0

Suara Indonesia News – Jakarta. Guna menindak tegas para pelanggar hukum di laut, TNI Angkatan Laut melalui unsur Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari berhasil menangkap Tiga Kapal Pengangkut Nikel Ore yang diduga tidak memiliki dokumen yang sah sesuai peraturan UU pelayaran. Penangkapan ini dilakukan Kapal TNI Angkatan Laut (KAL) Labengki saat berpatroli di perairan sekitar Kendari pada Rabu, (13/04) lalu.

Hal ini di sampaikan oleh Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) Iwan Iskandar kepada Wartawan di Jakarta, Sabtu (16/04/2022).

Ketiga kapal yang ditangkap tersebut adalah kapal TB. Marina 14 / TK Marina Power 3009, TB. Beupe 2 / TK Bian 2, TB. Berau 22 / TK. PSPM 22 yang seluruhnya bermuatan berupa Nikel Ore. Penangkapan diawali dengan menindaklanjuti informasi intelijen tentang adanya kapal yang di duga membawa Ore Nikel dari perairan Marombo menuju Morowali, KAL Labengki yang sedang melaksanakan patroli di perairan Marombo langsung melakukan pengejaran. Usai menemukan tanda-tanda kapal yang dimaksud, KAL Labengki melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kapal-kapal Tugboat yang telah di informasikan oleh Tim Intel. Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh anggota KAL Labengki, di temukan pelanggaran bahwa kapal berlayar dengan dokumen yang tidak sah dan beberapa sudah kadaluarsa.

Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) Iwan Iskandar mengungkapkan bahwa berdasarkan data Intelijen di lapangan  TNI AL  mengerahkan unsur Lanal Kendari yaitu KAL Labengki untuk melakukan pengejaran terhadap ketiga kapal yang dimaksud. “Dari kejadian tersebut kita melaksanakan prosedur peran pemeriksaan terhadap tiga kapal TB. Marina 14, TB. Berau 22 dan TB. Beupe 2. Dari hasil pemeriksaan, pelanggaran yang dilakukan ketiga kapal sementara ini tidak memiliki dokumen yang sah terkait dengan UU Pelayaran No.17 Tahun 2008, serta ketiga kapal yang membawa muatan Nikel ini mengangkut dengan berat yang berbeda-beda yakni 10.000 GT, 7.300 GT dan 6.000 GT,” kata Danlanal Kendari.

Tambahnya Kolonel Iwan mengatakan seluruh kapal termasuk ABK dan Nahkoda di Legokan dan di amankan dekat Pelabuhan Konawe Utara. Untuk proses hukum lebih lanjut, ketiga kapal yang memiliki tujuan ke Morosi maupun Morowali ini akan ditangani sesuai prosedur dan Undang-Undang yang berlaku.  Oleh karena itu, pengamanan di laut Indonesia merupakan  tugas TNI AL untuk melakukan pengawasan khususnya di perairan Sulawesi Tenggara.

Penangkapan ketiga kapal di Kendari ini sebagai implementasi dari Perintah Harian Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara, ucapnya mengakhiri. (Aro Ndraha)

0

Suara Indonesia News – Kota Bandung. Viral video berdurasi 2 menit 7 detik di media sosial, menampilkan jemaah masjid berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya. Jemaah menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia itu dipimpin seorang pria mengenakan baju Koko berwarna putih sebalum melaksanakan ibadah solat tarawih.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), yang juga Panglima Santri Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, menyebut bahwa menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum melaksanakan ibadah Solat Tarawih dirasa kurang pas.

Diketahui, Solat Tarawih adalah ibadah mahdhah, yakni ibadah secara vertikal langsung kepada Alloh SWT, yang aktivitas atau perbuatannya sudah ditentukan syarat dan rukunnya. Dengan kata lain, terdapat syarat atau adab baku yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan ibadah solat. Belum lagi, ibadah solat sudah selayaknya dilaksanakan secara khusyuk dan khidmat.

Maka tanpa maksud mengurangi rasa hormat terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wagub Jabar menganggap aktivitas tersebut kurang pas dilakukan.

“Kami menyesalkan kejadian menyanyikan Indonesia Raya sebelum pelaksanan solat Tarawih. Kalau masalah dosa saya tidak bisa menyimpulkan berdosa atu tidaknya, tetapi takut ‘Ihanah,’ artinya penghinaan terhadap ibadah mahdah, karena konteks dari pada solat tarawih adalah ibadah mahdhah,” kata Pak Uu sapaan karibnya.

“Berbeda dengan sebelum solat tarawih ada kultum (kuliah tujuh menit), sekalipun itu kultum tidak diwajibkan, karena itu hanya memanfaatkan berkumpulnya orang kemudian memberikan pemahaman terhadap keagamaan, tapi itu Sah,” sambung Dia.

Maka disaat pelaksanaan ibadah mahdhah kemudian ada kegiatan- kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan ibadah mahdhah tersebut, menurut Pak Uu tidak elok.

“Tapi bukan berati kami tidak menghargai dan menghormati lagi Indonesia raya sebagai lagu wajib dan kebangsaan setiap orang pasti sudah sepakat dengan hal itu. Cuma salah penempatannya (Muqtadhal Maqam) menyanyikan lagu tersebut yang menurut kami tidak pas dalam suasana khidmat solat tarawih,” tutur Panglima Santri.

Bed eda dengan kegiatan tabligh Akbar, atau Peringatan Hadi Besar Islam (PHBI), misalnya Nuzulul Qur’an, Isra Mi’raj, atau peringatan lainnya, bisa saja dinyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk ibadah Ghair mahdhah (ibadah umum). Apabila sepeti itu, maka masih dalam konteks kewajaran.

“Itu juga bisa disebut nilai ibadah ghair mahdhah, berbeda dengan tarawih itu ibadah mahdhah yang harusnya penuh kekhusyukan, bukan kita tidak nasionlis dan menghargai. Tetapi saya sebagai umat muslim merasa kurang pas, (sekali lagi) takut ada ‘Ihanah’ terhadap ibadah mahdhah tersebut,” tuturnya.

Adapun Pak Uu menjelaskan, bahwa melantunkan nyanyi- nyanyian di masjid hukumnya mubah. Dengan kata lain bisa saja dilakukan sepanjang tidak menggunakan ‘alatu-lahwi’ atau alat musik yang dilarang dalam Islam. Kemudian isi dari nyanyian tersebut puji- pujian terhadap Allah SWT, Solawat kepada nabi, dan membangkitkan ghairah keimanan dan ketakwaan serta ke- Islaman.

Pun begitu lagu Kebangsaan, bisa saja, namun untuk dinyanyikan sebelum melaksanakan ibadah solat, dirasa kurang cocok.

Kedepan, Pak Uu berharap ada tindakan dari tokoh agama setempat, guna mengingatkan jemaah agar tidak melakukan kegiatan diluar norma dan adab di masjid.

“Harapan kami ada tindakan dari tokoh agama dan ulama setempat memberikan pengertian dan pemahaman tentang agama, takut terulang,” katanya.

“Nah makanya saya berharap pemahaman tentang agama ini tidak sepotong- sepotong, tidak setengah- setengah, kami khawatir niatnya baik untuk meningkatkan nasionalisme dan kebersamaan tapi areanya tidak sesuai dengan norma agama. Justru ‘Ihanah’ semacam pelecehan terhadap ibadah rutinitas di bulan suci ramadhan ini,” kata Pak Uu.

Pak Uu yang juga Mukhtasar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jabar, lanjut mendorong hadirnya rambu- rambu terkait kegiatan di masjid. Agar kedepan ada pedoman yang jelas kegiatan apa saja yang boleh dan dilarang dilakukan di masjid.

“Nah, harapan kami DMI harus memberikan rambu- rambu, mulai dari sekarang tentang hal yang melanggar etika disaat ibadah mahdhah,” pungkasnya. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Aceh Utara. Di Desa Tanjong Dalam Selatan, Kec. Langkahan, tinggallah Halimah, seorang janda miskin berumur 60 tahun yang memiliki penyakit kulit Kronis yang sudah di deritanya selama delapan bulan, Sehari-hari Halimah tinghal bersama seorang anak lelakinya yang mempunyai penyakit gangguan jiwa.

Selama menderita penyakit kulit,Halimah hanya melaksanakan perobatan seadanya yang ada di desanya. Kabar tentang kondisi Halimah sampai kepada Dandim 0103/Aut Letkol Arm Oke Kistiyanto S.A.P., Setelah mendengarkan beritanya dari salah seorang warga, Letkol Arm Oke Kistianto S.A.P., tersentuh dan berniat membantu upaya pengobatan halimah janda 60 tahun untuk di laksanakan pengobatan lanjutan dan di rujuk ke rumah sakit Kesrem Lhokseumawe pada senin 11 April 2022.

Setelah sudah di laksanakan pengobatan dan dirawar di RS Kesrem Lhokseumawe. Alhamdulillah kini konsidi halimah setelah di rawat sudah mulai membaik dari sakit kulitnya , Halimah sempat bertemu dan bercerita tentang kondisinya kepada Dandim 0103/Aut saat di kunjungi di kediamannya,Alhamdulillah dia pun merasa bersyukur atas perhatian Pak Dandim dia bisa mendapatkan pengobatan yang layak di rumah sakit Kesrem.

Saat pertama kali masuk rumah sakit, Bu Halimah kesulitan beraktivitas dan hanya bisa duduk. Selain itu, dia memiliki tensi yang tinggi serta pusing.

Selama menjalani pengobatan itu, Bu Halimah juga mendapat bantuan dari Anggota TNI, Serda Taslim yang mengantar dan menjemput Halimah untuk mendapatkan perawatan dokter di rumah sakit.

Atas kesembuhannya, Bu Halimah mengucapkan terima kasih kepada TNI Khususnya Dandim 0103/Aut,atas perhatiannya yang sudah mau membantu pengobatan dirinya.

“Semua ini berkat pertolongan dari Allah,dan bantuan Bapak Dandim Aceh Utara. Mudah-mudahan Bapak Bapak TNI selalu diberi kesehatan. Saya hanya bisa berdoa seperti itu,” ungkap Bu Halima saat hendak kembali ke rumahnya yang di jemput di Rumah sakit Kesrem Lhokseumawe, Jum’at, (15/04/2022) Malam. (zal)

0

Suara Indonesia News – Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas pengiriman perdana minyak goreng curah bersubsidi Program Pemesanan Minyak Goreng Via Aplikasi Sapawarga Buat Ibu-Ibu Dimana-mana atau yang disebut juga dengan Pemirsa Budiman, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (16/4/2022).

Dalam sambutannya Ridwan kamil menghimbau kepada Ketua Rukun Warga (RW) di Jabar untuk memanfaatkan Aplikasi Sapawarga, dan terlibat aktif dalam menyosialisasikan Program Pemirsa Budiman.

“Kepada para RW se-Jawa Barat supaya memanfaatkan Program Pemirsa Budiman melalui Aplikasi Sapawarga untuk menolong warga, apalagi sekarang mau Lebaran,” kata Ridwan Kamil.

Program terobosan yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di tengah kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) ini mendapat respons baik dari masyarakat Jabar.

Terhitung sejak peluncuran Program pada 8 April 2022 hingga sekarang relatif tinggi animo masyarakat dari sejumlah kabupaten dan kota yang sudah memesan.

Tasikmalaya menjadi Kabupaten dengan pemesanan minyak goreng terbanyak, yaitu 31.870 liter, kemudian Kabupaten Bekasi 8.966 liter.

Selain itu Kota Depok 6.828 liter, Kabupaten Garut 6.056 liter, serta kabupaten dan kota lainnya yang masih terus bertambah sampai saat ini.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, jumlah masyarakat Jabar yang sudah memesan minyak goreng curah mencapai 33.650 Kepala Keluarga (KK).

Mereka berasal dari 1.038 RW, 461 kelurahan/ desa, dari 237 kecamatan dan dari 25 Kota dan Kabupaten. Adapun minyak goreng yang sudah dipesan warga dan terverifikasi mencapai total 97.681 liter.

Pada pengiriman perdana ini penyaluran minyak goreng curah oleh PT. Agro Jabar didistribusikan ke Kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Bogor.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil juga memastikan harga minyak goreng curah ini tetap terjangkau dan akan terus berjalan hingga krisis pasokan dan harga kembali normal.

“Soal harga tetap kita jaga agar rakyat tetap bahagia. Harganya Rp.14 000 per liter untuk sampai rumah masing-masing. Ini akan terus kita  upayakan sampai krisis supply aman terkendali dan harga bisa normal lagi,” ungkap Kang Emil.

Ia juga menjelaskan, Program Pemirsa Budiman digulirkan juga untuk menghindari antrean warga yang membeli minyak goreng, terutama di bulan Ramadan.

Terkait minyak goreng curah, lanjut Kang Emil, daerah tak bisa mengontrol supply-demand-nya, namun demikian Pemda Provinsi Jabar berupaya memberikan solusi untuk warga Jabar.

“Urusan supply-demand memang bukan tupoksi pemerintah daerah. Pemda Provinsi Jawa Barat dalam hal ini memberikan solusi untuk meringankan rakyat (Jabar), sehingga tak harus ngantre karena akibat antrean panjang ada kejadian sampai pingsan. Itulah yang menjadi kegelisahan saya sebagai pemimpin,” tutur Kang Emil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan, minyak goreng curah bersubsidi ini untuk meringankan beban masyarakat menyusul masih tingginya harga eceran minyak goreng curah di pasaran.

Iendra menjamin dengan pemesanan minyak goreng curah melalui Aplikasi Sapawarga tidak ada kepala keluarga yang bisa pesan lebih dari dua kali dalam sebulan.

“Pemesanan minyak goreng dengan bukti KK serta alamat yang jelas dan nomor kontak yang bisa dihubungi, kita pastikan tidak ada KK yang pesan dobel,” ucap Iendra.

“Setiap KK hanya bisa pesan sementara sebanyak satu liter untuk jangka waktu satu bulan, dari semula tiga liter, karena pertimbangan ketersediaan stok dan pemerataan.  Kita juga pastikan kualitasnya bagus,” imbuhnya. (Sendi)

0

Suara Indonesia News – Lhokseumawe. Pasar Murah Saweu Gampong Polsek Dewantara, Polres Lhokseumawe di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara diserbu warga, Jumat (15/4/2022) sore.

Pantauan di lokasi, kegiatan pasar murah tersebut dibuka pada pukul 16.30 WIB. Dengan menggunakan kendaraan dinas, personel melayani warga yang memanfaatkan momen dimaksud.

“Adapun barang kebutuhan pokok yang kita jual, yaitu minyak goreng dan gula pasir. Untuk minyak goreng per kilogramnya hanya Rp 12 ribu dan gula pasir per kilogram dijual Rp 11 ribu,” ujar Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kapolsek Dewantara, Ipda Subihan Afuan Ardhi, S.Tr.K.

Lanjutnya, dengan adanya pasar murah dimaksud diharapkan dapat membantu masyarakat Gampong Bluka Teubai akan kebutuhan bahan pokok murah di dalam bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

Selain itu, kata Kapolsek, dalam kegiatan ini personel juga mengimbau masyarakat supaya tetap tertib dan mematuhi protokol kesehatan (prokes). (zal)

0

Suara Indonesia News – Tulangbawang, Lampung. Polsek Menggala, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa seorang kakek ditemukan meninggal dunia (MD) di Rawa Talang Tembesu.

Kakek ini berhasil ditemukan oleh warga pada Kamis (14/04/2022), pukul 10.00 WIB, di dalam Rawa Talang Tembesu, dengan posisi kepala terlihat keatas dan tangan masih dalam keadaan memegang gagang pancing.

“Korban diketahui bernama Maryono (60), berprofesi tani, warga Talang Tembesu, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” kata Kapolsek Menggala, AKP Sunaryo, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Jumat (15/04/2022).

Kapolsek menjelaskan, awalnya korban hari Rabu (13/04/2022), pukul 10.00 WIB, berangkat dari rumahnya menuju ke Rawa Talang Tembesu dengan berjalan kaki untuk memancing ikan. Namun, sampai malam hari korban belum juga pulang kembali ke rumahnya.

Sehingga pihak keluarga bersama-sama dengan warga berusaha mencari dimana keberadaan korban. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis (14/04/2022), pukul 10.00 WIB, dalam keadaan MD di Rawa Talang Tembesu.

“Setelah ditemukan, korban kemudian di evakuasi dari dalam rawa dan langsung dibawa ke rumah duka. Pukul 16.00 WIB hari itu juga, korban di makamkan oleh keluarganya di tempat pemakaman umum (TPU),” jelas AKP Sunaryo.

Ia menambahkan, hasil olah TKP dan keterangan para saksi, penyebab korban MD di Rawa Talang Tembesu karena korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam.

Hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi, serta telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah. (Sifa)

0

Suara Indonesia News – Kota Cirebon. Katim 2 Asistensi Patroli Gereja, melaksanakan pemantauan dan monitoring sekaligus pengamanan Ibadah Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih di Gereja Santo Yusuf Jalan Yos Sudarso kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Lemahwungkuk kota Cirebon. Dipimpin langsung  Kompol R. Setiabudi, SH selaku Katim 2 Asistensi patroli gereja, Sabtu (16.04.22) Jam 07.00 WIB.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH., S.IK., MH, menyampaikan ” seperti diketahui bahwa umat nasrani melaksanakan kegiatan ibadah di gereja dalam perayaan jumat Agung kenaikan Isa Almasih selama 3 hari dimulai dari hari Jumat – minggu,” jelas orang nomor satu di Polres Ciko ini.

Lanjut Fahri “maksud dan tujuan patroli ini. Disamping memastikan berjalan dengan baik, aman dan lancar. Juga kehadiran polisi guna memastikan pelaksanaan ibadah digereja yang di lakukan oleh umat nasrani, Kegiatannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan berupa pengecekan suhu tubuh, memakai masker dan jaga jarak antar jemaat,” jelas Kapolres Ciko melalui Kompol R. Setiabudi, SH, selaku Katim 2 Asistensi patroli gereja.

Gereja Santo Yusuf Jalan Yos Sudarso kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Kegiatan ibadah  dipimpin  pendeta Bambang Adi Prakoso, Osc dan dihadiri jemaat sebanyak kurang lebih 10 orang, jelas Kasi Humas Ciko.

Personil yang melaksanakan pengamanan Kompol Ribut Stiabudi, SH., Kabag Sumda Polres Cirebon Kota. Bersama dengan AKP Acep Anda SH., Kasat Binmas Polres Cirebon Kota, AKP Tanwin Noviansyah. SE, Kasat Narkoba, Iptu Ngatidja. SH. MH, Kasi Humas., Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Wawan Hermawan, SH., Kanit Samapta Ipda Didik Siswanto, Bripka Taufik Akbar SH., Bhabinkamtibmas Pegambiran Polsek Lemahwungkuk dan Bripka Gunawan, SH.,  Bareskrim Polsek Lemahwungkuk, tutup Iptu Ngatidja, SH.MH Kasi Humas Polres Cirebon Kota. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Mojokerto. Program Jumat Barokah ( Jubah ) di bulan suci Romadhan,Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan,SIK mengambil momen spesial dengan membantu warga masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Kali ini Kapolres Mojokerto Kota memberikan bansos berupa kursi roda kepada seorang nenek yang biasa dipanggil Mbah Munikah warga Dsn. Bolorejo Ds. Mojojajar Kec. Kemlagi – Mojokerto.

Mbah Munikah menderita sakit yang menyebabkan tidak bisa berjalan akibat jatuh dan mengalami gangguan syaraf.

Hal itu yang membuat Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofik Ripto Himawan tergerak untuk memberikan bantuan sosial berupa kursi roda sekaligus sembako dan uang tunai kepada Mbah Munikah, dengan didampingi Forkopimca Kemlagi.

“Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat yang masuk kategori keluarga kurang mampu dan mengalami sakit,” ungkap AKBP Rofik, Jum’at (15/-4-2022).

AKBP Rofik mengatakan penyaluran bantuan ini juga tidak lepas dari kinerja Bhabinkamtibmas yang blusukan di wilayah tugasnya untuk mendata warganya yang dianggap layak untuk terima bantuan.

“Anggota yang di Polsek terutama Bhabinkamtibmas yang memberikan informasi dan data warga yang kita anggap layak terima bantuan,” terang AKBP Rofiq Ripto.

Ada suasana haru saat Kapolres Mojokerto Kota menyerahkan kursi roda ke Mbah Munikah. Tangisan Mbah Munikahpun tak dapat dibendung saat Kapolresta Mojokerto menuntunnya dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa duduk di kursi roda,

“Matursuwun (Terima kasih) kepada Bapak Kapolres,” ucap Mbah Munikah.

AKBP Rofiq berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban yang dialami masyarakat, dan hal ini merepukan wujud kepedulian Polri terhadap warga masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.

“Kami hanya ingin mewujudkan bahwa keberadaan kami untuk masyarakat dengan memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan,” pungkas AKBP Rofiq. (Hari R)