0

Suara Indonesia News – Jakarta. Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, dibawah kepemimpinan Kery Saiful Konggoasa (KSK), menerima penghargaan Desa Cantik Tahun 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI, di Jakarta.

Penghargaan Desa terbaik dalam perogram Desa Cinta Statistik 2022 tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, dan Kepala BPS RI, Margo Yuwono, di Aryanusa Ballroom, Menara Dana Reksa jakarta. Senin, (30/01-2023).

Kepala BPS Pusat Margo Yuwono mengatakan, program Desa Cantik Statistik (Desa Cantik) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengolahan dan pemanfaatan data agar perencanaan pembangunan desa dapat lebih tepat sasaran. Penting karena kedepan kita berharap bahwa aparat desa memiliki kapabilitas dibidang statistik sehingga dapat mengelola data dan memanfaatkan data. Bayangkan kalau semua desa memiliki kemampuan itu maka desanya akan lebih maju kan. Karena bisa mengelola dan memanfaatkan data.

Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, dalam sambutannya usai menerima penghargaan mengatakan, apresiasi penghargaan yang diperoleh tersebut sebagai gambaran bahwa Kabupaten Konawe siap membangun desa menggunakan data sektoral.

“Terimakasih BPS RI yang telah melakukan pendampingan kepada SDM di desa sehingga dinyatakan layak untuk mendapatkan penghargaan Desa Cantik Tahun 2022, kedepan kita akan mengaplikasikan ini di desa-desa yang lain di Kabupaten Konawe,” tutur bupati dua periode itu.

Sebagaimana diketahui, Program Desa Cantik diinisasi BPS sejak Februari 2021 dengan melibatkan Tim BPS Pusat sebagai penilai berdasarkan beberapa indikator yang telah ditetapkan. Antara lain kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), kesiapan infrastruktur teknologi informasi di desa tersebut, potensi daerah, akses, dan indikator-indikator lainnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Konawe menjadi salah satu penerima penghargaan Desa Cantik Terbaik  Tahun 2022 dari 12 kabupaten kota se Indonesia yang dinilai terbaik dalam pengelolaan Program Desa Cantik. Desa atau kelurahan peraih penghargaan Desa Cantik adalah Desa Landau Tubun (Kabupaten Melawi), Desa Bukit Selabu (Kabupaten  Musi Banyuasin), Desa Tanjung Raya (Kabupaten Ogan Komering Ulu timur), Kelurahan Sukajaya (Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan), Desa Potangoan (Kabupaten Buol), Kelurahan Toriki (Kabupaten Konawe), Kelurahan Gunungketur (Kota Yogyakarta), Desa Gumeng (Kabupaten Gresik), Kelurahan Karangsari (Kota Blitar), Desa Serdang Kulon (Kabupaten Tangerang), Desa Perancak (Kabupaten Jembrana), dan Desa Punggul (Kabupaten Badung). (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Pulau Tello Nias Selatan. Dilema tangkap lepas pelaku Destructive Fishing Telah Diamankan oleh Tim Gabungan dari Polsek Tello, Pol Airud,  Koramil, TNI AL, Syahbandar dan Perikanan serta pemerintah Kecamatan jum’at 20/01/2023 yang lalu di Pulau-Pulau Batu Utara dan telah  bebaskan oleh penyidik Polres Nias Selatan, Sejumlah Pihak di Kepulauan Batu Pulau Tello Nias Selatan  terus mengecam serta sangat kecewa dan meminta kepada Bapak Kapolri , Kabareskrim, Irwasum, Kadiv Propam Mabes Polri, Kapolda Sumut agar turun tangan untuk memproses kasus ini.

Menurut penuturan para Nelayan tradisional  yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesali dan sangat   merasa kecewa kepada pihak penyidik Polres Nias Selatan yang  telah membebaskan kedua pelaku Destructive Fishing tersebut karena  pada saat diamankan pelaku oleh Tim Gabungan sudah  jelas  memiliki barang bukti  dan memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU 45 tahun 2009, tentang perubahan Undang -Undang No.31 Tahun 2004 tentang perikanan,bebernya kepada wartawan, Selasa  (31/01/2023)

Sesuai  rilisan KKP di laman kominfo bahwa ada tiga jenis jenis  kegiatan Destructive fishing yang merupakan Pelanggaran Undang-Undang  yaitu :

  1. Destructive dengan menggunakan bahan peledak (bom ikan)
  2. Destructive fishing dengan menggunakan bahan beracun (pontas)
  3. Destructive dengan menggunakan setrum.Dari barang bukti yang didapatkan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) bahwa kedua pelaku Destructive fishing termasuk dalam poin kedua.

Para Nelayan mengatakan bahwa diduga  ada yang tidak beres kepada pihak yang melakukan pemeriksan dan penyidikan kepada kedua pelaku Destructive Fishing tersebut, seharusnya Penyidik Polres Nias Selatan  jeli dan cermat untuk terus menggali informasi kepada kedua pelaku dari mana di belanjakan  atau  didapatkan barang haram itu, karena pada kasus ini diduga ada permainan para bohir yang selama ini menampung ikan,serta oknum yang membek up penyuplai penjual bahan peledak dan bahan pontasium di kepulaan batu, terangnya.

Hal sedana juga disampaikan FL, yang juga salah satu Aktivis Lulusan Sekolah ilmu perikanan ,Beliau sangat kecewa  terhadap tindakan pihak polres Nias selatan yang tidak profesional serta  terlalu cepat terburu-buru melepaskan kedua pelaku kejahatan Destructive fishing ditanah kelahirannya, menurutnya bahwa  kalau cermat penyidik dari  barang bukti yang ada kepada pelaku bisa terbongkar kasus ini terang- menderang ,tentang siapa-siapa saja pemain bohir serta yang terlibat  dalam kejahatan Destructive fishing  di daerah kepulauan batu. Keputusan pihak polres Nias Selatan membebaskan para pelaku ini menjadi daftar Rapor merah ketidak percayaan  masyarakat kepada Polri  sebagai institusi penegak hukum khususnya  di bumi Nias Selatan, pungkasya.

Di tempat  yang berbeda  Tokoh Pemuda dan  Aktivis sosial yang peduli Kepulauan Batu  AG dan KM ,Beliau menilai keputusan pihak Polres Nias Selatan adalah suatu keputusan yang sangat Fatal ,karna lewat tindakan pembebasan kedua Pelaku Destructive Fishing tersebut secara terbuka mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yang sedang di tutupi dalam penanganan kasus ini, agar tidak terbongkar gurita kegiatan Destructive  fishing tersebut sehingga sangat menguatkan rumor selama ini bahwa penyuplai atau yang membek  up peredaran bahan  peladak dan Pontasium di kepulauan batu adalah diduga  dari oknum aparat yang nakal yang menjadikan sebagai lahan bisnis sampingannya, ucapnya.

Masyarakat Kepualuaan  Hulo Batu Pulau Tello Nias Selatan meminta kepada Kapolres Nias agar ada penjelasan tentang Pembebasan kedua Pelaku Destructive Fishing ini sehingga tidak di tahan karena jelas memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU 45 tahun 2009 tentang perubahan Undang -Undang No.31 Tahun 2004 tentang perikanan. Serta mendorong Lembaga DPRD  Kabupaten Nias Selatan  dan Anggota DPRD dari dapil VI untuk mengawal Kasus ini sehingga ada titik terang menderang untuk meminta penjelasan secara rinci dari dalil pembebasan para pelaku.

Melalui pemberitaan ini sejumlah Tokoh dan juga dari Pemerintahan  Kecamatan yang ada di kepulauan batu dan masyarakat Nelayan taradisional maupun dari LSM meminta bantuan  kepada  Bapak Kalolri,  Bapak Kabareskrim Mabes Polri, Kadiv Propam Polri  Republik Indonesia,Bapak  Kapolda Sumut agar bisa turun ke Nias Selatan , untuk menyelidiki dan mengefaluasi proses penanganan kasus pembebasan pelaku kejahatan Destructive Fishing yang dilakukan oleh Polres Nias selatan, serta  bisa mengembalikan kepercayaan  publik kepada Institusi Polri sebagai  penegak hukum di Bumi  Indonesia ini  secara umumnya dan di Nias selatan secara khususnya agar tetap terjaga.karena kami menilai  bahwa pembebasan pelakuDestructive Fishing tersebut adalah keputusan sepihak dari penyidik Polres Nias Selatan dan  terkesan seperti  melindungi oknum-oknum yang terlibat dalam kasus Destructive fishing di Kepulauan Batu, serta mendesak Kementrian KKP lewat Direktur jendral Penindakan  dan  Pengawasan Sumber daya kelautan (PSDKP) Pusat di Jakarta dan  Provinsi Sumatera Utara serta Daerah agar bisa segera turun melakukan efaluasi penanganan kasus ini,

agar angka pelaku kejahatan  Destructive fishing baik dengan bom ikan dan racun pontasium di wilayah Kepulaan batu pulau tello Nias Selatan  dapat di tekan,,dan ada efek jera bagi para  pelakunya agar Kasus ini tidak merupakan Makin  Misteri dan makin maraknya pelaku kejahatan Destructive fishing baik dengan bom maupun dengan Pontasium bisa terpecahkan, penuhnya harap. (Feroni Dakhi)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jakarta Timur periode 2022-2025 resmi dilantik dan dikukuhkan. Prosesi pelantikan dan pengukuhan ini secara resmi dipimpin langsung Dr. Aldrin Neilwan P., S.pAK, M.Biomed, (Onk) MARS, MKes, SH Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta di Rumah Sakit Polri Said Soekanto Jl. Raya Bogor KM 01, Kramat Jati, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Minggu (29/01/2023).

Prosesi pengukuhan dan pelantikan berlangsung khidmat dengan Pembacaan janji pengurus , diikuti pengurus IDI Cabang Jakarta Timur yang berjumlah 101 dokter. Dimana pembacaan ini arahkan Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta Dr. Aldrin Neilwan P., SpAK, MBiomed, MARS, MKes, SH dan disaksikan Ketua Umum Terpilih President Elect PB IDI DR Dr. Slamet Budiarto, SH, MH.Kes periode 2025-2028.

Dr. Huntal Napoleon Simamora, Sp.BP-RE, Subsp LBL (K), FIHFAA, FRSPH, menerima mandat sebagai Ketua IDI Cabang Jakarta Timur, Dr. Fazilet Soeprapto, MPH sebagai Sekretaris dan Dr. Harun Arrasyid Rydha, SpA sebagai Bendahara IDI Cabang Jakarta. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Nomor: 1429/PB/A 4/12/2022 pada tanggal 29 Desember 2022 ditandatangani Ketua Umum PB IDI Dr. Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT dan Sekjen PB IDI Dr. Ulul Albab, Sp.OG.

Dr. Huntal Napoleon Simamora, Sp.BP-RE, Subsp LBL (K), FIHFAA, FRSPH, Ketua IDI Cabang Jakarta Timur dalam sambutannya menyampaikan dirinya berterima kasih kepada semua pihak atas berlangsungnya pelantikan Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur. Termasuk kepada PB IDI, IDI Wilayah DKI Jakarta, Pengurus IDI Cabang Jakarta Timur dan mitra kerja yang sering terlibat bersama.

“IDI Cabang Jakarta Timur membawahi sekitar 6000 dokter baik yang pengalaman maupun yang baru. Oleh karena itu IDI Cabang Jakarta Timur akan melayani para anggota sejawat dalam kinerja kedokteran,” ujar Dr. Huntal sapaan akrabnya.

Menurutnya, IDI Cabang Jakarta Timur memiliki 10 program prioritas dalam periode masa bhakti 2022-2025. Diantaranya, pelayanan anggota mudah dan cepat, rekomendasi praktek kurang dari 7 hari proses mudah cepat. Kemudian, perlindungan hukum komperhensif bagi seluruh anggota.

“Selanjutnya, peningkatan profesionalisme dan kompetensi, PIT dan Seminar Gratis, Seminar Ilmiah Tiap Minggu dengan SKP Gratis. Dan karir dan kesejahteraan anggota dalam mencari faskes dan advokasi jasa pelayanan,” ungkapnya.

Kemudian juga, aktif kegiatan pengabdian masyarakat melibatkan seluruh anggota dan peningkatan kesejawatan, gathering anggota dan open house kantor IDI di Jaktim. Dan mengadvokasi KRIP ke PB IDI hanya untuk dokter baru dengan online,

“Bahkan, membuat nomer hotline IDI Jakarta Timur konek ke Ketua dengan respon cepat. Adanya interaktif digitalisasi data anggota, dan ada iuran IDI bisa dicicil per bulan atau per tahun yang tidak memberatkan dalam 5 tahun,” tukas Dr. Huntal yang juga dokter bedah plastik RS Polri Said Soekanto.

Kata Dr. Huntal, IDI Cabang Jakarta Timur memiliki Visi mewujudkan dokter Indonesia yang beretika, mandiri dan profesional, dan menjunjung tinggi kesejawatan. Adapun Misinya meningkatkan kesejawatan dan pembinaan anggota, meningkatkan manajemen organisasi, memperbaiki sistem advokasi, meningkatkan upaya perlindungan hukum, meningkatkan citra, memperkuat SDM Kedokteran dan memperkuat penguasaan teknologi.

“Kita dari IDI Cabang Jakarta Timur dalam area transformasi, akan terus melakukan Transformasi Internal, Transformasi Eksternal, Transformasi SDM Kedokteran dan Transformasi Teknologi. Hal dalam upaya meningkatkan 10 program-program yang sudah diprogramkan,” terang Dr. Huntal.

Dr. Aldrin Neilwan P., S.pAK, M.Biomed (Onk), MARS, M.Kes, SH Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta menyampaikan, struktur IDI terdiri dari PB, Wilayah dan Cabang, dimana IDI Cabang langsung bersentuhan dengan anggota. Oleh karena itu IDI Cabang Jakarta Timur lebih memahami kebijakan dan pemecahan persoalan yang dialami anggota.

“Pelaksanaan yang sesuai dengan aturan yang harus dikerjakan, inovasi-inovasi pekerjaan dan kepentingan anggota harus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu kata dia, paling penting adalah komunikasi dengan anggota. Sehingga pengurus IDI Cabang Jakarta Timur bisa menyerap semua aspirasi dari semua anggota.

“Bagi saya organisasi yang baik, khususnya Jakarta Timur adalah kepemimpinan yang mampu menyerap aspirasi para anggota. Dalam hal ini organisasi IDI Jakarta Timur harus terus meningkatkan komunikasi antar kesejawatan, agar bisa  meningkat dan profesional dalam praktek kedokteran,” pesan Dr. Aldrin sapaan akrabnya.

Ketua Umum PB IDI Terpilih Dr. Slamet Budiarto, SH, MH.Kes mengutarakan, tujuam IDI didirikan agar bermanfaat bagi masyarakat. Harapan kami kepada Dr. Huntal dan jajaran pengurus IDI Jakarta Timur bisa memberikan pelayanan terbaik dan manfaat bagi masyarakat.

“Jika dokter-dokter IDI bisa ditingkatkan secara kapasitas dan kapabilitas, terutama dalam memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat. Tentunya ini merupakan pengabdian terbaik dalam memberikan jasa layanan kesehatan dan kedokteran,” ungkap Dr. Slamet yang baru terpilih dalam Kongres IDI.

Menurutnya, saat ini anggota di seluruh Indonesia ada 200 ribu lebih anggota, terdiri dari dokter spesialis dan dokter umum tersebar di 450 Kabupaten dan beberapa kota. Dimana IDI adalah garda terdepan dalam membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Kita (red-IDI) sudah berhasil membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan dan penyembuhan korban Covid-19 yang saat bisa diturunkan penyebarannya,” ujar Dr. Slamet.

Kata dia, pesannya untuk kepengurusan IDI Cabang Jakarta Timur yang paling adalah membenahi administrasi kantor. Karena, supaya selama ini anggota IDI dalam mengurus administrasi tidak sulit dan agar pelayan kepada masyarakat semakin baik.

“Saya berpesan agar kantor IDI Cabang Jakarta Timur terus dibenahi dan ditingkatkan layanan kepada anggota. Sehingga dokter-dokter mudah mendapat pelayanan rekomendasi yang tujuannya untuk mengabdikan pada masyarakat,” pungkas Dr. Slamet.

Dalam pelantikan ini juga hadir para undangan dan mitra IDI Cabang Jakarta Timur. Diantaranya, Walikota Jakarta Timur (diwakili), Kepala Rumah Sakit bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri, karumkit RSAU Esnawan Antariksa, Karumkit Ridwan Meuraksa, Kasudinkes Jakarta Timur, Kepala BPJS Jakarta Timur, Kapolres Jakarta Timur, Kajari Jakarta Timur, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) , Ketua Ikatan Bidan Indonesia Jakarta Timur , Ketua PDGI Jakarta Timur, ketua Ikatan Apoteker Indonesia Jakarta Timur, dan lainnya.

Penulis: Syafrudin Budiman SIP / Gus Din

0

Suara Indonesia News – Indramayu. Pemerintah Desa (Pemdes) Wirakanan bersama Tim Dokter Masuk Rumah (Dokmaru) Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kandanghaur Kabupaten Indramayu bergerak cepat dan sigap melayani masyarakat yang membutuhkan kesehatan.

Hal itu terpantau ketika Tim Dokmaru memberikan pelayanan kesehatan kepada Miftahul Munir (31) warga Desa Wirakanan Kecamatan Kandanghaur yang mengalami penyakit menahun yaitu pengeroposan tulang belakang, saraf kejepit dan menderita penyakit talasemia sejak kecil, Senin (30/1/2023).

“Pada hari ini, kami Pemerintah Desa Wirakanan bersama tim Dokmaru Puskesmas Kandanghaur berkunjung ke salah satu warga kami yaitu Miftahul Munir usia 31 tahun yang sedang mengalami penyakit menahun,” ujar Kepala Desa Wirakanan, Nurkat Hadikusumo.

Nurkat Hadikusumo berharap dengan program unggulan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang salah satunya adalah Dokmaru, dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, tentunya yang kita harapkan dengan program unggulan dari Bupati Indramayu ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Nurkat berharap mudah-mudahan dengan Program Dokmaru ini masyarakat menjadi sehat dan semoga dapat terus berkelanjutan serta lebih ditingkatkan lagi dalam penanganan kesehatan menuju pemerintah kabupaten Indramayu yang Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat).

“Dengan bantuan program Dokmaru ini masyarakat Indramayu menjadi sehat. Semoga program Dokmaru ini dapat terus berkelanjutan serta lebih ditingkatkan lagi terkait dengan penanganan kesehatan menuju pemerintahan yang Bermartabat,” ujarnya

Dalam kesempatannya Camat Kandanghaur Hatta Direja mengatakan, program Dokmaru ini sangat positif dan berharap Program Dokmaru ini dapat menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman.

“Saya berharap dengan program Bupati Indramayu yaitu Dokmaru ini bisa menjangkau masyarakat yang ada di pedalaman,” katanya

Hatta Direja menambahkan, dengan program Dokmaru, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan yang ada di pedalaman desa, dapat memperoleh layanan kesehatan segera bahkan dapat dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit terdekat agar terwujudnya derajat kesehatan masyarakat dalam meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Indramayu.

“Dengan Dokmaru, masyarakat yang ada di desa pedalaman nantinya bisa dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit terdekat, agar terwujudnya derajat kesehatan dalam meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Indramayu,” pungkasnya. (Toro)

0

Suara Indonesia News – Duri. Maraknya pesan via WhatsApp yang menginformasikan penculikan di wilayah Hukum Polsek Mandau, membuat para orang tua resah hingga menyebabkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.

Kepanikan ini disebabkan menyebarnya di grup WhatsApp perihal penculikan anak yang terjadi di salah satu TK di wilayah Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau (Sebanga). Senin 30 Januari 2023.

Berawal isu mencuat dari pesan WhatsApp  tersebut, namun diklarifikasi langsung oleh guru TK Islam Sebanga an (S) menjelaskan dan menerangkan bahwa voice note tersebut tidak benar.

Klarifikasi tersebut disampaikan sdri. (S) melalui pesan WhatsApp dan status WhatsApp miliknya.

Puncaknya pada hari Sabtu tgl 28 Januari 2023 sdri. (EU) wali kelas 3 SDN 02 Pokok Jengkol menuliskan pesan WhatsApp di grup Kelas 3 A SDN 02.

Pesan yang dituliskan sebagai berikut “Assalamualaikum dan Selamat Pagi mama2 semua tlg anak – anak kita dijemput 5 menit sebelum plg Krna tadi ada usaha penculikan di SD Belakang”.

Pesan wa tersebut menyebar dengan cepat di tengah – tengah masyarakat Kecamatan Mandau.

Yang mana, selain pesan wa tersebut, juga banyak di share di tengah – tengah masyarakat gambar – gambar dengan muara informasi pelaku penculikan dan sebagainya.

Kapolsek Mandau Kompol Hairul Hidayat SIK, MM, MH. telah mengumpulkan bahan dan keterangan terhadap saudari (EU) sekira pukul 21.30 Wib via Hand Phone.

Dikatakan Kapolsek bahwa saudari (EU) merupakan salah satu wali kelas 3 A SDN 02 Pokok Jengkol Duri.

“Sebelum dirinya menshare informasi terkait penculikan di grup internal wali murid Kelas 3 A, dirinya memperoleh informasi penculikan di WhatsApp miliknya,” jelas Kapolsek.

Yang mana pesan WhatsApp yang diperoleh (EU) sebagai berikut ” Bagi Ibuk2 /Bapak2 yang mempunyai anak tolong jangan dilepasin anaknya main diluar karena telah terjadi kasus penculikan anak tadi pagi siswa kls 3 dan kls 5 Sdn. 29 Mandau dan alhamdulillah orang tersebut tidak berhasil menculik anak tersebut”

Diceritakannya, Pas datang ke sekolah sekitar jam 7 pagi, ortunya antar sampai lapangan koramil.

Jadi pas jalan mau ke arah SD ke belakang, ada yang nawari eskrim gitu pakai mobil. Di tariknya tangan anak itu, cuma karena anaknya udah tau, jadi dibawanya adeknya lari masuk ke sekolah. Kejadiannya dekat gerbang SD 29.

Selanjutnya dirinya keluar kelas dan mempertanyakan kepada penjaga sekolah an. (P) dan (P) menerangkan hal yang sama dengan pesan WhatsApp tersebut.

Kemudian dirinya membuat pesan di grup WhatsApp grup Kelas 3 A SDN 02 sebagai berikut “Assalamualaikum dan Selamat Pagi mama2 semua tlg anak – anak kita dijemput 5 menit sebelum plg Krna tadi ada usaha penculikan di SD Belakang”.

Adapun pesan tersebut dimaksud untuk kepada wali murid agar menjemput anaknya lebih cepat. Karena, biasanaya sepulang sekolah anak – anak jarang langsung dijemput oleh orang tua nya.

Namun pesan di grup tersebut di capture oleh Bunda Alif dan dijadikan status wa di wa Bunda Alif dari status wa Bunda Alif tersebut capture an dari informasi dirinya menyebar hingga ke WhatsApp grup.

Jadi, menyebarnya isu penculikan anak di wilayah Kec. Mandau berawal dari informasi voice note yang menyebar di grup – grup WhatsApp.

Bertambahnya informasi berupa gambar – gambar atau tulisan yg belum tentu fakta nya terkait isu penculikan yang kemudian di share di pesan WhatsApp

Hingga saat ini belum ada laporan resmi ke Pihak Kepolisian terkait Percobaan Penculikan atau Tindak Pidana Penculikan.

Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro SH, SIK, MH. Terkait isu penculikan anak menghimbau kepada masyarakat agar masyarakat tidak perlu gelisah dan takut secara berlebihan.

“Bila ada informasi melalui media sosial, cek kebenaran berita tersebut sesuai dengan fakta, kemudian beri pemahaman kepada anak-anak agar waspada dan hati-hati tidak mudah pecaya dan terpengaruh pada orang yang tidak dikenal, awasi anak anda saat berada di luar rumah dan jangan menggunakan barang mewah atau mencolok, apa bila melihat orang yang mencurigakan agar segera melapor kepada pihak keamanan terdekat,” tegas Kapolres Bengkalis berpesan. (Mus)

0

Suara Indonesia News –Cirebon. Polsek Ciwaringin dalam upaya menjaga kamtibmas selalu kondusif dan aman serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini yang ada di wilayah binaannya Jalin Silaturahmi sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat Binaan. (30/01/2023 )

Kapolresta Cirebon Kombes Pol ARIF BUDIMAN, S.I.K,M.H. Melalui Kapolsek Ciwaringin AKP Iwan Gunawan, SH Bhabinkamtibmas Desa Gintung Kidul Aipda Rohman Selalu Atensi demi terpeliharanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Binaanya, terus melakukan upaya seperti sambang dan dialogis guna memberikan himbauan-himbauan tentang rawan banjir dan kehilangan kendaraan, desa Gintung Kidul kec. Ciwaringin, Kegiatan sambang warga binaan dan dialog tersebut menurut personel sangat penting dan efektif bisa bertemu langsung dengan warganya sehingga bisa menemukan informasi-informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat binaan terkait perkembangan situasi kamtibamas.

Personel Bhabinkamtibmas, pada warga binaan untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat bila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkunganya. Kegiatan sambang warga dan dialog yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat terutama warga binaanya.

Kapolsek Ciwaringin AKP Iwan Gunawan SH, terus memotivasi para Bhabinkamtibmas agar optimalkan imbauan terkait situasi kamtibmas.

“Disamping itu juga dengan keberadaan Bhabinkamtibmas diharapkan bisa memberikan rasa aman serta mengurangi dan meminimalisir adanya pelaku tindak kriminalitas.” Pungkasnya. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Mamuju. Kembali Pemerintah Daerah Provinsi Sulbar dalam hal ini biro pemerintahan dan kesra mengadakan forum silaturahim antara para imam dan khatib, dengan tema fungsi masjid dalam upaya pencegahan stunting, hal ini disampaikan oleh Ketua panitia penyelenggara bapak Makdoem Ibrahim S.thi MA, bahwa fungsi masjid itu adalah sebagai pusat informasi dan pusat pencegahan stunting”ungkap (Makdoem). Minggu 29-01-2023

ditempat yang sama kepala biro pemerintahan dan kesra provinsi Sulawesi barat, bapak Drs.H. Moh.Saleh rachim M.si  saat membuka acara secara resmi, beliau berpesan bahwa” pencegahan stunting ini sangat tepat dimulai dari masjid karena masjid itu punya peranan sangat penting dimasyarakat” jelas  Moh. Saleh Rahim.

Lanjut Karo pemerintaham dan kesra ini, kita sangat mendukung upaya dan pencegahan stunting yang dilakukan oleh anggota dewan kita, bapak Jayadi S.Ag. dengan mengadakan forum silaturahim para imam dengan menggandeng para khatib. Ini yang perlu disupport acara keagamaan seperti ini.” ungkap(moh.rahim)

Dipembukaan acara forum silaturahim imam dan khatib ini hadir pula Anggota DPR provinsi Sulawesi barat bapak Jayadi, S.Ag.SH,MH. beliau menyampaikan pentingnya membangun komunikasi antara para imam dan khatib, karena imam dan khatib adalah ujung tombak dimasyarakat”jelas (Jayadi)

Lanjut, Jayadi katakan” bahwa pembinaan keagamaan seperti ini bukan hanya para imam dan khatib tetapi para tokoh-tokoh agama lain, sehingga terjalin moderasi agama yang diharapkan”imbuh” Jayadi.

Dipenghujung sambutannya, Jayadi meminta kepada biro kesra dan pemerintahan provinsi Sulbar, untuk kedepannya seluruh mesjid-mesjid Yanga ada disulbar khususnya dimamuju untuk dibuatkan perpustakaan mini, supaya terjalin wawasan keagamaan dilingkungan mesjid.”Tutup”Jayadi

Diketahui hadir dalam forum silaturahim ini , Karo pemerintaham dan kesra Moh.saleh rahim, M.Si. anggota DPR pemprov bapak Jayadi,S Ag. Kabid bina mental spritual dan kesra pemerintahan pemprov Makdoem Ibrahim, ketua harian Lembaga dakwah darul As’adiyah kabupaten Mamuju, Hamma,S.Sy. sekjend lembaga dakwah darul As’adiyah kabupaten Mamuju, Syamsumarlin Jaelani S.pdi. (HM)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Bupati Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kery Saiful Konggoasa (KSK), menerima penghargaan Desa Cantik Tahun 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI, di Jakarta. Penghargaan Desa terbaik dalam perogram Desa Cinta Statistik 2022 tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, dan Kepala BPS RI, Margo Yuwono, di Aryanusa Ballroom, Menara Dana Reksa jakarta. Senin, (30/01-2023).

Kepala BPS Pusat Margo Yuwono mengatakan, program Desa Cantik Statistik (Desa Cantik) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengolahan dan pemanfaatan data agar perencanaan pembangunan desa dapat lebih tepat sasaran.

“Penting karena kedepan kita berharap bahwa aparat desa memiliki kapabilitas dibidang statistik sehingga dapat mengelola data dan memanfaatkan data. Bayangkan kalau semua desa memiliki kemampuan itu maka desanya akan lebih maju kan. Karena bisa mengelola dan memanfaatkan data,” Kata Margo Yuono, usai penyerahan penghargaan.

Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, dalam sambutannya usai menerima penghargaan mengatakan, apresiasi penghargaan yang diperoleh tersebut sebagai gambaran bahwa Kabupaten Konawe siap membangun desa menggunakan data sektoral.

“Terimakasih BPS RI yang telah melakukan pendampingan kepada SDM di desa sehingga dinyatakan layak untuk mendapatkan penghargaan Desa Cantik Tahun 2022, kedepan kita akan mengaplikasikan ini di desa-desa yang lain di Kabupaten Konawe,” tutur bupati dua periode itu.

Sebagaimana diketahui, Program Desa Cantik diinisasi BPS sejak Februari 2021 dengan melibatkan Tim BPS Pusat sebagai penilai berdasarkan beberapa indikator yang telah ditetapkan. Antara lain kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), kesiapan infrastruktur teknologi informasi di desa tersebut, potensi daerah, akses, dan indikator-indikator lainnya.

“Sehingga kita harapkan Desa Cantik ini mampu mengumpulkan data, melakukan pengolahan data sektoralnya secara mandiri, serta menggunakan data tersebut untuk membangun desanya sendiri,” kata Agnes Widiastuti.

Untuk diketahui, Kabupaten Konawe menjadi salah satu penerima penghargaan Desa Cantik Terbaik  Tahun 2022 dari 12 kabupaten kota se Indonesia yang dinilai terbaik dalam pengelolaan Program Desa Cantik. Desa atau kelurahan peraih penghargaan Desa Cantik adalah Desa Landau Tubun (Kabupaten Melawi), Desa Bukit Selabu (Kabupaten  Musi Banyuasin), Desa Tanjung Raya (Kabupaten Ogan Komering Ulu timur), Kelurahan Sukajaya (Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan), Desa Potangoan (Kabupaten Buol), Kelurahan Toriki (Kabupaten Konawe), Kelurahan Gunungketur (Kota Yogyakarta), Desa Gumeng (Kabupaten Gresik), Kelurahan Karangsari (Kota Blitar), Desa Serdang Kulon (Kabupaten Tangerang), Desa Perancak (Kabupaten Jembrana), dan Desa Punggul (Kabupaten Badung). (Red SI)