0

Suara Indonesia News – Baturaja OKU, Bupati OKU Drs.H.Kuryana Azis memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Dalam Rangka Antisipasi Dampak Virus Corona Bertempat di Ruang Bina Praja Pemkab OKU, Senin (16/03/2020).

Virus Corona atau juga disebut dengan Covid-19 muncul pertama kali di Wuhan Cina, pada bulan Desember 2019 yang lalu. Virus ini terus menyebar hampir di 145 negara di dunia, termasuk di Indonesia yang sudah banyak menelan korban jiwa manusia, hal tersebut disampaikan Bupati OKU saat memimpin rapat di Bina Praja pagi tadi.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menghimbau masalah virus Corona  ini jangan dianggap sepele, karena  sudah merupakan masalah atau bencana nasional, karena dampak yang ditimbulkan oleh wabah Virus Corona ini sangat besar dirasakan oleh masyarakat.

Presiden Joko Widodo pada rapat bersama kepala daerah beberapa waktu lalu, menginstruksikan agar kepala daerah untuk membentuk satuan tugas pencegahan dan penanggulangan Virus Corona ini di setiap Provinsi, Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan untuk mengatasi pencegahan dan penanggulangan Virus Corona, Pemkab OKU telah membentuk satuan tugas yang tertuang dalam Keputusan Bupati OKU. Diharapkan dengan terbentuknya satuan tugas ini dapat melakukan koordinasi dengan lintas sektor untuk efektivitas dan efisien untuk dilaporkan kepada Bupati OKU.

Pada kesempatan ini Bupati mengajak untuk melakukan pemeriksaan terutama orang yang datang ke Kab OKU, seperti di Stasiun Kereta Api, terminal bus Batu Kuning, tempat wisata, pusat keramaian, restoran, disamping itu juga agar kegiatan Car Free Day di taman kota untuk sementara agar ditiadakan dahulu. Tidak halnya dengan sekolah, murid-murid masih belajar seperti biasa.

Bupati menginstruksikan agar  rumah sakit cepat mengantisipasi dari dampak virus corona ini mulai  sebelum ada susfect corona hingga penanganan pasien, berkenaan dengan ketersediaan masker di tiap-tiap Puskesmas di Kab OKU serta dihimbau kepada seluruh OPD untuk dapat menyediakan hand sanitizer di masing2 kantor, Bupati mengharapkan agar ketersediaan masker dapat terpenuhi untuk masyarakat sebagai salah satu langkah antisipasi dari dampak Virus Corona.

Dan yang terpenting lagi menurut Bupati jangan menyebarkan berita  yang tidak bertanggungjawab atau hoax yang dapat menimbulkan  keresahan di masyarakat, carilah sumber berita atau informasi kepada instansi terkait.

Hadir pada acara ini Muspida, Assiten, Staf Ahli, OPD, Kabag, Camat, BUMN, BUMD, dan undangan lainnya. (FM)

0

Suara Indonesia News – Sulawesi Barat, Upacara bendera hari ini senin tepat tanggal 16/03/2020 diselenggarakan oleh ASN Kanwil Kemenag Sulbar, selain sebagai bentuk pengabdian dan rasa cinta tanah air kepada Tanah Air juga sebagai media komunikasi pimpinan dengan stafnya.

Termasuk mengenai virus corona yang sedang merebak, Ka.Kanwil berpesan agar setiap kebijakan yang akan diambil terkait kondisi yang akan diberlakukan di kanwil kemenag sulbar harap dikoordinasikan dengan pusat.

“Saya mohon dengan teman-teman saya mohon supaya selalu membangun komunikasi dan koordinasi apalagi sekarang sedang berkembang virus covid 19, harus banyak bertanya bagaimana kebijakan Kanwil Sulawesi Barat ”, Ujar Muflih.

“Ada baiknya Bimas islam membuat edaran doa-doa yang harus disebarluaskan terkait kondisi penyebaran virus korona, minimal itu yang bisa kita lakukan untuk kementerian agama. Juga kepada Ka.Subbag Umum tolong agar mempersiapkan hand sanitizer di ruang-ruang kerja, dan kalau perlu dimiliki masing-masing sebagai salah satu upaya kita menjaga kebersihan. Kita tidak boleh panik tapi tetap harus wasapada mudaha-mudahan kita dijauhkan dari semua cobaan oleh Allah SWT ”, jelas Muflih.

Pada momen ini juga Ka.Kanwil bepesan agar para ASN harus memahami tugas dan fungsi masing-masing termasuk disiplin kehadiran yang menjadi tanggung jawab masing-masing. “ Hadir tepat waktu dan pulang tepat waktu dan bekerja bermaslahat untuk institusi yang sama-sama kita cintai “.Pesan Muflih.

Mudah-mudahan semangat kerja kita kedepan semakin ditingkatkan. Terima kasih kepada semua pihak dalam upacara ini dan mari kita bekerja dengan mengharapkan ridho Allah SWT.” Tutup Muflih. (HAMMA)

0

Suara Indonesia News – Konawe, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, memimpin rapat  istimewa di ruang rapat Buburanda kantor Bupati Konawe, provinsi Sulawesi Tenggara.

Rapat istimewa ini dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dan dihadiri Pimpinan DPRD Konawe, Forkopimda, Ketua PN Unaaha, Sekda Konawe dan Instansi terkait lainnya. Senin (16/3/2020).

Dalam gelar rapat istimewa ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe memutuskan secara resmi menetapkan status Tanggap Darurat pencegahan penularan virus Corona di daerah Kabupaten Konawe.

Meski wilayah Kabupaten Konawe belum ada laporan resmi tentang adanya warga masyarakat yang suspec virus Covid-19, tetapi Pemda Konawe tidak mau mengambil risiko. Sehingga Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa selaku pimpinan tertinggi di daerah ini, menetapkan status Tanggap Darurat pencegahan penyebaran virus Corona di Kabupaten Konawe.

Selain menetapkan status Tanggap Darurat pencegahan penyebaran virus Corona, Bupati Konawe juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera meliburkan sekolah – sekolah.

“Mulai besok, sekolah tingkat TK/PAUD, SD dan SMP diliburkan,  sampai kondisi daerah dinyatakan stabil dari penyebaran virus corona,” tegas Bupati Konawe.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, juga menginstruksikan kepada instansi terkait untuk membuka posko induk pengaduan dan melakukan pemasangan baliho  himbauan kemasyarakat dengan memcantumkan gambar yang dapat mengedukasi terkait tata cara pencegahan dan penyebaran virus Covid-19.

Menurut Kery, penyebaran virus novel corona ini sudah mendunia, termasuk Indonesia. Sehingga Pemda Konawe bersama Pimpinan DPRD dan Forkopimda Kabupaten konawe segera membentuk tim kecil untuk melakukan progres percepatan penanganan penyebaran virus Covid-19 ini.

Sebelumnya lanjut Kery, pada rapat Koordinasi yang digelar 27 Januari 2020 di tempat yang sama telah membentuk Tim Kesiapsiagaan dan Antisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Konawe.

“Terkait penyebaran Virus Vorona ini kami mengambil sikap tegas, kami tidak mau masyarakat Konawe terpapar. Sehingga kami akan segera melalukan pemeriksaan di tempat-tempat yang berpotensi terpapar,” tagasnya.

Kery menyebut, pada awal penyebaran virus Covid-19, dirinya sempat mengeluarkan pernyataan di media terkait potensi penyebaran virus corona di Morosi. Mengingat di daerah tersebut tercatat 744 tenaga kerja asing asal Cina. Namun, kata dia, atas pernyataan tersebut dirinya dianggap memghambat investasi.

“Saat itu, saya malahan mau dilaporkan ke Polda Sultra. Tapi sudahlah, sekarang kita berpikir bagaimana kita semua masyarakat Konawe terhindar dari virus corona ini,” ucap Bupati Konawe.

“Di Morosi bukan hanya 744 tenaga kerja asing (TKA) tapi informasinya sudah ribuan, ini yang kita mau data. Karena di sana itu banyak yang keluar masuk, sehingga potensi penyebaran virus di sana tidak bisa kita anggap remeh. Kita tidak mau menunggu laporan dari perusahaan, kita yang harus turun dan memastikan tidak ada TKA/TKL dan masyarakat sekitar yang terpapar,” terangnya.

Terkait keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di morosi, pemda Konawe bersama Forkopinda bersepakat membentuk tim kecil yang terdiri atas unsur Kejaksaan Konawe, Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi, yang nantinya secara bersama-sama ke Mega Industry Morosi untuk melalukan pengecekan kesehatan sekaligus pendataan TKA.

Melalui kesempatan ini, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengimbau kepada seluruh jajaran pada khususnya dan masyarakat Konawe pada umumnya agar selalu meningkatkan kewaspadaan, membersihkan lingkungan sekitar. Khusus kepada pejabat lingkup Pemda Konawe agar tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah. (Red.SI/YT)

 

 

 

 

 

 

0

Suara Indonesia News – Bathin Solapan, Menyikapi penyebaran virus Corona (Covid-19), maka Pemkab Kabupaten Bengkalis meliburkan proses belajar mengajar disekolah mulai Senin (16/3/2020) hingga 30 Maret 2020.

Hal tersebut disampaikan Plh Bupati Bengkalis H Bustami HY kepada awak media usai membuka MTQ ke-3 Tingkat Kecamatan Bathin Solapan, Minggu malam 15 Maret 2020, di Lapangan Kantor Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan.

Sementara untuk proses belajar mengajar di sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA/MA baik swasta maupun negeri diliburkan mulai Senin tanggal 16 Maret hingga 30 Maret 2020. Sedangkan untuk Perguruan Tinggi diberikan kewenangan pada Pimpinan Perguruan Tinggi untuk memutuskannya.

Ketentuan libur sekolah tersebut berpedoman dari maklumat Gubernur Riau yang memutuskan untuk meliburkan sekolah berdasarkan pernyataan Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H Joko Widodo pada hari Minggu (15/3/2020) dan Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan tanggal 14 Maret 2020.

Sedangkan untuk aktifitas Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan arahan Gubernur Riau untuk apel pagi/sore dan senam di Kantor Pemerintahan Daerah ditiadakan.

“Untuk itu Pemkab Bengkalis meniadakan apel pagi/sore dan senam di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sedangkan untuk proses belajar mengajar di sekolah diliburkan mulai Senin 16 Maret hingga 30 Maret 2020”, kata Bustami. (Mus)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Sebelum terjun ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan fisik, Anggota Satgas TMMD ke 107 Kodim 0620/Kab Cirebon bersama sama komponen yang ada seperti Pemda dan masyarakat sekitar, melaksanakan apel kesiapan.

Hasil pantauan lapangan, Senin 16 Maret 2020 terlebih dahulu diadakan apel pagi di Desa Wiyong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon yang dipimpin oleh Danramil 2018/Susukan Kapten Kav Tarjo dan Dan SSK TMMD ke 107 Kodim 0620/ Kab Cirebon Kapten Inf Dendi yang sehari hari sebagai Danramil 2017/Susukan, untuk melakukan pembagian tugas kegiatan.

Pasiter Kodim 0620/Kab Cirebon Kapten Inf Mukmin menyampaikan bahwa hari ini Anggota Satgas TMMD ke 107 Kodim 0620/Kab Cirebon bersama komponen yang ada siap melaksanakan tugas untuk membangun Fasilitas umum seperti pembangunan Gedung PAUD (Pendidikan Usia Dini), dan sasaran fisik lainnya, Insyah Allah akan berjalan dan tuntas sesuai jadwal, ujar Kapten Mukmin.

Salah satu cara yang dilakukan TNI membantu pemerintah dalam pemerataan pembangunan agar menyentuh sampai pelosok desa adalah program Tentara Manungga Membangun Desa (TMMD). Hal-hal yang dicapai dan diselesaikan dalam pencapaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2020 , antara lain pembangunan dan pelebaran jalan, pembangunan talud, perbaikan jembatan, pembangunan jembatan dan pembangunan saluran irigasi.

Pelaksanaan TMMD diselenggarakan secara terpadu dan lintas sektoral, baik oleh TNI, Polri, lembaga maupun kementerian terkait. Dalam pelaksanaannya, TMMD utamanya untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah terisolir, desa tertinggal, daerah perbatasan, maupun daerah kumuh perkotaan. (SENDI)

0

Suara Indonesia News – Polman, DR.H.M Muflih B Fattah,MM., selaku Ka.kanwil Kemenag Sulbar turun langsung kelapangan Memantau jalannya ujian akhir pendidikan formal yang berstandar nasional imtihan wathani PDF Ulya yang bertempat diparappe campalagian kab. Polman. Minggu 15/03/2020.

Lanjut orang nomor satu dikanwil kemenag Sulbar ini”, berharap bahwa dengan Ujian PDF ini agar berjalan lancar dan tertib. Bagi semua santri/santriwati yang  mengikuti ujian dan mengerjakan soal-soal yang teleah diberikan semoga mendapatkan hasil yang terbaik sehingga bisa lulus dalam Imtihan Akhir ini.

Senada dengan  wawancara Krisnawan ST. Perwakilan dari Subdit Pendidikan Diniyah & Mah’ad Aly (PDMA) Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Mengatakan bahwa, tujuan Ujian PDF ini untuk melahirkan lulusan yang menguasai ilmu-ilmu agama. Hal ini ditunjang oleh kurikulum PDF yang keseluruhannya memuat pengajaran agama berbasis kitab kuning,” Tutur Krisnawan.

Ujian ini dilaksanakan selama tiga hari (14-16), yang seluruhnya disajikan dalam bahasa Arab ini diawasi baik oleh Kemenag Pusat, Kemenag Provinsi, maupun Kemenag Kabupaten. (Hamma/arm)

0

Suara Indonesia News – Lampung, Munculnya konflik terbuka yang sering terjadi, umumnya berawal dari masalah sosial yang tidak terselesaikan dengan baik sehingga mengakibatkan permasalahan tersebut berubah menjadi konflik sosial dan permasalahan hukum.

Oleh sebab itu, dibawah Kepemimpinan Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung gencar melakukan Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pedoman Rembuk Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung.

Salah satunya adalah Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra (TEC). Politisi senior Partai Golkar Lampung ini mengajak Drs. Rusfian Effendi, MIP sebagai pemateri guna melaksanakan Sosialisasi Perda (Sosper) Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 di Desa Gedung Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (15/3/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Drs. Rusfian Effendi, MIP selaku Pemateri dan Sugeng Kristianto selaku Moderator, hadir juga Tokoh asal Jati Agung DR. Frans Nurseto S, M.Psi, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Maria Agatha Wartinem, dan A.Beny Raharjo, perwakilan Polsek Jati Agung, Perwakilan Koramil Jati Agung, Perwakilan Camat Jati Agung, Ketua Apdesi Jati Agung, Para Kepala Desa Se-Kecamatan Jati Agung, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita, dan Tokoh Pemuda Se-Kecamatan Jati Agung.

Dalam sosialisasi yang dihadiri 350 lebih peserta yang terdiri dari 21 Desa se-Kecamatan Jati Agung, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini memaparkan bahwa Rembuk desa dan Kelurahan dimaksudkan, sebagai pedoman dalam menangani dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung ini juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 , Tentang Pedoman Rembuk Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung, Perda tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak Legislatif (DPRD) dengan Eksekutif (Gubernur) yang didalamnya mengatur kepentingan umum.

“Perda ini penting untuk disosialisasikan, dan diharapkan Perda ini dapat diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat dalam rangka mendukung terciptanya kawasan Provinsi Lampung yang kondusif, tertib, aman, nyaman, tenteram dan damai,” ujar TEC.

Sementara Drs. Rusfian Effendi, MIP melalui pemaparannya menyampaikan, dalam Pasal 3 disebutkan, Rembuk Desa bertujuan menampung aspirasi masyarakat Desa dan Kelurahan sesuai dengan musyawarah yang telah disepakati bersama dengan hasil musyawarah untuk mencapai mufakat, kemudian mendorong prakarsa, partisipasi masyarakat untuk mengamati dan menyelesaikan potensi konflik yang ada di Desa dan Kelurahan guna mencegah terjadinya konflik terbuka.

“Meningkatkan ketanggapsegeraan unsur pelaksana pemerintahan Desa dan Kelurahan terhadap potensi konflik yang ada guna terciptanya rasa aman dan tenteram, serta meningkatkan kerjasama yang sinergis antara unsur pelaksana Pemerintahan dengan masyarakat,” ujar Mantan Ketua Ikatan Alumni Fisip Unila ini.

Kemudian, selain sebagai upaya pencegahan konflik terbuka di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (lpoleksosbudhankam), Rembuk Desa juga dapat dijadikan sebagai media interaksi sosial dalam menguatkan semangat membangun Desa.

Semangat pembangunan ini dapat diterapkan di Desa-desa karena didukung oleh kerukunan sosial dan peningkatan tenggang rasa serta kekompakan, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada berbagai program pemberian pemerintah, namun juga harus mampu berinisiatif dan berinovasi.

“Rembuk Desa adalah sebuah upaya melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka pencegahan konflik sosial dan menguatkan semangat membangun Desa yang unggul,” pungkas Rusfian.

Diketahui, dalam sosialisasi Perda Provinsi Lampung Nomor 1 tahun 2016, hadir juga mantan Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Riza Mirhadi, SH, Bambang Purwanto, SE., MM, H.Benny HN Mansyur, S.Sos., SH, Sugeng Kristianto,SH, Yusro Hendra Perbasya,SP., MM, Benson Werta, SH, Reza Pahlevi, SE.,MM, Maulidya Herlita, Henny Maria Ulfa, Nazirhan, SH, Ariyansah, Erwandi, SE, Arifin Indra Jaya, S.Sos, Aryono Agus Prasetyo, S.Kom, Seno Aji dan Yudha Sukarya. (Seno)

0

Suara Indonesia News – Subulusalam, TNI – POLRI bersama masyarakat, melaksanakan kegiatan Kurve / atau bakti sosial di mesjid hamzah fanzuri di desa pasar kec Rundeng kota subulussalam. Minggu, 15 Maret 2020, pukul 08.00 wib.

Kegiatan Kurve / bakti sosial TNI-POLRI bersama masyarakat dilaksanakan sesuai perintah bapak Kapolri melalui SURAT TELEGRAM, NOMOR : STR / 121 /III/PAM.3./2020.

Adapun yang terlibat dalam pelaksanaan giat bakti sosial TNI-POLRI, Kapolsek Rundeng, personil polsek Rundeng, personil koramil 02 Rundeng, kepala kampong desa pasar rundeng serta masyarakat desa pasar rundeng, pengurus mesjid hamzah fanzuri.

Dilaksanakan bakti sosial /Pembersihan di tempat umum sebagai bentuk wujud antisipasi Penularan terhadap merebaknya Virus Corona (COVID-19)

Aksi ini di lakukan untuk mencegah merebaknya virus corona (covid-19) yang dinyatakan oleh WHO menjadi virus pandemi global dunia.

Kegiatan ini di lakukan selama dua hari di mulai tgl 14 sampai dengn tanggal 15 maret 2020 di dua tempat yaitu di mako polsek Rundeng dan di tempat umum keramaian serta tempat ibadah.

Kegiatan Kurve/bakti sosial berakhir pukul 09.30 wib, situasi aman dan baik. (syahbudin Padang)