0
Foto: Dirjen Pendis Kementrian Agama RI Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA peresmian pengunaan Gedung FEBI dimulai dengan pemotongan pita oleh bapak Dirjend di dampingi Rektor Kampus IAIN Dr. Hafifuddin, MA dan Dr. Iskandar, M. Si sebagai Dekan FEBI.

Suara Indonesia News – Lhokseumawe, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA meresmikan penggunaan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Kampus IAIN Lhokseumawe di Aula Febi Kota Lhokseumawe. Acara tersebut dimulai pukul 08.00 sampai pukul 10.00. Acara peresmian pengunaan Gedung FEBI dimulai dengan pemotongan pita oleh bapak Dirjend di dampingi Rektor Kampus IAIN Dr. Hafifuddin, MA dan Dr. Iskandar, M. Si sebagai Dekan FEBI. (08/09/19)

Dalam sambutanya Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin, MA mengharapkan kepada fakultas ekonomi untuk meningkatkan kontribusi dan perannya dalam pengembangan ekonomi syariah. Dalam kesempatan itu beliau juga mengharapkan agar seluruh civitas akademika agar meningkatkan kualitas karena persaingan kita semakin luas.

“Kita harus meningkatkan kualitas ke taraf dunia. Kemampuan dosen dan mahasiwa harus menyamai dosen dan mahasiawa di Eropa,” Untuk masa sekarang hal itu dapat terjadi karena kita tidak lagi disekat batas giografis dan tritorial.

Kita dapat juga mengakses ilmu pengetahuan dan literatur di berbagai negara dan benua. Kementerian Agama sangat konsen untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam. tambahnya.

Dalam kesempatan itu Rektor IAIN Lhokseumawe Dr. Hafifuddin, MA mengharapkan agar civitas akademika FEBI untuk memaksimalkan fasilitas gedung baru ini untuk meningkatkan peran pendidikan, penelitian dan pengabdian sebagai tridarma perguruan tinggi. Acara peresmian ini diikuti oleh ratusan peserta dari civitas akademika IAIN Lhokseumawe dengan khitmat.

Reporter Iskandar Ibrahim.

0

Suara Indonesia News – Bintan Kepri, Ketua Melayu Raya Bintan Muhammad Najib, di dampingi Ketua Satgas Melayu Raya Bintan Dan Warga Kecamatan Mantang, meresmikan pelabuhan khusus ojek laut minggu (08/09/19) di Tekojo Kelurahan Kijang Kota.

Setelah terjadinya konflik masalah pelabuhan Kelurahan Sungai Enam yang merupakan akses tempuh transportasi laut dari Kecamatan Mantang ke Bintan Timur, sehingga harus pindah.

Ketua Melayu Raya Bintan Muhammad Najib menyampaikan,” Rasa terimakasih pada salah satu warga Rio 26 yang mengizinkan lahannya untuk dijadikan pelabuhan ojek warga mantang.

Walaupun pelabuhan sudah di resmikan, namun belum begitu sempurna sehingga melayu raya bintan siap untuk menyempurnakan sehingga bisa dikmati warga.

Disamping itu juga, Ketua Satgas Melayu Raya Bintan Hendy mengatakan,” Sangat sangat menyayangkan atas pindahnya pelabuhan penghubung dari Kecamatan Mantang ke Bintan Timur di Kelurahan Sungai Enam.

Pada hal mesalah sepele tersebut sebenarnya dapat diselesaikan oleh dua belah pihak, antara Kecamatan Mantang dan Kelurahan Sungai Enam.
Dia juga menyayangkan,” Dengan masalah ini sangat merugikan warga yang mempunyai usaha di lokasi tersebut ucapnya,”

Salah satu warga Mantang Pole (42) menyampaikan,” Sangat berterima kasih pada Melayu Raya Bintan yang telah mengambil peduli tentang pemindahan pelabuhan. Sehingga dengan diresmikanya pelabuhan ini benar benar dapat dirasakan warga mantang yang hendak ke Kijang tuturnya. (Obet)

0

Suara Indonesia News – Kepulauan Riau, Gubernur Kepri Plt Isdianto menghadiri acara pengukuhan Forum Pembahruan Kebangsaan (FPK) dan Forum Kewapadaan Dini Masyarakat (FKDM) minggu (08/09/19)
Di Gedung Daerah Kota Tanjung pinang.

Hadir dalam pengukuhan Dua Forum di Kepri FPK dan FKDM hadir Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri H. Abdul Razak. Kepala Kesbangpol Provinsi Kepri H. Ir. Lamidi, M.M. Rektor UMRAH Prof. Dr Syafsir Akhlus M.Sc. Wakil Ketua MUI Provinsi Kepri Bambang Hariono, M.Pd. Kepala Basarnas Kota Tanjungpinang Mu’min Maulana. Danlanud RHF Tanjungpinang diwakili Kadispers Letkol Adm Dimas Soleh, S, Kapolres Tanjungpinang diwakili Kasat Intelkam AKP Monang P. Silalahi. Dandim 0315 Bintan diwakili Kapten Inf Rusdianto, Gerakan Organisasi Wanita Se -Provinsi Kepri. Ormas, OKP dan LSM Provinsi Kepri. Siswa SMA Se -Kota Tanjungpinang.

Usai pengukuhan dua Forum teraebut langsung menggelar Deklarasi Kebangsaan yang di pandu oleh Ketua LAM Provinsi Kepri dengan menyatakan :

DEKLARASI KEBANGSAAN

Kami Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dari seluruh Suku dan Agama yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.
sepakat menyatakan Deklarasi

1. Menjaga Persatuan Kesatuan dan Keutuhan Negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

2. Menjaga Budaya Hidup Rukun dan Damai dengan penuh kasih sayang.

3. Semoga Allah SWT Tuhan yang maha esa merestui usaha kita.

Pembacaan Deklarasi Kebangsaan menggenakan pakaian adat dari sabang sampai Marauke. Sesuai dengan berbagai suku bangsa yang tinggal di Provinsi Kepulauan Riau. (Anwar)

0

Suara Indonesia News – Cirebon, HUT Kota Cirebon Ke- 650, dengan diselenggarakanya festival empal gentong yang diadakan beberapa waktu yang lalu yang telah usai di depan gedung DPRD kota cirebon.

Festival empal gentong dalam rangka Hut Kota Cirebon yang digunakan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang berlangsung selama dua hari dari tanggal, 31 agustus sampai 1 september 2019 kemarin dan rencananya setiap tahun akan diselenggarakan dalam memeriahkan HUT Kota Cirebon.

Sangat disayangkan kegiatan tersebut baru pertama kali diselenggarakan tapi banyak yang merasa kecewa dan menuai keluhan dari para peserta festival empal gentong maupun para pengunjung festival tersebut.

Menurut suhada putra pemilik Empal Gentong Amarta mengatakan, itukan temanya empal gentong kok ada yang jajan yang lain tapi enggak masalah sih, kami juga menyediakan empal asem, sate juga dan menyumbangkan sebanyak 40 porsi empal gentong, namun  saya pribadi merasa kecewa dan rugi, terutama pada saat acara di hari kedua.

Begitu antusias para pengunjung festival empal gentong berdatangan menyerbu ingin makan gratis dan nyobain diacara festival,  padahal momen makan gratisnya adanya pada hari kedua saja dan itu juga dibatasi pada jam makan siang, sementara pihak panitia tidak memberitahukanya kepada para pengunjung. Tutur Suhada.

Sedangkan Panitia hanya menyediakan Empal Gentong sebanyak 650 porsi empal gentong dan selebihnya dari itu berbayar, sedangkan jajanan yang lain seperti docang, mie koclok itu gratis, saya juga sempet sih menikmati jajan tersebut. Keluh Suhada sabtu (7/9/2019)

Dikesempatan yang sama Ibu Eroh putri dari pemilik Empal Gentong H. Apud juga menuturkan, pada awalnya pengunjung sangat tertarik dan antusias orang itu tertarik banget iklanya dan yang menyebar disosmed Festival Empal Gentong Gratis, sehingga para pengunjung penasaran dan berbondong-bondong mendatangi acara Festifal Empal Gentong,

“Apalagi saya membawa nama Cirebon dan membawa makanan khas Cirebon, saya juga harus berpatisipasi  serta ikut dalam event ini apalagi saya sedang mempromosikan product empal gentong dalam bentuk kemasan kaleng”. Terangnya.

Lebih lanjut, Kecewa sih tempatnya sempit banget dan salah paham antara masyarakat dan kita pedagang karena berbayar di hari pertama sedangkan pemberitahuan siang. Saya hanya perpatisi dan bisa saling kenal juga dengan para pengusaha yang lain ya kita ambil hikmahnya.

Sebenernya ide bagus, aturan main dan lain-lain harus diperbaiki biar enggak rugiin kita karena temanya mengangkat empal gentong juga. Katanya Eroh.

“Dan Banyak juga dari para pengunjung festival empal gentong yang marah-marah dan merasa kecewa setelah menikmati makanan empal gentong di hari pertama festival mereka harus bayar 25.000/porsi katanya gratis kok bayar, coba kalau masyarakat atau pengunjung yang enggak bawa uang menikmati makanan empal gentong gimana?”.

Sementara itu diwaktu yang lain, dari ketua umum Badan Pengurus Cabang (BPC), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon Reza Mansyur, saat dihubungi melalui rekan media, dirinya menyampaikan permohonan maaf dalam penyelenggaraan banyak kekurangan dan harap memakluminya karena kami baru di tahun 2019 mengadakan event festival empal gentong sehingga belum berpengalaman dan semoga kedepannya lebih baik lagi. (Pi)

0
Pemukulan bola pertama oleh haji Uma

Suara Indonesia News – Aceh Utara, Anggota DPD RI, H, Sudirman, (H.Uma) membuka Turnamen Vollyball muspika Nisam CupTahun 2019 dalam rangka memperkuat silaturrahmi antara masyarakat, pemuda dan seluruh stake holder yang ada di Kecamatan Nisam, di Lapangan Bola Voli Blang Dalam Kecamatan Nisam, Aceh Utara, sabtu (07/9/19) sore.

Kegiatan itu bertajuk “Dengan Semangat olahraga, kita satukan tekad untuk Nisam Berjaya”.

Hadir dalam pembukaan bola voli tersebut, Danramil Nisam, Kapolsek Nisam dan Camat Kecamatan Nisam.

Pemain kedua Tim dan panitia pelaksana turnamen VollyBall Nisam Cup 2019

Haji Uma, saat membuka acara mengungkapkan rasa bangga dengan pelaksanaan Open Turnamen Volleyball muspika Nisam Cup 2019. Junjung tinggi sportifitas, jalin silaturahmi dan jauhi narkoba,Terlebih lagi masyarakat sangat antusias sekali dalam menyaksikannya.

Dengan adanya kegiatan yang positif seperti ini, tentu akan menekan laju tingkat kenakalan remaja dan peredaran gelap narkoba di kalangan remaja. “ Untuk itu terus meningkatkan kegiatan yang sifatnya positif seperti saat ini,” kata Haji Uma.

“Melalui kegiatan ini juga kita harapkan terciptanya suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sehingga akan menimbulkan tali persaudaraan yang akan timbul rasa kebersamaan, kerja tim yang baik demi mencapai tujuan bersama,”tambahnya.

Ketua Panitia Efrizal,  mengatakan mengajak semua masyarakat Nisam untuk dapat mendukung suksesnya turnamen ini,dan kepada tim yang ikut berpartisipasi untuk menjunjung tinggi sportifitas .“Turnamen Bola Voli Muspika Nisam Cup merupakan sebuah kompetisi yang tentunya harus menjunjung tinggi nilai sportifitas di lapangan, serta sebagai ajang silaturahmi antara masyarakat sehingga tercipta harmonisasi keakraban, ”ucapnya.

Lebih lanjut Efrizal, Turnamen hari ini diawali tim Meucat VC Dan Tiger VC Kutamakmur yang di pimpin wasit senior Hasbi,S.Pd yang juga guru olahraga pada MTsN 4 Aceh Utara dan turnamen akan  berlangsung mulai tanggal 7 -22 September 2019, dengan total hadiah puluhan juta rupiah ini,

Diikuti oleh 16 tim voli terbaik yang ada di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Kami optimis, turnamen ini kan sukses dan membeti alternatif tontonan bagi masyarakat dan berjuang sampai titik akhir untuk meraih juara.(man)

0

Suara Indonesia News – Konawe, Rapat pembentukan organisasi Wahana Keadilan Masyarakat Adat Tolaki (Walaka – Tolaki), berlangsung di Indo Kafe Unaaha, kabupaten konawe – Sulawesi Tenggara, (07/08-19).

Pembentukan organisasi Walaka – Tolaki ini bertujuan untuk mempertahankan dan mengangkat harkat, martabat dan marwah adat istiadat dan kebudayaan tolaki dalam tata pergaulan dunia dan pembangunan, serta mendorong terciptanya keadilan sosial bagi masyarakat adat tolaki dalam konteks exsploitasi dan ekstraksi modal sosial dan potensi sumber daya alam.

Yusran Taridala inisiator berdirinya Wahana Tolaki mengatakan, organisasi ini beralaskan Pancasila dan UUD 1945. Gagasan pembentukan organisasi ini lahir berdasarkan ide untuk menyatukan dan manangkal terhadap terkikisnya nilai nilai budaya kita yang termakan oleh moderenisasi zaman dan semakin hilang dikalangan generasi muda kita saat ini.

Orgnisasi ini bersifat sosial kemasyarakatan menjauhi etno – sentrisme dan rasialisme, bersifat independen serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Visi Walaka Tolaki adalah : mewujudkan tata peradaban masyarakat adat tolaki yang bermartabat, berbudaya dan berkeadilan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Misi Walaka Tolaki adalah : mendorong tumbuhnya apresiasi/penghargaan masyarakat terhadap kebudayaan tolaki baik dalam maupun luar negeri. Menghadirkan dan memperkuat kembali fungsi dan peranan sistim nilai sosial budaya tolaki dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dalam bingkai NKRI. Melakukan advokasi terhadap hak – hak masyarakat hukum adat tolaki dalam konteks penyelenggaraan dan tata kelola pemerintahan, pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam.

Yusran Taridala juga menyampaikan, kalau organisasi ini kita sepakati kita akan menyusun struktur organisasi dan setelahnya dalam waktu dekat kita akan adakan pengukuhan organisasi Walaka Tolaki. (Red.SI)

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, Salah satu bentuk komitmen memerangi narkoba sesuai program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Dewan Pimpinan Kota Rumah Kreasi Indonesia Hebat (DPK RKIH) Tanjungbalai – Asahan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, akan menggelar Seminar Anti Narkoba di Tanjungbalai.

Seminar anti narkoba itu dijadwalkan pada hari Selasa 10 September 2019 mendatang, dengan tema yaitu mewujudkan masyarakat Tanjungbalai yang religius, sehat, dan berprestasi tanpa Narkoba. Peserta seminar tersebut adalah perwakilan dari organisasi kemasyarakatan, organisasi nelayan, buruh, petani, wadah profesi, LSM dan organisasi wartawan serta organisasi ataupun kelompok penggiat anti narkoba yang ada di Tanjungbalai.

“Kita rencanakan sebanyak 100 peserta yang akan kita undang pada seminar tersebut, yaitu perwakilan dari organisasi kemasyarakatan, keagamaan, suku, LSM, Pers, Buruh, Nelayan, petani, serta organisasi penggiat anti narkoba yang ada di Tanjungbalai,” kata Regen Silaban Ketua DPK RKIH Tanjungbalai-Asahan saat diwawancarai, Jumat (6/9/2019).

Dikatakannya bahwa seminar anti narkoba itu terselenggara atas kerjasama DPK RKIH dengan BNN Provinsi Sumatera Utara dalam rangka desiminasi informasi P4GN kepada masyarakat Tanjungbalai. “Aplikasi dari nota kesepahaman antara RKIH dengan BNNP Sumut pada tahun 2018 lalu, maka kita bekerjasama melaksanakan seminar anti narkoba ini, sebagai langkah awal untuk menginformasikan program P4GN kepada perwakilan masyarakat melalui organisasi nya masing-masing, “ucapnya.

Sehingga Regen Silaban berharap, melalui seminar ini nantinya dapat memotivasi para peserta untuk berkomitmen memerangi narkoba. Hal itu mengingat bahwa kota Tanjungbalai saat ini dijuluki sebagai kota Narkoba. “Citra Kota Tanjungbalai secara bersama sama akan kita wujudkan menjadi kota yang Religius, Sehat dan berprestasi tanpa Narkoba. Oleh karena itu perlu peran serta dan komitmen para organisasi kemasyarakatan, buruh, nelayan, LSM, Pers serta para lembaga penggiat anti narkoba yang ada di Tanjungbalai ini, ” pungkasnya.

Menanggapi kegiatan itu, Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Tanjungbalai Ilhamsyah, sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seminar anti narkoba tersebut. Karena menurutnya, saat ini Kota Tanjungbalai sudah darurat narkoba, maka perlu dilakukan tindakan pencegahan dengan memberikan pemahaman terhadap masyarakat akan bahaya dari penyalahgunaan serta dampak hukuman bagi pelaku pengedar narkoba.

“Kita sangat mendukung terlaksananya kegiatan positif untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan seminar anti narkoba ini tentunya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak dan memerangi narkoba. Karena saat ini, Kota Tanjungbalai sudah darurat narkoba, jadi harus ada aksi nyata dari semua pihak, salah satunya dari para penggiat anti narkoba, ” pungkasnya. (Taufik)

 

0

Suara Indonesia News – Tanjungbalai, SPBU Tuah 14 213 264  yang berada tepat di Jalan Arteri Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, terang-terangan dan dengan sengaja menjual minyak solar pada agen dibawa pakai jerigen yang di angkut dengan becak bermotor, diduga dijual kelaut pada pengusaha nelayan pukat langgar, pukat apung dan piser.

Foto pada saat dilakukan pengisian bahan bakar solar ke dalam jerigen oleh pihak SPBU Tuah

Kegiatan itu dilakukan terang-terangan setiap hari pukul 15.00 Wib sampai 16.00 -17.00 Wib dan malam pukul 20.00 Wib sampai 21.00 Wib bahkan terkadang hingga pagi dinihari pukul 03.00 Wib sampai 04.00 – 05.00 Wib.

Aktifitas tersebut juga sudah lama dilaksanakan oleh SPBU Tuah tersebut dan sepertinya dengan sengaja pura-pura tidak mengetahui peraturan yang berlaku di Negara ini (kebal hukum). Sehingga masyarakat pengguna mobil yang memakai bahan bakar solar tak dibagi membeli dengan alasan habis.

Foto malam hari becak bermotor pengangkut bahan bakar solar pada saat sebelum diisi disembunyikan di belakang SPBU

Menurut warga sekitar pemilik Damptruk yang enggan mengatakan nama nya pada media, “Solar pada SPBU tersebut sengaja dibuang kepada nelayan melalui agen agar dapat keuntungan yang lebih besar sehingga kami pemilik kendaraan pengangkut pasir dan tanah, yang bekerja sehari-hari menjual belikan tanah dan pasir pake Damptruk harus jadi korban karena tidak kedapatan minyak solar. Jangankan kami mau isi puul (penuh) tangki, isi Rp 150.000, saja jarang dikasi bahkan terkadang alasan SPBU minyak tidak ada (habis)”, katanya kesal.

Sedangkan pengendara lain yang sedang parkir di depan SPBU tersebut, seorang sopir pengangkut ikan tujuan Tanjungbalai-Pekanbaru, “Saya dulu sudah sering singgah mau isi solar di SPBU itu, tapi sering dibilang kosong. Jadi kami selalu kecewa terhadap SPBU tersebut karena minyak solarnya di buang ke agen untuk mengisi kebutuhan nelayan pukat atau piser dan pukat apung. Sekarang saya jadi malas singgah untuk mengisi minyak solar di SPBU itu bang”,  jelasnya pada media

Amatan media dalam hal ini Polres Tanjungbalai tutup mata, banyak nya pengusaha SPBU nakal yang hingga saat ini belum ada yang di proses secara hukum. Contohnya seperti SPBU Km 7 Sijambi yang diamankan Polda Sumut beberapa waktu lalu, hingga saat ini masih dalam pemeriksaan (hanya Polda Sumut yang mampu).

Di duga ada oknum Polres Tanjungbalai menjadi becking dibalik terlaksananya kegiatan ini sehingga pihak SPBU nakal tidak takut akan pelanggaran hukum sudah dilakukan nya, sehingga penyimpangan terjadi dan tidak tersentuh hukum. (Taufik)