0

Suara Indonesia News – Konawe. Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, menerima hibah Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dibangun Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Kamis (07/01-2021) kemarin. IPLT yang berlokasi di kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe tersebut dibangun BPPW Sultra dengan biaya sebesar Rp. 5 Miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2020. Serah terima pengelolaan dan pemanfaatan IPLT itu, dilakukan Kepala BPPW Sultra Mustaba kepada Pemkab Konawe yang diwakili oleh Sekretaris Kabupaten (Sekab), Ferdinand Sapan.

Kepala BPPW Sultra, Mustaba, mengatakan, IPLT Konawe dibangun diatas areal seluas 3 hektar yang berada di kelurahan Mataiwoi kecamatan Tongauna. Lahan tersebut, katanya, merupakan tanah yang sengaja disiapkan pemkab setempat untuk dijadikan kawasan pembuangan limbah tinja secara terpadu.

“Areal IPLT ini cukup luas. Bisa melayani seluruh masyarakat Konawe,” ujar Mustaba.

Mustaba menuturkan, IPLT sangat urgen dalam mengatasi persoalan sanitasi di Konawe. Apalagi, masalah limbah tinja di wilayah tersebut memang sangat mendesak untuk diatasi.

“Mudah-mudahan IPLT ini bisa membantu pemkab Konawe dalam menuntaskan persoalan pembuangan limbah yang dihasilkan masyarakat,” tambahnya.

Dirinya mengemukakan, lewat serah terima itu, pemkab Konawe selanjutnya diberikan kewenangan penuh untuk mengelola, mengoperasikan dan memelihara IPLT yang dibangun BPPW Sultra. Limbah tinja warga yang masuk dan diolah lewat IPLT tersebut, kata Mustaba, bisa dimanfaatkan menjadi pupuk oleh pemkab setempat.

“Sekarang sudah menjadi tugas pemkab Konawe. Sebab, ini bagian dari perwujudan infrastruktur berkelanjutan,” terangnya.

Sementara itu, Sekab Konawe Ferdinand Sapan, mengatakan, pasca serah terima tersebut, pihaknya bakal langsung menyusun formulasi pengelolaan IPLT lewat produk legislatif berupa peraturan daerah (perda). Pemkab Konawe pun sudah memproyeksi, IPLT yang dihibahkan BPPW Sultra itu bisa menjadi sumber pemasukan baru untuk meraup pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita akan rembukkan dulu. Bisa jadi kita buatkan UPTD dalam hal pengelolaannya. Yang jelas, kita akan godok dulu regulasinya,” ungkap Ferdinand Sapan.

Mantan Kepala BPKAD Konawe itu menyebut, IPLT Konawe nantinya mekanismenya akan dilakukan dengan cara jemput bola. Maksudnya, masyarakat yang ingin menyedot limbah septic tank, tinggal melapor ke pihak pemkab saja. Hanya saja untuk saat ini, Pemkab Konawe mengakui masih belum memiliki armada tangki tinja untuk mengangkut limbah warga ke IPLT. Keterbatasan kendaraan tersebut, sambungnya, bakal segera diatasi dengan menyiapkan anggaran pengadaan armada tangki tinja pada tahun ini.

“Mungkin terealisasi di APBD-Perubahan 2021. Kita akan cek dulu harga armadanya berapa duit. BPPW Sultra juga akan menghibahkan kendaraan tangki tinja untuk Konawe. Rencananya tahun 2021 ini, tapi kita belum tahu kapan tanggal pastinya,” pungkas Ferdinand Sapan. (Red SI)

0

Suara Indonesia News – Gresik. Korban perundungan di Alun-Alun Kabupaten Gresik, yang videonya viral ternyata masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Siswi SD kelas 6 berinisial ZR ini juga diduga dianiaya oleh teman sebayanya.

Dalam giat Press Release Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi oleh Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa dan Kanitpidum Polres Gresik Ipda Djoko Suprianto. bertepat di halaman Polres Gresik jalan Basuki Rachmad, No. 22/Gresik. Jum’at (08/01-2021) sekitar pukul 14.00 Wib

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto S.H. S.IK. M.M. melalui Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar mengatakan, tujuh terduga pelaku sudah diperiksa. Bahkan, pihaknya telah mengumpulkan dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti baju yang dipakai korban serta 7 handphone.

Terkait keberadaan korban, Kompol Eko menyampaikan, pihaknya bersama dinas terkait serta Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) melakukan pendampingan serta konseling agar tidak ada trauma di kemudian hari.

“Sudah kita periksa terduga pelaku yang ada video. Kita juga periksa saksi-saksi lain seperti pengunggah video tersebut. Korban juga sudah divisum,” kata Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar saat konfrensi pers, Jumat (08/01-2021) siang.

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar menjelaskan dari pemeriksaan sementara, motif yang dilakukan pelaku perundungan dan penganiayaan adalah karena korban ketahuan kencan dengan teman lelaki pelaku.

Kemudian, pada Rabu (6/1/2021) salah satu pelaku mengajak korban ke Alun-alun Gresik. Di sana, korban dianiaya dengan cara dipukul dan ditendang. Bahkan dari hasil visum, korban mengalami trauma.

“Untuk sementara status pelaku masih saksi. Tapi, untuk seluruh barang bukti video maupun HP serta baju yang dikenakan korban telah diamankan,” ungkapnya.

Sementara pelaku perundungan di Alun-Alun Kabupaten Gresik disangkakan dengan Pasal 80 Ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal penjara 3 tahun enam bulan atau denda Rp 72 Juta. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Kota Tebing Tinggi. Walikota Tebingtinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM., didampingi Sekretaris Daerah M.Dimiyathi, Kadis Kesehatan i dr Nanang Fitra Aulia ,Kadis Kominfo Dedi P.Siagian, jumat, 08/01-2021 meninjau persiapan tempat lokasi penyimpanan vaksin Covid-19 di ruangan Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Jalan Gunung Lauser, Kota Tebingtinggi,

Walikota mengatakan, bahwa kota tebing tinggi  harus mempersiapkan tempat penyimpanan vaksin dalam satu pintu dan tepatnya di Gedung kantor Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi karena nantinya tempat penyimpanan ini harus benar benar septi dan tetap menjaga standar prosedur tentang penyimpanan vaksin sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah. Mengapa?

Karena vaksin Covid-19 sudah sampai di Kota Medan, kita Pemerintah Kota Tebingtinggi harus mempersiapkan tempat penyimpanannya sesuai SOP yang ditentukan,” jelas Walikota.

Dan terkait tentang jumlah berapa banyak dan nama vaksin tersebut, Walikota mengatakan belum mengetahuinya, “sampai saat ini Pemerintah Kota Tebingtinggi belum menerima kuota jumlahnya dan kita masih menunggu konfirmasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kapan dan berapa yang mau dikirim,” Ucap Walikota.

“Kita hanya tinggal tunggu dan menunggu saja kapan vaksin tersebut masuk di kota Tebingtinggi ,kita persiapkan saja penyimpanan vaksin satu pintu agar terjamin, hingga nantinya diperuntukan kepada orang yang mau divaksin sesuai dengan pentunjuk dari pemerintah,” Ujar Walikota.

Sedangkan Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia menjelaskan bahwa orang yang akan mendapatkan vaksin adalah sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah, pertama tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penangan Covid-19 dan  selanjutnya orang orang yang terlibat langsung dalam percepatan penanganan Covid-19.

Terkait lokasi penyiapan vaksin, sudah kita tentukan letaknya yakni di ruangan Instalasi Farmasi di Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, karena tingkat keamanan vaksin bisa  dipantau setiap hari, kelembaban lantai dan tempat box spesial penyimpanan vaksin harus menggunakan suhu 2 derajat celsius hingga 8 derajat celsius, apabila suhunya lebih dari angka tersebut, maka vaksin tidak lagi sesuai dengan standarnya jelasnya.

Kadiskes menjelaskan, terkait penyebaran Covid-19 kasus terkonfirmasi positif hingga tanggal 8 Januari 2021 diwilayah Kota Tebingtinggi sebanyak 21 orang, kasus meninggal seluruhnya mencapai 12 orang, kasus suspec 22, sembuh sebanyak 175 kasus dan habis masa pantau selama 14 hari sebanyak 2.257 orang. (Julian)

0

Suara Indonesia News – Kuningan. Desa Kadurama Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Merupakan Wilayah Desa yang memiliki potensi  wisata religi, keberadaan lokasi pemakaman  Eyang Rama Alimudin Bin Eyang Lukmanul Haqim di dusun wage Desa Kadurama, merupakan salah satu situs religi yang dimiliki desa di wilayah Kuningan Timur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Kadurama, Syamir Syaripudin, ketika di temui di kantor desa yang didampingi Sekdes Mia, turut  hadir, Babinsa Kadurama Serda Joko Marhendro yang tengah melakukan koordinasi tugas pengaman lingkungan, pada kamis, 7 januari 2021 di Desa Kadurama.

Keberadaan wilayah Makam tersebut, memang tidak jauh dari jalan raya Ciawigebang  arah timur, lokasi tersebut banyak dikunjungi para pejiarah dari berbagai daerah, termasuk dari Banyuwangi jawa timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Maman,  sorang penjaga makam / juru kunci, yang bekerja  mulai dari  tahun 2012, hingga saat ini.  Bahkan ,Menurut Kiyai Rodi, salah satu keturunan generasi ke 9 ini, ketika berada di  makam Eyang Rama  Alimudin,  menuturkan kisah beliau yang didapat  informasinya dari cerita keluarga besar.

Kisah Perjuangan  semasa  hidupnya, Eyang Rama Alimudin yang didampingi istrinya bernama Nyai Sindu Arum, selalu berjuang untuk menyebarkan dan mengamalkan ilmu ilmu alqur’an diberbagai daerah, termasuk ponpes diwilayah kuningan timur, maupun sebagian karawang, bekasi dan DKI Jakarta, Jawa timur, hingga pada akhirnya beristiqomah di sebelah utara Desa Kadurma, dan beliau wafat sekitar tahun 1800 an, ujarnya.

Menurut Kiyai Rodi, salah satu putranya, beliau yang bernama Eyang Zaenudin, dimakamkan di belakang  makam Eyang Rama, dan perjuanganya dalam mengajarkan ilmu, pernah bermukim di wilayah Blambangan Jawa Timur. Sampai sekarangpun Makam ini sering dikunjungi  pejiarah khusunya Santri dari pondok pesantren  yang berada di wilayah jawa timur dan sekitarnya, ujarnya.

Bahkan menurutnya, Eyang Rama Alimudin Bin Lukmanul Haqim Bin Qomar Ibnu Bin Qomar Abin, banyak mempunyai kelebihan, diantaranya dikisahkan pada saat itu, ketika mau memasuki wilayah Cisanggarung yang  seharusnya  berputar mengelilingi Gunung jawa, namun beliau cukup menorehkan tongkatnya / menggurat bumi, sudah  bisa langsung pindah, tuturnya,

Bahkan bukan itu saja, beliau di juluki  Syeh Sapu Jaga saking cepatnya menembus jarak tempuh,  ketika mau mengajarkan ilmunya di berbagai wilayah, bisa dalam hitungan menit sudah tiba di daerah lain, ujar kiyai Rodi menuturkan kisah singkat kepada media. (Sep/Rie)

0

Suara Indonesia News – Kuningan. Penyerahan Petikan Keputusan Bupati Kuningan Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap  satu, serta Pengambilan Sumpah  Jabatan Pungsional Guru dan penyuluh Pertanian dilaksanakan di Hotel Prima Sangkanhurip  jumat, 8 januari 2021 .

Dalam Petikan Putusan Bupati Kuningan No. 830 tahun 2020 tentang pengangkatan tenaga dengan perjanjian dalam golongan, yang  dibacakanKabid Pembinaan, Hartanto,SH, M.Si., menyebutkan,  pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 427 tenaga kerja, terdiri  dari jabatan 336 fungsionaris  guru dan 90 tenaga penyuluh pertanian sesuai formasi dari pusat.

Dr.H.Dian Rahmat Yanuar, Sekda Kab. Kuningan yang didampingi kepala  BKPSDM,Drs.Nurohim,M.Si. dalam sambutanya, Sekda Kuningan menyampaikan, angka penganguran semakin meningkat, kita harus bersyukur karena dari  14, % anggka penggagguran,mereka sedang berdoa dan berjuang  siang malam untuk bisa bekerja, ujarnya,

Untuk itu dengan dilantiknya PPPK hari ini, menset berpikir bisa meningkat etos kerja, yang tadinya tenaga honor biasa sekarang sudah mendapat kepastian, dan beriharp lebih meningkat semangat dan daya kerjanya.

Kita kembali kepada menset dan asumsi kita harus dirobah, dengan adanya kepastian hari ini yang sudah ditetapkan bersama merubah maenset dengan  sikap dan  pola pikir, serta atitudenya dalam bekerja. dan semoga diharapkan adanya penyusuaian atnara hablu minanas ,hablu minallah dan hablu minal alam. dalam back to basic, ujar sekda.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH. MH., dalam sambutanya , berharap, pengabdian kepada nusa dan bangsa yang dilakukan oleh tenaga PPPK, akan tergabung dalam wadah pegawai yang bernama korpri dan sumpah dan janji yang diucapkan hari ini, yang disaksikan oleh semua pihak dan Allah SWT, harus dipertanggung jawabkan.

Pegawai negri sipil yang bersetatus PPPK, walaupun tidak mendapat pensiun namun  tetap dikondisikan dalam bentuk tabungan lain secara pengelolaan nya.

Menurut Bupati tetap harus bersyukur secara legal secara pormal sudah menjadi pegawai aparatur negara tetap harus dalam pengabdian. Ditahun 2018 pemerintah telah menerbitkan peraturan tentang managemen perjanjian kerja dilingkup pemerintah, maka untuk hari ini,

Bupati berharap, untuk menghargai dan tetap kerja keras untuk pengabdian kepada Negara, dengan gaji “sajuta ” Sabar jujur dan takwa, jadikanlah hari ini sebagai tolak ukur tinggal landas menuju semangat baru dalam pengabdian kepada Nusa Bangsa dan Negara, dan kedepan Bupati Kuningan akan tetap mengusulkan ASN di bidang lainya, untuk tenaga kerja yang hari ini belum mendapatkan kesempatan, ujar Bupati Kuningan. (Sep/Rie)

 

0

Suara Indonesia News – Asahan. Kabupaten Asahan menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait pemberian Vaksin Covid – 19  serentak yang dijadwalkan mulai digelar 13 Januari untuk pusat dan berlanjut di daerah pada 14 – 15 Januari.

Hal tersebut disampaikan Bupati Asahan H. Surya, BSc saat memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pemerintah Kabupaten Asahan pada pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19 yang dihadiri OPD terkait antara lain Sekdakab Asahan Drs. Jhon Hardi Nasution MSi, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, Kadis Sosial, Ka BPBD, Ka. Bapenda, Dirut RSUD bertempat di Aula Dinas Kesehatan, Jumat (08/01/2021).

H. Surya mengatakan, pemerintah Kabupaten Asahan pada hakikatnya telah siap melaksanakan program vaksinasi tersebut dari sisi teknis pelaksanaan.

Namun demikian, H. Surya mengaku jika pihaknya kini memberikan perhatian khusus pada sosialisasi, khususnya untuk masyarakat di daerah Kabupaten Asahan.

“Untuk itu Saya sudah diinstruksikan ke dinas terkait agar memaksimalkan Penyampaian informasi ke masyarakat terkait pelaksanaan vaksinasi gratis ini. Termasuk secara massif mensosialisasikan sasaran Vaksin Covid – 19  gratis, yang diawali pada tiga kelompok masyarakat, sehingga masyarakat lebih yakin bahwa vaksin ini aman,” ujar H. Surya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Asahan untuk sama-sama mendukung program pemberian vaksin tersebut, mengingat hal tersebut adalah salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata  rantai penyebaran Covid – 19.

H. Surya juga mengajak Seluruh OPD, seluruh Pejabat dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Asahan untuk mendukung Program Vaksinasi ini.

“Tapi juga tetap diingatkan tentang pentingnya pencegahan Penyebaran Covid – 19  terutama soal 3M, karena mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak dari kerumunan, juga menjadi salah satu cara efektif terhindar dari virus corona,” kata Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Erfina br Tarigan mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati terkait sosialisasi pelaksanaan Vaksinasi dimaksud.

Erfina juga mengatakan pihaknya melalui tenaga kesehatan yang ada mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan sampai Kabupaten akan menginformasikan Pelaksanaan Vaksinasi ini kepada Masyarakat.

“Untuk menyampaikan informasi ke masyarakat tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19 kita akan instruksikan kepada tenaga kesehatan di tiap-tiap wilayah,” kata Erfina.

Lebih lanjut Erfina mengatakan, sesuai petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Vaksinasi diawali dengan tenaga kesehatan, termasuk para pejabat publik Di Kabupaten Asahan. (RAS)

0

Suara Indonesia News – Surabaya. Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim bekerjasama dengan Bea dan Cukai Tanjung Perak. Berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 6 (Enam) kilo dari malaysia menuju ke madura.

Penyelundupan barang haram itu polisi mengamankan 4 (Empat) tersangka satu diantaranya seorang ibu rumah tangga. Empat tersangka yang diamankan yakni, Sanidin, Abdin, Siti Hotijeh dan Deddy Syahputra.

Keempat tersangka ini satu jaringan, satu tersangka sebagai pengirim narkoba dari malaysia ke madura, dan tiga sebagai penerima narkoba.

Tersangka Deddy Syahputra, mengirim sabu dari malaysia ke surabaya yang akan dikirim ke madura menggunakan sistem ranjau yang ditaruh di Hotel Prime Royal.

Deddy membawa sabu seberat 2.240 gram dengan menggunakan dua tas ransel warna hitam.

“Kita dapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba, yang dilakukan dengan sistem ranjau, sehingga anggota meluncur ke lokasi,” kata Kombes Pol Hanny Hidayat, melalui AKBP Aditya, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim, Jumat (08/01/2021) pagi.

Berikutnya Ditresnarkoba mendapatkan laporan dari Bea dan Cukai Tanjung Perak bahwa ada penyelundupan narkoba yang dimasukkan kedalam thermos, namun penyelundupan itu akhirnya digagalkan setelah dilakukan X-Ray. Dari laporan itu akhirnya dikembangkan dan mengamankan dua tersangka Sanidin dan Abdin.

Sementara tersangka Sanidin dan Abdin diamankan di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, pada tanggal 7 Desember. Dari tangan Sanidin, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 2.040 gram. Dan dari tersangka Abdin, polisi juga membawa sabu seberat 2.040 gram sabu.

“Kita lakukan pengembangan peredaran narkoba dari malaysia ke madura, setelah menangkap tersangka Deddy, anggota kembali menangkap dua tersangka di Sampang Madura,” tambahnya.

Selain itu anggota Ditresnarkoba di tanggal yang sama (7 Desember) juga mengamankan satu tersangka lain. Namun kali ini seorang ibu rumah tangga, yakni Siti Hotijeh, yang dibekuk di depan bengkel mobil di Jalan Desa Banyusangka, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan Madura dengan barang bukti sabu seberat 2.029 gram.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, bahwa dari empat tersangka polisi mengamankan 6 (Enam) kilo sabu. Dan keempat tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Tersangka sendiri dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana 6 (Enam) tahun paling lama 20 tahun penjara. (Hari Riswanto)

0

Suara Indonesia News – Jakarta. Setelah melakukan Launching Pengurus Harian, Juru Bicara dan Mahkamah Partai Usaha Kecil Menengah (Partai UKM) Pada Senin 1 Januari 2021 secara virtual/online di Hotel Lumire Senen Jakarta Pusat. Partai baru yang dibentuk tokoh-tokoh pengusaha muda dan aktivis relawan Jokowi-Amin ini terus maju selangkah lagi dengan berencana melaunching perangkat partai lainnya.

Rencananya Partai UKM akan melaunching Struktur Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Ketua Departemen dan Ketua Biro, pada Minggu 10 Januari 2021. Launching struktur ini ditetapkan setelah melewati pembahasan dan pertemuan beberapa kali baik secara virtual ataupun tatap muka.

Sekretaris Jenderal DPP Partai UKM, Syafrudin Budiman, SIP atau yang akrab disapa Gus Din ini mengutarakan, semua Launching Struktur Pengurus DPP Partai UKM merupakan langkah awal dalam perjuangan partai.

“Partai UKM akan meresmikan dan melaunching Struktur Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Ketua Departemen, dan Ketua Biro, pada Minggu 10 Januari 2020 di kantor Koperasi Digital Indonesia (KDI) Jl. Kertanegara 25 Kebayoran Lama Jakarta Selatan,” terangnya. (08/01-2021)

“Selain itu juga akan dilakukan pendirian dan pembentukan sayap-sayap Partai UKM. Yaitu diantaranya, Satgas Partai UKM, Barisan UKM (Barisan untuk kalangan Milenial), Pena UKM (Penulis Nasionalis Partai UKM), dan Kartini UKM (Perempuan UKM).” ujar Gus Din sang Konsultan Media ini

Ditempat yang terpisah, kami coba untuk memintai keterangan salah-satu Deklarator dan Pendiri Partai UKM asal Propinsi Lampung, Agus Suryadi, ia menjelaskan alasanya untuk bergabung kedalam Partai UKM,

“Partai UKM ini memiliki garapan yang jelas bang. Yaitu pelaku UMKM, koperasi, pedagang pasar, pelaku UKM Formal maupun Informal.” jelasnya Agus yang akrab dengan sapaan AJB.

“Selain itu, Partai UKM jni menggarap kalangan perempuan, kalangan milenial, kalangan media dan juga kalangan disabilitas,” tambah pemuda asal Lampung ini yang mempunyai hobi menulis sebagai seorang Jurnalis.

Partai UKM adalah Partai Kader yang berjuang mewujudkan cita-cita meningkatkan kesejahteraan bersama. Seorang Kader yang dibutuhkan adalah yang memiliki Moral Politik yang Kuat.

“Saya senang akan komitmen Partai UKM yang jelas secara ideologi dan tujuan serta cita-citanya. Partai UKM tampil berbeda sebagai partai pejuang bagi para pelaku UMKM, Koperasi dan Pedagang Pasar. Bahkan kaum perempuan, milenial, disabilitas dan pelaku media,” bangganya.

Sementara itu, Gus Din berharap setelah launching Struktur Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Ketua Departemen dan Ketua Biro DPP Partai UKM ini, secepatnya DPP akan membentuk perwakilan-perwakilan disetiap Provinsi dan Kabupaten diseluruh Nusantara.

“Doakan mudah-mudahan setelah Launching Struktur Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Ketua Departemen dan Ketua Biro DPP Partai UKM, kita bisa secepatnya membentuk kepengurusan di Provinsi dan Kabupaten, dan Insya Allah Partai UKM terus kita perkuat dan kita akan maju di Pemilu 2024,” harap Politisi Muda yang besar di Surabaya ini.

“Kader Partai UKM harus memiliki watak dan karakter sukses, tangguh, kokoh dalam komitmen garis perjuangan Partai.Sekali layar Terkembang, Pantang Mundur Kebelakang,'” tutup Gus Din yang cicit dari Almarhum KH. Hasan Bisri (Hasan Gipo), Sunan Ampel Surabaya, Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua Tanfiziah PBNU pertama kali ini.

Penulis : Agus Juru Batin (AJB)