0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Situasi Pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang sampai saat ini belum tau kapan akan berakhirnya sehingga Pemberlakuan PPKM diperpanjang hingga Senin tanggal 2 Agustus 2021, tentu membawa dampak sosial dan ekonomi yang semakin dirasa sulit  semua kalangan masyarakat, khususnya masyarakat yang berpenghasilan di bawah rata-rata.

Virus tersebut saat ini sedang melanda Dunia termasuk melanda Indonesia, sehingga Pemerintah Indonesia terpaksa harus menerapkan pemberlakuan PPKM  Darurat dan PPKM Level IV yang saat ini di perpanjang, Rabu 28/07/2021.

Dengan adanya pemberlakuan PPKM tersebut membuat aktifitas masyarakat sangat terganggu yang berdampak secara sosial dan ekonomi, namun hal ini adalah kebijakan yang memang harus dilaksanakan oleh Pemerintah, walaupun sebenarnya tidak di inginkan, hal ini di lakukan demi memutus mata rantai penularan Covid-19 yang sudah bermutasi membentuk varian Delta yang sangat membahayakan manusia mengingat, penularan warian tersebut tujuh kali lipat lebih cepat dari Virus Corona sebelum bermutasi.

Dengan adanya pemberlakuan PPKM Jawa dan Bali oleh Pemerintah bertujuan untuk menjaga Rumah sakit agar tidak over kapasitas Pasien Covid-19 yang bisa berdampak kasus penyakit lain tidak bisa tertangani, sekaligus memutus mata rantai penularan, agar rumah sakit terkendali dan kasus lain bisa tertangani  para petugas medis di Rumah Sakit dengan baik.

Melihat situasi negara yang sedang berjibaku mengatasi Penularan Pandemi Covid-19 secara serius tersebut, kemudian mengundang keprihatinan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, sehingga dengan semangat Gotong Royong demi kemanusiaan, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Instruksi Partai dan Surat Perintah harian agar seluruh  jajaran Pengurus Partai di Daerah membuka dapur umum dengan melibatkan Jajaran setruktural Partai, Badan Partai seperti Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA), Sayap  Partai, dan seluruh komponen  Partai agar bisa hadir di tengah-tengah penderitaan rakyat, berjuang bersama Rakyat  mengatasi kesulitan yang sedang di hadapi  Rakyat.

Instruksi Partai dan Perintah Harian Ketua Umum tersebut mendapatkan respon cepat dan tanggap dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, yang sejak tanggal 28 Juli 2021 Sekretariat DPC PDI Perjuangan membuka Dapur Umum dan Pendaftaran Vaksinasi Masal sebagai wujud kepedulian Partai dalam mengatasi Kesulitan yang sedang di hadapi  Rakyat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 dan PPKM yang ada di Kabupaten Cirebon.

Demikian di ungkapkan  Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, MSi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Pemberdayaan Perempuan & Anak Kabupaten Cirebon, yang juga Wakil Bupati Cirebon dari kader PDI Perjuangan, Jelasnya.

Hj. Wahyu Tjiptaningsih atau yang akrab disapa Ayu ini mengungkapkan,” dalam situasi apapun PDI Perjuangan harus tetap bersama Rakyat, sebab PDI Perjuangan adalah Partainya Wong Cilik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ayu mengungkapkan, terselenggaranya kegiatan tersebut berkat dana Gotong Royong yang di kumpulkan, dengan melibatkan para Petugas Partai yang ada di Eksekutif dan Legislatif, baik ditingkat Pusat, Provinsi dan Daerah termasuk Petugas Partai dan Kader yang ada di Kabupaten Cirebon. Lanjutnya

“Kami bergotong Royong demi kemanusiaan, dalam mengatasi dampak Pandemi dan kebijakan Pemberlakuan PPKM oleh Pemerintah, dengan cara masing-masing menyisihkan satu bulan gajinya untuk melaksanakan Vaksinasi Masal, Pembagian Sembako, membuka Dapur Umum,, sekaligus berbagi Catering untuk warga Masyarakat yang terdampak PPKM.

“Pelaksanaan ini melibatkan unsur utama Bidang Kesehatan, BAGUNA, unsur tambahan sayap Partai, dan  bagian lapangan yaitu PAC, Ranting, Anak Ranting dan simpatisan yang berkordinasi dengan Satgas Covid-19 Forkopimda, dan Forkopimcam sesuai tingkatannya,” pungkas Ayu. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, mengajak semua pihak berperan aktif membantu penanganan pandemi Covid-19. Ajakan tersebut disampaikan kepada ratusan peserta Talk Show Dilema PPKM Bagi Perdagangan yang digelar secara virtual oleh BEM FISIP UMC, Jumat (30/7/2021).

Sejauh ini, pihaknya pun tanpa mengenal lelah mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. Hal tersebut juga menjadi bagian dari strategi hulu yang dilaksanakan jajaran Polresta Cirebon untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Ini seperti mengajarkan budaya baru kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Dari awalnya tidak memakai masker tapi sekarang harus pakai masker saat keluar rumah, rajin cuci tangan, jaga jarak, dan lainnya,” ujar Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Arif menyampaikan, seluruh elemen masyarakat termasuk para peserta talk show dapat mengambil bagian. Misalnya, selalu mengingatkan orang-orang terdekatnya untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas.

Ia meyakini jika banyak kalangan yang berperan aktif maka kesadaran protokol kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon semakin meningkat. Sehingga penyebaran virus corona di Kabupaten Cirebon dapat dikendalikan.

“Kata kunci dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini sebagai makhluk hidup adalah menjaga diri sendiri dengan menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. Sehingga ketika semua itu dapat diwujudkan maka akan sampai kepada akhir pandemi Covid-19,” kata Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Selain itu, Polresta Cirebon juga melaksakan upaya lain untuk menekan penyebaran Covid-19. Diantaranya, pelaksanaan penyekatan ring 1, 2, dan 3 di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Namun, pihaknya memastikan dalam pelaksanaannya tidak ada yang ditutup total. Hal tersebut berdasarkan pertimbangan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.

“Penyekatan, operasi yustisi, pemberian bansos, dan vaksinasi gratis merupakan bagian dari straregi hilir untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Cirebon,” ujar Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H. (Hatta)

0

Suara Indonesia News – Lhoksuemawe. Personil Brimob Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh dibantu personil Bhabinkamtibmas Polsek Muara Dua membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu dan lanjut usia serta terdampak Covid-19. Kegiatan pemberian sembako ini merupakan program Jumat Berkah yang secara  berkelanjutan terus dilaksanakan.  Jumat (30/07/2021).

Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan gula disalurkan kepada sejumlah warga kurang mampu dan lansia yang berada di Desa Cot Girek Kandang dan Desa Cunda Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Komandan Batalyon B Pelopor AKBP Ahmad Yani, melalui Danki 1 Batalyon B Pelopor Iptu Muhammad Nafis Luthfy SH mengatakan, “penyaluran paket sembako ditengah Pandemi covid-19 kepada masyarakat kurang mampu dan berusia lanjut, ini merupakan program Jumat berkah yang rutin kita laksanakan.

Dikatakan, pembagian sembako sudah dilakukan selama pandemi Covid-19. Sasarannya tetap kepada lansia yang kurang mampu, sehingga bantuan tersebut bisa bermanfaat di masa-masa sulit ini.

“Saat proses penyaluran sembako tersebut, kami juga turut mensosialisasikan dan menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, selalu menjaga jarak guna mencegah penyebaran penularan wabah virus corona (Covid-19),” pungkas Iptu.Nafis. (Rizal)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebingtinggi. Pemerintah Kota Tebing Tinggi saat ini tengah bersiap menerima kedatangan Vaksin Covid-19 Sinovac yang diperkirakan tanggal 02 Agustus 2021 akan tiba di Kota Tebing Tinggi.

Ditemui di Balai Kota Tebing Tinggi, Jum’at (30/07) 2021, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi dr. Henny Sri Hartati mengatakan Vaksin Covid-19 untuk warga Kota Tebing Tinggi diperkirakan akan diterima pada 02 Agustus 2021.

“Saya sampaikan bahwa tanggal 02 Agustus 2021, jika tidak ada kendala kita akan menerima Vaksin Sinovac dari Kemenkes melalui Pemprovsu.
Terkait jumlah vaksin, kita mengajukan permintaan sebanyak 10.000 vial (100.000 dosis), kita berharap Pemprovsu dapat memberikan (vaksin) dengan jumlah tersebut.”

“Seandainya permintaan itu (10.000 vial) tidak dapat dipenuhi seluruhnya, maka kita prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan vaksin dosis ke-2, dimana masih ada 6.700 orang lagi yang belum di vaksin (dosis ke-2).” jelas Dr. Henny

Menanggapi kekhawatiran masyarakat yang belum mendapatkan dosis 2 karena ketersedian vaksin yang telah habis, dr. Henny menjelaskan tidak ada masalah jika rentang waktu dosis vaksin Sinovac melebihi 28 hari.

“Perlu kita sampaikan juga bahwa masyarakat tidak perlu khawatir jika rentang waktu pemberian dosis vaksin Covid-19 khususnya Sinovac yang melebihi dari 28 hari. Kita sudah memastikan bahwa 28 hari merupakan rentang waktu MINIMAL. Jadi tidak ada masalah jika dosis ke-2 diberikan setelah melewati 28 hari.” jelasnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi dr.henny menyatakan akan langsung menyegerakan vaksinasi jika stok vaksin sudah tiba di Kota Tebing Tinggi.

“Jika semuanya berjalan lancar dan tanggal 02 Agustus 2021 vaksin sudah kita terima, maka tanggal 04 Agustus 2021 kita akan lanjutkan kembali pelaksanaan vaksinasi, dimana prioritas kita pemberian dosis ke-2 untuk 6.700 orang tadi,” tutupnya. (julian)

0

Suara Indonesia News — Baturaja OKU. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten OKU Periode 2021-2025 Bertempat Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU. (Jumat, 30/07/21).

Wakil Ketua DPW APRI Provinsi Sumsel Drs. Yasmi Suharjo, Menyampaikan APRI Merupakan suatu organisasi yang baru bagi para penghulu yang ada di Indonesia yang kesemuanya Laki-Laki. APRI bertugas memberikan legalisasi atas keabsahan sebuah pernikahan, untuk di Kabupaten OKU Pengurus APRI ada 20 orang penghulu se-Kabupaten OKU termasuk Kepala KUA.

APRI OKU belum memiliki apa-apa, berharap kepada Plh Bupati OKU dapat memberikan dukungan penuh, sehingga tugas dari APRI dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, kepada Pengurus bekerjalah dengan sesuai aturan, Profesionalitas tanpa Integritas akan mengalami kehancuran begitupun Integritas tanpa Profesionalitas akan mengalami kevakuman. Untuk itu baiknya integritas dan profesionalitas harus dipadukan sehingga dapat menuju APRI yang Profesionalitas dan Integritas dalam melakukan pelayanan.

Kakan Kemenag OKU Drs.Ishak Putih, M.Si., Menyampaikan penghulu adalah sebuah jabatan fungsional khusus untuk kantor Kemenag seluruh wilayah Indonesia.

Mengapresiasi atas kegiatan yang telah dilaksanakan dan ucapan terimakasih kepada Plh Bupati OKU yg telah memfasilitasi kegiatan, Harapan keberadaan APRI ini dapat diterima oleh masyarakat serta APRI dapat bersinergi dengan Pemkab, Kemenag, dan masyarakat.

Tugas penghulu sendiri ialah memberikan kajian-Kajian fiqih munakahat yaitu aturan hukum tentang pernikahan (mulai dari aqad nikah hingga aturan tentang berumah tangga) Untuk memberikan masukan kepada Pemerintah, Menjadi penghulu banyak proses yang dilalui tentunya dengan melalui Diklat itu kepada pengurus APRI kiranya dapat berkerja dengan sebaik mungkin, bekerja dengan Profesionalitas dan intergritas untuk memajukan Kabupaten OKU sesuai dengan bidang masing-masing.

PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Menyampaikan Selamat kepada pengurus APRI yang baru saja dilantik, Penghulu merupakan profesi yang sangat mulia garda terdepan dari Kementerian Agama dan pemerintah, memegang peranan penting karena penghulu berhadapan langsung dengan masyarakat sehubungan dengan hal tersebut kiranya para penghulu dapat ikut serta mensosialisasikan kepada masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Dengan adanya APRI mari kita tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemkab OKU mendukung APRI dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Kepada Kemenag OKU menyarankan agar daerah yang masih kurang tenaga penghulunya untuk dapat ditambah jumlah kuota penghulu.

Penyerahan Sertifikat Halal kepada Pelaku UMKM bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tentang kehalalan produk yang diperjualbelikan, hal lainnya dengan adanya sertifikat membuat nilai jual produk dapat meningkat, Berpesan kepada Pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan digitalisasi dalam menjual produk.

Acara dilanjutkan dengan Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten OKU Periode 2021-2025 dan pemberian setifikat halal untuk pelaku UMKM yang diberikan dan disaksikan oleh PLH Bupati OKU.

Hadir Acara ini, Plh Bupati OKU, Wakil Ketua DPW APRI Provinsi Sumsel beserta jajaran, Kakan Kemenag OKU, Para Kepala KUA Se- Kabupaten OKU, Pejabat dilingkungan Kemenag OKU, Para Penyuluh Agama ASN dan NON ASN di Kabupaten OKU. (FM)

0

Suara Indonesia News- Baturaja OKU. Sumsel H. Herman Deru Beserta Ketua TP. PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru Menghadiri Rapat Paripurna Ke-XI DPRD Kabupaten OKU Masa Persidangan Ke-3 Tahun 2021 Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten OKU Ke-111 Tahun 2021 Bertempat di Gedung  Kesenian Baturaja. (Kamis , 29/07/20021).

Rapat Paripurna DPRD dipimpin Oleh Ketua DPRD OKU Ir. H. Marjito Bachri.

Marjito mengapresiasi kepada Plh. Bupati OKU yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam membangun Kabupaten OKU dan melanjutkan program  pembangunan sebelumnya.

Marjito berharap sinergitas yang telah terjalin dapat lebih ditingkatkan, kedepan masih banyak lagi kita perbuat guna memenuhi tanggungjawab seiring tantangan dan semakin kompleks dan dibutuhkan kemitraan dan kerjasama yang baik serta  harmonisasi yang bersinergi guna menyatukan seluruh aspek pembangunan ekonomi, sosial budaya di Kabupaten OKU.

Pelaksana Harian Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., dengan semangat hari jadi Kabupaten OKU yang ke-111 tahun ini diharapkan dapat semakin memantapkan langkah kita semua untuk terus maju dan berkembang sesuai dengan tema yaitu OKU KreatIf, Tumbuh dan Tangguh.

Edward Candra meyakini kemajuan bumi Sebimbing Sekundang hingga saat ini adalah bukti nyata hasil kemitraan antara Pemerintah Kabupaten OKU dengan DPRD OKU serta didukung oleh semua elemen masyarakat dan bimbingan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam menyatukan seluruh aspek politik, ekonomi dan sosial budaya yang tertuang dalam kebijakan daerah yang bermuara pada komitmen dan tekad bersama membangun Kabupaten OKU.

Upaya untuk memajukan daerah untuk kepentingan masyarakat  tentunya menuntut kerja keras dan kekompakan semua elemen  masyarakat. Peran DPRD sebagai mitra eksekutif merupakan peran strategis yang bersifat saling mengisi, melengkapi untuk keseimbangan penyelenggaraan roda pemerintahan.

Edward Candra juga mengucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan daerah, serta jajaran instansi vertikal atas dukungannya meneruskan pembangunan di Kabupaten OKU.

Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten OKU mari kita teguhkan komitmen bersama bersatu padu memberikan dan melanjutkan karya serta prestasi yang terbaik bagi daerah yang kita cintai ini.

Mewakili seluruh masyarakat Kabupaten OKU mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas semua  program dan kebijakan pembangunan dari Pemerintah  Provinsi Sumsel melalui nakhoda Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Kami telah merasakan adanya bantuan dari Gubernur  pembangunan infrastruktur juga telah diresmikan dan tentunya kami terus mengharapkan bantuan tersebut karena keterbatasan Kabupaten OKU.

Doa khusus kita panjatkan untuk Alm H. Kuryana Azis atas dedikasi dan jasa pengabdian beliau untuk kemajuan Kabupaten OKU, semoga Allah memberikan tempat terbaik disisi Allah SWT.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, atas nama pribadi, dan sebagai putera daerah OKU, mengucapkan selamat dan bangga atas hari jadi yang ke-111.

Perbaikan dan peningkatan infrastruktur merupakan salah satu metoda yang selalu diterapkan oleh Gubernur di dalam mengalokasikan pembagian Kabupaten dan kota. Untuk itu, beberapa kali dalam setahun kita berikan untuk dapat Pemerintah Kabupaten dan Kota ini  survive dalam mengatasi pemerintahan melayani masyarakat dilapangan dan membangun daerah.

Pada kesempatan ini, Herman Deru mengingatkan kepada seluruh Bupati dan Walikota penanganan Covid-19, tidak bisa di satu aspek saja, tetapi ada tiga aspek yang harus kita tangani dengan bijak yaitu aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Ditambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mengalokasikan 1.000 ton beras kepada masyarakat yang terdampak PPKM dan terdampak pandemi Covid-19.

Pada kesempatan ini juga, Herman Deru mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada almarhum Drs. H. Kuryana Azis atas kerja keras dalam memimpin untuk memajukan pembangunan di Kabupaten OKU.

Acara di akhiri dengan penyerahan bantuan khusus Gubernur Sumsel sebesar Rp. 52.500.000.000 kepada Plh. Bupati OKU dan  pemberian penghargaan kepada Bupati OKU almarhum Drs. H. Kuryana Azis yang diterima oleh ibu Hj. Badiar Dewi Kuryana serta penghargaan kepada ibu Hj. Badiar Dewi Kuryana.

Selain itu, pemberian penghargaan dari MURI kepada Sekretaris Daerah OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, ST, MT, M.Si, MH, M.Pd selaku pemegang rekor MURI gelar akademik dan gelar non akademik terbanyak se-Indonesia .

Turut hadir, Forkopimda OKU, Bupati OKU Timur, Wakil Ketua DPRD OKU, Anggota DPRD OKU, Sekda OKU, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, Plh Ketua TP. PKK OKU, Ketua DWP OKU, GOW OKU, Pimpinan BUMN/BUMD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ormas dan Orsospol serta Undangan Lainnya. (FM)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan dalam rangka peringatan 30 tahun pengabdian Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 91 Bhara Daksa khususnya di Polda Jawa Timur, dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian sembako, Masker, dan Alat Pelindung Diri (APD) serta Vaksinasi pada Jum’at (30/7/2021).

Hal ini dilakukan sebagai wujud pengabdian Alumni Akpol 91 Bhara Daksa kepada Bangsa dan Negara, untuk membantu masyarakat, terlebih di masa-masa pandemi seperti sekarang ini.

Kepala Biro Logistik Polda Jatim Kombes Pol Pranyoto mengatakan, Sebanyak 3000 paket sembako dan Masker yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, dan ke warga Papua yang tinggal di Surabaya dan Malang, serta berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), diantaranya Ponpes Mukmin Mandiri Sidoarjo, dan Ponpes Ahlus Safa Wal Wafa Sidoarjo.

“Selain sembako kami juga membagikan Masker sebanyak 30 ribu, kepada masyarakat dan di Ponpes, serta 3000 Alat Pelindung Diri (APD) di RS Bhayangkara Surabaya, H.S Samsoeri Mertojoso,” paparnya Kombes Pranyoto.

Lebih lanjut Kombes Pranyoto menambahkan, kegiatan Baksos ini juga di lakukan oleh Alumni Akpol 91 diseluruh Nusantara.

“Baksos ini juga dilakukan oleh Alumni Akpol 91 Bhara Daksa di seluruh Nusantara, dengan membagikan ratusan ribu bantuan sosial, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita, dengan cara membantu kepada warga yang terdampak oleh pandemi ini,” Pungkas Pranyoto, didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menambahkan, kegiatan Baksos ini juga dilakukan di Malang dengan menggelar Vaksinasi untuk masyarakat umum dan pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, diantaranya tukang becak dan Aremania.

“Bansos untuk warga Papua kita berikan kepada Pendeta Ruben, mewakili warga papua di Surabaya, selain itu kita juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di Malang, dan pembagian sembako kepada tukang becak, ojek online dan Aremania,” tambah Kombes Gatot Repli Handoko di dampingi Ka SPN Mojokerto Kombes Pol Thomas Widodo Rahino.

Diharapkan dengan bantuan Alumni Akpol 91 Bhara Daksa ini, sedikit bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang terdampak langsung pandemi Covid-19. (Hari R)

0

Suara Indonesia News – Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE. meminta Pemerintah Desa bersama Pendamping ataupun TKSK untuk selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemkab. Hal ini disampaikan disela-sela peninjauan langsung bantuan sosial ke rumah-rumah warga di Kecamatan Palang dan Semanding Kamis (29/07/21). Peninjauan yang kedua kalinya ini adalah untuk memastikan bantuan sosial yang diterima oleh warga telah sesuai dengan peruntukannya.

Kepada Kepala Desa, Pendamping dan TKSK, Mas Bupati Aditya Halindra Faridzky berharap agar warga yang tidak masuk dalam salah satu kriteria bansos dari kementerian bisa diikutsertakan dalam program bantuan lain, yang dikelola oleh Pemkab melalui APBD ataupun dari Pemerintah Desa melalui Dana Desa.

“Inilah pentingnya bersinergi, berkolaborasi, dan membangun komunikasi satu sama lain, sehingga kita bisa memetakan mana warga yang tidak tercover di salah satu bansos, nantinya bisa diusulkan ke program bansos lainnya,” terangnya Bupati Tuban Aditya.

Sebelumnya dalam peninjauan kali ini, Mas Bupati menemukan masih banyak warga yang membutuhkan bantuan namun belum tercover bantuan sosial apapun. “Masalah yang ditemukan masih sama seperti kemarin, akan tetapi di sini banyak sekali warga miskin yang harusnya mendapatkan bantuan belum tersentuh bansos sama sekali,” tutur Mas Bupati.

Padahal hak masyarakat miskin untuk mendapatkan bantuan sosial adalah mutlak, untuk itu kita harus hadir di tengah-tengah mereka. Selain itu masih banyak ditemukan adanya ketidak sesuaian data kependudukan yang dimiliki Keluarga Penerima Manfaat (KPM), akibatnya mereka tidak mendapatkan bantuan sosial yang seharusnya bisa dimanfaatkan.

Selain itu harga komoditi yang terlalu mahal hingga adanya biaya administrasi atau iuran sukarela dari warga kepada agen masih ditemui dalam sidak kali ini. Selain itu ada beberapa komoditi yang dianggap kurang layak untuk diberikan kepada KPM karena masih dalam konsisi belum siap untuk diolah atau dikonsumsi.

Temuan lain, Adanya  bansos BPNT yang dijual oleh KPM. Untuk hal ini, mas bupati meminta agar jenis bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan KPM. Seperti lansia yang sebatang kara, lebih diutamakan mengikuti program PKH. “Kalau sudah sepuh, untuk masak pun mereka tidak bisa, apalagi bekerja. Jadi lebih baik uang, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain,” jelasnya.

Mas Bupati menyampaikan bahwa sidak akan kembali dilakukan di tempat yang lain, hal ini untuk dapat memastikan bantuan telah sesuai dan dapat meringankan beban masyarakat miskin. “Semua temuan akan kita tindak lanjuti, kami juga membentuk tim untuk melakukan sinkronisasi data. Mari kita semua bersatu dan bersinergi untuk memperbaiki penyaluran bansos di Kabupaten Tuban agar lebih tepat sasaran, pungkasnya. (Hari R)