TRADISI TAHUNAN “HAJAT BUMI” & KREATIF EKONOMI DESA

TRADISI TAHUNAN “HAJAT BUMI” & KREATIF EKONOMI DESA

161 views
0
SHARE

Suara Indonesia News – Kuningan, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Selain Kawasan Wisata Alam, juga merupakan sebuah  kawasan  yang penuh dengan Sejarah, situs maupun adat budaya tradisi masyarakat.

Adanya acara adat budaya tradisi tahunan  di wilayah kabupaten kuningan,  merupakan pelengkap dari aneka ragam tradisi  budaya,  sebagai kearifan  lokal  milik kabupaten kuningan.

Sebut saja acara budaya tradisi tahunan ” Hajat Bumi ” yang dimiliki Desa Cikeleng kec japara, untuk yang ke sekian kalinya Pemerintah desa Cikeleng kec. Japara, saat ini tengah mempersiapkan Acara tradisi Hajat Bumi yang jatuh pada  kamis pahing ahir bulan  maret 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Cikeleng Rohendi, ketika di konfirmasi media usai melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah .

Acara Hajat bumi  ini merupakan acara tradisi tahunan yang dimiliki masyarakat  Desa cikeleng, selain  acara  Goong Renteng. Bahkan acara tersebut sudah ada sejak lama dan  turun temurun dilaksanakan ketika selesai musim panen raya.

Ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat desa  terhadap  sang pencipta, terutama  rasa syukur atas hasil panen yang  berlimpah. Dan  sekaligus acara ini sebagai ajang silaturahmi nasional, karena dari perwakilan  berbagai daerah turut hadir menyaksikan acara hajat bumi tersebut.

Acara Hajat bumi ini menurut  Rohendi , berbeda dengan hajat bumi daerah lain. Selain menampilkan berbagai macam tarian tradisional ada juga penyembelihan hewan ( kerbau ) serta disiapkan  menu makanan ikan cucut bagi yang hadir, dari mulai pejabat hingga masyarakat.

Bahkan uniknya lagi semua makanan  yang diarak maupun disajikan semua   beralaskan ” Tetenong ” ( wadah ) yang terbuat dari bambu maupun kaleng. Diarak menuju suatu tempat yang dianggap sakral, ujar kades,

Untuk itu, momen Hajat Bumi ini, tetap akan kami lestarikan dan kembangkan  menjadi daya tarik wisatawan, sekaligus mendukung terhadap program pemerintah dengan adanya program desa pinujul.

apa lagi didalamnya terdapat nilai ekonomi kerakyatan yang perlu dikembangkan , melalui pemberdayaan pembuatan  Tetenong dari bambu, baik dijadikan sebagai cindera mata maupun  bahan komoditi lain untuk  menambah inkam masyarakat desa, ujar kepala desa Cikeleng kepada wartawan (sep).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY