga unsur yang menjadi kekuatan besar dan kekuatan inti dalam menjaga pesta demokrasi dalam melawan isu isu dan kita harus bijak dalam menghadapi isu isu yang menyesatkan terutama dalam bersosial media.

Lanjut Kapolres, Kita jangan sampai mencoreng pelaksanaan pesta demokrasi Nasional ini dengan tindakan di luar rambu rambu yg telah ada, mari kita sukseskan pesta demokrais kedepan dan patuh dengan aturan, karena kita adalah Negara Besar yg di atur dengan aturan perundang – undangan. Apa yg telah kita perjuangkan kemarin dalam helatan pemilukada, alhamdulillah kita di katakan berhasil dalam pilkada kemarin dan menjadikan komawe sebagai zona aman. Kedepan kita bekerja lebih giat lagi dalam menjaga ketentraman pesta demokrasi 2019.

Kita mengedepankan kepentingan umum di banding kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Kekuatan Negara ini adalah TNI Polri dan Media dan kita jangan terpecah karena kepentingan kelompok tertentu, kita merupakan bagian dari kekuatan Negara yang senantiasa menjaga kedaulatan NKRI.

“Kita harus bijak dalam menyikapi isu isu menjelang Pemilu 2019 dan kepada masyarakat mari kita bijak dalam bermedia sosial demi suksesnya pilcalek dan pilpres 2019. Kalau ada yg keliru mari kita luruskan dan kita mengajak masyarakat untuk bersikap positif dan mempositifkan pemikiran kita serta jangan terprofokasi oleh pemberitaan yg negatif dalam menghadapi pemilu kedepan.” Ucap Kapolres.

Sementara itu Perwira penghubung TNI Kab.Konawe, Mayor Petrus H mengatakan, Keberhasilan penanganan pilkada kemarin adalah keberhasilan kita semua dan kemarin kita bisa membuktikan dengan terciptanya kab.konawe menjadi zona aman dan kedepan perjuangan kita lebih berat dan mari kita saling merangkul dan kita jaga kekompakan, maka kita bisa menjaga dan mengawal proses pemilu kedepan dan bersikap independen. (Red.Si)

0

Suaraindonesianews – Jakarta, Dua hari pasca bencana, Minggu (30/9), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan bertolak ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 skala richter (SR) yang juga menyebabkan tsunami mengguncang wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9).

Saat mendengar gempa dan tsunami terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden memerintahkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi tanggap darurat.

Untuk itu, Menko Polhukam, Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepala BNPB, Wakapolri telah tiba di Palu, Sabtu, 29 September 2018.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (29/9) menjelaskan bahwa Presiden memutuskan meninjau langsung ke Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu untuk mengetahui kondisi pascabencana saat ini.

“Presiden akan memberikan arahan terkait prioritas yang harus dilakukan, serta keputusan yang diperlukan terkait dengan dampak bencana di lapangan. Fokus utama saat ini adalah evakuasi korban dan juga pengiriman bantuan,” ucap Pratikno.

Selain itu, sulitnya melakukan koordinasi dalam menangani dampak gempa dan tsunami akibat terputusnya jalur komunikasi menjadi faktor lain yang membuat Kepala Negara bersegera meninjau langsung ke daerah terdampak gempa dan tsunami.

Dalam kunjungan ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah ini, Presiden dan rombongan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta. Rombongan Presiden lepas landas pada pukul 10.07 WIB.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan penggunaan Boeing 737-400 TNI AU dalam kunjungan kali ini dikarenakan kondisi landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu.

“Landasan pacu yang bisa digunakan hanya sepanjang 2.000 meter dari 2.400 meter landasan pacu yang ada dan kemarin saya bersama rombongan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-400,” ucap Hadi.

Setibanya di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden dan rombongan direncanakan akan meninjau beberapa lokasi yang terkena dampak gempa dan tsunami, yaitu Pantai Talise, Perumahan Balaroa, dan Rumah Sakit Wira Buana.

Dalam penerbangan ke Palu ini Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono. (EN/SI)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Club senapan Angin Anoa Shooting And Hunting Club (ASHC) Konawe gelar lomba menembak antara sesama penggiat senapan angin, sabtu (29/09/2018)sekira pukul 15.30 wita.Lomba menembak tersebut akan digelar selama satu hari yakni minggu(30/09/2018).

Sebelum lomba menembak dimulai, Ketua Pengkab Perbakin Konawe terlebih dulu mengukuhkan kepengurusan Anoa Shooting and Hunting Club masa bakti 2018-2020.

Usai pengukuhan pengurus ASHC,Ketua Umum Pengkab Perbakin Kabupaten Konawe membuka Lomba menembak yang dihadiri puluhan penggiat senapan angin.Lomba menembak tersebut akan memperebutkan hadiah tropi dan uang pembinaan.

Untuk melaksanakan lomba,panitia menyiapkan tiga kelas yakni kelas 15 meter mengunakan pisir dan pejera, 25 meter untuk kelas senapan angin PCP/ Gejluk mengunakan optik atau telescop yang terakhir kelas 35 meter PCP/Gejluk dengan target metsil.

Ketua Pengkab Perbakin Konawe, AKBP Muh Nur Akbar,SH,S.IK.MH dalam sambutannya, mengucapkan rasa bangga dan terima kasih atas terlaksananya lomba menembak atas sesama penggiat senapan angin dikonawe yang digagas ASHC.

Meski Konawe terkendala dengan infrastruktur yang belum ada.Untuk itu, saat Pomprov di Kabupaten Kolaka nanti, konawe harus mampu menyabet semua juara termasuk lomba menembak.

” Ada 60 pengurus dan anggota Anoa Shooting and Hunting Club itu semua akan kita kembangkan bersama untuk mencari bibit menjelang Porprov mendatang,” Jelasnya.

Lanjut ketua Pengkab Perbakin yang juga Kapolres Konawe itu, salah satu untuk membangun bangsa adalah dengan berprestasi dibidang olah raga. Contohnya, Indonesia mampu menunjukan jati dirinya saat perayaan Asean Games beberapa waktu lalu.

” Kita bangkit melalui olahraga bahwa indonesia mampu berada pada posisi ke empat tingkat asia yang sebelumnya tidak pernah masuk dalam hitungan dunia,” Ungkapnya. (Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Breaking News, Gempa bumi berkekuatan 7,7 SR melanda Kab.Donggala Prov.Sulawesi Tengah.

DENGAN PARAMETER SEBAGAI BERIKUT:

Kekuatan : 7.7 SR
Tanggal : 28-Sep-2018
Waktu Gempa : 17:02:44 WIB
Garis Lintang : 0.18 LS
Garis Bujur : 119.85 BT
Kedalaman : 10 Km

Lokasi:
Minahassa Peninsula, Sulawesi

Keterangan:
27 km Timur Laut DONGGALA -SULTENG, 80 km Barat Laut PALU – SULTENG, 123 km Timur Laut MAMUJU UTARA – SULBAR, 134 km Barat Laut SIGI- SULTENG, 1593 km Timur Laut Jakarta – Indonesia.

Provinsi Lokasi Status

Provinsi           Lokasi                                                Status

SULTENG        DONGGALA BAGIAN BARAT          SIAGA
SULTENG        DONGGALA BAGIAN UTARA         WASPADA
SULBAR          MAMUJU BAGIAN UTARA               WASPADA
SULTENG        KOTA – PALU BAGIAN BARAT        WASPADA

Sumber : BMKG

Sampai berita ini terbit, BMKG telah membatalkan status potensi Tsunami. (Red.Si)

0

Suaraindonesianews – Konawe, Rapat dengar pendapat (hearing), di gelar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Konawe – Sultra bersama Forum Honorer Kategori 2 (FHK2) – PGRI, di Aula Rapat DPRD konawe. (27/09-18)

Forum Honorer Kategori 2 (FHK2) – PGRI Kab.Konawe, melayangkan surat kepada DPRD Kab.Konawe terkait permohonan hearing terhadap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab.Konawe.

Rapat dengar pendapat ini di pimpin oleh ketua komisi III, Hj.Husniah Makatai didampingi Wakil Ketua I, Rusdianto dan Wakil Ketua II, H. Alaudin, Hearing ini dihadiri Ketua Forum Honorer K2 Pusat, Ahmad Maulana Malik bersama ratusan tenaga honerer K2 Kab.Konawe.

Turut hadir Kepala BKD Elizon diwakili oleh B Kaswan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Jumrin Pagala diwakili oleh Sekdis P dan K yang juga sebagai Ketua PGRI Konawe, Suryadi.

Dalam hearing tersebut FHK2-PGRI mempertanyakan kepada BKD Konawe apa yang mendasari pihak BKD Konawe tidak mengirimkan data mereka ke pusat. Sehingga mereka tidak punya peluang untuk mengukuti seleksi CPNS tahun 2018.

Terkait hal tersebut FHK2 Konawe merasa sangat dirugikan akibat dari tidak dikirimnya data mereka ke pusat oleh pemerintah daerah (Pemda) Konawe dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah ( BKD).

Diketahui, untuk penerimaan CPNS tahun 2018, Kabupaten Konawe hanya mendapat jatah CPNS Umum sebanyak 163 dan Honorer Formasi Kesehatan sebanyak 2 orang. Sehingga total kuota CPNS 2018 sebanyak 165.(Red.SI)

0

Suaraindonesianews – Jakarta, Dukungan terhadap Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandi Uno akan segera bertambah dengan lahirnya Pasukan 02, organisasi yang dilahirkan untuk berperan aktif memenangkan Prabowo-Sandi dalam pilpres 2019.

Ditemui disela kesibukannya mempersiapkan deklarasi, Komandan Pasukan 02 DR (Cand) Ansori mengatakan bahwa mereka adalah relawan mandiri yang berisi orang-orang yang memiliki keprihatinan akan masa depan bangsa.

Besarnya jumlah hutang, tingginya tingkat pengangguran, tingginya biaya hidup, serta hilangnya nilai-nilai keguyuban bangsa menjadi sebagian catatan nilai minus kepemimpinan Jokowi.

“Kami yakin Beliau mencintai Indonesia, tapi dalam pandangan kami Beliau mencintai dengan cara yang kurang tepat. Oleh karenanya demi menghindari permasalahan berlanjut maka lebih baik pengabdian Beliau diakhiri di 2019 nanti” ujar Ansori.

Pasukan 02 berharap dalam mengelola pemerintahan kedepan ada ruang dialektika setiap saat dengan pemimpin, baik dari kelompok yang pro dan kontra. Kondisi itu hanya dapat tercipta jika kita menempatkan pemimpin dipikiran, sebab jika pemimpin ada dihati cenderung akan membuat kita buta dan membenarkan apapun kebijakan yang dibuat meskipun sebagai objek dari kebijakan kita merasa ngos-ngosan dan sesak nafas.

“Prabowo-Sandi kami harapkan memberikan cintanya pada Indonesia, dan yang terlebih penting menunjukkan cinta itu dengan cara yang benar. Kami ingin menjadi relawan politik yang baik, jika baik dukung jika salah kritik bukan malah menutup mata dan telinga dan membenar-benarkan dengan berbagai alasan” ucap Ansori.

Lebih lanjut Ansori mengatakan. “Insya Allah, Pasukan 02 akan hadir diseluruh Indonesia, baik gerakan darat maupun udara. Apapun yang kami lakukan semata-mata bentuk kepedulian kami untuk mengembalikan Indonesia menuju kepada tujuan bangsa dan negara sebagaimana yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa.

“Dengan mengharap rahmat dan ridho Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, Pasukan 02 ingin menjadi bagian yang menghantarkan pasangan nomer urut 02 sebagai Presiden Ri ke 08” pungkasnya.(Red.SI)