0

Suara Indonesia News – Banda Aceh, Seperti dilansir dari situs kpk.go.id yang mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah menolak Revisi Undang Undang KPK (RUU KPK). Materi muatan dalam RUU KPK yang telah beredar saat ini, dinilai justru rentan untuk melumpuhkan fungsi-fungsi KPK sebagai lembaga independen pemberantas korupsi yang ada di Indonesia.

Pada hari Kamis, 5 September 2019, Sidang Paripurna DPR telah menyetujui revisi Undang Undang KPK menjadi RUU Insiatif DPR. Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Sulthan Alfaraby mengatakan bahwa terdapat beberapa persoalan dalam materi RUU KPK yang beresiko melumpuhkan kerja KPK.

“Kita melihat KPK sekarang seperti sengaja dilemahkan, kita bisa mengkaji beberapa materi yang telah beredar yang menyangkut tentang RUU KPK. Seperti independensi KPK yang terancam, penyadapan dibatasi, adanya pembentukan Dewan Pengawas yang ditetapkan oleh DPR, pembatasan penyelidikan dan penyidikan. Hal ini tentu bisa mengakibatkan KPK menjadi lembaga yang bisa dikuasai dan bukan lagi menjadi lembaga yang independen”, ujarnya saat berdiskusi dengan wartawan, Rabu (11/09/2019).

Sulthan mengatakan bahwa jika ada upaya untuk melemahkan KPK, hal itu merupakan pintu masuk yang aman untuk para koruptor di Indonesia. KPK haruslah dikuatkan dan berdiri sebagai lembaga yang independen. Pelemahan terhadap KPK merupakan sebuah pengkhianatan terhadap semangat reformasi dan cita-cita bangsa dalam memberantas kejahatan korupsi yang semakin marak terjadi di Indonesia.

“Saya sangat berharap semoga DPR tidak menyusun RUU inisiatif untuk melemahkan KPK, karena itu merupakan pintu yang aman untuk para koruptor di Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan koruptor yang banyak. Harusnya KPK itu dikuatkan dan posisinya lebih independen. Jika KPK dilemahkan, hal ini tentunya dapat menghancurkan negara kita. KPK sepertinya memang sedang berada di ujung kehancuran”, tambahnya.

Beliau juga berharap, semoga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bisa segera bertindak dan mendukung penuh pemberantasan korupsi di Indonesia. Jokowi juga harus segera menolak terkait RUU KPK yang dinilai melemahkan lembaga pemberantasan korupsi tersebut.

“Ini sudah saatnya Presiden menunjukkan keberpihakan dalam konteks memberantas korupsi, seperti yang dikatakan pada masa kampanye. Kami selaku rakyat yang peduli dengan negara ini, masih tetap optimis bahwa Presiden tetap akan berada paling depan untuk melawan pelemahan KPK. Presiden harus segera menolak merevisi Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang terindikasi untuk dilemahkan”, tutupnya.(Sul)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Rasa syukur pada Allah Tuhan yang maha Esa Hasriawady  kembali menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan Priode 2019-2024 .

Sebagai Anggota DPRD Bintan yang baru saja dilantik dan angkat sumpah Hasryawadi  menyampaikan,” Terimakasih pada seluruh masyarakat Kecamatan Bintan Timur khususnya dapil III (tiga). Sehingga saya masih dipercayai untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Rasa haru pun tak terbendung dari  paras Hasriawady, pada hal syukuran yang dibuat di rumah kediamanya di jl nusantara km 20 Gg Melati, kelurahan Gunung Lengkuas syukuran kecil, namun para tamu undangan melebihi kapasitas.

Bahkan dari berbagai Kecamatan seperti Bintan Utara, Sri Kuala Lobam, Telok Sebong, Gunung Lengkuas, toapaya, Bintan pesisir, Mantang  bahkan beberapa anggota Dewan baik yang lama dan baru  menghadiri syukuran saya ucapnya.

Gunjingan masyarakat pun terdengar di syukuran tersebut, Hari salah satu warga Bintan saat di tanya konfirmasi mengatakan,” Berharap Pak Hasriawady yang disapa Gentong harus ikut dalam pemilihan Calon Bupati Bintan hal tersebut disampaikan sudah terbukti kinerja selama 5 tahun di DPRD Bintan yang tegas, dan selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat, ucapnya. (Obet)

0
Mahasiswa/i KKN Unimal kelompok 92 didampingi oleh DPL Bapak Yuli Asbar SE, M.Sc

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Sudah lazim apabila ketika selesai makan dan minum, peralatan dapur yang kotor harus dicuci dengan menggunakan sabun, hal itu tidak terkecuali untuk warga gampong Meunye Cut Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Para warga gampong ini juga menyuci peralatan dapur menggunakan sabun agar peralatan tetap bersih setelah digunakan.

Kegiatan yang di lakukan oleh mahasiswa/i KKN Unimal Kelompok 92 di PAUD gampong Meunye Cut Bahagia (9/9/2019) ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada warga gampong yang bertujuan untuk mengajarkan warga dalam membuat sabun cuci piring serta mensosialiasaikan warga agar melihat kegiatan ini sebagai suatu peluang usaha.

Audience mengaduk bahan bahan pembuatan sabun didampingi oleh mahasiswa

Adalah Teuku Muhammad Chalil Azmy, mahasiswa jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh yang mempraktikkan tutorial membuat sabun langsung di depan para warga gampong Meunye Cut Bahagia, didampingi oleh 12 orang rekan kelompok KKN-nya.

“Saya sangat senang atas antusiasme warga gampong ini, terutama dari kalangan ibu ibu rumah tangga yang sangat semangat dalam membantu saya mencampur dan mengaduk bahan bahan agar menjadi sabun cuci piring ini” Ungkap Chalil dalam wawancaranya.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada Geuchik Gampong dan juga Ibu Kepala Dusun yang telah membantu mengumpulkan warga khususnya ibu-ibu dan saya juga berharap agar kegiatan ini nantinya bisa berdampak positif bagi warga gampong ini” Lanjutnya.

“Kami senang dengan praktik pembuatan sabun cuci piring ini, dengan ini kami bisa mengetahui kalau cara buat sabun cuci piring itu tidaklah susah, dan hasilnya pun sangat banyak dan bisa dibagi bagikan untuk beberapa rumah” Tutur ibu kepala dusun (ibu Diana)

Kegiatan ini juga sangat didukung penuh oleh Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kelompok 92 yaitu pak Yuli Asbar, SE, M.Sc, beliau pun berharap agar kegiatan ini nantinya berdampak positif terhadap warga sekitar dan warga dapat melihat hal ini sebagai suatu peluang usaha. (Iqra Ramadhani)

0

Suara Indonesia News – Banyuwangi, Komunitas masyarakat yang mengatasnamakan Sahabat Ali Ruchi, mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Selasa (10/9/2019).

Kedatangan rombongan sahabat Ali Ruchi di sambut langsung pengurus dan sejumlah kader PDI Perjuangan Banyuwangi. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 15. 28 WIB. Bertepatan dengan tanggal 10 Muharram.

Menurut ketua koordinator sahabat Ali Ruchi, Ustaz Lukman hadi abdillah, ia mendapat mandat dari komunitas yang mengatas namakan sahabat Ali Ruchi untuk mengambil formulir pencalonan Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2020.

“kita di beri mandat usai diskusi panjang dari komunitas sahabat Ali Ruchi untuk mengambil formulir pendaftaran di kantor PDIP, kedatangan kami bersama rombongan dan sejumlah kader dari PDIP” ungkapnya.

Ditambahkan, Selain itu pengambilan formulir ini untuk menindak lanjuti hasil diskusi panjang dan pemetaan yang dilakukan beberapa kelompok masyarakat. Yang didalamnya banyak personil maupun aktivis dengan latar belakang yang beragam.

Seperti pengasuh pesantren, aktivis sosial, nelayan, petani, akademisi, politisi, pengusaha, komunitas milenial, komunitas santri, komunitas seni, budaya, para pekerja sosial, dan lainnya. Mereka telah berkumpul sedari Desember 2018 untuk berdiskusi tentang Banyuwangi ke depan.

Diskusi mengerucut hingga sampai menyiapkan nama-nama calon pemimpin dan memilih kandidat Calon Bupati periode berikutnya dengan proses perdebatan logis yang panjang.

“Hasil diskusi panjang dan pemetaan munculah nama Pak Ali Ruchi, yang kita harap mampu melanjutkan prestasi Banyuwangi dan meningkatkan kesejahteraan melalui pemenuhan hak-hak dasar masyarakat” ungkap Gus Lukman, koordinator Kader Pengasuh Pesantren.

Hasil dari diskusi panjang tersebut juga dibawa Sahabat Ali Ruchi kepada Ali Ruchi untuk dipaparkan. Dengan data yang ada, diharapkan Ali Ruchi bersedia untuk maju sebagai peserta Pilkada Banyuwangi pada 2020 mendatang.

“Setelah diskusi dan berkonsultasi beberapa kali dengan Pak Ali Ruchi, akhirnya beliau bersedia dan komitmen untuk maju pada Pilkada 2020,” pungkasnya. (fur)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Keberhasilan Satuan Polsek Tambelan dalam mengungkap kasus ilegal fising di kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan Kepri, Kapolres Bintan memberikan penghargaan. senin (09/09/19).

Terkait keberhasilan pengungkapan ilegal fising di kecamatan Tambelan, Kapolsek Tambelan bersam 2 orang anggota serta 2 orang Masyarakat tempatan mendapatkan penghargaan dari Kapolres Bintan diantaranya :

1. IPDA Misyamsu Alson (Kapolsek)
2. Bripka Bayu Andreadi (anggota Polsek Tambelan)
3. Bripka Syamsul Bahri (anggota Polsek Tambelan)
Sedangkan
4. Mardian  (Masyarakat)
5. Iswandi (Masyarakat)
Merupakan warga Tambelan yang telah membantu Polri dalam mengungkap kasus tersebut.

Penghargaan yang di berikan oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang SIK, M.Si berdasarkan
KEP/15/IX/2019 dan KEP/16/IX/2019

Terkait pengungkapan Ilegal Fising Kapolres Bintan menyampaikan,”
Dedikasi Polres Bintan ini diberikan berkat kerjasama yang baik antara Kepolisian dan aparat Desa serta warga di Tambelan yang mana telah berhasil mengungkap tindak pidana ilegal fishing yang telah meresahkan masyarakat Tambelan.

Penghargaan ini kita berikan untuk personil Polres Bintan dan Kepala Desa serta warga yang sudah bersama-sama membantu mengungkap kasus ilegal fishing di Kecamatan Tambelan Tambelan ungkapnya, (Obet)

0

Suara Indonesia News – Takengon, Ikatan Mahasiswa Tanjungbalai – Aceh (IMATAB-ACEH), membuat sejarah baru dalam dunia paguyuban dan organisasi kedaerahan dengan melaksanakan temu ramah dan malam keakraban (TRDMK) Se- Provinsi Aceh pada 6-8 September 2019 di Takengon, Aceh Tengah.

Dalam rangka mewujudkan persatuan mahasiswa Tanjungbalai di daerah Aceh, IMATAB – ACEH melaksanakan Kegiatan Temu Ramah Dan Malam Keakraban Se Provinsi Aceh yang dihadiri oleh Mahasiswa Tanjungbalai dari Meulaboh, Banda Aceh, Lhokseumawe dan Langsa.

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi Demi Mewujudkan Generasi Loyal Organisasi Yang Kritis dan Berjiwa Pemimpin Hebat” telah dilaksanakan di Takengon, Aceh Tengah pada tanggal 6-8 September 2019 lalu. Bentuk kegiatan yang diusung adalah menjalin hubungan emosional antar mahasiswa Tanjungbalai yang berkuliah di provinsi Aceh.

Sekitar 72 mahasiswa hadir dalam acara ini, yang terdiri dari 34 mahasiswa baru dan 38 mahasiswa tingkat lanjut dari seluruh wilayah di provinsi Aceh seperti Meulaboh, Banda Aceh, Lhokseumawe dan Langsa yang terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi negeri di Aceh (Universitas Teuku Umar Meulaboh, Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Malikussaleh dan IAIN Lhokseumawe, serta Universitas Samudera dan IAIN Cotkala Langsa).

Ketua Umum IMATAB – ACEH, Raja Anasri Fajar Winanta mengatakan, bahwa acara ini adalah rekor baru dalam sejarah IMATAB-ACEH maupun paguyuban dan organisasi mahasiswa daerah di Tanjungbalai maupun di aceh, yang berhasil menyatukan seluruh mahasiswa di provinsi Aceh dengan harapan menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan antar mahasiswa Tanjungbalai di Bumi Aceh ini.

Yogi Murliansyah selaku ketua panitia acara menyampaikan bahwa telah terselenggaranya acara ini menandakan bahwa rasa cinta antar mahasiswa Tanjungbalai itu masih besar karena walaupun terkendala jarak dan waktu tidak menghalangi kami untuk berkumpul sebagai satu keluarga dalam Temu Ramah Dan Malam Keakraban ini.

“Saya sangat bangga berkumpul dengan kawan-kawan, abang-abang dan kakak-kakak dari tanjung balai yang berkuliah di Aceh, ternyata keluarga saya ada juga di sini, ternyata saya tidak sendiri disini”. Ungkap Agustini Samosir salah satu mahasiswa baru Tanjungbalai yang bekuliah di Universitas Samudera Langsa.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pembina dan Penasehat IMATAB-ACEH  serta Orangtua Mahasiswa dan Beberapa Sponsor yang turut mendukung acara ini. (Manzahari)

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Kepolisian Resor Bintan menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 36 tahun 2019. Senin (09/0919), dilapangan apel Makopolres Bintan.

Upacara hari Haornas yang di selenggarakan Polres Bintan, mengusung tema “Ayo Olahraga”. Dimana saja dan Kapan saja merupakan bentuk satu motifasi menuju Bintan Gemilang. Selaku Inspektur upacara langsung dipimpin Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang SIK,M.Si.

Dalam kata sambutanya Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang SIK,M.Si menyampaikan, amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga sebagai berikut, ” Olahraga tidak hanya kebutuhan jasmani tetapi juga rohani, Dengan sehat jasmani berarti kita telah mendukung Kebijakan Presiden Republik Indonesia tentang revolusi mental serta Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia maju.

Optimalisasi pembudayaan olahraga sesuai dengan intruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang masyarakat hidup sehat, yang ditindak lanjuti dengan peraturan Menpora RI nomor 18 tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga Bahwa gerakan olahraga harus di laksanakan dengan massif dan meluas di semua lapisan masyarakat.

Dengan amanat yang dibacakan semua warga Negara Indonesia dapat mencintai Olahraga dan memposisikan olahraga sebagai pilihan dan gaya untuk hidup sehat dan bugar, ucapnya.

Hadir dalam upacara pelaksanaan Hari Olahraga Nasional Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo, SIK, MH, pejabat utama, dan Kapolsek jajaran Polres Bintan. Sementara itu peserta upacara terdiri dari personil Polres Bintan dan Polsek jajaran. (Obet)

0

Suara Indonesia News – Karimun Kepri, Ditreskarimun Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap kedok perdagangan wanita di Villa Garden no 58 A Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun Kepri. Senin (09/09/19).

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S. Erlangga menyampaikan,” Pengungkapan kasus perdagangan wanita ini berawal pada hari jumat (05/09/19) adanya informasi mengenai tindak pidana perdagangan wanita di Karimun.

Pada tanggal (06/09/19), langsung melakukan penyelidikan di Salah Satu Komplek Villa Garden. Di situ kita menemukan para wanita sebanyak 30 orang, sedangkan 1 orang berada di Batam hendak pulang kampung, serta 1 orang papi berinisial Ahui alias Awi.

Pengembangan terus di lakukan sehingga mengetahui salah satu orang berinisial DP Alias Fahllen yang merupakan pemasok para wanita dari Pulau Jawa.

Dp alias Fahllen ditangkap pada tanggal (07/09/19) di Desa Cingondewalin Kecamatan Margasih Kabupaten Bandung.

DP alias Fehllen merekrut para korban dengan cara menawarkan pekerjaan di media sosial seperti Beetalk, Line Facebook serta mencantumkan nomor hendphone menerima pekerjaan sebagai pemandu lagu dan terapis Spa.

Setelah sampai di karimun para korban langsung di tampung Awi di komplek Villa Garden. Namun korban di pekerjakan sebagai pekerja Seks komersial, sebagai papi Awi menawarkan korban pada pria hidung belang dengan tarif Rp 600.000 sampai 2 juta Rupiah dan langsung di ajak ke Hotel.

Korban rata rata usia 19 tahun sampai 28 tahun, hasil bokingan para korban di bagi dua sama papi Awi.

Barang bukti yang di amankan 2 buku catatan tarif bokingan, 1 buku catatan korban, 1buku kasbon, uang sebanyak 15,5 juta rupiah, buku absen korban serta satu buah hendphone sebagai alat komunikasi.

Pelaku dikenakan pasal 2 undang undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang pasal 55 KUHP. Dengan hukuman paling ringan 3 sampai 15 tahun penjara. Ucapnya. (Obet)