Wabup Konawe Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan...

Wabup Konawe Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu

380
0
BERBAGI

Suara Indonesia News – Konawe. Kementerian Agama RI memberikan suntikan anggaran tahun 2020 untuk membangun Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di dua daerah dalam wilayah Sulawesi Tenggara. Dua daerah yang diberikan dana pembangunan adalah kabupaten Konawe dan Kolaka. Khusus di Konawe, proses pembangunan gedung yang menelan anggaran Rp 2,6 miliar itu sudah dalam pengerjaan.

Secara simbolis, pengerjaan gedung PLHUT Konawe ditandai dengan groundbreaking alias peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut oleh Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST.MM. Selasa (18/08-20)

Pembangunan gedung PLHUT yang berlokasi di areal kantor Kemenag Konawe itu, diapresiasi Wabup Konawe Gusli Topan Sabara. Ia mengatakan, gedung yang nantinya dijadikan tempat pembinaan jamaah calon haji dan umrah asal Konawe itu, mengusung konsep satu pintu sehingga dapat memudahkan warga dalam mengurus segala keperluan Haji Maupun Umrah.

Gusli juga mengatakan, kalau gedung PLHUT nanti sudah jadi, segala pengurusan haji dan umrah terpusat disini. Mulai dari pendaftaran sampai keberangkatan jamaah, yang didampingi Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sultra La Maidu, serta Kepala Kantor Kemenag Konawe Ahmad Lita Rendelangi.

Ditempat yang sama, Kabid PHU Kanwil Kemenag Sultra, La Maidu, menjelaskan, pembangunan gedung PLHUT Konawe dipihak ketigakan kepada kontraktor pemenang tender di pusat. Sesuai kontrak, pengerjaan gedung itu memakan waktu selama empat bulan dan ditarget rampung pada Desember 2020.

“Tahun ini, gedung PLHUT dibangun di dua tempat, yakni Konawe dan Kolaka. Anggarannya mencapai Rp 2,6 miliar. Kalau di Kolaka itu hanya Rp 2,5 miliar. Harapannya kedepan, semua kantor Kemenag di setiap kabupaten/kota se-Sultra, bisa dibangunkan gedung PLHUT ini,” ujar La Maidu.

Ia menyebut, ditahun 2021 Kemenag RI sudah menyetujui pembangunan gedung serupa di tiga daerah lain di Sultra. Yakni, di kabupaten Wakatobi, Bombana serta Kota Bau-bau. Sementara untuk tahun 2022, Kanwil Kemenag Sultra juga telah mengusulkan kembali pembangunan gedung PLHUT di empat daerah yang ada di bumi Anoa.

“Tapi yang memenuhi syarat baru tiga titik. Daerah itu yakni kabupaten Muna, Kolaka Utara, Konawe Selatan dan Kota Kendari,” ungkapnya.

Lanjut La Maidu, gedung PLHUT di Konawe dibangun dengan desain dua lantai. Dalam kondisi normal, sambungnya, gedung itu mampu menampung hingga 250 jamaah calon haji maupun umrah. Artinya, jika dalam satu kloter jumlahnya 450 jamaah, maka kegiatan pembinaan ataupun manasik haji di gedung PLHUT Konawe bisa dibagi menjadi dua shift, masing-masing sebanyak 225 jamah dalam satu shiftnya.

“Sesuai nomenklatur, gedung ini nantinya akan menjadi pusat layanan para jemaah calon haji dan umrah di Konawe. Mulai dari pendaftaran hingga keberangkatan. Nanti disiapkan juga loket pembayaran bekerjasama dengan perbankan syariah Konawe.

Di gedung itu pula, para jamaah bisa memperoleh blanko surat perintah pergi haji (SPPH), pelayanan biometrik,  termasuk perekaman data. Jadi, satu pintu semua,” tandas Kabid PHU Kanwil Kemenag Sultra itu. (Red SI/YT)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY