0

Suara Indonesia News – Subulusalam, Wali Kota Subulussalam, H.Affan Alfian Bintang,SE, membuka acara jalan santai keluarga, dalam rangka memeperingtai hari ibu, di lapangan beringgin, kota  Subulusalam .

H.Affan Alfian Bintang mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan mengolah tubuh guna menjaga tubuh tetap sehat, karena kesehatan adalah modal utama bagi kita itu dapat dalam beraktivitas setiap harinya. (15/12-19)

Penyaringan fisik yang sehat tentu akan mendukung penyajian masyarakat menjadi lebih baik, ada pepatah yang mengatakan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Ciri – ciri orang yang sehat adalah orang yang tidak senang melihat orang lain susah dan mau membantu ketika melihat orang kesusahan, jangan malah sebaliknya senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang itu berarti tidak sehat, ucap Walikota.

Dalam kesempatan yang baik ini, kami selaku pemerintah daerah, mengajak seluruh lapisan masyarakat di kota untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan, membangkitkan jiwa gotong royong bersama, serta memper erat tali silaturahmi berbaur dalam satu pandangan membangun Subulussalam, untuk dapat satu tujuan menuju kota dalam yang semakin maju dan sejahtera. Sudah saatnya ego pribadi atau kelompok dapat kita singkirkan untuk lebih mengutamakan kepentingan daerah membangun Subulussalam yang tercinta, subussalam yang kita punya bersama, kita jaga bersama kita bekerja,

Kita semua sahabat, suku masyarakat Subulussalam sudah cerdas yang mampu bersikap dalam menerima isu isu miring atau berita belum terbukti kebenarannya Jangan mau terpropokasi sehingga menimbulkan perpecahan diantara kita yang harus kita sadari adalah kita semua bersaudara, ucap Walikota.

Wali kota juga menyampiakan, kami dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi terhadap program jalan sehat, karena dapa menjaga kesehatan kita sebagai warga masyarakat. Saya sebagai Wali Kota Subulusalam, mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara jalan sehat dan ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Subulussalam yang ikut berpartisipasi. (Syahbudin Padang)

0
Kantor pertanahan kabupaten Aceh Tenggara.

Suara Indonesia News – Aceh Tenggara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), mengadakan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), dihadiri oleh Kepala Desa Mhd Sabri, perangkat desa dan masyarakat, Selasa ( 10/12-19) lalu, di gedung serba guna desa kutagaluh asli, kecamatan lawe bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam penyuluhan tersebut, Kepala BPN minta LSM untuk memantau pembuatan sertifikat tersebut, agar tidak menjadi azas manfaat oleh pihak tertentu.

Dalam penyuluhan PTSL, Kepala BPN  menjelaskan, program PTSL untuk menerbitkan sertifikat tanah secara menyeluruh yang ada didesa, termasuk tanah milik masyarakat, tanah aset desa, mesjid atau rumah ibadah dan tanah Pemakaman,  penerbitan sertifikat tersebut di gratiskan oleh pemerintah, tapi sesuai dengan surat Keputusan Bersama, Mentri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Mentri Dalam Negri, Mentri Desa, Nomor: 2 SKK/V/2017, Nomor: 590 – 3167 A Tahun 2017, Nomor: 34 Tahun 2017, Tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis.

Untuk daerah Aceh, biaya dibebankan pada masyarakat, Rp 250.000,- ini pun nilai tertinggi, dan diperuntukkan biaya photo kopi surat tanah, biaya matrai 3 buah dan biaya pembuatan patok batas serta gaji para petugas panitia dari desa hingga selesai bila ada perbaikan berkas ke kantor BPN.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat bertanya apakah yang Rp. 250.000,- tersebut wajib, kepala BPN menegaskan, tidak, kalau bisa dimusyawarahkan dan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat, Rp 50.000,- bisa, asal hasil keputusan musyawarah dan tidak merugikan panitia desa.

Selain itu Kepala BPN mengatakan, untuk petugas pengukur dari BPN tidak boleh mengutip biaya dari masyarakat, kalau masyarakat memberi petugas makan minum dan rokok, itu pribadi masyarakat, kepala BPN juga minta pada LSM pantau pembuatan sertifikat program PTSL tersebut, jangan menjadi azas manfaat oleh pihak tertentu, baik dari petugas desa. Untuk mendapat keuntungan sebesarnya, dan apabila ada petugas BPN minta biaya pengukuran laporkan pada saya, dan kita tindak tegas ujar kepala BPN. (Ysf)

0

Suara Indonesia News – KARO, Suasana natal 2019 di Kota Kabanjahe mulai terlihat, sudut-sudut kota mulai berbenah dengan hiasan pohon natal. Namun ada yang unik, pohon natal yang identik dengan pohon cemara diganti dengan botol aqua bekas dan ditempatkan di taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Halaman Kantor PKK Karo, Sabtu (14/12/2019).

Pohon natal dari botol aqua plastik ini merupakan ide Ketua TP PKK, Sariati Terkelin Brahmana, dan tampak menambah keindahan kota serta asyik dipandang mata. Karena disusun menyerupai pohon natal dan batu kristal yang bergantian warna menyala menyinari sudut taman.

Ide kreatif ini, menurutnya, guna menginspirasi bila tidak zamannya lagi membuat pohon natal dari pohon kayu hidup atau pohon replika pinus dan cemara. “Cara ini untuk menggugah bahwa botol aqua yang dianggap barang rongsokan atau sampah dapat bermanfaat jika ada seni mengolahnya,”ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, hasilnya sangat unik dan replika pohon natal setinggi 3 meter  dapat berdiri megah. Persiapan dalam pembuatannya, menghimpun kerjasama dengan para camat untuk mengumpulkan botol aqua bekas yang berserakan di wilayah kecamatan masing- masing guna mengurangi sampah dan pencemaran lingkungan.

“Prosesnya cukup rumit, apalagi saat memasang botol yang sudah berbentuk kristal di bagian puncak. Termasuk saat pasang lampu-lampu di setiap bagian samping pohon juga. Namun semua dapat dilalui,”ceritanya.

Sementara, Santi (16) seorang pelajar dari SMA GBKP Kabanjahe dan teman-temannya, mengaku sengaja datang ke taman RTH hanya ingin melihat pohon Natal yang terbuat dari botol Aqua bekas. Ia menyebut, bila baru pertama kali melihat pohon natal dari botol aqua bekas.

“Sangat bagus dan unik dan bisa mengembangkan ilmunya untuk membuat di rumah. Karena selama ini hanya melihat di Medsos, TV dan media massa pobon Natal dari aqua. Lokasi ini mantap untuk berswa foto (selfi) dan tiktok,” ujarnya sambil tersipu sembari meminta Bupati Karo untuk berfoto bersama agar bisa dipromosikan ke teman – temannya.

Sementara Bupati Terkelin, sangat kagum atas inspirasi pohon natal yang terbuat dari botol aqua bekas yang sudah dibuang ke tempat sampah, tapi dipungut dan dikumpulkan kembali dan diracik menghasilkan sebuah fenomena yang unik.

“Semua itu dibarengi  dengan niat dan kepedulian, maka pasti  ada  perubahan. Inilah bisa menjadi contoh bagi ASN dan para OPD di wilayahnya masing-masing untuk dapat membuat pohon Natal dari botol aqua bekas. Karena karya ini tentu mengedukasi masyarakat agar botol  aqua bekas bisa dimanfaatkan lagi,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat akan berlomba-lomba mempraktekkannya, karena dinilai positif dalam berseni mengembangkan barang  yang dianggap tidak berguna lagi. Pohon Natal ini menambah suasana meriah dan pada malam hari. Lampu kedap-kedip aksesoris berwarna yang dipasang dapat dijadikan icon tempat selfi dan santai bersama keluarga. (Putra)

0

Suara Indonesia News – KARO, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeksyah, SH,M.Hum, yang juga merupakan Ketua IPHI Sumut, secara resmi melantik pengurus IPHI Kab Karo Periode 2019 – 2024 di Kantor Sekretariat IPHI Jalan Jamin Ginting Desa Sumbul Kabanjahe, Sabtu, (14/12/2019) sekira pukul 10:30 Wib.

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 3011/Skep/IPHI-SU/III/2019 Dengan mengangkat Thema : “Haji Sepanjang Hayat”. Adapun Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karo yang dilantik yaitu, Ketua H. M. Nurdin Ginting Jawak, Sekretaris Drs H Adi Sungkono, MA, dan Bendahara Hj Asnidar Tanjung.

Secara singkat, Ketua IPHI Terpilih H. Muhammad Nurdin Ginting Jawak mengatakan, siap menjalankan maupun melaksanakan tugas amanat Muktamar VI, sesuai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta menjalankan Program Kerja Hasil Rapat Kerja Nasional XIII IPHI Karo.

Sementara itu Bupati Karo, Terkelin Berahman, dalam kata sambutan menyampaikan supaya pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan amanah, serta juga bagian dari mitra kerja Pemkab Karo dalam menyongsong pembangunan maupun perubahan.

“Kami Pemerintahan Karo mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus IPHI yang baru dilantik, semoga tugas dan amanah yang dipercayakan dapat berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Terkelin.

Sedangkan Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajeksyah SH, M.Hum, ketika memberikan pidato mengatakan, sangat mendukung kegiatan pelantikan IPHI Karo. Dan memohon kepada Bupati Karo Semoga dapat membantu maupun mendukung pengurus IPHI yang baru dilantik.

Dikatakan Wakil Gubernur Sumatra Utara yang juga Ketua IPHI Sumatera Utara, dari Kabupaten Kota Se- Sumut, Tanah Karo yang pertama kali mendapat bantuan. Oleh karena itu jalankan organisasi sesuai AD/ART IPHI.

“Saya titipkan IPHI Karo kepada Bupati Karo, semoga dapat bekerja sama dengan baik, guna kemajuan IPHI dan sekaligus memberikan bantuan secara pribadi berupa uang sebesar Rp10 juta. Dan nantinya saya usulkan bantuan dari Pemprovsu, “ungkap Wagubsu penuh harap kepada Bupati Karo.

Tampak Hadir, Wagubsu Musa Rajeksyah SH, MHum, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Kamenag Karo, Drs.Muksin Batubara MPd, Ketua MUI Fahry Samadhin Tarigan, Kejaksaan Diwakili Kasipidum, Firman Siregar, Kabag Ops Polres, Kompol Zulkarnaen Sinulingga, Para Haji dan Hajah, Ustadtz. (Putra)

0

Suara Indonesia News – KARO, Keindahan Danau Toba serta kelimpahan sumber daya alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Seiring dengan perjalanan waktu, jumlah penduduk yang berdomisili semakin meningkat. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alam semakin meningkat dan bervariasi seperti sumber air minum, pembangkit listrik dan budidaya ikan.

Sebagai konsekuensi pemanfaatan budidaya alam ini, terjadi penurunan kualitas lingkungan kawasan Danau Toba. Kondisi alamiah kawasan Danau Toba memang rentan terhadap timbulnya resiko lingkungan hidup. Eksploitasi kawasan yang kurang mempertimbangkan kondisi alamiah ini telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan.

Untuk itu, pembangunan kepariwisataan sebagai program pemerintah pusat saat ini mempunyai peranan penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja, mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan pemerataan pembangunan wilayah dan nasional. Begitu juga dalam memberikan kontribusi dalam penerimaan devisa negara yang dihasilkan dari kunjungan wisatawan mancanegara dan dalam negeri (lokal).

Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Karo, Dikson Pelawi, pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Destinasi Super Prioritas Danau Toba di Hotel Sinabung Berastagi, Jumat (13/12/2019) yang berlangsung selama dua hari. Ia menyarankan agar masyarakat harus sadar wisata dan sadar diri, pemerintah harus membuat label atau izin perusahaan industri rumah tangga (PIRT) atau home industri terhadap makanan khas suatu daerah.

“Sehingga pengunjung dapat lebih memahami dan tidak was-was terhadap kemasan yang dibawa pengunjung wisata. Setahu saya, sejak tahun 80-an Tanah Karo sudah padat pengunjung yang ingin berwisata. Karena Tanah Karo merupakan salah satu daerah taman gunung api dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Gunung Sibayak, Deleng Barus, Sipiso Piso (Tongging), Sinabung dan Gunung Simanuk-manuk. Untuk itu para pelaku wisata dapat sama bekerja dan kerjasama,”ujarnya.

Sementara Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Karo, Suharta Sembiring mengatakan kegiatan bimibingan teknis (Bimtek) kali ini digelar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dan Medan guna memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat akan tujuan sadar wisata yang berperan dalam mengentaskan kemiskinan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pariwisata juga berperan dalam upaya meningkatkan jati diri dan mendorong kesadaran serta kebanggaan masyarakat terhadap kekayaaan alam dan budaya bangsa dengan memperkenalkannya ke dunia luar,”ujarnya.

Dikesempatan itu juga, Direktur Poltekpar Palembang Dr. Zulkifli Harahap melalui Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Enos Julvitra mengatakan, Poltekpar Palembang bekerja sama dengan Poltekpar Medan sangat peduli terhadap sumber daya manusia dibidang pariwisata di Karo. Sehingga, dibawah naungan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berkewajiban memberi masukan dan saran tentang wisata.

“Apakah itu dibidang infrastruktur jalan, dermaga maupun maskapai penerbangan. Oleh karena itu, Poltekpar merangkul pemerintah setempat untuk memberikan bimbingan teknis kepada masyarakat dan pelaku usaha di Karo,” ujarnya.

Pantauan wartawan, pembimbing teknis kegiatan (narasumber) dipandu dari Poltekpar Medan Rama Indra yang mengambil thema ‘Sapta Pesona di Kawasan Danau Toba’ sesuai nomor PM/04/UM/001/MKP/2008 Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan.

“Tujuan sadar wisata adalah untuk meningkatkan pemahaman segenap komponen masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dalam mewujudkan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya pariwisata,” ujarnya. (Putra)

0

Suara Indonesia News – Seram Bagian Barat,  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, menggelar paripurna penyampaian putusan kata akhir fraksi soal pandangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) tahun 2020.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Seram Bagian Barat Abdul Rasyid Lisalohit, dan didampingi Ketua DPRD I dan II Arifin Podhlan dan La Nyong, turut hadir pula Bupati dan Wakil Bupati SBB Moh Yasin Payapo dan Timotius Akerina, Sekda SBB Mansur Tuharea, anggota DPRD SBB serta Forkopimda SBB, sabtu 14/12/2019.

Dalam penyampaian kata akhir fraksi, delapan fraksi Hanura, PKS, Gerindra, PAN, NasDem, PDI Perjuangan, Demokrat, dan PKB setujui Rancangan Anggaran Pendapat Belanja Daerah Tahun 2020. Dan sekaligus penandatangan Ranperda APBD tahun 2020 oleh Pemkab dan DPRD SBB.

Menyikapi putusan akhir fraksi DPRD SBB Bupati SBB Moh Yasin Payapo dalam sambutan dikatakannya. DPRD SBB lewat fraksi telah setujui bersama Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, melalui kata akhir fraksi-fraksi.

Untuk itu saya atas nama pPemerintah Daerah, sungguh memberikan apresiasi terhadap kinerja dewan, khususnya Badan Anggaran Dewan dan Tim Anggaran Eksekutif yang telah membuktikan kerja sama yang baik yang dilandasi pada semangat kemitra sejajaran,

“Dalam pelaksanaan Anggaran tersebut Pemerintah Daerah akan sungguh – sungguh segala pendapat, memperhatikan dengan saran-saran dan usul-usul yang disampaikan Fraksi-Fraksi ” Ungkap Payapo.

Ditambahkannya Bupati, dengan melalui kata akhir, karena hal tersebut terkait dengan konsistensi terhadap komitmen dan kesepakatan pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun Anggaran 2020,

Terutama dalam rangka efesiensi dan efektifitas dan penghematan anggaran sebagai manifestasi peningkatan kinerja birokrasi,  pungkas Payapo.

Dikatakannya Payapo, segala dinamika yang terjadi dalam Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 ini, kiranya menjadi cermin dan pembelajaran yang berharga bagi kita semua, baik legislatif maupun eksekutif.

Dan selaku Penyelenggara Pemerintahan di Daerah serta  saling bahu membahu dalam mewujudkan tugas mulia yang diemban pada pundak kita semua, yaitu dengan semangat juang demi untuk “Kasi Bae” Kabupaten yang sama-sama kita cintai ini, melalu kegiatan pembangunan guna kesejahteraan seluruh rakyat yang bermukim di Bumi Saka Mese Nusa,” Cetus Payapo. (Suneth)

0

Suara Indonesia News – Sulbar, Kementerian Agama terus berbenah. Untuk mengetahui tingkat efisiensi, efektifitas, dan akuntabilitas pelaksanaan disetiap program 2019, usaha ini terus digenjot tanpa mengenal lelah dan waktu libur, perjuangan yang dilakukan oleh orang nomor satu dikementerian Agama kanwil kemenag sulbar, sehingga membuat slogan” Tiada hari tanpa menebar informasi”, Ungkap muflih.

Tanggal merah ataupun hari libur semua itu tidak berlaku baginya, ia tetap tegar dan semangat demi sebuah cita-cita mulia, mengantarkan Kanwil Kemenag Sulawesi Barat menjadi terdepan dalam segala hal,  ia menebarkan informasi, kebaikan, kedamaian dan keteladanan ditengah – tengah masyarakat Sulawesi barat.

Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program dan Triwulan IV Tahun 2019, kali ini “Muflih” berpesan kepada kepada seluruh jajarannya yang hadir bahwa”  Visi dan misi kementerian Agama itu perlu kita Pahami, jangan hanya menjadi slogan, tetapi bisa diimplementasikan di wilayah kerja masing masing.  Salah satu misi kementerian agama yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan terpercaya”, harap Muflih.

Selanjutnya ia menyampaikan, salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman bagi para tenaga pengelolaan keuangan dan barang milik negara (BMN) agar dapat lebih memahami proses pengelolaan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan ” urainya penuh semangat.

Lebih lanjut ia mengharapkan agar ke depan pengelolaan keuangan dan barang milik negara (BMN) dapat lebih terkelolah dengan baik sehingga terwujud Kementerian Agama yang tertib administrasi, tertib hukum, dan tertib fisik atas pengelolaan keuangan dan BMN ” tutup cucu dari kyai haji daeng ini yang selalu menebar ketulusan dengan nada suara khasnya yang lembut dan bersahaja.

Kegiatan dihadiri Subbag TU, H.Syamsul, S.Ag., M.pd, Hotel Dmaleo, Sabtu, 14/12/2019. (Hamma)

0

Suara Indonesia News – Subulussalam,  Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., meresmikan Kantor Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Sabtu, 14 Desember 2019.

Keberadaan kantor tersebut diharapkan dapat menunjang kinerja kades beserta perangkatnya, sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam melakukan pembangunan di desa.

“Selamat atas peresmian Kantor Desa Pegayo, semoga dengan peresmian kantor ini menambah semangat kerja kepala desa dan perangkatnya, berikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Affan Alfian Bintang.

Di hadapan Kepala Desa Pegayo, Saiful Ahmadi dan Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe, S.S.T.P., Wali Kota Subulussalam mengingatkan para kades agar hati – hati menggunakan APBDes, jangan sampai disalahgunakan.

Bintang mengingatkan kepala desa, supaya bekerja sama dengan seluruh perangkatnya, jangan main tunggal, serta melibatkan masyarakat dalam melakukan program pembangunan di desa.

“Libatkan masyarakat desa setempat untuk bekerja, supaya hasilnya juga masyarakat Pegayo merasakan,” ungkap Bintang.

Wali Kota Subulussalam Affan Alfian Bintang, mengajak para kepla desa menggalakan semangat gotong royong, dan mendukung program bersih rapi esetis dan hijau (Bereh) dipelopori Sekda Aceh.

Sementara Camat Simpang Kiri, Rahmayani Sari Munthe, berharap desa juga mampu menurunkan angka pengangguran melalui program pengelolaan BUMDes, sehingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

“Melalui pengelolaan BUMDes membuka lowongan kerja bagi pengangguran. Jangan yang sudah ada kerja dia juga yang kelola, kasih kesempatan bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan,” ungkap Rahmayani. (Syahbudin Padang)