Gebyar Zakat Digital, Baznas Cilegon Libatkan ASN Pemkot dan 497 DKM

Gebyar Zakat Digital, Baznas Cilegon Libatkan ASN Pemkot dan 497 DKM

49 views
0
SHARE

CILEGON, SUARA INDONESIA NEWS |  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon terus mendorong gerakan zakat yang lebih luas, transparan, dan modern di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di seluruh wilayah Kota Cilegon.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali, MM, saat ditemui dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah di Masjid Agung Nurul Ikhlas, Kota Cilegon, Senin (9/3/2026).

Menurut Fajri Ali, gerakan zakat tahun ini tidak hanya berfokus pada besaran dana yang terkumpul, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif menunaikan kewajiban zakat.

“Yang terpenting bukan sekadar ukurannya, tetapi bagaimana gerakan zakat ini bisa diketahui dan diikuti oleh masyarakat luas. Tahun ini kami berkolaborasi dengan Pemkot Cilegon, khususnya melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), untuk menggerakkan zakat sejak awal Ramadan,” ujar Fajri.

Ia menambahkan, Wali Kota Cilegon juga memberikan teladan dengan menunaikan zakat secara langsung dalam kegiatan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pejabat, ASN, maupun masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat.

Sebagai bagian dari inovasi layanan, BAZNAS Kota Cilegon juga menghadirkan fasilitas pembayaran zakat secara digital melalui QRIS yang ditempatkan di beberapa titik, termasuk di pintu masuk lokasi kegiatan.

“Kami ingin mempermudah masyarakat. Jika ada yang ingin menunaikan zakat, infaq, atau sedekah, cukup menggunakan QRIS. Jadi tidak harus selalu menggunakan uang tunai,” jelasnya.

Terkait keamanan sistem digital tersebut, BAZNAS memastikan QRIS yang digunakan telah terverifikasi dan berada dalam pengawasan sehingga kecil kemungkinan untuk disalahgunakan atau diduplikasi.

Selain pengumpulan zakat, BAZNAS Cilegon juga menyiapkan mekanisme penyaluran zakat fitrah melalui jaringan DKM di seluruh Kota Cilegon. Rencananya, mulai 16 Ramadan, distribusi zakat fitrah akan dilakukan melalui sekitar 497 DKM yang tersebar di berbagai wilayah.

“Melalui jaringan DKM ini, penyaluran zakat fitrah akan lebih merata karena masjid-masjid mengetahui langsung kondisi masyarakat di lingkungannya,” katanya.

Fajri juga mengingatkan agar pengelolaan zakat di masjid dilakukan secara transparan dan proporsional, sehingga dana yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat kepada para mustahik.

Program kolaborasi dengan DKM ini sendiri telah berjalan sejak beberapa periode kepengurusan BAZNAS sebelumnya dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Saat ini jumlah masjid yang terlibat telah mencapai ratusan, sementara jumlah mushola di Kota Cilegon diperkirakan lebih banyak lagi.

Dengan berbagai upaya tersebut, BAZNAS Cilegon berharap gerakan zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah semata, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS Kota Cilegon.

“Saya mengajak seluruh ASN, para pejabat eselon II, III, dan IV untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar zakat melalui BAZNAS Kota Cilegon. Kita juga mengajak seluruh jajaran agar dapat mendorong bawahannya untuk menunaikan kewajiban zakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan zakat melalui BAZNAS sangat penting karena dana yang terkumpul akan kembali dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, termasuk dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan di Kota Cilegon.

“Program-program sosial seperti penanggulangan bencana, bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya juga bersumber dari dana zakat, infaq, dan shadaqah. Karena itu, kita harus bersama-sama membesarkan BAZNAS Kota Cilegon agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia berharap melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah tersebut, semangat beribadah serta kepedulian sosial masyarakat Kota Cilegon semakin meningkat, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Semoga di bulan suci Ramadan ini kita semua dapat terus meningkatkan ibadah, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an, serta menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya. (Dhe)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY