0

Suara Indonesia News – Subulussalam,  Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., meresmikan Kantor Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Sabtu, 14 Desember 2019.

Keberadaan kantor tersebut diharapkan dapat menunjang kinerja kades beserta perangkatnya, sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam melakukan pembangunan di desa.

“Selamat atas peresmian Kantor Desa Pegayo, semoga dengan peresmian kantor ini menambah semangat kerja kepala desa dan perangkatnya, berikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Affan Alfian Bintang.

Di hadapan Kepala Desa Pegayo, Saiful Ahmadi dan Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe, S.S.T.P., Wali Kota Subulussalam mengingatkan para kades agar hati – hati menggunakan APBDes, jangan sampai disalahgunakan.

Bintang mengingatkan kepala desa, supaya bekerja sama dengan seluruh perangkatnya, jangan main tunggal, serta melibatkan masyarakat dalam melakukan program pembangunan di desa.

“Libatkan masyarakat desa setempat untuk bekerja, supaya hasilnya juga masyarakat Pegayo merasakan,” ungkap Bintang.

Wali Kota Subulussalam Affan Alfian Bintang, mengajak para kepla desa menggalakan semangat gotong royong, dan mendukung program bersih rapi esetis dan hijau (Bereh) dipelopori Sekda Aceh.

Sementara Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe, berharap desa juga mampu menurunkan angka pengangguran melalui program pengelolaan BUMDes, sehingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

“Melalui pengelolaan BUMDes membuka lowongan kerja bagi pengangguran. Jangan yang sudah ada kerja dia juga yang kelola, kasih kesempatan bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan,” ungkap Rahmayani. (Syahbudin Padang)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, Warga Blok Karang Wetan, dihebohkan dengan hilangnya kotak amal Mushola Nurus Sala, kotak amal kas mushola yang dibuka setiap 1 (satu) tahun sekali. Kotak amal Mushola Nurus Salam yang diduga di gondol atau raib hilang dibawa orang tidak dikenal pas kejadian pada siang bolong pada hari jumat, (13/12/2019), mushola yang ada di Blok Karang Wetan rt 02/04 Desa Gesik Kec,Tengah Tani, Kab. Cirebon.

Imam Mushola Nurus Salam KH.Sanusi (69), membenarkan dengan kejadian raibnya kotak amal yang digondol maling, saat ditemui media suara indonesia, Sabtu (14/12/2019).

Satu hari sebelum kejadian, pada hari kamis ada seorang musafir laki-laki yang tidak kenal dengan membawa tas gede, langsung cuci kaki dan masuk ke dalam mushola bukannya sholat malah sambil tiduran dan menaruh tas di samping kotak amal tersebut, terus membuka baju dan sambil tiduran, ketawa pura-pura sudah kenal dan ditanya oleh istri imam Mushola Nurus Salam saat mau melakukan sholat duha sekitar jam 9 pagi, kemudian orang tersebut menjawab orang semarang hanya menumpang untuk istirahat di mushola.

“Hilangnya kotak amal mushola Nurus Salam kejadiannya habis sholat jumatan, saat istri imam mushola mau masukin uang ke kotak amal yang rutin istiqomah dilakukan tiap jumat.” Terangnya.

Hilangnya kotak amal dengan ukuran 60 X 70 cm tersebut bikin geger warga sekitar mushola dan KH. Sanusi bersama warga langsung mencari dan mengejar pelaku barang kali pencuri masih dekat ke tiap gang dan sekitar jalan raya.” Ungkapnya.

“Bukan hanya kotak amal saja bahkan sarung dan mukena juga raib di curi maling. Kejadian hilangnya kotak amal mushola ini sering terjadi dan ini kejadian hilangnya kotak amal yang ke 4 kalinya.” Ujar Sanusi.

Pesan imam mushola KH. Sanusi, semoga pelaku tersebut diberi kesadaran dan diberi hidayah kembali kejalan yang benar tidak mengulangi perbuatanya dan diberikan pekerjaan yang halal.” Pungkasnya.

Sementara itu, salah satu jamaah Mushola Nurus Salam Pak Nana saat di temui awak media menuturkan, sangat prihatin sekali dengan ada kejadian hilangnya kotak amal mushola yang dicuri oleh orang yang tidak dikenal atau bertanggung jawab setegah itu orang yang mengambil atau menggondol kotak amal Mushola Nurus Salam. Semoga orang tersebut sadar dan mengembalikan serta kembali ke jalan yang benar.” Ungkap Nana.

Total kerugian dengan hilangnya kotak amal Mushola Nurus Salam diperkirakan kurang lebih mencapai tiga jutaan, karena kotak amal mushola itu kas kotak amal yang dibuka setahun sekali pas bulan puasa saat menjelang hari raya idul fitri. (Fi)

0

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat,  Bupati Moh Yasin Payapo, resmi membuka lomba banding nyanyi panduan suara, vocal, group, solo Pesparawi Ke III Kabupaten SBB Tahun 2019.

Pembukaan di pusatkan di gedung hatutelu desa Piru kecamatan Seram Barat kabupaten Seram Bagian Barat. Sabtu 14/12/2019.

Lomba pesparawi ke III Kabupaten SBB dengan tema ” Bermazmurlah Bagi Tuhan Sebab Perbuatan – nya Mulia”

Sub Tema ” Bersama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Kita Kidungkan Pujian Sebagai Kekuatan Spritual Untuk Membangun Dan Kasi Bae Masyarakat Saka Mese Nusa”

Bupati SBB Moh Yasin Payapo dalam sambutan dikatakannya. Melalui Pesparawi ke 3 ,umat di tuntut untuk bersukutu dan melayani, karena itulah yang di ajarkan kristus dalam injilnya, “Hendaknya kamu sehati, sepikir dan saling mengasihi satu sama lain “Ungkap Payapo.

Ditambahkannya, untuk itu para duta kontingen dari 11 kecamatan yang akan berjuang membawakan nama baik kecamatan dan jemaatnya, dan perlu saya ingatkan, dari pesparawi tingkat kabupaten ini, kita mencari bibit – bibit yang terbaik sebagai duta kabupaten Seram Bagian Barat untuk pesparawi nasional Provinsi Maluku di Kepulaun Aru.

Dikatakannya Bupati, pada pesparawi nasional tingkat provinsi maluku tahun 2017, kabupaten SBB meraih predikat terbaik ke 2 setelah kota ambon, dengan itu saya harapkan setidaknya pada pesparawi di Kabupaten Kepulauan Aru dapat di pertahankan bahkan bisa meraih terbaik pertama

Saya yakin kabupaten SBB memiliki banyak potensi, sehingga lembaga pesparawi daerah akan memaksimalkan keberhasilan dalam menggapai tujuan bersama,” Pungkas Payapo

lanjutnya, saya pula merasa bangga dengan semangat. walaupun masih kekurangan dan keterbatasan terutama dalam pembiayaan namun hendaklah yakin dan percaya bahwa hal tersebut bukanlah segala – galanya namun pada akhirnya tuhan yang punya pekerjaan akan berperkara bagi dalam siapa yang ikhlas dan tulus memuliakan Allah.

Terutama pada duta dari 11 kecamatan di kabupaten Seram Bagian Barat dalam berlomba dan meraih prestasi berlomba dengan semangat yang sehat dan bernyanyi dengan roh dan akal budi bagi Allah.

Momentum pesparawi merupakan bagian dan hidup kerukunan pembinaan dari pembinaan kekmana serta ketakwaan umat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.” Cetus Payapo. (Suneth)

0

Suara Indonesia News – Pinggir Sumatera Utara, Polisi Sektor Pinggir berhasil meringkus Pria (36) tahun berinisial SY, yang dengan alamat jalan Kampung Baru Janji RT 03 Dusun 1 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhan Batu Induk, Propinsi Sumatara Utara, dikarenakan telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan pada hari Jumat 13 Desember 2019 Pukul 20.10 Wib.

Polisi sektor Pinggir menangkap SY tersebut akibat adanya Laporan dari masyarakat yang bernama Puji Rama (36) Tahun, yang beralamatkan Gang Damai RT 005/RW 001 Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, dengan Laporan polisi Nomor : LP/104/XII/2019/SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR, Tanggal 13 Desember 2019.

Puji Rama juga membawa 2 (dua) orang saksi yang bernama Gunandi (41) tahun, warga jalan Bahorok RT05/RW03 Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Doni Candra (34) tahun warga jalan Mulia Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau.

Kapolsek Pinggir Kompol. Firman V.W.A Sianipar, SH. MH., membenarkan tentang adanya prihal penangkapan terhadap tersangka yang bernama SY tersebut dan sekaligus Kapolsek juga menceritakan kronologis perkaranya,

Pada hari Jumat 13 Desember 2019, sekitar pukul 20.30 Wib, pelapor mendapat informasi dari saksi pertama (Gunandi) yang lagi bertugas di Pos Pinggir GS, bahwa telah terjadi Pencurian besi milik PT. CPI ditempat perkara. Selanjutnya pelapor dan team patroli PT. NPN beserta saksi Gunandi, mendatangi TKP, pelapor mendapati besi tiang power line yang semulanya terpasang sudah dalam keadaan terpotong dan hilang, selanjutnya pelapor memberitahukan kejadian tersebut kepada team patroli lainnya guna melakukan pencarian terhadap sipelaku dan barang bukti, serta melaporkan prihal kejadian tersebut Kepolsek  Pinggir, “Ucap Kapolsek Pinggir Kompol. Firman V.W.A Sianipar SH. MH.

Lanjut, ‘Kapolsek Pinggir Kompol. Firman V.W.A Sianipar SH. MH’, berdasarkan Laporan tersebut Team Opsnal dan personil piket kami bergerak Cepat dan berhasil menangkap tersangka SY dengan barang bukti hasil curiannya,  meskipun tersangka diempat kabur namun team opsnal kami berhasil mengejar dan  menangkap tersangka kembali dibelakang rumah masyarakat.

Sambung Kapolsek Pinggir Kompol. Firman V.W.A SH.MH, juga menjelaskan tentang barang bukti yang berhasil ditemukan dari tersangka SY ‘ 1(satu) Unit Mobil Merk Daihatsu Grand Max warna Hitam dengan No.pol BK 9170 VN yang bermuatan potongan besi Pipa tiang tower line Dan kabel listrik, 1 (satu) set alat Potong Las, 1 (satu) buah tang potong besar, 1 (satu) buah gergaji besi, 1 (satu) kunci inggris yang ditinggal tersangka didepan rumah makan Pelangi Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, ungkap Kapolsek Pingir Kompol. Firman V.W.A Sianipar SH. MH.

Kemudian tersangka dan barang bukti hasil curiannya tersebut dibawa kepolsek pinggir guna proses penyelidikan lebih lanjut. (CS)

0

Suara Indonesia News – Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-71 Tingkat Kabupaten Bengkalis, yang diperingati setiap tanggal 19 Desember 2019 secara serentak seluruh Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2006 Tentang Hari Bela Negara.

Sebagai persiapan untuk memantapkan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke- 71 tingkat Kabupaten Bengkalis, agar ianya dapat berjalan dengan sukses, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis gelar rapat koordinasi dan evaluasi yang dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum H. Tengku Zainuddin, bertempat di Ruang Rapat Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Jumat (13/12/19) pagi.

H Tengku Zainuddin dalam arahannya mengatakan, dalam menyukseskan kegiatan tersebut kita harus melakukan tahapan-tahapan persiapan yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan upacara tersebut sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa kendala sedikitpun.

“Mulai saat ini seluruh panitia penyelenggara silakan bekerja untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait pelaksanaan upacara Peringatan Hari Bela Negara tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini, laksanakan tugas masing – masing sesuai dengan tupoksi atas apa yang telah kita sepakati pagi ini,” ujar Tengku.

Untuk pelaksanaan upacaranya akan dilaksanakan pada hari kamis tanggal 19 Desember 2019 pukul 08.00 Wib bertempat di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, dengan Bupati Bengkalis sebagai Inspektur Upacara dan menghadirkan seluruh ASN, TNI, POLRI, Tokoh masyarakat, mahasiswa, OKP dan Ormas Se-Kabupaten Bengkalis.

Sebagai penyelenggara upacara ditugaskan kepada KODIM 0303 Bengkalis dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis serta Satpol PP.

“Buat rekan – rekan petugas dan pengisi upacara kami mohon untuk segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kodim dan Polres Bengkalis serta Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk pelaksanaan gladi pada hari Rabu, 18 Desember 2019,” Pinta Tengku.

Tampak hadir dalam acara rapat upacara Hari Bela Negara ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) H. Hermanto Baran, Dandim 0303 Bengkalis diwakili Pasipes Erli, Satuan Polisi Pamong Praja ( satpol PP) diwakili Abdul Rahim, Kepala Sub Bagian Kehumasan Nurhadi, Kasubbag Umum Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkalis Sofian, serta undangan lainnya. (Musrialdi)

0

Suara Indonesia News – Halsel, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (KPPPI) Halmahera Selatan, menduga adanya penyalagunaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Saketa. (13/12-19)

Ketua DPC KPPPI Halmahera Selatan, Hardin Idris Ketika Di Temui Wartawan, Jum’at (13/12-19) Menjelaskan adanya dugaan penyalagunaan Dana BOK Puskesmas Saketa, pasalnya Dana BOK Senilai Rp 1.075.000.000, yang di peruntukkan untuk operasional, ATK dan kebutuhan Puskesmas lainya harus di setor  40 % ke puskesmas, melalui Bendahara dan kepala puskesmas dari setiap program yang di rencanakan.

“Ada dugaan penyalagunaan yang tidak sesuai juknis terkait pengelolaan Dana BOK Puskesmas Saketa, dimana anggaran BOK Senilai satu miliar lebih untuk operasional kesehatan harus di buka 40% di setor ke bendahara yang tidak di ketahui penggunaanya”, ungkap Hardin.

Atas dugaan ini Hardin Idris, mendesak pihak Kejari Labuha, untuk melakukan penyelidikan terkait penggunaan Dana BOK Puskesmas Saketa.

“Pasalnya banyak keluhan pegawai puskesmas, dan atas penyotoran 40 persen tersebut kegiatan puskesmas saketa menjadi tidak efektif,” Tutup Hardin.

Terpisah, Kepala Puskesmas Saketa, Darmo Umar ketika di konfirmasi media ini, membenarkan adanya penyetoran 40% untuk Puskesmas dan dari dana tersebut di gunakan untuk kegiatan – kegiatan puskesmas, Perjalanan Dinas dan Admin,

“iya ada kesepakatan dengan staf puskesmas untuk 40% ke puskesmas dan 60 persen untuk program, karena jika mengikuti juknis, maka apa yang di laksanakan petugas, itu yang di bayar sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan,  terkait 40% yang di setor ke bendahara di gunakan untuk kegiatan – kegiatan puskesmas, perjalanan dinas dan admin,” ungkap Darmo. (Bur)

0

Suara Indonesia News – Labuha, Jalan lintas Kecamatan Obi menuju Desa Sambiki, Anggai dan Air Mangga hingga sekarang belum juga dibangun jalan aspal. Padahal ruas jalan tersebut di bangun tahun 1993 sejak Maluku Utara masih berstatus Kabupaten dibawah Provinsi Maluku (Ambon) yang di pimpin Bupati Sutikno.

Hingga Maluku Utara, melepaskan Ambon sebagai Daerah Otonom menjadi Provinsi Maluku Utara dan Kemudian tepat bulan juni 2003 Halmahera Selatan di tetapkan sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) yakni Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dan kini memasuki usia 16 Tahun, namun ruas jalan tersebut belum juga diaspal.

Hal ini timbul banyak pertanyaan diberbagai kalangan. Sala satunya H.Muslimin, merupakan tokoh masyarakat Desa Sambiki. “Entah kenapa? Pemerintah Daerah Halsel dan Pemerintah Provinsi mengabaikan pembangunan jalan yang sudah ada sejak puluhan tahun, apakah kami ini korban politik atau masyarakat Obi bukan masyarakat Maluku Utara atau masyarakat Halmahera Selatan,” tanya H.Muslimin.

Dia (H.Muslimin) menuturkan, Obi sala satu Kecamatan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar dibandingkan dengam Kecamatan lainnya di Maluku Utara.

sebab daratan dan perairan pulau Obi, memiliki banyak Sumber Daya Alam (SDA) yang begitu besar, mulai dari Tambang Nikel, Tambang Emas, Tambang Biji Besi dan memiliki hasil laut yang cukup. Namun jalan lintas penghubung antar Desa ke Desa, pihak Pemerintah Daerah Halmahera Selatan dan Pemerintah Provinsi tak mampu menjawab Kebutuhan masyarakat yang selama ini di harapkan.

Setiap tahun cuman janji – janji tapi tak pernah bikin. Masyarakat sudah bosan, sejak Bupati Maluku Utara di jabat pak Sutikno, sudah 20 tahun lebih, kata Hi. Muslimin. (Bur)

0

Suara Indonesia News – Jakarta, Sampai saat ini data di kami sudah ada sekitar 12,5 juta transaksi dengan omzet Rp. 47,3 triliun selama periode Badai Emas Pegadaian Kedua berlangsung. Dan bolehlah kami berbangga atas kerjasama semua direksi dan para staf diseluruh Indonesia atas dukungan, kepercayaan dan  antusiasme masyarakat dalam mengikuti program Badai Emas Pegadaian.

Kami akan terus mengajak nasabah untuk meningkatkan transaksinya pada berbagai produk di Pegadaian, diantaranya adalah produk gadai, pembiayaan mikro, emas, haji, dan melalui aplikasi Pegadaian Digital. Pegadaian terus memberikan apresiasi kepada nasabah dengan beragam program hadiah yang digelar sepanjang tahun 2019, terhitung sudah 3 kali Pegadaian menyelenggarakan program yaitu April Emas, Badai Emas Pegadaian Pertama, dan Badai Emas Pegadaian Kedua, yang sekaligus sebagai program penutup di tahun 2019 ini”, demikian Kuswiyoto, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) saat jumpa pers di kawasan SCBD, Jakarta (12/12-19) lalu.

Sebagai apresiasi kepada nasabah, pegadaian memberikan hadiah rumah, mobil dan tabungan emas dengan total hadiah mencapai Rp 14 Milyar melalui program Badai Emas Pegadaian Kedua, yang diundi Kamis, 12 Desember 2019 di The Pallas, Jakarta Selatan.

Pengundian disaksikan oleh Board of Directors (BOD) dan Board of Commissioners (BOC) dari PT Pegadaian (Persero), Kementerian Sosial, Dinas Sosial, Notaris, Pejabat Kepolisian, dan nasabah Pegadaian.

Disela acara pengundian mengatakan,  “Kami menyadari bahwa nasabah merupakan faktor penting bagi kesinambungan perusahaan. Oleh karena itu kami terus mengembangkan produk dan layanan yang dapat memberikan solusi kepada masyarakat secara cepat dan mudah. Selain itu juga, kami menggelar berbagai program hadiah sebagai penghargaan terhadap loyalitas nasabah,” ujar Kuswiyoto saat jumpa pers di Jakarta. Kamis (12/12-19).

Kuswiyoto menambahkan, Berbeda dengan program Badai Emas Pegadaian Pertama, kali ini Pegadaian melakukan pengundian di hari Kamis setiap minggunya dan memberikan hadiah top- up tabungan emas kepada 6.290 orang. Ada 370 orang pemenang setiap minggunya, masing-masing sebesar 1,945 gram yang terbagi dalam lima kategori undian yaitu gadai, mikro, emas, haji, dan digital. Artinya, ada lebih dari 12 kilogram emas yang diundi oleh Pegadaian selama program Badai Emas berlangsung. Program Badai Emas Pegadaian Kedua ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk – produk Pegadaian dan menaikkan engagement sekaligus apresiasi terhadap nasabah yang melakukan transaksi di Pegadaian. Diharapkan daya tarik masyarakat terhadap produk Pegadaian ikut meningkat dan transaksi pun semakin banyak.

Sayang sesi tanya-jawab terbatas waktu, sehingga saya dan teman lainnya  tidak mendapatkan waktu bertanya. Sederhananya, dalam pandangan saya, dalam beberapa sumber disebutkan bahwa hingga bulan Agustus 2019 lalu Pegadaian mencapai keuntungan hingga Rp.2,1 trilyun lebih. Menaik sekitar 11%, pertanyaannya dengan program Badai Emas ini yang pastinya berbiaya mahal, berapa target yang akan dicapai hingga Juni 2020 mendatang?, Lalu apakah ada program proteksi asuransinya jikalau suatu waktu nasabah meninggal dunia sedangkan ‘tanggungan ke Pegadaian masih ada?, juga jenis pajak apa yang akan dikenakan Pegadaian kepada nasabah?.

Untuk melengkapinya, saya mencoba menghubungi Sekretaris Perusahaan (R.Swasono Amoeng Widodo)  melalui WA, dan berikut jawabannya Untuk produk gadai PT Pegadaian tidak perlu asuransi, karena bila nasabah meninggal maka bila tidak diangsur atau dilunasi dan jatuh tempo akan dilakukan proses lelang. Namun ini ide bagus yang bisa diterapkan, nasabah diberikan  proteksi asuransi.

Apapun PT.Pegadaian (Persero) telah memetik hasil atas segala upayanya, maka wajar Jika kemudian sangat memanjakan nasabahnya, juga memberikan contoh kepada BUMN lain bahwa jika manajemen BUMN dilakukan dengan amanah, kerja-keras, dan professional seharusnya tidak perlu lagi ada BUMN yang merugi. GoodJob ! (PpRief/Rahma)