0

Suara Indonesia News – Bengkalis, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Duri – Dumai tepatnya di Simpang Jalan Sutan Syarif Qasim (SSQ), Simpang Garoga Duri, Rabu siang (09/10/19) sekira pukul 12.57 WIB.

Korbannya diketahui bernama uyun (24) Thn,  baru 2 bulan ini bekerja sebagai surveyor di Leasing Federal International Finance (FIF) Duri, sebut sahabat korban yang sama bekerja di FIF.

Menurut Firman saksi mata di TKP, Korban yang mengunakan sepeda motor dilindas truk tangki yang datang dari arah bersamaan. Akibatnya sangat fatal, korban meninggal dunia di TKP dengan kondisi mengenaskan.

Kecelakaan itu terjadi persis di hadapannya. Ketika itu dia tengah berhenti di Simpang SSQ untuk masuk ke jalur lintas Duri-Dumai. Saat berhenti itu dia mendengar suara dentuman cukup keras dan korban tergeletak bersimbah darah.

“Suara tabrakannya sangat keras. Saya terkejut dan melihat korban tergeletak bersimbah darah. Reflek saya mengejar sopir truk untuk menghentikannya,” ujar Firman yang mengaku mengigil melihat tabrakan maut itu.

Bersama sopir tangki, Firman melihat kondisi korban yang tergeletak ditengah jalan. Keadaan korban kepalanya hancur dan tangannya patah.

“Sopir tangki itu sepertinya tak tahu telah menabrak korban. Dia menangis melihat korban yang terlintas. Sepertinya korban meninggal di tempat,” ujar Firman yang menutup kepala korban dengan karton bekas.

Disampaikan Firman, korban di duga tersenggol mobil Avanza putih yang sempat berhenti di Simpang Sutan Syarif Qasim dan masuk ke jalur Lintas menuju Simpang Garoga. Saat tersenggol itulah, korban yang datang dari arah Garoga menuju DSF 125 terjatuh. Malangnya korban jatuh ke arah kolong truk hingga terlindas.

“Motor dan truk datang dari arah bersamaan. Dari Garoga menuju DSF. Korban diduga tersenggol Avanza dan masuk ke kolong,” ungkapnya.

Sementara itu sejumlah rekan korban yang berada di TKP terlihat shock mengetahui korban meninggal dengan cara mengenaskan itu.

“Dia hendak beli nasi, malah saya ditawari mau titip atau tidak, tahunya dia kecelakaan di sini ” ujar rekan korban seperti tidak percaya.

Terkait laka maut itu, Kanit Laka, Iptu Edwi Sunandi, yang sudah di TKP terlihat tengah sibuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Belum banyak keterangan yang dapat darinya. “Korban sudah dievakuasi ke RSUD,” tuturnýa singkat. (Musrialdi)

0

Suara Indonesia News – Kampara Riau, Belakangan ini, Indonesia dihebohkan dengan salah satu obat kanker yang berasal dari hasil hutan yaitu akar bajakah. Terbukti atau tidaknya tumbuhan ini, khasiat dari tumbuhan ini sukses menggemparkan Indonesia. Selain akar bajakah dari Kalimantan, juga terdapat akar kuning yang khasiatnya tidak kalah jauh hebatnya dari akar bajakah. Selama ini, obat-obatan ini hanya terdengar dapat ditemukan di Kalimantan padahal tumbuhan ini juga dapat ditemukan di Riau, khususnya Hutan Adat Kenegerian Rumbio.

Akar kuning merupakan salah satu jenis liana, yaitu tumbuhan yang merambat dan memanjat tumbuhan lain dimana akar dan dan batangnya bewarna kuning terang. Akar kuning juga memiliki berbagai nama latin seperti Fibraurea tinctoria, Coscinium fenestratum dan Fibraurea chloroleuca. Dalam akar kuning terdapat berbagai zat bermanfaat bagi tubuh manusia seperti alkaloid yang ditandai dengan rasa yang pahit ketika dikomsumsi. Namun, manfaat tumbuhan ini belum banyak diketahui terkhusus oleh masyarakat sekitar Hutan Adat Kenegerian Rumbio.

Menurut Apriandi, Ketua kelompok sadar wisata hutan adat rumbio, “penemuan akar kuning ini telah lama diketahui oleh kelompok, namun karena ketidaktahuan akan manfaatnya, keberadaan akar kuning di hutan adat sempat terlupakan. Informasi tentang manfaat akar kuning kami dapatkan dari salah satu mahasiswa Kehutanan UNRI yang memebrikan informasi terkait akar tersebut. Harapan saya terkait adanya potensi ini, diharapkan kedepannya akan ada pengembangan lebih lanjut terkait potensi dan pengembangan hutan adat rumbio baik oleh masyarakat, akademisi dan pemerintahan,” (09/10-19).

Akar kuning mempunyai beragam manfaat yang berhubungan dengan gangguan fungsi hati seperti liver, sirosis hepatitis, dan penyakit gangguan hati lainnya dikarenakan selain senyawa alkaloid, akar kuning juga memiliki sistem hepatoprotektor yang berfungsi memperbaiki sel hati yang rusak. Selain mengobati hati, akar kuning juga bermanfaat sebagai anti wisa (racun), diabetes melitus karena dapat memperbaiki organ pancreas, anti kanker. Sumber : Dokumen Ketua Pokdarwis Hutan Adat Rumbio

 

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto,S.I.K.,M.Si., pada hari Selasa, 08 Oktober 2019 pukul 16.30 WIB, telah dilaksanakan silaturahmi Kapolres Cirebon dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) yang bertempat di Ruang Promoter Mapolres Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto,S.I.K.,M.Si, didampingi Kabag Ops Polres Cirebon AKP Ali Rais Ndraha S.H.,S.I.K, dan PJU Polres Cirebon, beserta Perwakilan Mahasiswa UMC sebanyak 7 orang yang di pimpin oleh Sdr. Farukh.

Dilaksanakannya kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan silaturrahmi dan sinergitas antara mahasiswa dengan Polres Cirebon, serta membahas terkait adanya kader IMM Kendari Sulawesi Tenggara meninggal dunia agar segera di ungkap.

Kemudian dilanjutkan sholat magrib berjamaah dan sholat ghoib untuk alm Mahasiswa yang meninggal di kendari saat aksi unjukrasa.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Kapolres Cirebon menyampaikan pesan kamtibmas diantaranya :

– Mengajak untuk tidak mempercayai berita terkait issue sara hoax, hate speech yang dapat memecah belah NKRI.

– Agar berhati-hati di susupi gerak radikal yang memecah belah persatuan.

– Bersama sama menjaga keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

– Tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan semboyan Bhineka tunggal ika demi keutuhan NKRI.

– Mendukung TNI Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon yang aman, damai dan kondusif dan juga dukungan para ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

– Untuk tidak terpancing dengan isu yang sedang berkembang saat ini. (Fi)

0
Foto : Para pedagang datang untuk menangih janji Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Pajak Inpres di ops room kantor walikota Lhokseumawe.

Suara Indonesia News – Lhokseumawe Aceh, Pedagang pasar inpres Kota lhokseumawe, kembali mendatangi Kantor Walikota Lhoksemawe, untuk menagih janji pemerintah setempat untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang di alami para pedagang.

Kedatangan mereka merupakan Perwakilan pedagang Pajak Inpres Kota lhokseumawe bersama Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR), pada Selasa (08/10/19) siang.

Persoalan yang terjadi di Pajak Inpres sebelumnya, pada awal September 2019 lalu, para pedagang dan mahasiswa pernah beraudiensi dengan pihak Disperindagkop Kota Lhokseumawe untuk menyampaikan berbagai persoalan salah satu tentang dugaan adanya kutipan diluar retribusi wajib bagi para pedagang kecil di Pasar Inpres Kota Lhoksemawe.

Hasil dari  pertemuan tersebut, para pedagang mendapatkan surat dari Disperindakop Kota Lhokseumawe untuk menutup lapak mereka yang sedang berjalan saat ini.

Dan juga mereka diberi waktu hingga 20 September 2019 ini untuk bongkar, Bila belum dipindahkan lapaknya, maka Disperindagkop akan menggusur lapak pedagang tersebut.

Para pedagang bersama mahasiswa berdemo di kantor walikota, setelah mendapatkan surat dari Disperindagkop. Kedatangan mereka diterima Wakil Wali Kota (Wawalko) Lhokseumawe, Yusuf Muahammad, di Opsroom Kantor Wali Kota Lhokseumawe.

Duduk tengah pakai peci Wakil Walikota Lhoksemawe Yusuf Muahammad.

Saat audiensi itu berlangsung, para mahasiswa dan pedagang mulai menyampaikan berbagai keluhan, seperti dugaan pungli (penyetoran di luar retribusi resmi), mahalnya harga lapak, hingga persoalan penggusuran.

Para pedagang menuntut terkait akan digusurnya lapak mereka di sana. Selain itu juga meminta Walikota Lhokseumawe untuk memberhentikan Kepala Disperidagkop karena tidak bisa hadir untuk memberikan solusi pada pedagang.

Salah satu pedagang (NI) menyatakan bahwa dirinya untuk bisa berjualan beras agar bisa menafkahi anaknya dan juga ia telah mengambil kredit uang di bank. “kami mohon kepada bapak-bapak (Pejabat Pemko Lhokseumawe) agar kami jangan digusur disini kami mencari rezeki untuk menafkahi anak dan juga bayar utang kredit Bank,” harapnya.

Mereka meminta kepada Kapolres Lhokseumawe untuk memeriksa kepala Dinas Disperidagkop. Meminta kepada DPRK untuk segera membuat tim Pansus agar menyelidiki indikasi korupsi retribusi yang di kutip tidak jelas.

Mahasiswa dan pedagang dipersilahkan memasuki op room dan bertemu Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad, untuk beraudiensi. Ketua SMUR Lhokseumawe, JD, menyebutkan, hari ini pihaknya kembali mendatangi kantor Wali Kota dan berakhir pada pukul 17.05 Wib, sehubungan apa yang menjadi tuntutan mereka saat demo dulunya belum terpenuhi. (Man)

 

 

0

Suara Indonesia News – Tanjungpinang Kepri, Dalam waktu dekat akan ada Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Jajaran Polres Tanjungpinang,  sebanyak empat orang Perwira di Polres Tanjung Pinang Naik Jabatan, selasa (08/10/19).

Berikut nama – nama Perwira Polres Tanjung Pinang yang akan menduduki jabatan  yang baru diantaranya :

  1. Kasat Intelkam Polres Tanjung Pinang AKP Monang Parluhutan Silalahi diangkat sebagai Kapolsek Gunung Kijang Polres Bintan, sedangkan penggantinya AKP I Made Putra Hari Suargana.
  2. Kasat Bimas Polres Tanjung Pimang AKP Tasriadi diangkat sebagai Kapolsek Daik Lingga Polres Lingga, penggantinya IPTU Subaidah.
  3. Kasat Lantas Polres Tanjung Pinang AKP Krisna Ramadhani Yowa diangkay menjadi Kapolsek Bintan Timur Polres Bintan,penggantinya AKP Anjar Yogota Widodo.
  4. Kapolsek Kawasan Bandara Raja Haji Fisabilillah Polres Tanjung Pinang IPTU Efendi diangkat jadi Kasubsibinpuan Sikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Kepri, penggantinya IPTU Ahmad Syahputra.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal membenarkan,” Adanya pergantian empat (4) Perwira di Polres Tanjungpinang.

Pergantian personil merupakan satu langkah yang baik dalam meningkatkan karir saat bertugas dan merupakan bentuk penyegaran dalam kinerja Kepolisian.

Rotasi di Kepolisian sudah sesuai dengan ketentuan dan penilaian dari pimpinan, ucapnya. (Obet)

0

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara, Dengan adanya bimbingan teknis (bimtek), bimbingan teknis sistem keuangan desa (seskudes), di harapkan nanti aparatur desa semakin maju dalam mengelola keuangan desa maupun kegiatan fisik, dan lain nya yang menyangkut dengan anggaran dana desa,

kegiatan bimbingan teknis sistem keuangan desa (seskudes) se- kecamatan babullrahmah , kabupaten Aceh tenggara, dilaksanakan selama tiga hari pada hari pada minggu, tanggal 22 s/d 24, September 2019.

Supardi ketua DPC BPAN aliansi Indonesia mengatakan pada wartawan media ini selasa, 08/10/19 di kafe Hotel Maron, bahwa kegiatan bimtek seskudes dengan anggaran yang besar itu , hanya pemborosan saja karena itu tidak ada perubahan terhadap aparatur desa yg ikut serta bimtek seskudes tersebut.

Supardi juga menambahkan, kegiatan itu di duga hanya untuk memperkaya diri dan orang lain dan sarat akan korupsi. Didalam RAB, ada di anggarkan untuk modul profil desa, namun kenyataannya modul tersebut tidak di bagi kan kepada peserta bintek  yang mengikuti kegiatan seskudes tersebut.

Supardi juga mempertanyakan apakah integritas lembaga pengelola uang daerah (LPUD) itu apa sudah layak, karena menurut peserta yang ikut bimtek, kami ini hanya duduk, nunggu duit transpot  dan pulang itu aja,  materinya ga ada yang bisa kami mengerti sehingga tidak ada pengetahuan yang kami dapat untuk di terapkan di desa. Dengan ini kuat dugaan adanya korupsi dalam kegiatan bimtek seskudes itu, hanya untuk ajang memperkaya diri sendiri dan orang lain. Supardi meminta kepada pihak terkait penegak hukum Kapolres dan kajari, untuk mengevaluasi kegiatan bimtek seskudes tersebut tegasnya. (Yusuf)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Dalam rangka acara tahunan Pelelangan Tanah Titisara Desa Selangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, yang diselenggarakan di kantor balai Desa Selangit. Selasa (8/10/2019)

Kuwu Desa Selangit Sura Maulana mengatakan, Pelelangan tanah titisara desa ini, Saya sudah kebiasaan bahwa menjelang musim tanam atau bulan ke sepuluhan itu kita adakan pelelangan tanah titisara desa. Setiap tahun ini pelelangan tanah titisara desa tergantung karena setiap tahun ini ada perbedaan karena dikurangi penggunaan setiap tahun ada perbedaan jadi kalau melihat kondisi Selangit rawan air ada penggunaan untuk air jadi setiap tahun itu ada perbedaan.

Hasil uang lelang ini sesuai dengan peraturan, bahwa penggunaan tanah kas pelelangan desa itu dimasukkan ke rekening kas desa yang digunakan untuk satu penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat itu sudah dituliskan oleh pusat begitu.

Lelang tanah titisara desa tahun sekarang kurang lebih 33 hektar, dan yang ikut lelang ini sangat banyak masyarakat desa selangit begitu sangat antusias. Banyak yang mengikuti acara pelelangan tanah titisara desa ini, jadi maksimalkan dua bau, kalau misalnya kondisinya kurang masyarakat ya akhirnya dikurangin satu bau tergantung kesepakatan awal. Kesepakatan awal itu misalnya dua bau, satu bau. Misalkan kurang  masing-masing satu bau biar masyarakat bisa merasakan semua karena masyarakat Selangit itu masyarakat petani.

Harapan saya sih semua masyarakat semuanya kebagian dan menikmati  tanah yang sudah ada untuk khas desanya, jadi masyarakat semuanya menikmati karena masyarakat Selangit itu masyarakat petani. (Fi)

0
Foto: Sekda Bengkalis H Bustami HY

Suara Indonesia News – Bengkalis, Atas berbagai inovasi yang dilakukan, Kabupaten Bengkalis, tahun ini mendapat penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2019 dari Kementerian Dalam Negeri. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY.

“Selamat dan tahniah untuk Kabupaten Bengkalis yang memperoleh IGA 2019”, tulis Sekda H Bustami HY di grup WhatsApp (WA) pejabat Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sebagaimana dikutip Kadis Kominfotik Johansyah Syafri.

Kata Johan, ucapan itu diposting Sekda H Bustami HY di grup WA tersebut pukul 10:59 WIB.

Selanjutnya, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bengkalis ini mengucapkan terima kasih buat Perangkat Daerah (PD) yang telah berkontribusi.

Perangkat daerah dimaksud adalah Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

“Ayo PD yang lain. Ditunggu Inovasinya di 2020”, tantang Sekda H Bustami HY.

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya, penyerahkan IGA 2019 dilaksanakan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin, 7 Oktober 2019, yang dibuka Mendagri Tjahjo Kumolo.

Dari Provinsi Riau hadir dalam acara tersebut, diantaranya Gubernur Riau H Syamsuar, Bupati Pelalawan HM harris, dan Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda H Heri Indra Putra.

Ikut mendampingi H Heri Indra Putra menerima penghargaan tersebut, diantaranya Kepala Balitbang Emri Juli Harnis, Kepala Dinas PP dan PA H Mustafa, dan Kadis Persip H Suwarto.

Riau terpilih sebagai salah satu Provinsi Terinovatif bersama Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

Sedangkan Bengkalis sebagai Kabupaten Terinovatif untuk Kategori Daerah Perbatasan dan Daerah Tertinggal.

Selain Bengkalis, daerah yang tergolong Kabupaten Terinovatif untuk Kategori Daerah Perbatasan dan Daerah Tertinggal adalah Kabupaten Pelalawan (Riau), Kepulauan Morotai (Maluku Utara), Sigi (Sulawesi Tengah) dan Nabire (Papua). (Musrialdi)