DLH Kabupaten Bengkalis Turun Langsung ke Lokasi Tambang Galian C di Duri

DLH Kabupaten Bengkalis Turun Langsung ke Lokasi Tambang Galian C di Duri

232 views
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Duri. Kapala Bidang (Kabid) Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Bengkalis Agus Susanto, turun ke lokasi penambangan pasir cuci yang berlokasi di Tegar kelurahan Pematang Pudu, kecamatan Mandau serta Jalan Simpang Puncak km. 3 Desa Boncah Mahang, kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Jumat 5 Agustus 2022.

Saat di lokasi Simpang Puncak km. 3 Desa Boncah Mahang, kecamatan Bathin Solapan, Kabid Pengawasan DLH kabupaten Bengkalis Agus Susanto di dampingi oleh Satpol-PP kecamatan Bathin Solapan Nofriandi, di sambut oleh bapak A. Hutabarat belakangan di ketahui sebagai pengelola tambang pasir cuci tersebut.

Dalam sesi wawancara bersama media ini, Kabid Pengawasan DLH kabupaten Bengkalis menerangkan pentingnya mengurus ijin usaha pasir cuci, yang sekarang lebih di kenal ijin galian batuan.

“Untuk perijinan galian batuan saat ini sudah di pegang oleh kementerian ESDM pusat, di provinsi ada perwakilan dinas dari kementerian ESDM yang bertugas menangani permohonan perijinan. Kami yang bertugas di dinas lingkungan hidup kabupaten Bengkalis kewenangan nya terbatas, kapasitas saya hanya melakukan pengawasan dan mengedukasi para pelaku usaha untuk melengkapi perijinan usaha yang mereka kelola,” ujar Agus sapaan akrabnya bersama teman media.

Masih Agus, bagi masyarakat pelaku usaha silahkan urus perijinan, jika nanti titik lokasi yang di mohonkan sesuai, dan masuk dalam zona lokasi pertambangan rakyat, maka ijin pasti di keluarkan.

“Setidaknya pelaku usaha sudah memiliki niat dulu untuk mau mengurus legalitas usaha mereka,” sebut Agus

Agus juga memberikan dorongan kepada bapak Hutabarat, untuk segera dan jangan berlama-lama mengurus legalitas ijin usahanya dan menegaskan bahwa usaha galian pasir ini ada sanksi administrasi dan pidananya dan hal ini sudah di atur dalam undang-undang.

“Setiap dua tahun selalu ada pengusulan perubahan tata ruang, dengan adanya pengusulan dari masyarakat maka bisa saja permohonan itu di jadikan sebagai reverensi pengusulan perubahan, jika memang di anggap layak untuk di masukkan dalam pengusulan perubahan tata ruang,” jelas Agus kepada bapak Hutabarat.

“Mengenai informasi yang lebih detail silahkan langsung datang ke kantor dinas ESDM yang ada di provinsi, untuk urusan ijin bukan kapasitas saya, saya hanya sebatas kontrol pengawasan serta memberi edukasi kepada masyarakat pelaku usaha tambang yang belum memiliki ijin agar memahami proses permohonan perijinan sesuai aturan hukum yang ada,” ungkap beliau

Terpisah, Ketua LSM KPH-PL, Amir Mutholib sangat mengapresiasi atas kunjungan kerja Kabid pengawasan Dinas lingkungan hidup kabupaten Bengkalis, Agus Susanto di kecamatan Mandau.

Amir selaku ketua umum LSM KPH-PL, kepada media ini mengatakan, kunjungan kerja dinas lingkungan hidup kabupaten Bengkalis benar atas reperensi laporan dari LSM KPH-PL.

“saya selaku ketua umum sangat mengapresiasi sikap terbuka dari Dinas lingkungan hidup Bengkalis dalam merespon dan melakukan kunjungan kerja ke wilayah kecamatan Mandau, untuk melihat secara langsung situasi di lapangan,” ungkap Amir

Amir berharap kepada dinas lingkungan hidup Bengkalis, kiranya sinergitas antara dinas lingkungan hidup dan lembaga swadaya masyarakat baik kalangan rekan jurnalis dapat terjalin secara baik dan humanis dalam berbagi informasi serta menjalankan fungsi kontrol sesuai kewenangan dan kapasitas masing masing.

“Perlu terjaga hubungan yang harmonis antara Pemerintah dengan LSM dan juga Jurnalis sebagai mitra yang baik tentu saling terbuka dan berbagi informasi,” ulas Amir seusai mendampingi kunjungan kerja Kabid pengawasan lingkungan hidup Bengkalis di Duri. (Mus)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY